Indonesia
NovelToon NovelToon
Journey Of Love

Journey Of Love

Status: tamat
Genre:Anak Yatim Piatu / Diam-Diam Cinta / Cinta pada Pandangan Pertama / Cintapertama / Tamat
Popularitas:13.5k
Nilai: 5
Nama Author: maheer qirani

Kesulitan hidup yang dialami Emily Adisti Rani selama pencarian ayahnya di kota Batam membawanya bertemu dengan Aditya putra Buana anak dari Pak Herry Buana


Meski pertemuan mereka dipenuhi konflik dan salah paham namun Aditya yang tidak tega akhirnya menolong kesulitan hidup Emily dengan menjadikannya sebagai asisten rumah tangga di apartemen tempat tinggalnya hingga benih cinta pun tumbuh seiring berjalannya waktu mereka bersama.


Mereka pun saling jatuh cinta sampai akhirnya Emily kembali ke Jakarta dan akhirnya Aditya tahu jika dia adalah pembantu di rumahnya sendiri.

Apakah cinta Aditya akan memudar pada Emily si gadis miskin?

Dan apakah kisah cinta mereka akan berjalan dengan baik dengan semua perbedaan strata sosial diantara keduanya?


Simak kisahnya yuk guys, jangan lupa subscribe terlebih dahulu ...

Happy reading

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon maheer qirani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bayangan

Keringat dingin membasahi kening Emily yang sedang terlelap di dalam mobilnya Raut wajah Aditya juga nampak cemas dan takut, dalam hati Aditya berpikir apa yang terjadi pada Emily? Mungkinkah dia mimpi buruk?

Dia coba mengusap keringat Emily dengan sapu tangan dan membangunkannya.

"Emily bangunlah, kita sudah sampai, bangun" ujar Aditya yang penasaran apa sebenarnya yang terjadi pada Emily? Mengapa dia bisa berkeringat seperti itu?

Namun Emily nampak tidak bangun meski Aditya terus memanggilnya, akhirnya Aditya membawa Emily masuk kedalam rumah dan membaringkan Emily di sofa ruang kerjanya.

"Maafkan aku Emily, aku tidak akan lama, aku akan segera kembali" ucap Aditya pelan seakan tidak ingin mengganggu tidur Emily.

Aditya membuat pesan tertulis untuknya yang sengaja dia simpan di atas meja di sampingnya.

(Selamat bekerja di hari pertamamu, aku ingin setelah aku pulang kamu sudah menyiapkan semua yang aku butuhkan)

Pesan yang di tulis Aditya untuk Emily.

Aditya segera bergegas menuju kantor untuk meeting. Dan ternyata semua yang terjadi tentang Rihana hanyalah sebuah mimpi Emily d pagi hari.

Mimpi buruk untuk kedua kalinya mengenai Rihana.

***

Di kantor Tama sengaja menunggu Rihana lebih dulu sebelum Aditya, dia ingin bicara hal yang penting padanya. Tama berniat ingin memberitahu Rihana jika Aditya tidak akan pernah bisa mencintainya. Tama ingin membuka mata hatinya agar Rihana menyadari jika selama ini cintanya hanya bertepuk sebelah tangan.

"Aku harus bicara hari ini juga" ucap Tama sambil menunggu kedatangan Rihana.

Selang beberapa menit kemudian, ternyata Rihana datang bersama Aditya, dia nampak menggandeng lengan Aditya dan berjalan layaknya sepasang kekasih yang sedang di mabuk asmara.

Senyum Rihana terpancar bersamaan dengan senyuman AdItya pada semua klien yang sudah menunggunya.

"Kenapa dia bisa datang bersama Aditya?" Tama terkejut.

...

"Selamat pagi pak Aditya Bu Rihana kalian terlihat sangat serasi sekali ya" ucap Bu Sona salah satu dri klien mereka memuji Hinga membuat Tama kepanasan.

"Terima kasih untuk semua pujiannya Bu Sona, saya memang sangat bahagia bisa mendapatkan pasangan seperti pak Aditya, selain baik dia juga bertanggung jawab" jawab Rihana pada Bu Sona, semua yang mendengar ikut tersenyum bahagia untuk hubungan mereka dan membuat Rihana merasa semakin percaya diri untuk melawan Tama yang selalu memerasnya dengan semua ancaman video panas mereka.

Rihana melirik tajam Tama seakan memberitahu jika dia tidak akan kalah oleh Tama hanya karena Vido panas dirinya.

"Berani kamu melawanku , maka sebentar lagi kamu akan merasakan akibatnya Tama " ucapnya dalam hati menatap Tama dengan penuh kebencian.

Sementara Tama hanya bisa bersandiwara jadi kepercayaan Aditya yang baik dan setia. Meski dia menginginkan Rihana namun persahabatan mereka sedari kecil tidak akan pernah dia hancurkan hanya karena seorang wanita.

"Saat ini kamu memang menang Rihana, tpi lihat saja nanti, aku tidak akan pernah membiarkan kamu menang dariku" ujarnya dalam hati.

Meeting pun akhirnya di mulai.

***

"Hoam... " Emily menguap manja saat terbangun.

"Astaga? Kenapa aku bisa ada disini? Ka Aditya kemana dia pergi? Ka Aditya, , , Ka Aditya" teriak Emily memanggil dan mencari Aditya hingga akhirnya dia melihat ke arah meja dan membaca pesan darinya.

"Ka Aditya jadi dia sudah pergi ke kantor" ucapnya dalam hati saat membaca pesan.

Emily tersenyum sendiri membaca semua pesan dari Aditya untuknya.

"Lebih tepatnya semua pekerjaan ini hanya asisten rumah tangga yang bisa lakukan, tapi tidak apalah aku akan melakukan semuanya untuk ka Aditya" ucapnya tersenyum.

Emily mulai membereskan ruang kerja Aditya mulai dari beberapa berkas lama dan barunya, tidak lupa dia juga menambahkan aksen pohon hidup di botol untuk menambah oksigen positif di ruangannya itu.

Setelah selesai dia bergegas untuk membuat makanan siang untuk Aditya, karena tidak ada pelayan di rumahnya, mereka sengaja Aditya beri cuti cukup lama agar Emily bisa bersamanya saat ini.

Saat melihat telpon rumah, Emily sempat berpikir untuk menghubungi Doni dan meminta bantuannya untuk bisa segera kembali ke Jakarta.

"Apa aku harus menghubunginya lewat telpon rumah ka Aditya? Tapi rasanya itu tidak sopan, aku harus minta ijinnya dulu, karena ini semua miliknya."

Emily akhirnya mengurungkan niatnya untuk menghubungi Doni, dia melanjutkan memasak makanan yang lezat untuk ka Aditya berbekal ilmu tata boga dari sekolah dan tempat dia bekerja, sedikit demi sedikit Emily bisa membuat masakan yang enak.

"Hmm yummy semoga ka Aditya menyukai masakan ini?" Emily.

...

"Ide anda cukup bagus pak Aditya, inspirasi apa yang membuat anda berhasil menciptakan konsep rumah sederhana itu?" Tanya Mr Tan.

"Sebenarnya rumah ini memanglah desain rumah yang dahulu pernah di impikan oleh seorang ibu dari anak perempuannya, sebuah rumah sederhana penuh kasih sayang yang akan sang ibu huni bersama suaminya namun semua tidak tercapai karena beliau sudah tiada." Terang Aditya pada semua kliennya.

Semua orang bertepuk tangan untuk yang disampaikan Aditya pada mengenai rumah kecil itu.

"Baiklah jika semua sudah jelas, saya mohon pamit undur diri ucap Aditya ingin segera buru buru pulang

Untuk bertemu dengan Emily.

" kamu mau kemana? Tanya Rihana menghentikan langkah Aditya

"Aku ada urusan lain, kamu pulang ditemani Tama saja ya, ini urgen " jawab Aditya pada Rihana membuatnya bertambah kesal.

"Tapi aku ingin makan siang bersama mu hari ini?" Rihana menahan tangan Aditya seolah memohon padanya agar mau menuruti kemauannya untuk pergi makan siang bersama.

Melihat Rihana memohon seperti itu membuat hati Aditya tidak tega.

Hingga akhirnya dengan terpaksa Aditya menemani Rihana makan siang di sebuah restoran dan melupakan semua pesanannya pada Emily.

"Astaga mengapa aku bisa sampai lupa? Aditya bingung.

"Apa harus aku membatalkan semua ini? Tapi bagaimana dengan Rihana

1
Christina
lumayan bagus
maheer qirani: terimakasih ka 🙏🏻🙏🏻 semoga terhibur..🥰
total 1 replies
SUKARDI HULU
Jangan lupa like dan subscribe ya kk❣️🫰💪
maheer qirani: oke ..trimasij sudah mampir 🙏🏻
total 1 replies
kha liza
next
kha liza
sptnya ini awal dari konfliknya ya Thor ,? ,
kha liza
wahhh othor ini bisa aja ... sambil nulis aja kerjanya Alisa... biar dpt gajinya dobel 😄😄 brcnda Thor...

seru seru..
next ya
maheer qirani: 😁😁 bisa bisa ya .. 🥰 tnx for reading kaka ❤️
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!