Indonesia
NovelToon NovelToon
Terjerat Gairah Suami Sahabat

Terjerat Gairah Suami Sahabat

Status: sedang berlangsung
Genre:Pelakor / Selingkuh
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: Ima susanti

Apa yang kita rencanakan tidak selalu sesuai dengan apa yang kita inginkan. Takdirkan yang akan membawa kita ke jalan yang sudah di gariskan.

Lidia tak pernah menyangka bahwa hidupnya akan berubah setelah kejadian malam itu. Niat ingin membantu malah berakhir jadi hal buruk yang tak akan pernah ia lupakan seumur hidup.

Mahkota yang ia jaga di renggut paksa oleh Panca suami sahabatnya sendiri. Semenjak itu ia tak bisa lepas dari jeratan Panca. Sekeras apapun ia menolak ia tak bisa mengelak akan pesona panca yang notabene adalah atasannya sendiri.

Apakah yang akan terjadi selanjutnya? Apakah sahabatnya akan mengetahui perbuatan buruknya dan bagaimana kisah anatara dirinya dan panca?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ima susanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17

Setelah pertemuanya dengan Wulan sang sahabat, hati Lidia gundah gulana. Rasa bersalah itu makin menggerogoti hatinya. Apa yang harus ia lakukan agar tak saling menyakiti.

"Maafin aku Wulan, aku juga binggung dengan perasan aku ini. Aku tak bisa menolak sentuhan Panca." gumam Lidia sambil memejamkan matanya karna menahan sesak.

Lidia mengabaikan panggilan dan pesan dari Panca. Ia tak mau di ganggu untuk saat ini. Ia pe4lu merenung langkah yang harus ia ambil. Tak mungkin selamanya ia jadi dari bagi sahabatnya sendiri.

Bukan Panca namanya jika panggilan dan beberapa pesannya di abaikan Lidia. Lelaki itu langsung menghampiri Lidia ke apartemennya. Tak peduli hari sudah mulai larut, baginya sebelum mengetahui kondisi Lidia ia tidak akan bisa tenang.

Sesampainya di parkiran, lelaki itu secepat kilat naik keatas menggunakan lift. Suasana nampak begitu sepi, mungkin para penghuni sudah terlelap di kamar mereka.

Robby yang sudah tau kode pintu Lidia dengan mudahnya ia bisa masuk kedalam apartemen Lidia. Panca mencari keberadaan orang yang begitu ia rindukan. Nampak di ranjang Lidia tengah tertidur.

Panca perlahan duduk di tepi ranjang sambil memperhatikan wajah damai Lidia. Tangan Panca perlahan memindahkan anak rambut yang menutupi pipi Lidia. Ada senyum di sudut bibir Panca.

"Rupanya kamu sudah tidur sayang." Panca mencium kening Lidia lembut dan setelah itu merangkak naik memposisikan tubuhnya tepat di samping Lidia. Panca memeluk Lidia dan ikut memejamkan matanya. Lidia yang tak sadar jika ada Panca di kamarnya malah merasa nyaman saat ia bisa mencium aroma yang selalu membuatnya mabuk selama ini. Berdua mereka tertidur saling berbagi kenyamanan hingga tak terasa pagi kembali telah datang.

Cahaya matahari di balik tirai menerobos masuk melalui celah yang tersingkap saat terkena angin. Lidia mengeliat dari tidurnya. Ia merasakan ada restu yang teras berat menghimpit tubuhnya. Perlahan matanya terbuka sedikit demi sedikit menyesuaikan pendar cahaya lampu.

"Pak Panca." gumamnya kaget saat melihat wajah lelaki yang semalam jadi buah pikiranya. " Kenapa dia ada di sini? Kapan ia datang? Kok aku ga ngeh ya." bathin Lidia.

Dengan sangat hati - hati Lidia memindahkan tangan Panca yang tengah merangkul pinggangnya. Baru saja hendak turun dari ranjang ada tangan koko yang tiba - tiba menariknya kembali jatuh di ranjang.

"Mau kemana?" tanya suara serak khas bangun tidur.

Mau kekamar mandi, pak." jawab Lidia sambil menahan nafas karna tegang.

"Nanti saja, temani aku dulu." Panca mempererat pelukanya dan semakin mendekatkan wajahnya dengan Luna. Dalam hitungan detik bibir Panca sudah mendarat di bibir Lidia. Pagutan yang awalnya lembut berubah jadi sedikit liar dan menuntut lebih.

Lidia tak bisa menolak permainan Panca, ia ikut terbawa arus yang di ciptakan Panca.

"Pak, ini masih pagi. Apa bapak ga kekantor hari ini?" tanya Lidia di sela aktivitas panas meraka.

"Nanti saja, aku merindukan kamu Lidia. Kenapa semalam panggilan dan kesanku tak di balas."

"Ga dengar pak."

"Kamu harus di hukum karna telah membuat aku kwatir.

"Tapi pak,...." belum sampai Lidia melanjutkan kata - katanya, mulutnya telah kembali di bungkam Panca. Lidia yang sudah bisa membalas dan mengimbangi permainan Panca. Pagi yang dingin berubah jadi panas. Keduanya sudah di kuasai napsu dan tak ingat apapun. Entah sudah berapa kali mereka mencapai puncak, Panca berhenti saat melihat wajah lelah kekasihnya.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Assalamualaikum, thor kembali up ya.

Di tunggu supportnya kk.

Jangan lupa tinggalkan jejak berupa like dan komen serta vote yang banyak biar thor semakin semangat untuk melanjutkannya bab berikutnya 👍😘🙏

1
Ari Sawitri
egois kamu Lidya ...pdhal panca sdh mau melamar resmi dg orang tuanya..klu panca mencintai harusnya kamu berani menghadapi apapun bersama .. jangan cemen dan egois kay. kasian Surya
Ima Susanti: msh ada yg ganjal, makanya ragu😔
total 1 replies
Dessy Lisberita
lagian juga kenapa kita yg punya laki malh nyuruh sahabt kan ga beres jadi nya
Ima Susanti: terlalu percaya🤭🤭
total 1 replies
Siti Maimunah
typo bgd byk tulisan yg ...😄😄😄
Ima Susanti: siap kk👍🙏
total 1 replies
Ima Susanti
/Pray//Pray//Pray//Pray/
Intan Datulangi
makin seru👍
Wirly Pena
karya yang bagus thor , semangat 💪

hallo temen2, jangan lupa mampir dan baca " Aku istrimu, bukan babu mu "

terimakasih 🙏
Intan Datulangi
mantap👍
Ima Susanti: /Pray//Pray//Pray//Pray/
total 2 replies
Intan Datulangi
lanjtu👍
Ima Susanti: ngikut🤭😂🤣
total 1 replies
Intan Datulangi
semakin asyk👍💪
Intan Datulangi
lanjut
Ima Susanti: ayo🤭😊
total 1 replies
Handayani Lilis
bagus skli
Ima Susanti: /Pray//Pray//Pray//Pray//Pray/
total 1 replies
Intan Datulangi
💪👍
Ima Susanti: /Pray//Pray//Pray/
total 1 replies
Intan Datulangi
lanjut👍
Ima Susanti: /Ok//Good/
total 1 replies
Intan Datulangi
mantap,jangan dulu selesai dong ceritanya👍
Ima Susanti: nyari idenya agak sulit kk😊
total 1 replies
Intan Datulangi
senang rasa mereka bertiga bahagia,bilang sama ortunya kembali lagi ke kampung ajak nikah lidyanya
Ima Susanti: memulai hidup baru tentunya😊
total 1 replies
Intan Datulangi
asyk lanjut
Ima Susanti: /Chuckle//Chuckle/
total 1 replies
Intan Datulangi
mantap ceritanya 👍
Ima Susanti: /Pray//Pray//Pray//Pray//Pray/
total 1 replies
Intan Datulangi
lanjut👍
Ima Susanti: siap kk👍
total 1 replies
Intan Datulangi
makin asyk ceritanya👍
Ima Susanti: /Kiss//Kiss//Kiss//Kiss/
total 1 replies
Intan Datulangi
lanjut
Ima Susanti: kasih ide kk😊
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!