Indonesia
NovelToon NovelToon
Emperor Ling Holy Love

Emperor Ling Holy Love

Status: sedang berlangsung
Genre:Petualangan / Action / Romantis / Pendekar / Fantasi Timur / Sci-Fi / Cinta Istana/Kuno / Romansa Fantasi
Popularitas:7.9k
Nilai: 5
Nama Author: Su Xieyu

Ling Xian, Kaisar dinasti Ling kedua setelah kakeknya. Suatu hari ia pergi ke hutan untuk menangkap pemberontak, di tengah perjalanan ia bertemu dengan Zhou Qi, seorang putri daerah yang sangat terkenal. Seiring berjalannya waktu kepercayaan diantaranya mulai tumbuh dan terbiasa menyelesaikan misi bersama, setelah sekian lama akankah tumbuh cinta diantara mereka???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Su Xieyu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 15

Organisasi Mue Yuan

"Wah adik keenam, ini sungguh luar biasa... Tidak ku sangka kita sekarang memiliki rumah sebesar ini, sungguh....." Ujar Long Yicheng, kakak ke empat Zhou Qi

"Diamlah kau, rumahku lebih besar dari ini"

"Kakak kedua, bisakah kau berhenti pamer? Bukankan rumah adik ke enam lebih besar??? Dia saja tidak bersuara dari tadi."

"Ahh kakak ke empat terlalu melebihkan, rumahku tidak sebesar itu, jika kau mau aku bisa mengajak kalian berkunjung."

"Benarkah??? Wahh apakah kita bisa berkunjung Ke Zhouyuan???? Wahhhhh membayangkannya saja sangat menyenangkan hahahahha adik kau sangat baik sekali."

"Tidak, kita tidak akan pergi ke Zhouyuan, tapi paviliun sakura di tengah hutan itu adalah tempat tinggalku yang sebenarnya."

"Hahhaha... kakak, adik keempat kau terlalu berharap."

"Sudahlah, sebaiknya kita sekarang berkeliling untuk mencari murid agar kalian tidak hanya berdebat tidak jelas setiap hari. Manusia harus memiliki pekerjaan agar waktunya tidak terbuang sia-sia, seperti yang kalian lakukan sekarang."

"Wah kakak pertama mulai memerintah para adiknya..."

"Diam kau, pergi cari muridmu sekarang."

Keenam murid Master Shang mulai berkelana untuk mencari murid. Sementara itu, kejadian di Lingyue tidak terlalu menguntungkan.

~Lingyue

"Aaaa.... Xiao Yang... Xiao Yang... Dimana kau..." Shu Danjia menjerit kesakitan karena tidak sengaja terjatuh di kediaman.

"Nonaa... Kau kenapa mengapa banyak darah... Nona tunggu sebentar akan ku panggilkan tabib istana."

"BERHENTI!!!"

"Nona apa yang kau katakan, keadaanmu sudah seperti ini."

"Besar kemungkinan aku akan mengalami keguguran, kau pergilah cari tabib di luar kerajaan. Jangan sampai orang lain tau kalau aku terjatuh."

"Baik nona kau bertahanlah, aku akan segera kembali."

Beberapa saat kemudian Xiao Yang datang dengan membawa tabib ke kediaman, dan tidak di sangka ternyata itu tabib muda, berbeda dengan beberapa tabib di kerajaan yang sudah lanjut usia. Hal itu membuat Shu Danjia berfikir untuk menjadikannya simpanan karena parasnya yang tidak kalah dengan Ling Xian.

"Nona, tabib Li sudah datang."

"Salam yang mulia, hamba Li Mu tabib dari aula yuqi."

"Tabib Li, kemarilah periksa keadaanku. Xiao Yang, kau pergilah untuk berjaga di luar."

"Baik Nona."

Tabib Li mulai memeriksa keadaan Shu Danjia. Saat melihat wajah tabib Li secara dekat, Shu Danjia mulai memasang wajah melas dan sedikit menurunkan bajunya untuk menggoda Li Mu.

"Tabib Li, bagaimana keadaanku?"

"Mohon maaf yang mulia, Hamba... Hamba..." keringat mulai bercucuran dari keningnya, Tabib Li takut memberitahu Shu Danjia bahwa dia telah keguguran. Tetapi Shu Danjia malah memegang tangan tabib Li dan menenangkannya.

"Tidak masalah, katakan saja jangan takut. Aku juga sudah sadar bahwa... Mungkin... Aku sudah kehilangannya, aku... Aku tau kaisar tidak mencintaiku, dia bahkan tidak mau menyentuhku... Aku bisa hamil juga karena dia mabuk dan menganggapku wanita itu... Hiksss... hikssss.... Mengapa hidupku harus begini..." Shu Danjia menangis sambil memegang tangan tabib Li.

"Yang Mulia... Hamba...."

"Sudahlah, anak juga sudah tiada, semuanya sudah hancur sekarang. Sebelumnya Kaisar sedikit menganggapku karena ada anak ini, tetapi sekarang dia sudah tiada... Mungkin aku akan di asingkan ke istana dingin karena di anggap membunuh anak kaisar. Mengapa nasibku sial begini, jika bisa mengembalikan anak itu aku... Aku akan melakukan apapun agar bisa membuat dia kembali... hikss.... Hiksss...."

"Yang mulia tenang saja... Asal melakukannya lagi dengan kaisar, mungkin masih bisa hamil lagi, yang mulia tidak perlu terlalu sedih. Apalagi usia kandungan yang mulia baru satu bulan lamanya jadi memang beresiko keguguran, yang mulia tenang saja, asal ada kesempatan maka semua terselesaikan."

"Tabib Li, kau tidak mengerti kaisar. Dia saat itu melakukannya denganku karena kesalahan, dan dia tidak mungkin melakukan kesalahan itu yang kedua kali. Satu-satunya cara hanya... Mencari pengganti kaisar saja."

"Yang mulia... Maksudmu.... Mencari pengganti kaisar?"

"Iya... Tabib Li, apakah kau bersedia menjadi orang kepercayaan ku?"

"Maksud yang mulia??"

"Bekerjalah untukku, masa depanmu akan cerah. Aku membutuhkan bantuanmu untuk hamil lagi."

"Ampun yang mulia, hamba... Hamba..." tabib Li mulai bersujud mendengar perkataan Shu Danjia. lalu dia menarik Tabib Li untuk berdiri dan menyuruhnya duduk di sampingnya.

"Li Mu... Apakah kau tidak bersedia?? Apakah kau tidak ingin membantuku?? Jika bukan karena ayahku, aku tidak mungkin menikah dengan kaisar yang tidak ku cintai. Li Mu..."

"Yang Mulia... Hamba... Hamba tidak berani menyentuh yang mulia, status hamba rendah dan tidak sebanding dengan yang mulia...''

"Li Mu... Status tidak ada artinya jika dibandingkan dengan perasaan, saat melihatmu mengingatkanku pada saat aku remaja, banyak pangeran yang ingin melamarku, tetapi ayahku tidak setuju hingga akhirnya aku berakhir disini." Shu Danjia memeluk Li Mu. Melihat perlakukan Shu Danjia, Li Mu mulai terbuai dan merasa kasihan sehingga menyetujui permintaanya.

"Yang mulia tenang saja, aku akan membantumu. Mulai sekarang aku adalah orangmu, katakan saja jika kau memerlukan bantuan ku."

"Terimakasih... Li Mu... Kapan kita bisa melakukannya?? jika aku tidak segera hamil, Semua orang akan curiga."

"Yang mulia tenang saja, aku akan segera meresepkan obat untukmu, tiga hari kemudian kita bisa melakukannya, hampa akan menemui yang mulai saat malam tiba."

"Baiklah, aku akan menunggumu."

Istana Yun ~ Kamar Ling Xian

"Bai Shi... Bagaimana keadaan di luar? Apakah Selir Shu membuat keributan karena tidak bertemu denganku?"

"Tidak Tuan, Selir Shu hanya fokus menjaga kandungannya saja, bahkan pelayan bilang dia tidak berani keluar kediaman."

"Kehamilannya adalah kesalahan, aku tidak seharusnya melakukannya malam itu. Dia pasti akan menjaga anak itu dengan hati-hati, mau tidak suka juga itu anakku, darah dagingku sendiri. Aku hanya merasa bersalah pada Qi Er..."

"Yang Mulia jangan terlalu menyalahkan diri sendiri nona Qi pasti mengerti, kau adalah seorang kaisar tidak mungkin hanya terkait dengan satu wanita saja."

"Bai Shi, kau pergilah ke Paviliun Sakura, apakah Qi Er sudah kembali atau belum."

"Yang mulia... Sudah sudah hampir 2 tahun berlalu, apakah kau..."

"Bai Shi... Sejak kapan kau mulai berani menentang perintahku!!!"

"Yang mulia, saya akan segera menuju paviliun sakura."

Tiga hari berlalu, Bai Shi kembali dari Paviliun Sakura. Seperti sebelumnya, disana tetap saja kosong tidak ada siapapun. Mendengar kabar tersebut, Ling Xian sedih dan mulai mengurung diri di kediamannya. Malam hari pun tiba, Tabib Li datang menemui Shu Danjia sesuai janjinya.

"Nona... Tabib Li sudah datang."

"Suruh Tabib Li masuk. Xiao Yang, kau pergilah... Jangan biarkan siapapun mendekati kamarku."

"Baik Nona"

"Tabib Li, silahkan masuk... Nona menunggumu."

Li Mu memasuki kamar Shu Danjia, tetapi dia kaget karena tidak ada orang di sekelilingnya.

"Li Mu... kemarilah... Bantu aku..." Shu Danjia memanggil tabib Li untuk membantunya mandi.

"Yang Mulia..."

"Apakah kau menyukainya? Apakah kau malu? Hhhh tunggulah di tempat tidur, aku akan segera kesana." Li Mu berbalik badan menuju tempat tidur, Shu Danjia mengambil sehelai kain tipis untuk menutupi tubuhnya lalu menuju Li Mu.

"Li Mu..." Shu Danjia memanggil Li Mu Dangan nada menggoda, melihat penampilannya saat ini membuat Li Mu tidak bisa menahan nafsunya, ia segera menarik Shu Danjia lalu mulai melakukannya.

"Ahh... Li Mu... Bukankan tadi kau masih malu-malu... Mengapa sekarang se ganas ini..."

"Yang Mulia... Tubuhmu sangat indah, hamba tidak tahan melihatnya, karena sudah berjanji akan membantu yang mulia... Tentu... Tentu saja hamba harus melakukannya."

"Hhhh... Manis sekali mulutmu ini... Aku suka... Kau tidak kalah dari kaisar itu."

"Mendengar kata kaisar, Li Mu sedikit kesal lalu mendorong tubuhnya dengan sangat kasar."

"Li Mu... Pelan saja... Aku hanya milikmu..."

"Tenang saja yang mulia, hamba akan memuaskan yang mulia malam ini."

Satu bulan pun berlalu, Shu Danjia ternyata berhasil menjalankan misinya. Li Mu memeriksa keadaan Shu Danjia, dia benar-benar telah hamil lagi sekarang. Tetapi untuk menghindari kecurigaan semua orang, dia berencana pergi ke kuil selama 3 bulan untuk berdoa. Ling Xian juga tidak menghiraukannya.

1
CEHOO
👍👍
korban audioroom
Lanjut
YANAN
Harusnya Pamannya Zhou Qi di ajak gabung Mue Yuan biar bisa di jadiin tangan kanan
YANAN: tapi lu bukan Zhou Yang bang
total 2 replies
中`Santana🎑
bagus dan dunia persilatan juga sangat menyenangkan
༄༅⃟𝐐✰͜͡w⃠🆃🅸🆃🅾ᵉᶜ✿☂⃝⃞⃟ᶜᶠ𓆊
kereeeen 😍😍😍
༄༅⃟𝐐✰͜͡w⃠🆃🅸🆃🅾ᵉᶜ✿☂⃝⃞⃟ᶜᶠ𓆊
lanjut
Tataa苏邪宇🦀: Di tunggu ya kak😉
total 1 replies
༄༅⃟𝐐✰͜͡w⃠🆃🅸🆃🅾ᵉᶜ✿☂⃝⃞⃟ᶜᶠ𓆊
semangat
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘW⃠🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧɴᷠo༄⃞⃟⚡
semangat utk berkarya ya thoor...
Tataa苏邪宇🦀: Makasih
total 1 replies
Chou Xin
Nice👍🏻
unknown
semangat
Pelangi
awal yang bagus....

semangat thor😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!