Indonesia
NovelToon NovelToon
Karang Hitam 2 ( Senja Temaram )

Karang Hitam 2 ( Senja Temaram )

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan Tentara
Popularitas:11.7k
Nilai: 5
Nama Author: Bojone_Batman

Hutang budi membuat Pria setengah baya itu lupa pada gadis belia yang dulu menolongnya saat pingsan dalam melaksanakan tugas. Bertahun-tahun ia mencari, hingga akhirnya ia menemukan gadis itu dan menjodohkannya dengan 'putranya', Letnan Julang Wengkar (Elang), perwira muda yang gagah, berani, dan namanya di kenal kemiliteran.

Namun takdir punya jalan yang tak terduga. Di balik kesediaan gadis itu menerima perjodohan, tersimpan rahasia yang selama ini ia pendam dalam diam.. Hatinya bukan untuk Elang. Ia justru mencintai Letnan Dante, sahabat Elang sendiri.. Juga 'putra' dari mendiang sahabat Pak Riegan semasa muda dulu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bojone_Batman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

17. Dalam tugas.

"Kamu mundur, saya yang akan hubungi Dante.. Secara 'teritorial', ini wilayahnya..!! Minimal nanti malam kita sudah bisa eksekusi, asal kau tidak sembrono." Perintah Bang Al.

"Kelamaan. Adik ku bisa semakin celaka kalau kau lambat, Bang." Jawab Cherry.

"Bukan lama. Meskipun Dante terlihat diam, dia pasti sudah bergerak. Dia pasti memperhitungkan tindakannya." Kata Bang Al.

Dari tempatnya, Bang Dante geram melihat Cherry dalam keadaan sehat kembali menemui Al. Amarahnya tidak terbendung lagi, ia melangkah menghampiri namun baru beberapa langkah berjalan, ponselnya berbunyi.

"Komando.. Ijin, Danki."

"Komando. Pancaran??" Jawab Bang Dante pada ajudannya.

"Ijin.. Ibu pingsan di jalan, kami sudah membawa petugas ke unit kesehatan ke rumah Danki."

"Ibu?? Mak_sudmu???" Tanya Bang Dante sambil melihat Cherry dan Bang Al kembali melakukan hal yang sama seperti kemarin, hal yang membuat kepalanya panas.

"Siap.. Ibu Cherry, pingsan."

...

Untuk kesekian kalinya Bang Dante pening. Jantungnya tak karuan. Ia mondar-mandir di depan 'ibu Danki' yang baru saja sadar. Bang Dante merasakan tengkuknya berau, sesekali ia mengurut pangkal hidungnya.

"Jelaskan, kamu siapa????" Tanyanya dengan nada marah.

"Sea."

"Sea itu siapa????? Apa yang kamu rahasiakan dari saya???????" Bentak Bang Dante sampai menyambar vas bunga hingga terlempar dan pecah.

"Adiknya kak Cherry." Jawab Sea sesenggukan.

"Nama lengkap..!!"

"Gusti Syariya............."

"Lantas, yang bersama saya selama ini... Kamu atau Cherry????"

"Gantian." Jawab Sea polos.

Bang Dante memegang dadanya, rasanya ia sungguh harus memastikan sesuatu. "Yang tidur sama saya???"

"Mbak Cherry.. Tapi.. Se_aa juga." Sea menjawab lirih, takut dan terbata.

"Astaghfirullah.." Kaki Bang Dante sampai lemas, ia berjongkok meremas rambutnya. "Hancur sudah. Ini bagaimana bisa jadi begini.. Ya Allah..!!"

"Oomm......."

Ponsel Bang Dante berbunyi, panggilan dari Iptu Alfa.

"Darurat, bro. Datang ke koordinat yang saya kirim segera. Kita rapat tatap muka penyergapan, sekarang..!!!!"

"Heeehh b*****t...!!!! Tunggu aku di sana, mati lu..!!!!" Ancam Bang Dante.

"Aku ikut ya, Om."

"Kamu disini, jangan kemana-mana..!!!" Cegah Bang Dante karena ia tau hari ini adalah jadwal penyergapan.

"Aku harus ikut, aku yang sepenuhnya tau titik gudangnya..!!" Kata Sea.

Bang Dante menoleh, ia tak bisa mendeskripsikan bagaimana remuk dan berantakannya hatinya saat ini.

...

Rasanya Bang Dante hancur lebur melihat dua wanita kembar sedang duduk berjejer. Satu adalah nexator milik kepolisian yang menyusup masuk ke dalam jaringan mafia, sedangkan Sea, dia adalah 'kunci peretas' yang membantu di belakang punggung Cherry. Namun sekuatnya ia harus profesional dalam bekerja.

"Setelah semua selesai, kita bicara." Bisik Bang Al.

"Bicara sama jempolmu. Saya tidak mau bicara apapun sama kamu." Tolak Bang Dante.

"Sea harus nyamar, karena aku harus eksekusi di luar. Sea harus merayu boss mafia dan melumpuhkannya di kamar." Kata Cherry.

"Saya nggak setuju. Nggak usah pakai pancingan, itu terlalu bahaya. Biar saya selesaikan langsung..!!" Sambar Bang Dante.

"Nggak bisa, Letnan Wira. Boss itu lemahnya di perempuan." Cegah Bang Al.

"Sea bisa, Om."

"Kamu bisa, tapi saya tidak." Balas Bang Dante.

Semua pandangan lalu mengarah pada Bang Dante. Nafasnya pun semakin tak beraturan. "Saya pegang kendali di dalam area gudang pusat. Iptu Alfa di area luar..!!"

"Siap.. Deal." Jawab Bang Alfa.

...

Ubun-ubun Bang Dante rasanya mau meledak melihat pakaian Sea.

"Nggak ada yang lain??"

" 'Merayu' laki-laki apa harus pakai gamis??" Kata Cherry.

Bang Dante kembali mengatur nafasnya. "Jalan..!!"

Cherry memberikan sesuatu pada Sea. "Nih, dek. Bawa kertas minyak ini. Jangan sampai make up mu luntur..!!"

:

Di tengah perjalanan, mobil mereka di hadang kawanan musuh. Baku tembak tak terhindarkan.

Kepungan musuh begitu hebat. Pandangan Bang Dante terhalang, Sea raib tanpa jejak, namun Sea yang pintar memberikan tanda dari sobekan kertas minyak di sepanjang jalan menuju gudang utama.

Langkah cepat membawa Bang Dante ke gedung tersebut bersama rekan team. Perkelahian sengit, baku tembak terjadi. Kini Bang Dante berhadapan dengan Codet, anak buah kepercayaan gemblong.. Pemilik peredaran narkotika dan penyelundupan terbesar di dalam dan luar negeri.

Cherry dan yang lainnya sudah sibuk dengan para musuh mereka masing-masing. Tapi kemudian, gemblong membuka gorden di sebuah ruangan berdinding kaca. Bang Dante melihat dengan mata kepalanya sendiri, Gemblong sedang 'menaiki' Sea. Gadis itu berteriak memberontak, membuat fokus Bang Dante terpecah. Amarahnya tak terkendali melihat Sea tak berdaya di dalam sana.

Tak ada yang bisa menolong, situasi tak dapat di kendalikan. Ekspresi wajah Gemblong sungguh mengejek Bang Dante. Sungguh Bang Dante berontak, ia bisa melepaskan diri dan masuk ke dalam ruangan tersebut. Di dalam sana masih banyak anak buah Gemblong yang menghadang.

"Om Wiraaaa.. Jangan kesini..!!" Sea menggeleng memberi tanda pada Bang Dante.

"Letnan Wiraaaa.. Bagaimana rasanya melihat wanita yang kau cintai sekarang bersamaku??" Ledek Gemblong.

"Jangan sentuh dia..!! Urusanmu hanya dengan saya..!!!" Pekik Bang Dante.

"Okee.. Okeee.. Kalau kau mau bunuh diri di depanku, aku akan lepaskan dia..!! Oowwhh.. Tunggu, itu terlalu mudah. Hajar dia sambil melihat bagaimana aku memanjakan wanita ini..!!!!" Perintah Gemblong dengan seringai gigi ompongnya.

Cherry berteriak melawan. Gemblong melecehkan Sea dekat dengan mata Bang Dante. Pria itu pun mengamuk, sekuatnya ia menghabisi lawannya. Tak buang waktu, ia menarik pelatuk pistol dan menembak dada Gemblong lalu menghajarnya habis-habisan.

Secepatnya Bang Dante menghampiri Sea namun tangan Gemblong lebih cepat mengambil pisau lipat yang terjatuh di lantai. Sea pun menghadangnya.

Jlllbb..

"Seaaaaaaaa..!!!!" Teriak Bang Dante, ia syok berat lalu merebahkan Sea di lantai dan kembali menangani Gemblong.

Doooorrr..

Satu tembakan melesat ke sisi pinggang Bang Dante. Namun kemudian Bang Alfa dan yang lain mampu membekuk semua dan melumpuhkan orang yang menembak Bang Dante.

Bang Dante terkapar namun berusaha keras merangkak menghampiri Sea. "Tolong panggilkan ambulans..!!"

Kesadaran Sea sudah menurun drastis. Darah sudah mengucur dari perut Sea.

"Kita ke rumah sakit sekarang..!!" Ajak Bang Dante.

Cherry histeris melihat keadaan Sea tapi Bang Al melarangnya sambil menghubungi unit kesehatan terdekat.

"Aku, nggak pernah tidur sama laki-laki mana pun. Laki-laki yang pernah bersamaku, hanya Om. Dan karena hal itu... Sea hamil anak Om. Apa Om Wira percaya?" Ucap Sea terbata. "Tapi.. Aku sudah di nikmati yang lain."

Bang Dante menarik Sea dalam pelukannya dan mendekap Sea dengan erat. "Lupakan.. Saya percaya tanpa bertanya. Tolong bertahanlah. Saya akan selesaikan urusan kita." Sekujur tubuh Bang Dante gemetar. Sea sudah tak sadarkan diri. Bang Dante semakin histeris.

Untuk pertama kali dalam hidupnya, Bang Dante sangat ketakutan. Ia yang terbiasa melihat darah kini benar-benar terpukul. "Selamatkan dia Ya Allah, aku salah.. Aku tobat..!!!!!!!!"

Team medis datang, mereka mengamankan Sea.

Cherry terdiam dalam dekapan Bang Al, sekuat apapun dirinya, ia tidak sanggup melihay adiknya terluka. "Tolong dia, Bang. Tolong adik ku."

Bang Dante sungguh tak sanggup, beban di hatinya terlalu berat hingga ia pun tidak sadarkan diri.

.

.

.

.

Hai kak... Jangan bertanya-tanya masalah pemberian nama ya. Ini hanya soal panggilan saja. Memang sengaja untuk membuat kabur sebuah identitas. Terima kasih 🙏💕

.

.

.

.

1
Tanti
sabar dan tenangkan hatimu Bian... smua pasti akan berlalu... yakinlah klo Bang Dante mampu mengatasinya....

lanjut mba Nara
Tanti
siippp Bang Dante, lindungi marwah istrimu👍👍
Tokoh ceritanya mba Nara...pria² yg bertanggungjawab👍
Maysuri
siiippp lah mbak nara,....👍🏻👍🏻👍🏻
Tanti
Aman mba Nara....ditunggu cerita lanjutnya mba👍👍🥰
Tanti
baca sambil ngebayangin adegannyaaa..bikin merinding ngeriii...

lanjut mba nara👍
Tanti: asssiyaappp mba Nara🤭
total 4 replies
Maysuri
kau bangunkan macan yg lg tidur y vivian...awas kau....🤣🤣🤣🤣
Bojone_Batman: tinggal tunggu saja hasil dari karyanya.
total 1 replies
dyah EkaPratiwi
cari masalah aja vivian
Bojone_Batman: Tapi watak manusia emang ada yang gitu sih.
total 1 replies
Tanti
sedih bacanya🥺😭😭
mba Nara, ngasih bawangnya banyak bgt🥹🥹

huaaa...ga rela klo pada pisah😭
Tanti
tabir masa lalu akhirnya terbuka, smuanya sdh jelas...tinggal masing² menata hati dan pikiran
lanjut mba Nara🥰
dyah EkaPratiwi
bener2 ya vivian 😭
dyah EkaPratiwi
bener2 ya vivian
Maysuri
ohhhh gitu toh kejadiannya....semangat mbak nara 💪💪
Tanti
aduh... ini tau- tau datang lg ibu² bikin rusuh rmh org...bikin gedegg ae....
itu lg si vivian...melu² ngobong blarak....adeeehhh koq yo ora kapok... njaluk dijak gelud ae iki

lanjut mba nara
Ayu FazRina Satiasari
pasti ulah vivian ini sang provokator
dyah EkaPratiwi
ada aja cobaannya
dyah EkaPratiwi
😄 Alhamdulillah sudah bisa mengungkapkan
Maysuri
patmu ini ibu kandungnya bang sante kah....
Tanti
Bang...mbok yoo diajak kluar dr toilet dl...mosok ngomong kyk gitu didlm toilet🤭
Tanti: Bang Dante emang lain drpd yg lain😂
total 2 replies
dyah EkaPratiwi
semangat bian
Bojone_Batman: Semangaaat
total 1 replies
Maysuri
y sallam.....ya enggak kuatlah kalau dekatam istri y bang,pasti lah curi " kesempatan😁😁semangat 💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!