haiii..kenalin ini Karya aku...
Aku masih Belajar ya kak....
jadi Kalau ada yang salah mohon diingatkan...Jangan Lupa beri masukan kepada Autor ya kak..
Terimakasih
.
.
Novel ini menceritakan tentang kisah Tuan muda dan Nona muda yang dijodohkan..
Mereka menikah karena orang tua,Akan kah mereka menjadi pasangan yang saling mencintai???
bagaimanakah mereka melewati permasalah rumah tangganya.??
ikuti dan jangan Lupa Like dan komen ya kakak...
terimakasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 17
Hari ini seharusnya menjadi hari pernikahan Livia dan Ferdi,tetapi karena sang Bunda meninggal 5 hari yang lalu dan Sang Ayah masih koma,Akhirnya pernikahan itu di undur.
Ya di undur,Walaupun sebenarnya Livia dan Ferdi tidak menginginkan pernikahan ini tetapi demi orang tuanya mereka akan tetap menikah tapi untuk saat ini Livia hanya terfokus untuk kesembuhan sang Ayah.
Saat ini Livia,Mama Ferdi dan Papa Ferdi sedang menunggu Ayah Livia.Keadaan Ayah Livia tetap sama tidak ada perubahan sama sekali.Hanya doa yang bisa Livia panjatkan.
Di saat Livia sedang menunduk kan kepalanya,tiba-tiba saja tangan sang Ayah bergerak,itu membuat Livia sangat terkejut.
"Ayah...ayah sadar??" Ucap Livia terkejut.Membuat Papa dan mama Ferdi langsung berdiri dari sofa yang ada d ruangan tersebut kemudian menghampiri Andi.
Andi berusaha membuka matanya dan menyesuaikan cahaya.Tapi dia terlihat sangat lemah.
"Andi...kamu sadar?sebentar aku panggilkan dokter" Ucap Surya
Surya akan beranjak memanggil dokter tapi tiba-tiba tangannya di pegang oleh Andi.
"Surya...kamu tidak perlu memanggil dokter"Ucap Andi Lirih
Surya diam tak mengerti,Livia menggenggam erat tangan sang ayah dan memeluknya.
"Ayah....Livia sangat rindu ayah..livi senang ayah sadar" Ucap Livia sambil memeluk ayahnya
Andi berusaha mengusap kepala sang anak.
"Livi sayang...jadilah anak yang kuat,yang tegar nak,tetap jadi anak yang membanggakan untuk ayah nak," Ucap Andi
"Iya Ayah" ucap Livia Lirih
Livia tetap memeluk ayahnya dengan erat,entah kenapa ada sesuatu yang aneh dalam diri Livia seakan dia takut kehilangan Ayah nya.
"Surya.." Panggil Andi kepada surya.
Livia segera melepaskan pelukan sang Ayah.
"Iya ndi" Jawab surya mendekat kepada Andi
"Surya,,Aku titip Anakku ya sur...Aku tidak bisa menjaganya lagi sur...Anggep dia seperti anak kamu sendiri...Nikahkan dia dengan Ferdi sesuai rencana kita surya...uhuk uhuk.." Ucap Andi kepada surya dengan suaranya yang cenderung habis
"Iya..aku pasti akan menjaga Livia...kamu jangan khawatir"Ucap Surya
Surya merasa bahwa hidup Andi sudah tidak lama lagi karena menurut dokter kemungkinan hidup Andi sangat tipis karena benturan dan beberapa luka dalamnya.Walaupun sudah di operasi tapi beberapa sarafnya ada yang rusak.Mata Livia berkaca-kaca mendengar ayahnya bicara seperti itu.
"Ayah ....kenapa ayah bicara seperti itu....ayah yang akan terus menjaga Livi"..Ucap Livia dengan air mata yang mulai mengalir
"Livi sayang...ayah ngerasa sudah tidak bisa lagi menjaga Livi..uhuk uhuk uhuk.." Ucap Andi
"Ayah ayah...jangan banyak bicara dulu yah." ucap Livia khawatir
"Ayah gak apa- apa nak....Livi kamu mau kan memuruti satu aja permintaan ayah..." Ucap Andi
"Apapun yang ayah minta Livia akan menurutinya Yah...bukan hanya satu ....berapa pun permintaan ayah akan Livi lakukan yah".Ucap Livia penuh khawatir
"Kamu mau kan menikah dengan Ferdi,,,kamu mau kan nak???Jadilah istri yang baik untuk Ferdi na,Seperti Bundamu yang selalu menjadi yang terbaik untuk ayah" Ucap Andi meneteskan air mata
"Apapun itu yah...akan Livia lakukan..setelah ayah sembuh Livi akan menikah dengan kak Ferdi" Ucap Livia dengan terisak
Andi pun tersenyum mendengar ucapan sang anak.Lalu Andi memegang tangan Surya.
"Sur..tolong kamu hubungi penghulu untuk menikahkan Ferdi dan Livia hari ini..Aku ingin menikahkan anakku sendiri Sur..." Ucap Andi memohon kepada Livia
"iya Andi,,aku akan mengurusnya langsung sekarang." Ucap Surya
"Enggak ayah...aku mau menikah setelah ayah sembuh" Ucap Livia terkejut
"Sayaaang..Livia...turuti apa kata ayahmu ya nak" Ucap Mama Ferdi merangkul pundak Livia
Livia hanya diam,Kemudian Surya segera menghubungi penghulu,kebetulan surya mengenal penghulu tersebut karena itu teman lamanya.Lalu setalah menghubungi penghulu,Surya segera menghubungi Ferdi dan menceritakan semuanya dan menyuruh Ferdi untuk segera datang.
Beberapa saat kemudian meme yang mendengar keadaan Andi langsung menuju rumah sakit,Dan sesampainya di sana Mama Ferdi menyuruh Meme untuk menyiapkan kebaya untuk Livia walaupun tanpa makeup tapi tetap menggunakan Kebaya.
#Tbc
obat wik wik wik
🤣🤣🤣🤣🤣🙄🤭