Indonesia
NovelToon NovelToon
Benih Jenius Sang Miliarder

Benih Jenius Sang Miliarder

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Kembar / Lari Saat Hamil / One Night Stand / Anak Genius / CEO / Mafia
Popularitas:16.5k
Nilai: 5
Nama Author: riniasyifa

Lima tahun lalu, Clara Jasmine melarikan diri dari sebuah malam penuh gairah di daratan Swiss, meninggalkan secarik pesan usang dan membawa pergi rahasia besar yang mengubah hidupnya selamanya.
​Kini, Clara kembali ke Jakarta sebagai single mother yang berjuang membesarkan anak kembarnya, Ken dan Key. Namun, si kembar bukanlah balita biasa. Di balik wajah polos mereka, Ken dan Key adalah peretas cilik jenius dengan sepasang mata abu-abu yang sangat tajam.
​Takdir seolah mempermainkan Clara ketika ia tak sengaja bekerja di Van Der Berg Group.

Alexio Van Der Berg, sang CEO dingin dan tak tersentuh penguasa perusahaan tersebut.
​Melihat sepasang mata abu-abu yang menatapnya dengan berani, dunia Alexio berhenti berputar. Pria yang selama lima tahun nyaris gila mencari pemilik surat di dompetnya itu akhirnya menemukan buruannya.

​"Lima tahun kau berlari membawa darah dagingku, Clara. Mulai hari ini, kau dan anak-anak tidak akan bisa pergi ke mana-mana lagi."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riniasyifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 4

Sinar matahari pagi menyelinap masuk melalui celah tirai jendela gedung pencakar langit di pusat kota Jenewa. Namun, cahaya terang itu sama sekali tak mampu menghangatkan suasana di dalam ruangan kerja Alexio Van Der Berg.

Pria itu duduk berkuasa di balik meja kayu mahoni raksasa. Jari-jari tangannya mengetuk permukaan meja secara teratur, tanda bahwa kesabarannya berada di ambang batas. Di hadapannya, Reno berdiri tegap menyodorkan sebuah map dokumen.

"Bagaimana hasil penelusuranmu?" tanya Alexio pelan, namun nadanya cukup dingin untuk membuat siapa pun bergidik.

Reno menghela napas pelan sebelum menunduk. "Maafkan saya, Tuan Muda. Saya sudah memeriksa setiap sudut rekaman CCTV hotel hingga catatan sipil seluruh kota. Namun ... saya tidak berhasil mendapatkan data pasti. Jejaknya seolah dibersihkan secara profesional, atau mungkin ia memang tidak pernah tercatat secara resmi."

Alexio langsung menegakkan punggung, menatap berkas yang isinya nyaris kosong itu dengan dahi berkerut dalam.

"Tapi ada satu petunjuk kuat yang berhasil kami endus dari lingkaran bawah tanah," sambung Reno cepat. "Gadis itu berhubungan dengan keluarga Smith, Tuan. Sebuah keluarga kaya lokal yang belakangan sahamnya anjlok parah. Kabarnya, mereka menjanjikan sebuah 'aset' kepada Tuan Alfonso semalam demi suntikan dana. Aset itu adalah putri angkat mereka.

Nama yang beredar adalah Clara, tapi saya belum bisa memastikan asal-usul aslinya."

"Keluarga Smith ..." gumam Alexio mengeja nama itu. Kilatan dingin melintas di manik mata abu-abunya. Informasi itu sudah lebih dari cukup. Selama tahu pangkal benangnya, ia yakin bisa menarik sisa teka-teki ini hingga tuntas.

"Siapkan mobil. Kita akan berkunjung ke kediaman keluarga Smith sekarang juga. Aku ingin menanyakan langsung alasan kenapa gadisku dijual!" perintah Alexio tegas seraya berdiri dan merapikan kancing jasnya.

Tak sampai setengah jam kemudian, iring-iringan sedan hitam mewah membelah gerbang utama kediaman keluarga Smith.

Kabar kedatangan Alexio Van Der Berg penguasa bisnis dan sosok paling ditakuti dari lingkaran tertinggi Eropa seketika membuat seluruh penghuni rumah gempar.

Senyum lebar terukir di wajah Tuan Smith, mengira kunjungan mendadak ini membawa angin segar bagi keselamatan bisnis mereka.

Sofia, yang berdiri di samping ibunya, terpaku dengan napas tertahan. Ketampanan Alexio yang bak dewa Yunani, dipadu aura dominan serta kekayaannya yang tak terbatas, seketika membuat dada Sofia berdebar kencang.

"Astaga, pria sesempurna ini datang ke rumah kita? Aku harus bisa menarik perhatiannya!" batin Sofia penuh ambisi.

"Selamat datang, Tuan Van Der Berg! Suatu kehormatan luar biasa bagi kami bisa menyambut Anda di sini," sapa Tuan Smith ramah seraya mengulurkan tangan.

Alexio hanya menjabatnya singkat tanpa sedikit pun mengumbar senyum. Ia melangkah masuk ke ruang tamu utama, matanya memindai tiap sudut ruangan, berharap secara ajaib menangkap bayangan gadis bermata bening yang mencuri perhatiannya.

"Saya ke sini bukan untuk membahas bisnis," potong Alexio dingin begitu menduduki sofa tunggal. "Saya mencari seseorang. Seorang gadis bernama Clara. Dia putri angkat keluarga ini, bukan?"

Raut ceria di wajah Tuan dan Nyonya Smith seketika menguap, berganti pucat pasi. Sofia yang mendengar nama Clara disebut mendadak syok setengah mati. "Bagaimana mungkin pria sesempurna Tuan Muda Van Der Berg mencari gadis sialan seperti Clara?!" umpatnya dalam hati, terbakar rasa iri.

Meski kesal, Sofia dengan cepat mengubah raut wajahnya menjadi semanis mungkin. Ia melangkah maju mendekati Alexio, secara sengaja memamerkan lekuk gaun ketatnya dan memiringkan kepala dengan senyum menggoda.

"Cl-Clara, memang anak angkat di keluarga Smith," ucap Sofia dengan suara yang dibuat selembut mungkin, berusaha mengalihkan perhatian Alexio. "Tapi Tuan Alexio ... adik angkatku itu sangat tidak tahu diri dan sering membuat masalah. Daripada membahas gadis aneh itu, mungkin Tuan bisa minum teh dulu? Saya bisa menemaninya ..."

Sofia mengulurkan tangannya yang lentik, berniat menyentuh lengan jas Alexio.

Namun sebelum jemari Sofia sempat menyentuh kain jasnya, Alexio melemparkan tatapan mata abu-abunya yang membekukan.

Sorot mata itu penuh dengan rasa jijik dan penolakan mutlak. Alexio sudah hafal di luar kepala tabiat wanita murahan seperti Sofia yang hanya mengincar harta dan pesonanya.

"Jaga jarakmu, Nona!" desis Alexio tajam dan rendah, membuat tangan Sofia membeku di udara. "Aku tidak punya waktu melayani wanita sepertimu. Di mana Clara sekarang?!"

Sofia tersentak mundur, wajahnya merona merah padam akibat rasa malu dan tersindir hebat.

Nyonya Smith yang panik segera menyela sebelum amarah pria berkuasa itu meledak. "M-maafkan putri saya, Tuan Alexio! Soal Clara ... dia tidak ada di rumah saat ini," cicit Nyonya Smith gugup.

"Ke mana dia pergi?!" desak Alexio. Udara di ruangan itu mendadak terasa begitu berat dan menghimpit.

"S-sepertinya ... dia kabur," jawab Nyonya Smith jujur dengan suara bergetar. "Pagi tadi saat pelayan membuka kunci kamarnya untuk membawakan sarapan, ruangan itu sudah kosong. Jendelanya terbuka lebar dan semua barang pribadinya dibawa pergi."

Kalimat itu menghantam dada Alexio dengan keras.

"Kabur?"

Alexio berdiri seketika dengan gerakan kasar. Ujung sepatunya tanpa sengaja menyenggol meja kaca, membuat cangkir-cangkir teh di atasnya bergemerincing nyaring. Hawa di ruangan itu mendadak anjlok beberapa derajat menjadi sangat mengintimidasi. Nyonya Smith refleks mundur selangkah, menelan ludah dengan susah payah, sementara lutut Sofia gemetar hebat. Rahang tegap Alexio mengeras, urat-urat di lehernya menegang menahan amarah yang meletup. Gadis itu benar-benar lihai menghilang dari jangkauannya.

Alexio menatap tajam ke arah mereka bertiga. "Jika kalian berani menyembunyikan sesuatu dariku, kalian tahu betul konsekuensinya, bukan?" ancamnya dengan suara rendah yang mematikan.

Tanpa menunggu balasan, Alexio berbalik dan melangkah lebar meninggalkan ruangan tersebut. Pintu utama terhempas keras di belakangnya, menyuarakan kemurkaan sang penguasa. Reno bergegas membukakan pintu mobil.

Di dalam mobil, hening mencekam. Alexio menyandarkan kepalanya, memejamkan mata rapat-rapat seraya memijat pelipisnya yang berdenyut hebat. Amarah, penasaran, dan rasa kehilangan bercampur aduk menjadi kekacauan besar. Clara bagaikan angin; kehadirannya terasa begitu nyata, namun wujudnya tak tertangkap.

"Tuan, apakah kita akan memperluas area pencarian? Ada kemungkinan dia masih berada di sekitar Jenewa atau menumpang transportasi umum keluar kota," usul Reno hati-hati dari kursi depan.

Alexio membuka matanya, menatap jalanan yang membayang di balik kaca gelap. Dari dalam saku jasnya, jemarinya meremas lembut secarik kertas pesan perpisahan dari Clara, satu-satunya bukti nyata bahwa malam penuh gairah itu bukanlah ilusi.

"Cari dia, Reno. Gali informasi sampai ke akarnya. Gunakan seluruh jaringan, agen, dan sumber daya yang kita miliki di seluruh benua Eropa," perintah Alexio dengan nada berat yang dipenuhi obsesi mutlak. "Aku tidak peduli berapa lama waktunya. Bawa dia kembali padaku."

****

****

****

Di sudut lain kota, di tengah hiruk-pikuk stasiun kereta api Jenewa, Clara berdiri menyamarkan penampilannya. Ia telah berganti pakaian sederhana yang dibelinya secara tergesa-gesa. Rambut panjangnya terikat rapi di balik topi lebar. Di jemarinya, terapit selembar tiket kereta menuju perbatasan.

Clara melirik sekilas ke arah sudut kota tempat kediaman keluarga Smith berada. Tempat yang telah ia tinggalkan jauh di belakang. Ia tahu kepergiannya akan memicu amarah besar keluarga Smith karena kehilangan 'aset' berharga, tetapi Clara tak lagi peduli. Semalam adalah titik balik hidupnya. Mulai hari ini, ia yang memegang kendali.

Di sela riuh suara stasiun, bayangan paras tampan pria asing bermata abu-abu itu kembali melintas halus di benaknya.

"Terima kasih sudah menolongku, siapa pun dirimu. Semoga takdir tidak pernah mempertemukan kita lagi," gumam Clara lirih dengan senyum tipis yang getir.

Dering peluit kereta bertiup nyaring. Clara melangkah mantap naik ke atas gerbong. Saat kereta perlahan bergerak meninggalkan Jenewa, ia tidak menyadari bahwa ia tidak hanya melarikan diri dari masa lalu yang kelam, tetapi juga membawa pergi sepenggal hati dari seorang miliarder berkuasa yang kini bersumpah akan memburunya ke ujung dunia.

Bersambung ....

1
Rani R.I
gpp byk musuh tapii jgn biarkan si terkalahkan,,membaca sambil bersitegang 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Rani R.I
sgtt Seruuu dan menegangkan thourr 🤣🤣🤣🤣🤣,, terimakasih thourr 👍💪🔥,, semangat up thourr dan sehat slalu 🤲🤲🤲🔥🔥🔥
Siti Nurhayati
cerita y sangat menarik sprti d film
Ariany Sudjana
waduh kok bisa Alexio kecolongan dan pergi ke eropa? semoga si kembar bisa menangani kejadian di mansion dan menangkap pelakunya
Siti Nurhayati
hebat bner si kembar bsa melindungi keluarga y Mantappp
Umi Zein
kak maaf kyanya kalo umur 4th agak aneh klo anak seusia mereka bisa mengendalikan komputer seorang hacker suhu. walau cm Novel, klo usia 7th masuk akal😄😄
Rani R.I
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 duhhh Dimitri nama mu bagus tapii syg harus jadi musuh yang harus di musnah kan oleh si kembar,,hmmm Baru permulaan yea 🤣🤣🤣,,, kita lihat sampai mana kemampuan mu tuan Dimitri 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Munas Tuti
gaaaaass teroooos 💪💪
Munas Tuti
buseeeet...dasar bocil genius
Rani R.I
wowww musuh sudah mulai mendekat,, Ayuk ken dan key jgn biarkan siapapun mendekati mama dan adek kalian 🔥🔥🔥🔥💪💪💪💪
Rani R.I
wowww kerennn ken dan key,, lindungi mamah dan adek bayi 💪💪💪💪🥰🥰🥰🥰
Munas Tuti
perang pewaris di mulaiii
Munas Tuti
👍👍👍👍👍
Ariany Sudjana
puji Tuhan, si kembar bisa mengatasi gangguan di rumah sakit. fixed mereka keturunan Alexio yang sangat jenius dan calon mafia masa depan. tapi kok Alexio Dan Reno bisa kecolongan ya?
Bu Kus
sih kembar emang ada aja akalnya cerdas dan jenius
Bu Kus
senangnya bisa berkumpul dan hidup penuh kebahagian semoga semakin bahagia Clara
neny
keren cerita nya,,seru banget
Rani R.I
Wihh seperti nya ini lawan yg tangguh,,ken dan key harus hati-hati,, thourr gpp byk musuh tapii jgn buat si kembar kalah dan lengah,,biar SERUUU
Rani R.I
hahaha jgn lupa thourr bila perlu kembar tiga thour 🤣🤣🤣🤣🤣
semoga cepat hamil lg agar keluarga Alexio semakin ramai 💪💪💪💪🥰🥰🥰🥰🥰
semangat up thourr,, slalu setia menunggu 💪💪💪🥰🥰🥰🥰🔥🔥🔥
riniandara: Terima kasih kakak, happy reading/Applaud/
total 1 replies
Rani R.I
akhhhh sumpah thourr kerennn bgt 👍👍👍🔥🔥🔥🫰🫰🫰,,, tapii akuu gemmussss sama Ken yg slalu memperbaiki kacamata kecil nya yang melorot 🤣,, pengen sekali tak cubit pipinya yg gembul dan key yg cerdas 🥰
semangat thourr,, sehat slalu dan murah rezeki nya Aamiiin 🤲🤲🤲💪💪💪🥰🥰🥰🥰🔥🔥🔥🔥🔥
riniandara: Gw he terima kasih banyak kakakku atas supportnya doa yang sama untuk Kakak dan keluarga ya. happy reading/Kiss/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!