Indonesia
NovelToon NovelToon
Pria Buta Itu Suamiku

Pria Buta Itu Suamiku

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir / Obsesi / Pernikahan Kilat / Tamat
Popularitas:16.5k
Nilai: 5
Nama Author: Sarangheo☺

Keyla yang sombong serta selalu menganggap dirinya paling cantik di kampus di paksa harus menikah dengan pria pilihan kedua orangtuanya yang ternyata pria itu buta. Sementara dia sudah memiliki seorang kekasih yang jauh lebih sempurna dari Andriek, tapi justru pria itulah yang akan membuat hidupnya berubah drastis. Seiring berjalannya waktu perhatian Andriek semakin dalam terhadap Keyla tapi di tengah-tengah pernikahan yang hampir berjalan mulus itu tiba-tiba datang sosok Ryan yang juga menyimpan perasaan cinta terhadap Keyla. Malam itu Keyla tanpa sengaja pergi ke cafe Ryan untuk minum wine, karena dia mengira Riko kekasihnya mengkhianati cintanya, Ia menduga bahwa Riko menghamili sahabatnya sendiri, Keyla kecewa, tanpa dia sadari Keyla tidur bersama Ryan. Keesokan harinya dia terkejut karena dia bangun dalam keadaan tak memakai pakaian, awalnya Keyla shock dan merasa bersalah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sarangheo☺, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 17. Rahasia Andriek

Jam sudah menunjukan pukul 20:00 Wib, Taksi yang di tumpangi Rama berserta keluarga kecilnya telah sampai pada tujuannya, yaitu rumah kediaman Kakek Keyla, Ayah kandung dari Papahnya. Rumah itu tampak sunyi, hanya lampu taman yang berjejer rapi, di setiap sudut halaman rumah itu.

Mereka turun dari mobil, dengan perasaan getir. Karena, mereka baru saja menelan pil pahit atas musibah kebangkrutan yang menimpa keluarga kecilnya. Perlahan mereka berjalan memasuki perkarangan rumah.

Tok...

Tok...

Pintu di ketuk lama belum ada jawaban. Rama mengulangi ketukannya lagi, kali ini lebih keras.

"Sebentar."

Orang di dalam menjawab dengan suara yang sedikit terburu-buru dan pintu pun terbuka.

"Rama."

Seorang wanita tua menyebut namanya dengan mata yang berbinar bahagia.

"Bu."

Rama langsung memeluk ibunya. Sejenak kedua ibu dan anak itu saling berpelukan. Pelukan itu silih bergantian pada anak menantu dan cucunya.

"Masuklah di luar udaranya sangat dingin."

Lasmi mempersilahkan mereka masuk. Setibanya di dalam, suasana terlihat lebih hangat dan dekorasi yang ada di dalam rumah itu juga masih khas bernuansakan unik dan kuno.

"Bagaimana keadaan bapak bu?" Tanya Rama pelan.

"Bapakmu masih seperti itu, belum ada perubahan positif pada tingkah lakunya, dia masih terus menyebut-nyebut laki-laki itu."

Rama tampak menghela nafasnya dengan berat. Sudah hampir, kurang lebih 5 tahun, Ayahnya mengalami gangguan jiwa. Akan tetapi mereka memutuskan untuk tidak meninggalkannya di rumah sakit jiwa, Lasmi lebih memilih mengurusi suaminya di rumah saja. Karena mereka yakin bahwa Dino tidak gila.

"Bukankah sekarang cucu oma sudah menikah? Di mana suami kamu Key?" Lasmi memandangi cucu cantiknya.

"Maaf Oma, dia gak bisa dateng kesini, soalnya ada pekerjaan mendesak!"

Neneknya tersenyum. "Ya sudah kalian beristirahatlah dulu, pasti kalian sangat lelah." Ujar lasmi pelan, ketiganya hanya mengangguk.

Di rumah Lasmi tersedia tiga kamar, jadi mereka bisa memilih tempat yang nyaman untuk mereka beristirahat.

Keyla meletakan ketiga tasnya, tentu saja, itu bukan hanya barangnya. Akan tetapi itu milik dia dan Andriek. Keyla duduk di tepi ranjang, sambil memandangi di sekeliling kamar. Dia menghela nafasnya sejenak mencoba untuk tidak memikirkan segalanya.

"Sekarang aku bisa apa?"

Keyla terlihat sedih membayangkan segalanya.

Mobil sudah kesita.

Kartu kredit sudah kosong.

Rumah sudah tergadai.

Kini, pandangan matanya menatap lurus kedepan jendela. Malam sudah semakin larut angin pun berhembus begitu lembut. Perlahan dia bangkit dari duduknya, menyingkap tabir yang menutupi jendela kaca itu, dia tersenyum tipis. Padahal sebenarnya Hatinya pun menangis. Keyla mengambil handphonenya dari saku celana jeans nya dia hendak bermaksud menghubungi Andriek.

Tapi, Andriek tak kunjung menyambut telponnya. Berulang kali dia menghubungi namun selalu saja tak di jawab. Keyla menjadi sangat kesal dan bertanya-tanya. Dengan malas dia kembali mendudukan pantatnya di atas ranjang. Dia lelah, dia ingin tidur sekarang.

Keesokan paginya.

Samar-samar dia mendengar ketukan halus dari pintu kamarnya. Dengan malas dia membuka matanya.

Ceeklek...

Pintu malah terbuka, sepertinya tadi malam Key lupa mengunci pintunya. Dan terlihatlah wajah cantik milik Mamahnya. Wanita itu tersenyum menatapnya.

"Key ayo bangun. Ini sudah pagi." Langkah Mamah mendekatinya.

"Iya Mah."Jawabnya sedikit malas sambil menyingkap selimut tebalnya. Dia sudah duduk tegak di atas ranjang.

"Kamu udah nelpon Andriek?" Tanya Mamah pelan. Keyla cuma mengangguk,

"Di mana dia sekarang?" Nada Mamah menjadi sangat penasaran.

"Gak tau udah semaleman juga Key telpon tapi si bego Andriek itu gak angkat."

"Key."

"Kenapa Mah? Apa ada yang salah sama omongan Key?"

"Jangan kebiasaan ngatain Andriek macem-macem."

Keyla langsung tersenyum.

"Udah sana mandi, terus sarapan untuk sementara kita bisa tinggal di rumah Omamu dulu, sampai Papah kamu dapet kerjaan baru dan Andriek datang kesini." Mamah Nia masih menatapnya.

"Yaa." Jawab keyla singkat, dia beranjak dari tempat tidurnya, mengambil handuk lalu pergi ke toilet..

Di hotel Aston.

Andriek keluar dari toilet wajahnya terlihat berseri-seri semakin tampan, sejak tadi malam sebelum dia berangkat tidur hingga bangun pagi, Andriek belum juga memeriksa Handphonenya. Dan sekarang Dia baru saja mengambil Handphonenya, ekspresinya menjadi terkejut. Ada 10 panggilan tak terjawab dari Keyla. Andriek tersenyum tipis.

'Mau apa dia?' gumamnya pelan sambil meletakan Handphonenya kembali, kesannya tak perduli. Andriek segera mengganti bajunya, hari ini ada janji yang harus dia penuhin. Sebenarnya hari ini, dia ingin beristirahat setelah manggung semalaman, itu cukup menguras energi nya tapi sayangnya dia tak bisa melakukannya.

Tok... Tok....

Tiba-tiba pintu terketuk.

Andriek segera membuka pintu dan dia melihat Tante Jenni serta Aliya sudah berdiri dengan gaya mereka masing-masing.

"Ndriek apa kamu akan pulang hari ini?" Tanya Tante Jenni datar karena di lihatnya penampilan Andriek sudah rapi.

"Belum."

"Kapan rencana Lo akan pulang Ndriek?" kali ini Aliya yang menanyainya.

"Belum Al mungkin besok."

"Eempp... Padahal Gue pengen banget pulang bareng Lo." Aliya manyun.

"Sorri." Jawab Andriek singkat.

"Kalau begitu, Tante sama Aliya pamit pulang ya." Wanita berambut pirang itu terus tersenyum. Andriek hanya mengangguk.

"Hati-hati Ndriek, Gue takut Lo kenapa-kenapa." Aliya berkata pelan. Seolah-olah memberikan perhatian penuh kepadanya, respon lelaki itu lagi-lagi hanya menggunakan anggukan kecilnya.

Merekapun berlalu.

Beberapa Menit kemudian.

Andriek tampak memasuki sebuah Restoran terkenal. Seorang lelaki dengan tubuh yang nampak ideal telah menunggunya, sejak beberapa menit yang lalu.

"Hai."

Sapanya pelan ketika di lihatnya Andriek sudah mendekat. Dan respon Andriek hanya tersenyum.

"Ayo silahkan duduk kawan." Ujarnya lagi.

"Terimakasih." Jawab Andriek kemudian.

"Aku baru dua hari pulang dari new york, sepertinya sekarang profesimu telah berubah, kamu bukan lagi seorang pengamen tapi seorang artis!" Lelaki itu terkekeh.

Dia masih muda dan penampilannya juga benar-benar keren. Sebut saja namanya Reza, lengkapnya Reza Artanegara seorang CEO di perusahaan Elit, yang telah memiliki beberapa cabang di berbagai negara.

Dia adalah sahabat terbaik Andriek, sejak kecil mereka memiliki hubungan yang terbilang erat, sangat erat.

"Sekali lagi Aku bangga padamu, kamu rela berkerja keras demi mimpi mu. Bahkan kamu sampai menolak dengan pekerjaan yang sudah ku tawarkan."

Reza mengambil jus lemon dan menyedot pipa minuman itu. Andriek memandanginya saja.

"Apa menurutmu Aku terlihat seperti pria licik yang tak bertanggung jawab?"

Andriek masih terus menatapnya.

Reza tertawa, kali ini sedikit keras.

"Andriek! Andriek! Kamu itu tak hanya licik tetapi juga seorang pria kejam. Apakah sekarang dirimu sangat puas dengan permainan yang telah lama ku mulai? Keluarga Rama sudah hancur atas kemauanmu, bukan kah berarti dendam mu sudah terbalaskan?"

Andriek menanggapi tuduhan Reza dengan senyumnya. "Ya hanya sedikit puas."

"Hah hanya sedikit."

Reza terkejut mendengarnya tapi akhirnya dia tersenyum juga walaupun mungkin terasa hambar.

"Apalagi yang masih menjadi unek-unek mu? Apakah sebelum melihat si tua Dino itu membusuk di penjara?"

"Tentu saja, Aku tidak akan pernah melupakan kejadian itu, bagaimana caranya dia membunuh ibuku bahkan diriku dengan cara liciknya itu, orang-orang mengatakan bahwa itu adalah murni sebuah insiden, padahal sebenarnya adalah pembunuhan yang di rencanakan, hanya karena persaingan bisnis yang ketat dan perjodohan antara Aku dan Keyla, dia benar-benar tak ingin Aku menikahi cucunya. Mereka telah membuatku benar-benar merasakan penderitaan yang panjang, sekarang saatnya Aku bangun dari ketepurukan itu."

Andriek mengalihkan pandangannya lurus kedepan kedua matanya melihat keindahan awan putih yang terus berjalan. Restoran itu memiliki panorama pemandangan secara langsung pada alam. Cukup mewah dan unik. Reza terdiam sejenak mendengarkan cerita panjang yang telah di bicarakan Andriek saat itu.

Namun pada akhirnya dia ikut membumbui juga. Dia tahu bahwa perasaan sahabatnya kali ini terasa sakit dan menyedihkan.

"Bukankah Ku dengar bahwa si tua Dino sekarang menjadi gila." ujar Reza pelan.

"Ya itu karena Dia takut, jika Aku membongkar kejahatan yang telah dia lakukan."

Reza masih menampilkan senyumnya.

"Aku akan membantumu jika kamu mau."

"Tidak, Aku akan membuatnya menderita sendiri, lagi pula, kamu sudah membantuku sebegitu banyaknya, Aku jadi semakin tak enak karena terus-terus merepotkanmu."

"Kamu adalah sahabatku, bagaimana mungkin Aku bisa melihatmu susah sendiri."

"Kamu memang sahabatku yang terbaik sampai kapanku Aku tidak akan pernah bisa membalas jasa besarmu itu. Tapi percaya lah Aku bisa melakukannya sendiri." Andriek menyakinkannya.

"Oke! Aku mendukungmu."

Keduanya saling berpandangan, tak lama setelah itu, seorang pelayan datang dengan sebaki makanan yang telah di pesan Reza ketika baru datang.

"Maaf pesanannya sudah siap tuan."

Pelayan itu berkata sopan. Dan Reza mengucapkan terimakasih saja.

"Apakah, Kamu akan bersungguh-sungguh menempati janji mu? Kamu akan membahagiakan Angelkan?"

"Aku akan menepatinya."

"Lalu bagaimana dengan Keyla? Apakah Kamu akan menceraikannya? Atau jangan-jangan kamu sudah mulai mencintainya?"

"Bagaimana mungkin Aku bisa jatuh hati pada gadis sombong itu! Aku hanya ingin memberinya pelajaran."

Reza malah tertawa. "Aku hanya sedikit takut karena Angel adalah kehidupan kami yang pertama, Aku menaruh harapan padamu Ndriek! Sejak pernikahan itu, Angel benar-benar menjadi pribadi yang tertutup, dia selalu bilang dia hanya mencintaimu, tapi keadaan berbeda, Papi menikahkan nya dengan pria brengsek itu dengan alasan yang tidak logis."

Reza menghentikan omongannya sejenak. Kemudian melanjutkannya lagi.

"Bahkan dia selalu mengatakan kamulah hidupnya, ketika terdengar kabar bahwa kamu sudah menikah, dia menjadi putus asa dan mencoba untuk bunuh diri. Ku mohon Ndriek biarkan dia hidup dengan cintamu."

1
Sulaiman Efendy
ANDRIEK YG SUAMI, TPI RIYAN YG PRTAMA X MNIKMATI TUBUH KEY.. MSKI MSH PNASARAN..
Sulaiman Efendy
DISINI MRK BRZINAH, KNP DI AKHIR EPISODE ANDRIEK BILANG SI KEY MASIH PRAWAN.. ANEH..
Sulaiman Efendy
Luar biasa
Resha M
wow acting yang bagus Keyla bakalan gimana ni
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!