Indonesia
NovelToon NovelToon
THE SAINTESS BEHIND THE WHITE VEIL: THE GODS ARE OBSESSED WITH ME

THE SAINTESS BEHIND THE WHITE VEIL: THE GODS ARE OBSESSED WITH ME

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Identitas Tersembunyi / Komedi
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: Fresh Tea

Ophelia Elizhabet de Ceolum adalah seorang biarawati cantik yang tinggal di Grand Temple of Olympus, kuil terbesar sekaligus pusat kekuasaan agama di Kekaisaran Celestia. Ia selalu mengenakan cadar putih untuk menyembunyikan wajahnya yang luar biasa indah, rambut pirang keemasan, dan mata biru jernih. Namun, Ophelia memiliki rahasia aneh: ia dapat melihat layar misterius berisi percakapan para dewa dan dewi. Awalnya ia mengira dirinya gila, sampai para dewa mulai berebut memberinya berkah. Ketika Saintess resmi terpilih dan konspirasi kuil dimulai, Ophelia perlahan menyadari bahwa dirinya adalah Saintess sejati. Sayangnya, para dewa ternyata jauh lebih merepotkan daripada manusia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fresh Tea, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Why Are the Gods Panicking?

Kepanikan yang terjadi di alam dewa tidak pernah bersuara keras seperti petir yang menggelegar di bumi, melainkan bermanifestasi dalam bentuk rentetan teks menyala yang melintasi pandangan Ophelia tanpa henti.

Ophelia Elizhabet de Ceolum berdiri terpaku di sudut taman dalam Istana Olympus. Angin sore mengibarkan ujung cadar putihnya secara perlahan, tetapi pikiran biarawati muda itu sama sekali tidak berada dalam kedamaian. Di hadapannya, layar biru transparan bergetar hebat, menampilkan percakapan para entitas tertinggi yang kian tidak terkendali.

BZZZZT! TING! TING! TING!

╔══════════════════════════════════════════════════════════╗

[DIVINE OBSERVATION SYSTEM]

Target Observation: Ophelia Elizhabet de Ceolum

Divine Chaos Level: 99.9% (CRITICAL OVERLOAD)

Emergency Status: PANIC IN OLYMPUS

╚══════════════════════════════════════════════════════════╝

[GOD OF WAR: INI BENCANA! Ksatria berambut hitam itu benar-benar mengawasi Ophelia dari balik semak-semak! Aku bisa merasakan tatapan matanya yang tajam dari sini!]

[GODDESS OF BEAUTY: Asterion, tutup mulutmu! Masalah utamanya bukan ksatria kaku itu, melainkan segel di dada Ophelia yang mulai bereaksi terhadap batu sihir altar tadi pagi!]

[GOD OF KNOWLEDGE: Berdasarkan kalkulasi matematis terkini, probabilitas identitas Ophelia terbongkar dalam tiga hari ke depan meningkat hingga 84,2%. Kekuatan ilahi murni milik Ophelia terlalu memikat untuk disembunyikan di bawah kain tipis itu.]

[GODDESS OF LOVE: Tapi bukankah ini momen yang sangat romantis?! Seorang ksatria yang mencurigai biarawati misterius, sementara Saintess palsu yang manis berusaha melindunginya! Ini adalah cinta segitiga konspirasi yang sempurna!]

[GOD OF FORTUNE: Romantis mata gundulmu! Jika identitas Ophelia terbongkar sekarang, Kuil Merah akan langsung mengerahkan seluruh pasukan pembunuh gelap! Biaya perbaikan benteng kuil akan menguras seluruh simpanan emas Olympus!]

[GODDESS OF WISDOM: Semuanya, harap tenang. Panik tidak akan menyelesaikan masalah. Kita hanya perlu memastikan Ophelia tidak menonjolkan kekuatannya sedikit pun.]

[UNKNOWN GOD: ...They're too loud. Protect her.]

Ophelia memijat pelipisnya dari balik kain cadar. ‘Kenapa kalian yang panik?! Yang nyaris ketahuan itu aku! Dan kau, Dewa Perang, Lucien tidak berada di dalam semak-semak, dia sedang berdiri di atas menara pengawas!’

Mata biru Ophelia melirik pelan ke arah puncak menara pengawas taman. Di sana, berdiri tegap sosok Lucien Raphael von Astralis dengan jubah putih ksatria yang berkibar dihembus angin sore. Mata merah gelap sang komandan masih menatap ke arah pelataran taman, seolah-olah berusaha menguliti setiap rahasia yang tersembunyi di balik sosok Ophelia.

Kepanikan para dewa di atas sana sebenarnya bukan tanpa alasan.

Pagi ini, saat pengujian batu sihir ilahi untuk menobatkan Seraphina Celeste Roselle sebagai Saintess resmi, terjadi gangguan yang hampir tak disadari oleh manusia biasa. Batu sihir kuno tersebut tidak hanya merespons sihir penyembuh milik Seraphina, tetapi juga menyerap sebagian kecil dari aura murni yang secara tidak sengaja terpancar dari tubuh Ophelia saat gadis itu bersin di balik pilar altar.

Bagi manusia biasa, itu hanya dikira sebagai gejala kebetulan atau resonansi sihir ganda. Namun bagi para dewa yang menyaksikan dari alam Olympus, peristiwa itu adalah tanda bahaya besar. Divine Core yang bersemayam di dalam dada Ophelia perlahan mulai terbangun dari tidurnya.

Jika segel itu retak sedikit saja, gelombang cahaya ilahi murni akan membubung ke langit Kekaisaran Celestia. Pada saat itulah seluruh dunia akan menyadari bahwa Saintess yang sebenarnya bukanlah gadis cantik berambut perak yang dimahkotai di atas panggung, melainkan seorang biarawati biasa yang setiap hari bertugas memoles tempat lilin marmer.

"Ophelia?"

Suara lembut Seraphina membubarkan lamunan Ophelia. Gadis berambut putih keperakan itu berjalan mendekat sambil membawa dua cangkir teh herbal yang masih mengelus uap hangat.

"Ini teh daun mint dengan madu hutan," kata Seraphina sambil tersenyum manis dan menyodorkan salah satu cangkir porselen kepada Ophelia. "Para pendeta senior bilang ini sangat baik untuk menenangkan pikiran. Kau terlihat sangat tegang sejak Komandan Lucien pergi tadi."

Ophelia menerima cangkir porselen tersebut dengan kedua tangannya, membungkuk pelan sebagai tanda rasa terima kasih. "Terima kasih banyak, Lady Seraphina. Hamba hanya merasa sedikit lelah karena perubahan suasana yang mendadak ini."

"Aku mengerti," Seraphina menyesap tehnya pelan, lalu menatap dedaunan taman yang mulai memerah tersiram sinar matahari terbenam. "Jujur saja, aku masih merasa ini semua seperti mimpi. Kemarin aku hanya seorang putri bangsawan rendah dari desa terpencil di perbatasan utara, dan hari ini orang-orang memanggilku sebagai utusan dewa."

Seraphina menoleh pada Ophelia, mata ungunya memancarkan kejujuran yang polos. "Tapi entah kenapa, setiap kali aku berada di dekatmu, rasa takut itu berkurang. Cahaya di matamu—meskipun tertutup cadar—terasa sangat menenangkan. Seperti cahaya matahari musim panas."

Ophelia menghentikan cangkir teh yang hampir menyentuh kain cadarnya. Hatinya tersentuh oleh kepolosan Seraphina, namun pada saat yang sama, rasa bersalah yang halus menyelinap di dadanya.

‘Gadis ini sungguh murni. Dia tidak tahu bahwa dirinyalah yang sedang dijadikan tameng oleh konspirasi kuil... dan aku adalah alasan utama mengapa para dewa di atas sana memegang kepala mereka karena stres.’

BZZZZT!

╔══════════════════════════════════════════════════════════╗

[DIVINE OBSERVATION SYSTEM]

Target: Seraphina Celeste Roselle

Affection toward Ophelia: 85% (PURE FRIENDSHIP)

Gods' Status: CRYING IN DIVINE EMOTION

╚══════════════════════════════════════════════════════════╝

[GODDESS OF LOVE: OOH! ANAK-ANAKKU YANG MANIS! persahabatan murni ini sangat menyentuh hati! Aku akan memberikan berkah kelopak bunga mawar di sekitar mereka!]

[GODDESS OF WISDOM: Elara, jangan lakukan itu! Jika kelopak bunga mendadak jatuh dari langit tanpa angin, Lucien akan makin curiga!]

[GOD OF KNOWLEDGE: Menghentikan tindakan Elara... Terlambat. Sihir berkah sudah terlanjur dikirimkan.]

Ophelia membelalakkan matanya di balik cadar. "Tunggu, jangan—"

Sebelum Ophelia sempat menyelesaikan kalimatnya di dalam hati, kelopak-kelopak bunga mawar merah muda mendadak berjatuhan dari langit cerah di atas taman Istana Dalam. Angin sepoi-sepoi yang lembut berembus, memutar kelopak mawar tersebut di sekeliling Ophelia dan Seraphina dengan aroma wangi yang luar biasa harum.

Seraphina tertawa gembira sambil mengulurkan tangannya menangkap kelopak mawar yang melayang. "Wah! Lihat ini, Ophelia! Keajaiban ilahi! Dewa-dewi pasti sedang memberkati persahabatan kita!"

Di atas menara pengawas, Lucien Raphael von Astralis memiringkan kepalanya, matanya memicing tajam menatap fenomena aneh yang baru saja terjadi di tengah taman tanpa adanya lingkaran sihir atau pergerakan elemen alam.

Ophelia memejamkan matanya rapat-rapat, membiarkan satu kelopak mawar jatuh di atas bahunya.

‘Kalian benar-benar dewa penjelma kekacauan... Aku menyerah.’

Namun, keceriaan kecil di taman itu tidak berlangsung lama. Dari balik bayangan koridor marmer yang gelap di ujung istana, sepasang mata merah darah bertudung hitam mengawasi interaksi kedua gadis itu dengan tatapan dingin yang penuh rasa lapar.

Ancaman Kuil Merah yang ditakutkan para dewa telah mulai mengarahkan perhatiannya pada Istana Dalam. Dan ketenangan panggung kejayaan Saintess baru saja dimulai.

1
Wulan
semangat thor up nya 😌😌
Wulan
kasihan seraphina semoga waktu tau dia bukan saintess dia nga kecewa atau marah sama Ophelia yang adalah saintess sebenarnya 🙂🙂
Wulan
God of fortune yang gila duit tertipu sebesar lima ratus koin emas😆😆
Wulan
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

kak fresh tea terima kasih Karna menerima pendapat saya dan memberikan jawapan... maaf kalau sekira nya pendapat saya agak terburu-buru dalam berpendapat pada karya kakak... semangat kak berkarya nya aku akan selalu mendukung karya kakak yang ini dan mengusahakan untuk sampai pada end cerita🤗🤗

waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh 🤗🤗 semangat 😁✊
Wulan
mereka berkomunikasi? ketahuan kh kalau Ophelia bisa liat layar percakapan para dewa?
Wulan
kakak penulis Tampa mengurangi rasa hormat aku mau membagi kan pendapat ku sebagai pembaca setelah membaca 40 eps awal hari ini

cerita dan gendre Kakak bagus dan unik tapi cerita nya agak berbelit dan ada beberapa episod yang hampir mirip dari segi cerita dan dialog hanya beda karakter saja dan setelah baca dari eps 1 sampai 40 aku belum menemukan inti dari cerita nya awal dari ceritanya juga sulit aku fahami tidak ada keterangan atau penjelasan lebih kenapa Ophelia yang di pilih para dewa mungkin pendapat ku ini agak terburu-buru Karna baru 40 eps sekarang inti dari cerita nya juga belum keluar tapi sebagai pembaca aku hanya mengutarakan pendapat aku saja kepada kakak penulis aku enjoy juga kok dengan cerita nya😁😁 semangat kakak penulis😁✊
Fresh Tea: terima kasih atas saran nya nanti aku perbaiki supaya tidak berbelit-belit 😭🙏 makasih udah baca cerita ku 😭😭
total 1 replies
Wulan
kak ararthor kapan mereka semua tau kalau Ophelia adalah saintess sebenarnya?
semangat thor up nya 🤗🤗🤗
Wulan
dari dulu kan suda berakhir Ophelia 🙂🙂
Wulan
di alam dewa juga ada pasar gelapnya 😭🙏
Wulan
semangat menjalani hidup yang berat kedepan nya Ophelia 😌😌
Wulan
penyelamat datang😆😆
Wulan
tolong berhenti dewi kecantikan kasihan Ophelia 🙂🙂
Fresh Tea: Mereka gak akan berhenti...huhu
total 1 replies
Wulan
kak arthor kenapa nga bongkar aja edintitas Ophelia sebagai saintess kan seru😌😌
Wulan: iya kelihatan jelas bahkan sekedar dekat saja dewa perang langsung mau kirim petir Ilahi 🙂🙂
total 2 replies
Wulan
thor kapan dunia tau Ophelia sebenarnya saintis yang sebenarnya 🙂🙂
Wulan: nga papa aku akan menunggu dengan sabar😌
total 2 replies
Wulan
aku setujuh🙂
Wulan
ini dia penyelamat 😌😌
Wulan
aku bertaruh Adrian yang akan mendapat senyum pertama Ophelia 😆😆
Wulan
sungguh aku mendukung hubungan nya Ophelia dan adrian sekarang 😆😆
Wulan
aku setuju aku akan meningkuti kapal Ophelia dan adrian😆😆
Wulan
aneh banget Nama pasangannya😭😭
Wulan: iya tentu saja tapi aku mendukung pasangan nya Adrian dan Ophelia 😆😆
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!