Indonesia
NovelToon NovelToon
MAMAKU RATU MAFIA

MAMAKU RATU MAFIA

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Single Mom / Identitas Tersembunyi
Popularitas:12.1k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Alya adalah Ratu mafia yang memimpin sebuah organisasi Order Tabir Hitam dengan nama First Order.

Tapi sayangnya ia mencintai pria kantor biasa saat ia sering menjelajahi tempat yang akan menjadi misinya.

Dan saat itulah ia memutuskan untuk keluar dari dunia hitam dan membuang mahkotanya ke dalam lumpur demi bisa menjalani hidup bahagia bersama sang suami.

Sayangnya pernikahan itu tidak berlangsung lama, mertua tidak menyukainya, dan suaminya menikah dengan manager di tempat kerjanya.

Pembalasan di mulai, Alya kembali mengambil mahkotanya dan menjadi Ratu Mafia kembali dan membawa putri kecilnya menjadi orang ternama.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

19

​Kringgggg!

​Suara bel tanda berakhirnya jam pelajaran disambut sorak gembira anak-anak.

Mereka berhamburan merapikan tas ransel masing-masing.

Alisya memeluk buku gambarnya rapat-rapat di dada, tak sabar ingin memperlihatkan stiker bintang sembilan itu kepada sang mama.

​Begitu melangkah keluar dari gerbang sekolah, Alisya celingukan mencari sosok ibunya.

Namun, bukan Alya yang ia temui terlebih dahulu, melainkan Ranti, ibu dari Raya, yang berdiri angkuh mengenakan kacamata hitam dan pakaian serba mewah bersama Raya di sampingnya.

​Raya mendongak menatap ibunya seraya menunjuk-nunjuk Alisya.

​"Mama! Itu Alisya! Dia curang di kelas tadi!" adu Raya melengking, berpura-pura menangis. "Dia nyuruh ibunya yang menggambarin tugasnya, makanya dia dapat bintang sembilan! Aku cuma dapat bintang lima, Ma!"

​Ranti mendesis murka. Ia melepas kacamata hitamnya dan melangkah lebar-lebar menghampiri Alisya.

Tanpa rasa iba pada anak kecil, Ranti menarik kasar tali ransel merah Alisya hingga anak itu tersandung.

​"Eh, Anak Miskin!" bentak Ranti keras hingga menjadi pusat perhatian orang tua murid lainnya. "Kamu pakai jimat apa sampai bisa curang di kelas, hah?! Ibumu yang tukang cuci piring itu yang buatin tugasmu, kan?! Jangan ngaku-ngaku pintar ya kamu!"

​Alisya ketakutan setengah mati. Air mata langsung menetes membasahi pipi gembilnya. "N-nggak Tante... Alisya gambar sendiri... Alisya nggak curang..."

​"Alasan! Mana buku tugasmu?! Sini!" Ranti merampas paksa buku gambar dari pelukan Alisya dan hendak merobeknya di depan umum. "Anak penipu kayak kamu nggak berhak dapat nilai tinggi melebihi anakku!"

​"Jangan Tante! Jangan dirobek!" tangis Alisya histeris.

​Namun, sebelum jemari Ranti sempat mengoyak kertas buku itu...

​SREK!

​Sebuah cengkeraman tangan yang begitu kuat pergelangan tangan Ranti di udara.

​"Lepaskan tangan kotormu dari buku anakku, Ranti," kata sebuah suara wanita yang sangat dingin.

​Ranti terperanjat, menoleh kasar. Alya berdiri di sana.

​"A-Alya?!" pekik Ranti terkejut, namun langsung mencoba menutupi rasa gentarnya. "Bagus kamu datang! Ajari anakmu ini jangan jadi penipu di sekolah! Dia curang merebut posisi anakku!"

​Alya tidak membalas ucapan Ranti. Ia mengencangkan cengkeramannya sedikit saja pada pergelangan tangan Ranti.

​KLEK!

​"AGHHH! Sakit! Lepas, Alya!" jerit Ranti histeris, buku gambar Alisya terlepas dari genggamannya dan langsung ditangkap dengan mulus oleh tangan kiri Alya.

​Alya mendorong tubuh Ranti hingga wanita bersanggul tinggi itu terhuyung mundur dan jatuh ke tanah.

​Alya berlutut di hadapan Alisya. Ia mengusap air mata di pipi putrinya dan mengambil buku gambar yang sedikit terlipat.

​"Alisya tidak apa-apa, Sayang?" tanya Alya halus.

​"M-Mama..." tangis Alisya menghambur ke dalam pelukan Alya. "Alisya nggak curang Ma... Alisya dapat bintang sembilan dari Bu Guru..."

​Alya membuka buku tersebut, melihat deretan stiker bintang emas dan angka '190' yang tertulis di sana. Senyuman bangga terukir di bibirnya.

​"Mama tahu. Anak Mama anak yang jujur dan pintar," bisik Alya seraya mengecup dahi Alisya. "Tunggu di sini sebentar ya, Sayang."

​Alya berdiri kembali, memutarkan badannya menghadapi Ranti yang sedang meringis memegangi pergelangan tangannya yang memar kebiruan.

​"Kamu... kamu berani main fisik padaku?!" bentak Ranti murka. "Kamu tahu siapa aku?! Perusahaanku memang sedang bermasalah, tapi keluarga Gunawan masih punya kekuasaan buat memenjarakan cewek miskin kayak kamu!"

​Alya melangkah tenang mendekati Ranti. Setiap pijakan kakinya seolah membawa tekanan atmosfer yang makin berat.

​"Ranti," panggil Alya pelan. "Suamimu, Andi, sudah bangkrut dan merangkak memohon di depan rumahku pagi ini. Dan jika kamu belum tahu... keluarga Gunawan yang kamu bangga-banggakan itu akan segera kehilangan seluruh sahamnya."

​Ranti terbelalak hebat, wajah cantiknya mendadak pucat pasi. "M-apa maksudmu?! Kamu ngomong omong kosong apa?!"

​Alya memiringkan kepalanya sedikit.

​"Aku bisa menghancurkan seluruh hartamu dalam hitungan detik," bisik Alya tepat di depan wajah Ranti yang gemetar hebat. "Tapi jika kamu menyentuh atau membuat putriku menangis satu kali lagi... aku tidak hanya akan mengambil hartamu. Aku akan memastikan kamu dan anakmu tidak punya tempat lagi di kota ini."

​Ranti mematung.

​Tanpa berani mengucapkan sepatah kata pun lagi, Ranti menarik tangan Raya dan berlari terburu-buru menuju mobilnya, meninggalkan area sekolah dengan rasa malu dan ketakutan yang luar biasa.

​Alya membalikkan badan, kembali tersenyum hangat menatap putri kecilnya. Ia merengkuh Alisya ke dalam gendongannya.

​"Ayo Sayang, kita pulang," kata Alya lembut. "Hari ini Alisya hebat sekali, Mama janji belikan es krim paling besar untuk merayakan bintang sembilan Alisya."

​Alisya melingkarkan tangannya di leher sang ibu, menyandarkan kepalanya dengan penuh rasa aman. "Horeee! Terima kasih, Mama!"

1
Maria Lina
ko cuman 1 sih thor ud ditunggu bab 2 nya ee gk di up hadeh
Ambu Rinddiany Thea
s raya mulutnya kaya emak2
Ambu Rinddiany Thea
katanya suami tp calon suami katanya tunangannya tapi suami nya . ish ka lesss bingin pusing .. 😮‍💨
Ambu Rinddiany Thea: /NosePick/ ooooooh
total 2 replies
Ria Gazali Dapson
tuman alya , tendang j mulut nya , gpp koq ,
Ria Gazali Dapson
gara² ga suka sama alya, jdi merugikan tempat dia mencari nafkah, jahat banget kamu² , sudh bikin rugi restoran
Ambu Rinddiany Thea
makanya klo jd manusia itu yg punya otak dan beradab jgn biadab 🤣🤣🤣
less22: kwkwkw betul tuh
total 1 replies
Maria Lina
👍👍🙏🙏😘😘
less22: tengkyiuuuuuuuuu🥰🥰🥰🥰🥰
total 1 replies
Titin Maryati
semangat mbak lanjut cerita nya👍🙏👍
Ambu Rinddiany Thea
dikit amat ka less🤭
Ambu Rinddiany Thea
tambaaah kaa lessss
Tosari Agung
Andi pea kak less Andi terinspirasi dari cowok yang gak bersyukur dapat isteri cantik ya kayak pemain esport itu ya
Iffanaya 😽
Andi jgn dikasih ampun Alya makin konslet aja otak nya
Maria Mariati
Andiii andiii kau jemput malaikat maut mu sendiri
Tosari Agung
kak less hilangin keluarga Gunawan bisa gak sih aku curiga keluarga Gunawan isinya sampah semua
Ambu Rinddiany Thea: setujaaaaaa 🤭
total 1 replies
Diana Lely
lanjut thor....
Ambu Rinddiany Thea
nah gt itu hasil didikan anak dajal mah , dari kecil udh d pupukin kejelakan ya hsilnya gt modelan s raya , semoga alisya dpt bintang 🌟 10 ya biar nyaho tuh s anak kalong wewe 🤭😆
Ambu Rinddiany Thea: /Grievance//Smirk/
total 2 replies
Ambu Rinddiany Thea
lanjuuuut
less22: siappp
total 1 replies
Maria Mariati
semoga Alisa ga kenapa2 , kenapa aku ikut deg2 an yakk
less22: kwkwkw iya nih🤧
total 1 replies
Ambu Rinddiany Thea
semoga nanti lagi klo pas s alya lagi war sama preman, para pelayan d resto yg udh ngeremehin s alya liat ya , gimana badas ma garangnya s alya
Ambu Rinddiany Thea: hobaaaaaaj 🤭😆
total 2 replies
Tosari Agung
ka less restoran pak Herman kenapa gak di beli aja sekalian
Ria Gazali Dapson: betul ka , beli restoran nya dan sekolahan nya sekaligus , biar g d hina terus 🤣🤣🤣
total 5 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!