Indonesia
NovelToon NovelToon
5 Tahun Pasca-Cerai

5 Tahun Pasca-Cerai

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Ibu Tiri
Popularitas:19.2k
Nilai: 5
Nama Author: CovieVy

Tiga tahun menjadi istri Anugrah Pratama, Cynara hanya dianggap sebagai beban. Pernikahan mereka bahkan disembunyikan karena Anugrah mengaku lajang demi mendapatkan pekerjaan. Ketika Anugrah memilih membuka hati untuk perempuan lain, Cynara menyerah dan perceraian pun terjadi.

Dua bulan kemudian, Cynara mengetahui dirinya hamil.
Lima tahun berlalu. Cynara kembali sebagai pemimpin Narendra Group, bersama putranya, Naren. Takdir mempertemukannya kembali dengan Anugrah, kini menjadi seorang manajer di perusahaan besar. Namun, bukan Anugrah yang akan mengubah hidupnya.
Ada Alvin Mahendra, CEO dingin yang diam-diam menyimpan luka kehilangan istrinya.

Pertemuan mereka membuka kembali rahasia masa lalu yang seharusnya terkubur.

#anakrahasia

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CovieVy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

19. Datang untuk Memeluk Keanu

Jam telah menunjukkan pukul dua belas lewat dua puluh menit ketika Cynara akhirnya tiba di kawasan apartemen mewah itu.

Di salah satu tangannya terdapat tas kecil berisi beberapa keperluan Naren. Sementara tangan lainnya menopang tubuh putranya yang masih tertidur dengan pulas.

Naren terpaksa dibawa karena mereka hanya tinggal berdua. Tidak ada siapa pun yang bisa ia mintai bantuan untuk menjaga putranya di tengah malam seperti ini.

Cynara mendongak melihat bangunan menjulang di hadapannya. Matanya kemudian turun pada alamat yang dikirim Alvin melalui pesan singkat.

“Penthouse…” Ia mengembuskan napas kecil. “Wajar sih. Dia kan pengusaha perusahaan besar,” gumamnya pada diri sendiri.

Cynara tidak terlalu memikirkan kehidupan pribadi Alvin. Baginya, pria itu hanyalah salah satu rekan bisnis yang kebetulan memiliki anak yang sangat dekat dengan Naren.

Begitu masuk ke lobi, pengasuh Keanu yang sudah dikenal, telah menunggunya. “Bu Cynara?”

“Iya.”

“Pak Alvin sudah memberi tahu saya. Mari, Bu. Saya antar lewat lift khusus.”

Cynara mengangguk. Ia mengikuti perempuan yang ia kenal sebagai pengasuh Keanu itu. Mereka menuju lift yang berbeda dibanding lift penghuni biasa. Beberapa saat kemudian, pintu lift terbuka.

“Silakan, Bu.”

Cynara masuk sambil menggendong Naren. Sepanjang perjalanan, Naren tidak bergerak sedikit pun. Kepalanya tampak nyaman bersandar di bahu Cynara.

Begitu tiba di lantai penthouse, pengasuh membuka pintu. Cynara melangkah masuk. Ia sempat mematung melihat semua yang ada di ruangan ini.

Ruangan itu sangat luas. Tetapi sungguh terasa begitu sunyi. Hanya ditemani lampu-lampu temaram yang menyinari ruangan. Entah memang faktor malam sunyi, atau memang penghuninya yang berhati dingin.

“Pak Alvin berada di kamar Keanu, Bu,” ujar pengasuh.

Cynara mengangguk. “Saya antar Naren ke kamar dulu.”

“Baik, Bu.”

Pengasuh menunjukkan sebuah kamar kosong yang bisa ditempati Naren untuk tidur. Cynara meletakkan tasnya di kursi, kemudian membaringkan Naren perlahan.

Anak itu hanya bergerak sedikit. “Mama…”

Cynara tersenyum. “Mama di sini. Naren tidur lagi ya.”

Ia menarik selimut sampai ke dada Naren lalu mengusap punggungnya sampai putranya kembali tertidur, Cynara keluar.

Di ujung koridor, Alvin sudah berdiri. Wajah pria itu terlihat berbeda dari biasanya. Tidak ada aura seorang CEO yang dingin dan sulit didekati. Yang terlihat hanya seorang ayah yang sedang cemas.

“Maaf aku telah merepotkanmu,” ucap Alvin.

Cynara menggeleng. “Tidak apa-apa.”

Alvin menatap ke arah kamar Keanu. “Aku benar-benar bingung. Sejak tadi Keanu tidak berhenti memanggilmu.”

Cynara mengangguk pelan. “Saya mengerti.”

Ia tersenyum tipis. “Naren juga begitu kalau sedang sakit.”

Alvin terdiam. “Minta dipeluk?”

“Iya.” Cynara menatap pintu kamar Keanu. “Anak kecil memang seperti itu. Ketika tubuhnya tidak nyaman, mereka mencari orang yang membuat mereka merasa aman.”

Kalimat itu membuat Alvin terdiam cukup lama. Ia menatap Cynara. Kemudian pandangannya beralih ke kamar tempat putranya berada.

“Keanu tidak pernah seperti ini.”

Cynara menoleh. “Maksudnya?”

“Dia jarang meminta seseorang selain aku.”

Cynara mengangguk pelan.

Alvin mengusap wajah. “Sejak Kania meninggal, aku berusaha memenuhi semuanya untuknya. Tapi—”

Cynara memotong. “Pak Alvin.”

“Hm?”

“Keanu tidak membutuhkan apa-apa selain kenyaman."

Alvin menatapnya.

“Dan hanya membutuhkan seseorang yang mau berada di sampingnya ketika dia sedang membutuhkan.”

Alvin hanya menatapnya dalam tanpa mengatakan satu patah kata pun.

Cynara kemudian berjalan menuju kamar Keanu. “Boleh saya lihat dia?”

Alvin mengangguk. “Silakan.”

Pintu kamar dibuka. Keanu masih terbaring di atas ranjang. Begitu mendengar suara Cynara saat memasuki kamar ini, kelopak matanya bergerak.

“Mama…”

Cynara langsung mendekat. “Iya, Keanu. Mama udah di sini.”

Keanu menyadari suara yang menjawabnya adalah suara yang dirindukan, ia pun membuka mata dengan perlahan. Begitu melihat Cynara, tangannya langsung terulur.

“Mama, Keanu mau peluk Mama…”

Cynara tersenyum lembut. Ia duduk di sisi ranjang lalu mengangkat tubuh kecil itu ke dalam pelukannya.

“Sini sama Mam. Mama peluk ya.”

Keanu langsung menyandarkan kepala di bahunya.

Tubuhnya yang semula gelisah perlahan menjadi tenang.

Alvin yang berdiri tak jauh dari mereka, tak lepas menatap putranya. Ia benar-benar tidak mengerti. Baru beberapa kali bertemu, tetapi Keanu bisa begitu nyaman berada dalam pelukan Cynara.

“Mama…” Keanu kembali bergumam.

“Iya.”

"Mama jangan pergi ya ... Mama tinggal di sini sama Keanu …”

Cynara menatap Keanu, lalu mengusap rambut putra Alvin itu.

“Keanu minum obat dulu, ya? Habis itu Keanu tidur."

Alvin menatap Cynara. Ada rasa yang tidak nyaman yang muncul di dalam dadanya.

Kedatangan Cynara ke rumah ini, seperti membawa kelegaan dan ketengan di wajah Keanu. Ini bahkan, menjadi kali pertama bagi Alvin melihat putranya tampak nyaman dalam keadaan sakit.

Alvin mengalihkan pandangan. Ia tidak menyukai perasaan itu.

Terlebih karena perempuan yang membuatnya merasakan hal tersebut adalah Cynara.

Perempuan yang kini menjadi rekan bisnisnya, sebagai pimpinan Narendra Group.

Perempuan yang ternyata memiliki hubungan masa lalu dengan adik iparnya sendiri.

Dan sekarang... putranya malah menginginkan Cynara untuk tinggal di sini.

'Mana mungkin?'

*bersambung*

1
Safira Aurora
semangat ya thor
Aku Rajin Membaca
yaaaahh cuman 1
sunaryati jarum
Semoga kontrak segera keluar, semangat
Esther
Semoga kontraknya segera keluar, ceritanya bagus.
SoVay: terima kasih kakakku, nanti kalau hari ini kontraknya udah keluar, aku langsung up ❤️
total 1 replies
yulithong
mulai dh pf bikin penulis stuck n reader resah...
yulithong: semangatttt kal...💪💪💪💪
total 2 replies
Aidil Kenzie Zie
apa tentang nafkah batin yang tertunda 🤭🤭🤭🤭
MomyWa
😭😭😭😭😭 mewek loh, sakit bgt jadi org yang diikat, tp malah disembunyika. dalam keadaan terikat
Safira Aurora
kamu akan kaget mngetahui status lo gadza sang pncuri suami org
MomyWa
kok malah nyalahin cynara? yg pelakor itu elooo.. terus yg ngajak nikah itu kkk lo 🤣
Safira Aurora
gimana cengonya anugrah nantinya
MomyWa
ada 3 org yg akan mainin anugrah 🤭
arielskys
aku malah nangis saat menjadi cynara 😭😭😭 harusnya membiayai keluarga di kampung, ternyata malah dpkasa berhenti
Safira Aurora
😭😭😭😭 jgn bilang cnra jtuh cnta dluan
MomyWa
oke, aku dngeeer
arielskys
kena Lo anugrah... tu mkanya
arielskys
mau ngomongin apa nihhh
yulithong
hemmm...poor gadiza🥺...lanjut kak...👍
Sri Widiyarti
lanjut thor ditunggu penasaran 🥰
Korik Kook
ayo gasss,.. penasaran
Siti Kamisah Hasnul
makjleb kan Gadiza
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!