Indonesia
NovelToon NovelToon
MENGULANG LUKA

MENGULANG LUKA

Status: sedang berlangsung
Genre:TimeTravel / Crazy Rich/Konglomerat / Mengubah Takdir
Popularitas:24.5k
Nilai: 5
Nama Author: Park ha

Valencia Florence mengira penderitaannya telah usai setelah palu hakim meresmikan perceraiannya dengan Julian Edgar. Namun, sebuah fenomena misterius justru melempar jiwanya melakukan time travel kembali ke tiga tahun lalu—tepat di tahun kedua pernikahan mereka yang dingin.

Kembali menjadi Nyonya Edgar berarti Valencia harus mengulang fajar pernikahan tanpa cinta. Dia kembali menghadapi Julian, suami sedingin es yang menguburnya dalam kemewahan finansial dan fasilitas jet pribadi, namun memperlakukannya tak lebih dari sekadar pajangan rumah. Valencia sadar diri, dia hanyalah pengantin pengganti untuk mendiang saudara kembarnya, Gracia Florence, yang tewas menjelang pernikahan. Di kesempatan kedua ini, Valencia bersumpah tidak akan lagi mengemis cinta yang tidak pernah ada. Dia akan menjalani sisa waktu pernikahan ini dengan caranya sendiri, bersiap untuk pergi sebelum hatinya hancur untuk kedua kalinya.

#by_Parkha

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Park ha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MENGULANG LUKA Bab 11: Rencana Kebebasan Mandiri

...MENGULANG LUKA...

...Bab 11: Rencana Kebebasan Mandiri...

Suara gemercik air dari pancuran kamar mandi perlahan mereda. Di dalam ruangan bernuansa marmer yang sejuk itu, Valencia Florence berdiri diam menatap pantulan dirinya di cermin besar. Sepasang matanya memancarkan ketegasan yang belum pernah ada tiga tahun lalu, sebuah binar penuh tekad dari seorang wanita yang sudah kenyang merasakan pahitnya diabaikan.

Dia tidak ingin membuang-buang waktu lagi di sangkar emas ini. Sasaran utamanya sekarang adalah mengumpulkan uang sebanyak mungkin melalui keahlian melukisnya. Valencia tahu persis, mengajukan gugatan cerai kepada seorang Julian Edgar tidak akan pernah mudah. Mantan suaminya itu tipe pria yang tidak suka jika hak kepemilikannya diusik oleh siapa pun. Julian pasti akan menolak perceraian itu mati-matian demi ego dan status sosialnya. Valencia sendiri bahkan tidak pernah tahu apa alasan sebenarnya di balik sifat keras kepala Julian itu di masa depan. Padahal, sudah sangat jelas dari semua sikap dinginnya bahwa Julian tidak pernah mencintainya sedikit pun. Namun, demi membebaskan diri tanpa hambatan finansial dari gurita bisnis Edgar Group, Valencia harus memiliki dana mandiri yang kuat. Dia harus mampu membayar pengacara terbaik di ibu kota dengan uangnya sendiri agar proses hukumnya kelak tidak bisa disabotase oleh Julian.

Tawaran proyek mural dari Lucas Frederick sore tadi adalah tiket emas yang tidak boleh dia lewatkan begitu saja. Uang itu akan menjadi fondasi awal untuk membeli kembali kebebasan hidupnya.

Setelah memantapkan hatinya, Valencia membuka pintu kamar mandi dan melangkah keluar. Namun, langkah kaki Valencia seketika terhenti di ambang pintu. Sepasang matanya membelalak terkejut saat mendapati sosok tinggi tegap itu ternyata tidak pergi ke kamar tamu setelah pintu dibanting beberapa menit lalu.

Julian Edgar masih berada di sana, menolak untuk beranjak dari kamar utama. Pria itu kini sudah berbaring di sisi kanan ranjang king size mereka. Setelan kemeja kerja formalnya yang kusut kini sudah berganti dengan kaus santai berwarna hitam yang pas di tubuh atletisnya. Julian tampak mengabaikan kehadiran Valencia, sepasang manik matanya fokus menatap layar ponsel pintar di genggaman dengan gurat wajah yang masih menyisakan kedongkolan dari konfrontasi panas mereka di bawah temaram lampu beberapa menit lalu.

Valencia menarik napas pendek, mencoba menetralkan keterkejutannya dengan cepat. Dia menolak membiarkan emosinya terbaca. Tanpa mengeluarkan sepatah kata pun untuk memancing keributan baru, dia berjalan memutar menuju sisi kiri ranjang. Suasana kamar mewah itu mendadak terasa begitu sempit dan penuh dengan ketegangan tak kasat mata yang mencekik di antara mereka.

Valencia menarik selimut tebal, lalu merebahkan tubuhnya dengan posisi memunggungi Julian sepenuhnya. Baru saja dia memejamkan mata, berniat mengistirahatkan tubuhnya demi menyambut dokumen kontrak fisik besok pagi, tiba-tiba keheningan kamar pecah oleh suara dering ponselnya.

Drrt... Drrt...

Valencia tersentak. Dia meraba nakas marmer, mengambil ponselnya yang bergetar. Layar benda pipih itu menyala terang, menampilkan sebuah nama pemanggil yang membuat matanya seketika melebar.

Lucas Frederick.

Nama itu terpampang jelas di layar ponsel Valencia, memancarkan cahaya di tengah kegelapan kamar yang remang. Valencia bisa merasakan atmosfer di sekitarnya mendadak mendingin secara ekstrem dalam hitungan detik. Di sampingnya, gerakan jemari Julian di atas ponselnya sendiri langsung terhenti total. Pria bertubuh 190 sentimeter itu membeku. Sepasang mata elangnya perlahan melirik tajam ke arah ponsel Valencia, membaca nama sang rival bisnis yang tertera di sana dengan kilatan amarah yang pekat.

Valencia menatap layar itu, menimbang-nimbang situasinya. Namun, sebelum Valencia sempat mengambil keputusan untuk menerima atau menolak panggilan telepon yang berdering nyaring itu, sebuah gerakan cepat memotong ruang geraknya.

Set!

Sebuah tangan besar dengan cengkeraman kokoh tiba-tiba terulur dari samping dan merebut ponsel tersebut dari jemari Valencia dengan kasar. Valencia tersentak, langsung membalikkan tubuhnya dan mendapati Julian sudah duduk tegak di atas ranjang. Dengan gurat wajah yang mengeras sepenuhnya oleh rasa geram, Julian menekan tombol daya di samping ponsel Valencia tanpa izin, mematikan perangkat tersebut secara paksa hingga layarnya menggelap seketika dan suara dering konyol itu lenyap dari kamar mereka.

"Apa yang Anda lakukan, Tuan Edgar?!" suara Valencia meninggi, tidak lagi mampu menyembunyikan rasa kesalnya atas tindakan lancang pria di hadapannya ini.

Julian melempar ponsel mati itu kembali ke atas nakas dengan bunyi dentuman keras, lalu menatap Valencia dengan sorot mata yang sulit diartikan di kegelapan malam.

1
Shuttttttttttt
up up up up up, kepo bgttt
Shuttttttttttt
haa, knp sih gak jujur aja. biasanya pintar ini malah bodoh, gak curiga k klo seila2 itu sdh atur dgn sngja ksh tau vale kya gitu ihh
Shuttttttttttt
mending lo jujur dri pada vale tau dri lucas, bisa hbis rumah tangga loh
Park ha
🤣
Shuttttttttttt
up up up up up up up up up up
Park ha: tinggalkan like klo suka dan mau lanjut ka 🤭🤭..klo gk suka .gk like juga gpp sih hehe
total 1 replies
Shuttttttttttt
up up up up up
Shuttttttttttt
up up up up
Shuttttttttttt
yaaah, blm up lagi yaa thorrr🤭
Shuttttttttttt: cemangat thorrr, pembaca setiamu menunggu wkwkw😍🫂🤭🤣
total 2 replies
Shuttttttttttt
OMG😍😍😍😍
Shuttttttttttt
semangat thorrr😍❤️
Park ha: ku selalu semangat klo kalian suka cerita yang aku buat ♡♡♡🤭🤭🤭
total 3 replies
Shuttttttttttt
aku suka deehyy
Shuttttttttttt
makin seruh deeh, aku suka bgttt🤭🤣👍❤️
Shuttttttttttt
up up up up
Shuttttttttttt
wkwkw sok² sih, bgus² udh di anggap baik sma vale, ehh malah pnya niat buruh ke rmh tangga org, akhirnya kena kan. terlalu terfokus sma masa depan mknya ceroboh, pdhal klo kita udah tau masa depan gmn dan seandainya kita melakukan tindakan yg gak sesuai sma apa yg terjadi brrti ada kemungkinan masa depan berubah. contoh kecilnya: julian sadar akan kesalahannya terhadap vale, vale yg sdh melihat masa depannya bersama julian, akhirnya memilih tetap bersama, naah brrti ada pergerakan yg berbeda sma masa lalu
Park ha: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
Shuttttttttttt
senang deeh valee akhirnya sadar klo kepolosan dan kebaikan-nya di manfaatkan spya rumah tangga nya hancur
Shuttttttttttt
knp blm up kak
Park ha: 🙏UDAH UPDATE ..MAAF TELAT.. CIBUK
total 1 replies
Shuttttttttttt
nohh gk dngr²an sihh.... pdhal dia udah tau klo pertarungan antara lucas dan julian gak sesederhana itu tapi tetap ngeyel dan anggap julian laki-laki posesif yg kekanak kanakan.
Shuttttttttttt
naah, julian benar nih, gak perlu angkat telpn atau dngr penjelasan-nya vale, biarkan bukti audit yg menjelaskan klo lucas kali ini hnya berusaha pertahankan bisnis dan istrinya
Siti Kamisah Hasnul
Valencia yang tidak peka akhirnya kena jebak
Shuttttttttttt
julian, aku menunggu balasan utk si pebinor lucas
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!