Indonesia
NovelToon NovelToon
Batal Cerai Setelah Suami Mendengar Isi Pikiran Sang Istri

Batal Cerai Setelah Suami Mendengar Isi Pikiran Sang Istri

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Penyesalan Suami
Popularitas:312.8k
Nilai: 5
Nama Author: Santi Suki

Lorenzo Matteo Romano sudah mantap menceraikan Alina Seraphine Bellamy, setelah tiga tahun menikah.

Namun, kecelakaan terjadi tepat setelah Lorenzo mengajukan perceraian. Ketika sadar, Lorenzo justru mendapatkan kemampuan aneh—ia bisa mendengar isi pikiran Alina.

Betapa terkejutnya Lorenzo saat mengetahui bahwa wanita yang selama ini terlihat begitu patuh ternyata menyimpan segudang rahasia, keluhan, dan komentar pedas yang tak pernah berani diucapkannya.

Lorenzo akhirnya memutuskan berpura-pura amnesia agar perceraian mereka batal.

Sayangnya, rencana itu justru membuat Alina semakin stres. Sebab, di depan Lorenzo, Alina harus tetap menjadi istri yang lembut dan penurut.

Sementara di dalam hatinya, “Ya Tuhan, kenapa orang ini belum juga ingat kalau dia mau menceraikanku?!”

Sejak saat itu, pernikahan mereka berubah menjadi permainan rahasia: seorang istri yang tak sadar isi kepalanya bisa didengar, dan seorang suami yang berbalik mati-matian mempertahankan pernikahannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19

“Lorenzo, lihat tuh kekasihmu lagi selingkuuuuh! Buka matamu lebar-lebar. Eh, bersihkan beleknya dulu, biar kelihatan jelas!”

Alina hampir saja tertawa melihat Bianca dan Samuel yang sama-sama membeku di dalam kendaraan mereka. Namun, yang tampak di wajah Alina hanyalah senyum tipis.

Lorenzo yang sedang memegang kemudi langsung melirik tajam ke arahnya. Dia tahu persis apa yang sedang dipikirkan istrinya.

Wajahnya memanas antara malu dan kesal.

“Senang, ya, kamu. Bisa membuktikan kalau aku salah pilih wanita,” gerutunya dalam hati.

Alina menoleh kepadanya dengan wajah polos. “Ada apa? Aku cuma tersenyum, kenapa dilihatin begitu?”

“Aku tahu isi kepalamu,” balas Lorenzo ketus.

Alina langsung mengalihkan pandangan ke depan. “Aku kan tidak bilang apa-apa.”

Di dalam hati, dia malah terkikik. “Rasakan! Emang enak diselingkuhi.”

Lorenzo mendengus pelan. Tangannya semakin erat mencengkeram kemudi.

Sementara itu, Bianca masih terlihat panik. Wanita itu menatap Lorenzo dari balik kaca mobil dengan wajah pucat.

“Lo-Loren-zo.,” panggil Bianca gagap.

Samuel yang duduk di sampingnya ikut terlihat gugup. Tangannya bahkan sempat bergerak gelisah di atas kemudi.

“Lo-Lorenzo, kamu jangan marah!” katanya cepat. “A-aku dan Bianca hanya berteman. Tadi kami tidak sengaja bertemu. Sekalian aku antar dia pulang.”

Lorenzo menatap Samuel tanpa ekspresi. Beberapa detik kemudian, sudut bibirnya justru terangkat membentuk senyum miring. Senyum yang sama sekali tidak membuat Samuel merasa tenang.

“Heh, Teman?” ulang Lorenzo dalam hati, dia tidak mengatakan apa pun.

Lampu lalu lintas berubah hijau. Lorenzo langsung menginjak pedal gas dan meninggalkan persimpangan itu.

Alina masih menoleh ke belakang beberapa saat, memperhatikan kendaraan Bianca dan Samuel yang semakin jauh. Dia kemudian kembali menghadap Lorenzo.

“Kamu tidak marah?” tanyanya dengan nada benar-benar heran.

Lorenzo tetap fokus pada jalan. “Buat apa marah?”

Alina mengerutkan kening. “Bukannya tadi kamu melihat Bianca bersama Samuel?”

“Melihat.”

“Tidak sakit hati?”

Lorenzo mengangkat bahu. “Tidak.”

Alina semakin bingung. “Hah?! Mustahil!”

Lorenzo meliriknya sebentar sebelum kembali melihat jalan. “Tinggal putuskan saja. Toh, wanita bukan hanya Bianca saja.”

Mulut Alina langsung terbuka lebar. Dia menatap Lorenzo seolah-olah baru saja melihat orang asing duduk di kursi pengemudi.

“Apa pekerjaan dia hari ini terlalu berat sampai membuat dia stres dan berubah kepribadian?”

Biasanya Lorenzo begitu yakin pada Bianca. Sekarang, setelah melihat kekasihnya bersama pria lain, dia malah terlihat santai. Alina menyipitkan mata.

“Jangan-jangan otaknya ikut cedera waktu kecelakaan?”

Lorenzo mendelik.

Alina langsung pura-pura melihat ke luar jendela. Dia menahan senyum.

Lorenzo mengembuskan napas panjang. Jemarinya mencengkeram kemudi lebih erat.

“Benar-benar istri yang menyebalkan.”

Keesokan paginya, suasana rumah masih tenang ketika bel pintu berbunyi. Alina yang sedang berada di ruang tengah langsung berjalan menuju pintu. Dia pun membuka pintu. Senyum di wajahnya langsung menghilang.

Bianca berdiri di depan rumah. Penampilannya benar-benar mengenaskan. Rambutnya sedikit berantakan, matanya sembap, dan wajahnya terlihat pucat seperti orang yang semalaman tidak tidur.

Begitu melihat Alina, Bianca langsung memasang wajah sedih. “Alina,” panggilnya lirih.

Alina memandangnya dari ujung kepala sampai kaki. Kemudian dia memutar bola matanya.

“Kenapa lagi?”

“Aku ingin bertemu Lorenzo.”

Alina menahan napas. Kesepakatan di rumah ini sudah jelas. Orang luar tidak boleh masuk sembarangan, termasuk Bianca. Hanya anggota keluarga dan orang-orang kepercayaan yang diperbolehkan datang.

Namun, sebelum Alina sempat menjawab, terdengar langkah kaki dari arah ruang makan. Lorenzo muncul sambil berjalan sambil membetulkan kancing di lengannya. Dia langsung berhenti ketika melihat siapa yang berdiri di depan pintu.

“Bianca?” Keningnya berkerut. “Kenapa kamu datang ke sini?”

Bianca tidak menjawab. Wanita itu langsung berlari menuju Lorenzo.

“Lorenzo!”

Tangan Bianca terangkat hendak memeluk pria itu. Namun, Lorenzo bergerak lebih cepat. Dia melangkah ke samping, sehingga Bianca hanya memeluk udara. Tubuhnya bahkan hampir kehilangan keseimbangan sebelum akhirnya berhenti.

Lorenzo mundur satu langkah. Matanya melirik Alina. Jantungnya langsung berdegup lebih cepat.

“Wah, gawat! Bisa-bisa Alina ngomel-ngomel dan memberi hukuman kepadaku karena sudah membiarkan Bianca masuk ke rumah ini.”

Belum sempat Lorenzo mencari alasan, suara Alina sudah terdengar di kepalanya.

“Bagus, Lorenzo! Kamu kasih tahu alamat rumah ini kepada Bianca. Maka bersiap-siaplah menerima hukumanmu nanti.”

Lorenzo menelan ludah. Dia pura-pura tidak mendengar.

Bianca menatap Lorenzo dengan mata berkaca-kaca. “Lorenzo, kamu jangan salah paham.”

Lorenzo menatapnya tajam. “Salah paham?!”

Nada suaranya membuat Bianca tersentak. “Kamu pikir aku bodoh?” lanjut Lorenzo. “Jelas-jelas kamu berselingkuh dengan Samuel. Tapi bilangnya cuma teman.”

“Lorenzo, aku dan Samuel memang berteman!” bantah Bianca sambil terisak. “Tidak lebih!”

Lorenzo tertawa pendek tanpa sedikit pun rasa geli. “Tidak lebih?”

Lorenzo mengambil beberapa lembar foto dari atas meja. Kemudian, tanpa ragu, Lorenzo melemparkannya ke arah Bianca.

Beberapa lembar foto jatuh mengenai wajah dan bahu wanita itu sebelum berhamburan ke lantai. Bianca membungkuk dan mengambil salah satunya. Wajahnya langsung pucat. Foto itu memperlihatkan dirinya bersama Samuel. Bukan sekadar berdiri berdampingan. Ada foto mereka berpelukan, sedang berciuman, bahkan ada foto yang memperlihatkan keduanya berada di sebuah hotel.

Bianca membalik beberapa lembar berikutnya. Semakin banyak foto yang dilihatnya, semakin gemetar tangannya.

“Dia sudah tahu hubungan aku dengan Samuel?!” pikir Bianca panik.

Lorenzo melangkah mendekat. “Ini yang kamu maksud berteman?”

Bianca tidak mampu menjawab.

“Berpelukan, berciuman, bahkan cek-in di hotel.” Suara Lorenzo terdengar semakin dingin. “Masih mau bilang hanya teman?”

“Lorenzo.” Suara Bianca bergetar. “Aku bisa menjelaskan.”

“Tidak perlu.”

Lorenzo mengangkat satu tangan, menghentikan perkataan Bianca. “Aku sudah melihat semuanya.”

Bianca menatapnya dengan mata penuh air mata. “Tapi aku mencintaimu.”

Lorenzo menggeleng pelan. “Kalau itu cinta, aku tidak membutuhkannya.”

Bianca terdiam.

Lorenzo menatap wanita itu untuk beberapa saat sebelum akhirnya berkata tegas, “Mulai sekarang hubungan kita putus.”

Bianca membeku. “Apa?!”

“Di antara kita tidak ada hubungan apa-apa lagi.”

Air mata Bianca langsung mengalir deras. Namun, Lorenzo tidak lagi menunjukkan keraguan.

Alina yang berdiri beberapa langkah dari mereka hanya memandangi keduanya. “Walah-walah ... Ini ikrar pemutusan ikatan asmara, nih!”

Dia melirik Bianca, lalu Lorenzo. Alina menggigit bagian dalam pipinya agar tidak tersenyum. Matanya bergerak dari Lorenzo ke Bianca.

“Tapi kok kurang dramatis, ya? Masa tidak ada adegan tampar atau saling dorong, kayak di film-film?”

Lorenzo yang mendengar pikiran itu langsung menoleh tajam ke arah istrinya.

Alina buru-buru memasang wajah serius. Dia menunduk, pura-pura sibuk merapikan ujung bajunya.

Lorenzo mengembuskan napas panjang. "Suka-suka kamu saja lah, Alina!"

1
Uthie
Sepertinya memang ada yg dengan sengaja membuat hancur hubungan Alina dan Lorenzo...
bisa jadi itu perbuatan Edgar yg terobsesi dengan Alina...
Uthie
sudah mulai tanda-tanda ada calon Junior mereka sepertinya 😍😍😍🤗
Nanik Arifin
siapa dibalik dokumen yg tiba" tayang , Bianca, Edgar, atau Samuel ??
atau... bahkan bukan ke3nya ??🤔🤔
Maria Filodelia
astaga please lanjutannya harus cepat yah
serius penasaran sekali
ohh tidakkkk Lorenzo - Alinakuuu
Aidil Kenzie Zie
kerjaan Samuel atau Edgar😡😡😡😡
Inooy
aaahh, ka Santiiii..kenapa masalah perceraian yg terpampang nyaa..aq g terima iiiih..aq bakalan demo ma kaka, demo masak maksud nyaaa...🤣🤣🤣
Inooy
😱😱 ooohh tidaaaaakk,,kenapa malah masalah perceraian nya Alina - Lorenzo yg kluaaar..🙈
aduuuhh,,ini permainan siapa iniiii...Edgar kah, Samuel kah,,atooooo Bianca kah?? mereka2 punya peluang utk menghancurkan pernikahan Alina dn Lorenzo..dn mengambil keuntungan dr perceraian nya 😮‍💨
Inooy: klo benar Edgar, aq takut jg kaa karena Alina kaya masih ada hati..sementara dengan Lorenzo deket nya baru, belum lg d liat kluarga Alina...
smoga aj Alina benar2 udh memberikan hati nya bwt Lorenzo sepenuh nya, karena klo belum tidak menutup kemungkinan Alina akan sedikit goyah..secara Edgar cinta monyet nya yg belum tuntas kaa...

btw,,ka Fely cantik bangeeeett....
total 6 replies
Inooy
waduh ada apakah inii..??
Inooy
apakah bakalan ada foto random nya??
hheeem,,aq tunggu...😁
Inooy
aq suka kamu yg skarang Ren, kamu makin so sweet ama Alina...🥰
Uba Muhammad Al-varo
apa yang sebenarnya terjadi 🤔🤔🤔
Ita Xiaomi
🤣🤣🤣ndak mau jauhan.
Inooy
iih ka Santi aq suka kebalik balik antara nama papa Alina ama papa nya Lorenzo..yg satu nama nya Alessandro, satu nya lg Alexandre..lidah aq suka belibet baca nya, dn suka ketuker tuker /Facepalm/
Inooy
waaaahh,,,jangan2 ini sebuah tanda akan kehadiran anggota baru niih....
mudah2an beneran tekdung Al 🤭
Inooy
iya Reen calon korban perselingkuhan,,bayangin aj seandai nya kamu g kecelakaan dn dapat keajaiban..belum tentu kamu mo menerima Alina, dn memutuskan hubungan dengan Bianca....
bener apa beneeeerr???😄
Inooy
klo pintar kasih reward dong Aal..😁
Inooy
eng kamu suami nya, tp deket yg benar2 deket kan baru skarang Reen..jd kamu jangan cemburu ama papa mertua mu yg udh mengenal Alina jaaauh sebelum berada dalam kandungan...🤣
Inooy
ayah dn anak sama narsis nya 🤭
klo bukan papa nya memuji, siapa la cobaa..😄
eiiit,,tp skarang mah nambah yg muji nya..yaitu suami ABG nya 😂
Inooy
kulkas nya error permanen Al, maka nya kelakuan nya kaya anak abg baru kenal apa itu cinta 😁...nempel terooooss kaya ulet keket 😂
Esther
Siapa yg berani menganggu pesta keluarga ini ?
Edgar dan Bianca kah ?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!