Indonesia
NovelToon NovelToon
My Best Friend, My Husband

My Best Friend, My Husband

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO
Popularitas:23.6k
Nilai: 5
Nama Author: ARL Riel

Kayla Ardiawan merupakan seorang wanita muda yang begitu amat sukses dalam karirnya, namun berbanding terbalik dengan kehidupan percintaannya.

Ia memiliki seorang sahabat yang bernama Andrew Pattinson. Suka duka kehidupan selalu mereka bagi bersama-sama.
Hingga suatu hari Andrew memutuskan untuk memantapkan hatinya agar dapat menikahi sang pujaan hati yang bernama Trisia Purnama. Akan tetapi perselingkuhan Trisia diketahui Kayla tepat sehari sebelum pernikahan berlangsung.

Tindakan apa yang akan dilakukan oleh Kayla dan akankah Pernikahan Andrew dan Trisia berjalan lancar.?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ARL Riel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18

Harga diri dan kesucian bagi seorang wanita adalah hal yang utama.

Bahkan hidup nya pun akan ia pertaruhkan untuk menjaga harta yang paling berharga tersebut

Dan tidak ada hal yang bisa membenarkan sebuah pelecehan.

Davin dengan setia menggendong Michelle menyusuri lorong-lorong club tersebut hingga tiba di mejanya tadi.

"Gue pulang duluan ya" pamitnya pada teman-teman nya yang masih setia duduk di sana.

"Elu bawa anak gadis siapa, Vin?" Tanya Theo yang penasaran, sebab sahabatnya tadi berpamitan ke toilet namun datang-datang sudah menggendong seseorang.

"Ceritanya panjang" jawabnya singkat lalu memilih segera pergi.

Ia merasakan tubuh Michelle masih gemetar yang menandakan ia sangat tidak nyaman berada di tempat itu.

Tiba di parkiran Club itu, Davin memasukkan Michelle pelan ke dal mobil nya dan memasangkan seat belt.

Lalu ia memutari mobil dan mengambil posisi duduk di belakang kemudi.

Sebelum ia menjalankan mobil tersebut ia bertanya alamat Michelle terlebih dahulu.

"Aku harus mengantar mu kemana, Chell?"

Michelle yang di tanya nampak kebingungan ia harus kemana.

"Aku tidak tau"

"Apa kau tidak mau pulang ke rumah mu?"

"Aku tidak ingin pulang ke sana" katanya dengan tatapan sendu.

Davin yang merasa iba dengan gadis itu menawarkan untuk pulang bersama nya ke kediaman Pattinson.

"Apa kau mau pulang ke massion ku?"

Michelle nampak bingung harus menjawab apa, ia baru bertemu dengan pria ini, tentu mereka tidak punya hubungan yang dekat. Apa kata orang tuanya jika melihat ku datang dengan penampilan yang sangat tidak layak seperti ini. Pikir Michelle.

Melihat ada kebimbangan di mata Michelle. Davin akhirnya mencoba menenangkan.

"Tenang saja, Mommy dan Daddy ku tidak akan marah. Justru ia akan marah jika aku membiarkan mu dilecehkan dan aku justru membawa mu pulang ke apartemen ku. Bisa di penggal kepala ku oleh Mommy." Kata Davin dengan sedikit tertawa agar mencairkan suasana.

"Baiklah, malam ini aku ikut dengan mu. Besok aku akan mencari tempat tinggal." Putus Michelle akhirnya karena ia bingung juga di malam hari seperti ini kemana ia harus pergi.

"Good girl"

Davin pun menyalakan mobilnya dan mengendarai mobil tersebut dengan kecepatan sedang menuju mansion keluarga Pattinson.

.

.

Setelah pergulatan yang amat panjang, dan melelahkan akhirnya Dev dan Trisia menuntaskan hasrat masing-masing.

Kini mereka berbaring saling memeluk.

"Kapan aku bisa mulai kerja di kantor mu, Dev?" Tanya Trisia membuka percakapan.

"Besok kau bisa datang ke sana, kau akan menjadi sekretaris ku. Sehingga dengan begitu rencana mu dapat berjalan lancar dan aku juga dapat servis terbaik setia hati, bagaimana?" Tawar Dev pada Trisia sembari memainkan anak rambut Trisia.

"Tawaran yang menarik, aku suka, dan aku menerimanya" jawab Trisia dengan senyum yang mengembang sempurna.

"Trisia aku harus segera pulang, karena beberapa hari belakangan ini Daddy terus mengawasi ku." Kata Dev pada Trisia.

"Tapi antar aku pulang dulu Dev, ini sudah larut malam. Aku takut" pinta Trisia dengan memasang wajah memelas"

"Baiklah bersihkan dirimu"

"Kenapa kita tidak lakukan bersama-sama saja Dev, itu akan menghemat waktu kita."

"Kalau begitu satu ronde ku rasa tidak masalah"

Dev lantas menggendong Trisia ala bridal style menuju kamar mandi hotel tersebut untuk membersihkan diri sebelum pulang ke rumah masing-masing.

Inilah hidup menurut sang Casanova, memilih bermain-main dengan banyak gadis, ketimbang harus memulai hubungan yang serius dan hanya mempersulit nya untuk seumur hidup.

.

.

Andrew yang sudah duduk dan menyadarkan dirinya pada kepala ranjang, menatap pergerakan sang istri di depan cermin yang menggunakan cream malamnya.

Lalu kemudian Kayla mendekat ke arah ranjang untuk segera beristirahat.

"Sudah selesai?" Pertanyaan pertama Andrew menyambut sang istri.

"Hemmmt" jawaban Kayla dengan anggukan lalu masuk ke dalam selimut namun belum mengambil posisi berbaring masih duduk.

"Ayo istirahat" ajak Andrew.

Ia merebahkan diri nya dan Kayla lalu sama-sama menghangatkan diri pada satu selimut.

"Sayang"

Mendengar Andrew memanggilnya Kayla mendongakkan kepalanya menatap netra suami dengan intens.

"Apa kamu merasa terpaksa menjalani bahligai rumah tangga ini, hemmm?" Tanya Andrew dengan lembut dan membelai wajah Kayla.

"Aku sama sekali tidak keberatan honey, mungkin ini memang takdir kita berdua dan aku harus ikhlas menjalaninya. Tak ada yang perlu di sesali dari apapun perjalanan kehidupan kita, karena Tuhan yang lebih tahu yang terbaik buat umatnya. Benarkan?" Jawab panjang lebar Kayla dan di akhiri sebuah pertanyaan.

Mendengar hal itu hati Andrew menghangat dan dia menganggukkan kepalanya tanda bahwa ia setuju dengan pernyataan sang istri.

Andrew lantas menangkup wajah istrinya yang sangat cantik itu.

"Aku ingin malam-malam kita seterusnya seperti ini sayang, akan ada obrolan singkat sebelum kita benar-benar istirahat. Apa kamu setuju?"

"Tentu honey, ini akan semakin memperkuat hubungan kita"

Tatapan Andrew yang begitu intens itu teralihkan pada bibir mungil Kayla.

Ia lantas ******* bibir tersebut, Kayla refleks menutup matanya, menikmati setiap sentuhan yang di berikan oleh sang suami.

Tangan nakal Andrew juga tidak tinggal diam ia terus mengusap punggung halus Kayla di balik piyamanya.

Ciuman yang awalnya lembut berubah ritme menjadi lebih cepat, pengait bra Kayla juga sudah terlepas entah sejak kapan.

Dengan satu tangan pula Andrew membuka kancing piyama Kayla hingga tubuh bagian atasnya terbuka, dua buah dadanya benar-benar sudah terekspos di hadapan Andrew. Salah satu tangan Andrew menggenggam buah dada itu dan meremasnya, memainkan puncak nya. Dan itu benar-benar memabukkan Kayla.

Ciuman Andrew turun ke leher dan berlanjut ke satu buah dada yang tidak di genggam Andrew. Ia menjilati puncak nya.

Kayla serasa di bawa terbang oleh Andrew ke angkasa walau ia tidak memiliki sayap.

******* pun akhirnya keluar dari bibir Kayla.

"Akh" suara itu semakin membakar hasrat Andrew namun alarm dalam otaknya segera menghentikan aksinya.

Menarik wajahnya yang berada di dada Kayla dan tangannya.

"Sayang, aku tidak akan melakukan nya dengan segera sampai kamu benar-benar siap dan menyerahkan sendiri pada ku." Kata Andrew dengan penuh perhatian lalu mengecup kening Kayla.

Jujur Kayla sebenarnya tidak masalah jika harus melakukan nya malam ini, namun mendengar perkataan Andrew ia merasa bahwa suaminya benar-benar memperhatikan nya dan tidak memaksanya.

Jadi, ia pun harus benar-benar bersiap diri untuk memberikan pelayanan terbaik untuk Andrew.

Kayla berniat kemudian membenahi piyama nya yang sudah terlepas, namun tangannya terlebih dahulu di tahan oleh Andrew.

"Biarkan seperti ini , sayang. Aku ingin lebih leluasa memandangi nya dan memegang nya. Piyama itu hanya akan mempersulit pergerakan ku" mohon Andrew dengan memasang wajah yang benar-benar perlu di kasihani (iye-iye bang bilang aja lu pengen kan sebenarnya, sok-sokan lu mau nunggu hehehhe 🤣)

Kayla akhirnya urung merapikan piyama nya. Iya tidur dengan keadaan tanpa pelindung bagian atas tubuhnya.

Andrew lantas menarik Kayla masuk dalam pelukannya.

Kedua anak manusia itu tidur malam ini dengan posisi saling memeluk, berbagi kenyamanan satu sama lain."

Jangan lupa like dan vote nya ya guys.🥰

Subscribe juga biar ada notif pemberitahuan yang muncul, kalau author sudah up.😁

Happy reading 🤍

1
Yuen
Oh iya, kau ini baru mahal gak dibayarpun mau, yg tersegel malah kau blg murah, konyol 😆😄
Yuen
Aneh ya yg sudah nikah gak nganu2,eh yg belum nikah malah nganu mulu 😆
Yuen
Ibu panutan, menyuruh anaknya jd pelakor hahaha kocak
Zeni Supriyadi
thor kpn mereka saling mengungkapkan perasaan masing"? jgn smpai keduluan trisia mengganggu rumah tangga mereka
ARL Riel: Sabar ya ka, bantu doa aja biar Kayla dan Andrew buru-buru sadar 😁 dan saling terbuka deh tentang perasaan masing-masing. Terimakasih Ka sudah setia ngikutin kisah Kayla dan Andrew sampai detik ini, semoga tetap bertahan sampai tamat ya 🤍
total 1 replies
Esti Mardianti
bagus semangat
ARL Riel: Terimakasih Ka 🤍, terus ikutin ya kisah Kayla dan Andrew sampai tamat 😘
total 1 replies
Pena putri
aku udah mampir, semangat
ARL Riel: Terimakasih Ka 🤍, semangat juga untuk kakak ya 😘
total 1 replies
ARL Riel
Ayo baca dan bantu author guys
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!