Indonesia
NovelToon NovelToon
Perjalanan Kyle Menjadi Hero

Perjalanan Kyle Menjadi Hero

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Akademi Sihir / Anak Genius
Popularitas:442
Nilai: 5
Nama Author: satria satsu

didunia ini dimana sihir adalah segalanya, sedangkan Kyle Rouseyn dianggap sebagai yang terlemah dalam bidang sihir

Kyle adalah murid kelas 2 akademi sihir reveign yang terkenal karna menghasilkan banyak kandidat hero, semua murid dan orang orang menganggap kyle tidak akan pernah bisa menjadi hero. kyle tidak memperdulikannya, dia terus berusaha untuk membuktikan dirinya bisa menjadi hero

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon satria satsu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

hutan yang terdapat artefaknya

Besok paginya, kyle bangun tidur dengan perasaan yang tidak karu karuan. Ia beranjak dari tempat tidurnya

Saat kyle pergi ke meja makan. Ibunya dan tiara sudah menunggunya untuk sarapan

"Kyle, kenapa kau tampak murung?" tanya ibunya dengan nada cemas

"Aku tidak apa apa kok, mungkin suasana hatiku agak buruk untuk hari ini" jawab kyle

"Baiklah jika begitu" ujar ibunya

"Suasana hati kakak pasti jadi lebih baik jika bertemu kak lisia" tambah tiara

"Mungkin kau benar, tiara" balas kyle sambil tersenyum

Setelah sarapan, kyle berangkat ke akademi. Saat kyle sedang berjalan di gerbang akademi, arthur menghampirinya

"Kyle, nanti saat istirahat tolong pergi keruang osis" ucap arthur

"Baiklah, tapi kenapa aku harus pergi keruang osis?" tanya kyle dengan perasaan bingung

"Nanti akan kuberitahu saat kau sudah diruang osis" jawab arthur

"Baiklah jika begitu" ucap kyle

Lalu arthur berjalan pergi meninggalkan kyle yang masih bingung

Kyle berjalan menuju kelasnya, saat sedang dilorong....ia dihampiri oleh abel

"Kyle, aku dengar kau sedang berpacaran dengan lisia" ucap abel

"Itu memang benar, aku sedang berpacaran dengan lisia" balas kyle

Setelah itu, abel langsung berlari pergi meninggalkan kyle

Saat kyle sudah di kelas, ia melihat celia yang tampak murung dan terus menunduk cukup lama

"Kau baik baik saja, celia?" tanya kyle dengan perasaan yamg khawatir

"Tidak, sekarang hatiku sangat sakit karna habis kau tolak" bisik celia kepada kyle

"Oh, karna aku ya. Mungkin aku memang salah" gumam kyle dengan perasaan bersalah

Lalu ada guru yang masuk dan pelajaran pun dimulai. Saat bel istirahat berbunyi, kyle pergi keruang osis

Saat sudah diruang osis, kyle diberitahu oleh arthur tentang ada keperluan apa osis dengannya

"Kyle, setelah ini kau harus ikut denganku ke sebuah hutan untuk menyelidiki sesuatu" ucap arthur

"Baiklah, aku juga sudah lama tidak melawan monster" balas kyle

Setelah itu, kyle dan arthur ke sebuah hutan menggunakan sihir teleportasi. Mereka berdua berjalan masuk ke hutan

Tiba tiba ada naga yang menyerang mereka, arthur menembakan panah cahaya ke sayap naga agar naga tersebut tidak kabur

Kyle melompat ke arah naga itu, ia mengayunkan pedangnya hingga muncul gelombang sihir yang menghantam kepala naga

Naga tersebut sudah terluka dan tidak bisa kabur, kyle melesat ke arahnya lalu menebasnya dengan sangat kuat hingga naga itu tumbang

"Kau jadi lebih kuat ya, kyle" ucap arthur

"Kurasa kau benar" balas kyle

Setelah itu, kyle dan arthur beristirahat dulu karna habis ini masih lanjut masuk ke dalam hutan

"Pedang yang sekarang kau gunakan itu dari dungeon ya?" tanya arthur sambil menatap pedangnya kyle

"Ya, itu benar. Ibuku yang mendapatkannya dari dungeon lalu diberikan kepadaku" jawab kyle

"Hebat sekali tante clara bisa mendapatkan pedang pemburu kegelapan" ucap arthur dengan perasaan kagum

"Hah, ini adalah pedang pemburu kegelapan?" tanya kyle

"Ya, itu adalah pedang pemburu kegelapan. Aku pernah melihatnya di suatu buku" jawab arthur

"Tak kusangka bahwa ibu bisa mendapatkan pedang sehebat ini" ujar kyle dengan rasa kagum dan bangga

"Ayo kita lanjut untuk masuk ke hutan" ujar arthur

"Ya, ayo lanjutkan perjalanan kita" balas kyle sambil tersenyum

Lalu kyle dan arthur lanjut masuk ke hutan untuk menyelidiki sesuatu. Saat sedang berjalan, mereka dihadang oleh kawanan orc dan raja orc

"Kyle, kau urus raja para orc. Aku yang akan mengurus orc lainnya" ucap arthur sambil bersiap bertarung

"Ya, tolong urus sisanya" balas kyle sambil berlari ke arah raja orc

Raja orc mengayunkan kapaknya ke arah kyle, kyle hampir saja terkena serangan kapak tersebut jika telat menghindar

Kyle melancarkan tebasan sihir dari jarak jauh ke arah kaki kanan raja orc. Setelah kaki kanan raja orc terluka, ia jadi kesulitan bergerak dan tidak bisa kabur

Kyle melancarkan tebasan sihir dari jarak jauh ke arah kepala raja orc, tebasan sihir itu ditangkis menggunakan kapaknya raja orc

"Pertahanannya cukup kuat dan merepotkan" gumam kyle

Kyle melesat ke arah raja orc, lalu ia mengayunkan pedangnya dengan sangat kuat hingga muncul gelombang sihir berukuran raksasa

Gelombang tersebut membuat kapak raja orc terhempas ke belakang

"Akhirnya seranganku bisa langsung mengenaimu" gumam kyle

Kyle melompat ke arah raja orc lalu menebaskan pedangnya sekuat tenaga hingga muncul gelombang dan tebasan sihir secara bersamaan

Raja orc yang terkena serangan itu langsung kalah dan tumbang ke tanah. Sedangkan arthur juga baru saja selesai melawan pasukan orc

"Kyle, bagaimana kalo kita beristirahat dulu?" tanya arthur dengan tubuh yang kelelahan

"Ya, kita memang harus beristirahat dulu" jawab kyle sambil memasukan pedangnya

"Kita sudah dekat dengan tempat yang kita tuju dan semoga saja artefak yang kita cari masih ada ditempatnya" ucap arthur sambil membersihkan bajunya

"Ohh sudah dekat, aku tidak terlalu bisa merasakan energi dari suatu artefak" ujar kyle dengan perasaan sedikit heran

"Untuk sekarang kita istirahat dulu" seru arthur

"Baiklah jika begitu" balas kyle

Setelah beristirahat cukup lama, kyle dan arthur lanjut masuk ke hutan. Selama perjalanan, mereka tidak lagi melihat ada monster seekor pun tidak ada

Kyle dan arthur terus lanjut berjalan masuk kehutan hingga mereka sampai di danau yang ada ditengah hutan

"Disini lah tempat artefak yang kita cari" ujar arthur

"Aku melihat ada pulau kecil ditengah danau, kurasa disitulah artefaknya disimpan" ucap kyle sambil berjaga jaga jika ada sesuatu

"Mungkin kau benar, kita harus ke sana" balas kyle

Tiba tiba dari danau itu muncul ular air yang langsung menyerang kyle dan arthur

Kyle dan arthur bisa menghindari serangannya ular air itu, kyle melancarkan tebasan sihir dari jarak jauh ke arah ular itu

Ular air tersebut hanya terluka sedikit karna tebasannya kyle tadi

Arthur menembakan sinar cahaya ke arah ular air itu yang juga tidak terlalu berdampak besar

"Kulitnya sangat keras, aku harus serius jika begitu" gumam kyle

Kyle melompat ke arah ular air itu, ia menebaskan pedangnya secara bertubi tubi ke arah kepala ular air itu

Serangannya kyle yang barusan memberikan luka yang parah dikepala ular air itu

Arthur menghujani ular tersebut dengan pedang dan panah cahaya hingga lukanya tambah parah

Kyle melesat ke arah ular tersebut lalu menebaskan pedangnya dengan sekuat tenaga hingga ular itu kalah

"Kita berhasil, arthur" seru kyle dengan perasaan senang

"Iya, kita berhasil" balas arthur

Lalu kyle dan arthur pergi ke pulau kecil ditengah pulau untuk mengambil artefak sihir

Saat sudah dipulau itu, mereka melihat sebuah pedang berwarna biru

"Kyle, artefak ini milikmu. Kau layak mendapatkan dan menggunakannya" ucap arthur sambil menyerahkan artefak tersebut

"Kau yakin, arthur?" tanya kyle

"Ya, aku yakin. Hanya kau yang layak mendapatkan dan menggunakannya" jawab arthur

"Baiklah jika begitu, kuterima pedang artefak ini" ucap kyle

"Nah, begitu kan bagus"

"Artefak tersebut telah memilihmu untuk menjadi penggunanya" ujar arthur sambil menatap pedangnya kyle

"Aku akan menggunakannya sebaik dan sebijak mungkin" ucap kyle

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!