Indonesia
NovelToon NovelToon
The Heirs Mistake

The Heirs Mistake

Status: tamat
Genre:Perjodohan / CEO / Bad Boy / Tamat
Popularitas:2.8k
Nilai: 5
Nama Author: Sept

*THE HEIR'S MISTAKE*
*Kesalahan Sang Pewaris*
Mereka tidak pernah ditakdirkan untuk saling mencintai.
Dia adalah pewaris keluarga terpandang. Dingin, arogan, dan punya reputasi buruk.
Pertunangan yang diatur kedua orang tuanya adalah mimpi buruknya.
Dia adalah gadis baik-baik, putri dari sahabat orang tuanya.
Sama-sama benci perjodohan ini. Sama-sama ingin bebas.
Sampai satu malam menghancurkan segalanya.
Alkohol. Amarah. Dan satu kesalahan besar.
Dia hamil. Tanpa pernikahan. Tanpa cinta.
Penuh benci dan malu, dia memilih pergi.
Menghilang selama 5 tahun. Membesarkan anak itu sendirian.
Bersumpah tidak akan pernah kembali.
Kini dia kembali. Lebih kuat. Lebih dingin.
Menggandeng tangan putra yang wajahnya mirip sekali dengan sang pewaris.
Dia tidak butuh istri.
Tapi dia akan melakukan apa saja demi anaknya...
Bahkan jika itu berarti berlutut di hadapan wanita yang bersumpah akan membencinya selamanya.
_Beberapa kesalahan tidak bisa dihapus.
Kau harus menikahinya._
---

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sept, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sembilan Belas

# Dua Puluh

Baru siang, Leon sudah dibikin kerepotan karena keberadaan Sean di ruang kerjanya. Lihat! Semua barang-barang berserakan, untung ada Desi sang sekretaris yang siap siaga merapikan semua pada tempatnya.

Leon lantas melirik pada arloji yang ia kenakan, jam makan siang. Ia pun membawa Sean bersamanya. “Sean, mau makan sama Mama?” Bocah kecil itu langsung mengangguk senang. Matanya berbinar-binar saat akan dibawa ke tempat sang Mama.

Seperti sebelumnya, ketika di dalam mobil. Sepanjang jalan bagai memutar radio anak-anak, Sean terus saja menembangkan lagu anak-anak dengan nada yang sedikit salah. Nyaring dan menggema, Leon yang baru mengenal lebih dalam putrinya itu menjadi gemas.

Betapa sayang sekali tiga tahun ini ia menyia-nyiakan anak yang tak diketahui itu, sambil tetap fokus menyetir diliriknya Sean yang bibirnya meliuk-liuk bernyanyi dengan riang.

Hingga tidak terasa kini mereka sudah sampai di sebuah kantor. Leon kini menelpon Hanum, ia dan Sean sedang menunggu di lobby. Ketika sedang asik bercanda dengan putrinya, terdengar derap langkah semakin dekat. Dari wanginya Leon tahu itu siapa, sambil tersenyum ia pun berbalik.

“Kejutan!” ucap Leon sembari tersenyum pada istrinya.

Lain halnya dengan Sean, gadis kecil berkuncir dua itu langsung melempar tubuh mungilnya ke arah Hanum. “Mama!”

Hanum langsung menangkap tubuh kecil dan mungil itu, “Tadi ngerepotin Papa engak?”

Sean yang tak mengerti apa kata Mamanya, hanya diam dan memeluk dengan erat.

“Apa dia sangat merepotkan? Soalnya Sean ini anaknya hiperaktif.”

“Kamu bisa tanyakan Desi, sekretarisku.” Masih dengan senyum yang tak hilang. Dan Hanum tahu, pasti putrinya sudah membuat kantor Leon bak kapal pecah.

“Ayo makan siang sama-sama!” ajak Leon kemudian.

“Di sepan sana ada cafe yang enak, Sean juga kadang aku ajak ke sana. Dia pasti suka.”

“Ayo!”

Di sebuah kafe di sekitar lingkungan kerja Hanum, mereka semua makan siang bersama-sama. Di sela-sela makan siang itu mereka bicara, mengobrol tentang ulah Sean yang sangat aktif luar biasa. Setelah selesai makan, mereka pun memisahkan diri.

“Apa tidak apa-apa Sean ke sana lagi?” Hanum tak enak jika Sean menganggu papanya.

“Tidak apa-apa.”

Mereka pun berpisah, Sean mulanya ingin ikut Mamanya. Tapi karena Leon membujuknya membelikan ice cream maka ia pun menurut pada Papanya.

Akhirnya Leon pun mampir di sebuah kedai ice cream yang tak jauh dari cafe tempat mereka makan siang tadi. Saat akan memesankan ice cream untuk putrinya, di sana ia malah melihat sosok yang familiar, Zura mantan sekretarisnya dulu.

Dilihatnya Zura mengandeng anak seusia Sean, namun anak laki-laki. Tidak sengaja Zura menatap padanya, tidak mungkin berpaling atau pura-pura tak kenal. Karena mereka dulu adalah bos dan anak buah, lagian mereka dulu memiliki sejarah hubungan gelap yang cukup dekat.

“Pak Leon!” pekik Zura dengan kaget.

“Putramu?” tanya Leon yang menatap tajam pada anak laki-laki seumuran Sean.

“Ah, iya.” Zura nampak kebingungan.

“Kamu sudah menikah rupanya.” Leon memaksa wajahnya untuk tersenyum, mungkin ia malu mengingat ulahnya bertahun-tahun yang lalu dengan mantan sekretarisnya itu.

BUKKK

Tiba-tiba anak Zura terjatuh menyenggol kursi dari plastik. Usut punya usut ada tangan jahil yang mendorong anak laki-laki itu, siapa lagi kalau bukan Sean.

Bocah laki-laki itu pun menangis mengadu kesakitan pada Zura, mamanya.

“Mana yang sakit? Gak papa. Mama tiup nanti sakitnya hilang.” Zura mencoba membujuk anaknya agar tak menangis.

“Sean, mintak maaf. Tidak boleh nakal!” Entah mengapa Leon malah berteriak pada anaknya sendiri. Hal itu langsung membuat Sean menangis kencang.

“Jangan dimarahi, mereka masih anak-anak.” Zura langsung meraih tubuh kecil Sean dan langsung menggendongnya. “Gak apa-apa, Kakak Al tidak apa-apa. Tuh kakak udah diem, sekarang kamu gak boleh menangis lagi. Nanti matanya merah terus gak bisa melihat.”

Seketika itu Sean langsung diam dan tenang dalam gendongan Zura. Leon hanya bisa menyaksikan sikap Zura yang sangat berubah, ia tak menyangka partner ranjangnya dulu itu kini menjadi keibuan sekali. Apa sebenarnya yang terjadi selepas ia memecatnya? Ribuan tanya menggelayut dalam benaknya.

“Baik lah Pak, saya permisi dulu!” Zura menurunkan Sean dalam gendongannya. Meraih tangan Al, putranya sendiri, menjauh dari Leon. Sepertinya ia ingin segera pergi dari sana.

Leon pun tak bisa menghalangi, sebab hubungan keduanya memang sudah berakhir cukup lama. Hanya saja ia penasaran dengan anak laki-laki yang bersama Zura.

Sementara itu saat berpaling dari Leon sambil mengandeng putranya. Terlihat mata wanita itu sudah mengembun, detik berikutnya ia mengusap sudut matanya yang sudah basah.

“Ma, kenapa nangis? Apa Om itu jahat?” Altar menarik baju mamanya.

“Gak apa-apa sayang, ayo kita pulang!” terlihat muka wanita itu menyimpan sebuah rahasia.

Sore harinya, Leon sudah berada di rumah sakit. Dari keterangan dokter yang barusan ia temui. Kondisi Mama jauh membaik, bahkan sudah tak memerlukan oksigen bantuan pernapasan lagi. Mama sudah sedikit pulih.

Apalagi kehadiran Sean, wanita yang sudah penuh banyak uban itu terlihat lebih bersemangat menjalani hari-harinya. Melihat Leon hidup bahagia dan sudah berkeluarga rupanya membuat Mama sudah tak memiliki beban lagi.

Malam ini rencananya Leon akan tidur di rumah sakit menemani mamanya, namun wanita tua itu menolak.

“Mama di sini sudah ditemani bik Inah, kamu pulang saja. Kasian kalau Sean di sini lama-lama, rumah sakit tak bagus untuk anak kecil.”

“Tapi... Ma!”

“Mama tidak apa-apa, kamu lihat sendiri. Mama sudah baikan.”

Leon pun menurut apa kata Mamanya, malam ini pulang dan tidur di rumah. Sebenarnya sama saja mau tidur di mana, meskipun pengantin baru nyatanya mereka belum melakukan malam pertama.

Jadi pulang atau tidak rasanya akan sama saja, tak ada bedanya.

Karena jam sudah menunjukkan pukul sembilan, Leon pun pulang. Sean sudah tidur, seperti biasanya di dalam kamar yang sama.

Hanum sendiri sudah nampak kelelahan, mungkin karena banyak pekerjaan di tempat kerjanya. Belum mengantuk, Leon pun memilih menyibukkan diri di ruang sebelah. Hanya terpisah sekat dari kayu tipis yang diukir dengan cantik.

Hampir jam dua belas malam, Leon masih saja terjaga. Di atas tempat tidur, karena merasa haus, Hanum pun bangun. Dilihatnya teko sudah kosong, ia pun ingin ke dapur mengambil air minum. Tak sengaja melewati ruang Leon.

Dilihatnya dari kejauhan, ‘Mengapa tak tidur?’ tanyanya dalam hati.

Ditatapnya lagi pria yang kini menjadi suaminya itu, terlihat wajah kusut Leon yang mengusap wajahnya dengan tangan. ‘Apa yang sebenarnya kamu pikirkan?’ Hanum terus bertanya namun tak bisa ia ucapkan secara langsung. Hinga tanpa sengaja Leon balik menatanya.

Ketika mata mereka bertemu tanpa sengaja, sebuah desiran muncul di hati keduanya.

1
Kar Genjreng
Ahhh tamat Hanum hamildun yang kedua
dan Leon sudah tidak di marahin lagidi usir di dorong dan tidak pakai baju ya hanya koloran saja wong kadung nesu ga ngertio ulah calon Leon Junior 👍👍🌹🌹😂😂
Kar Genjreng
ga hamil tapi sifat yang aneh mirip orang hamil Num masyaallah tabarakallah. coba Num lagian misu misu terus sampai. pak
Su TREMOSI. hampir meledak kaya gunung Krakatau ,,, memuntahkan lahar koyo wedus gembel 😆 gregeten sama dua orang itu,,,,sudah di panghil sayang ga terima,,,di galak i mewek,,,di belani hanya pakai kolor ijo. ngopo ga pakai kaca mata riben nya Hanum Leon,,,,,biar kocak. ,
Kar Genjreng
😆😆ngidam lah Hanum. ga apa-apa biar Sean punya Adek ya,,,,,
Kar Genjreng
sekarang menangis bahagia dan jangan lupa Leon ganti sapi Bu Kades Jangan cuma satu tapi lebih,,,dan jangan di anggurin terus Bu Lurahnya. mesakne
coba acak cerita bagaimana awal ketemu nya ,,,tapi lagi senang ketemu pak Su nya beruntung Lo ga di bikin amnesia. sapa sang jawara penulis 😂 baik Lo Jeng Sept
wong di buat jebur berenang lama,,
Kar Genjreng
ilang ingatan nya kah wahh bersukur ya ada menemukan,,,Bu Kades nanti di Ak sebagai orang tua oleh Hanum,,,, itulah teguran Leon karena di masa lalu sering,,,
mempermain kan wanita Ahir sekarang
sedang di uji,, kasian Hanum dan Shian
sabar ya shean ,,,jadi kantor nya siapa yang pegang,,,apa di jarah
Kar Genjreng
wah gegabah dong ya Leon tidak membaca situasi begitulah ceritanya ahir
anak dan istrinya berpisah dalam keadaan tidak tau mati opa urip,,,😭😭 penuh air mata
Kar Genjreng
nah ini baru Ak setuju banyak pengawal. jadi cepat terditeksi. wanita penipu dan kurang kecut 😂 kebanyakan cuka ahh kena lo,,,,piye marem mau kabur ya jangan. main main sama Leonardo
Kar Genjreng
runyam rumah tangganya kemarin di buat Happy ya. sama sang penulis sekarang di buat mewek,,, untung masih punya rasa rindu sama Leonardo di kepruk i,,,
Kar Genjreng
Leonardo yang bodoh harusnya kerja sama dengan hanum cari tau ini malah langsung kasih uang,,,belum juga tau seluk beluk kehidupan nya si mantan ,,,,
namanya juga pELaKoR dan dia juga mau balas dendam menggunakan anak pria lain dodol kuprettt Leon,,,
Kar Genjreng
kalau begini bacanya ngeri ngeri sedap,,,
Leonardo ko ga cerds si sewa dong mata mata,,,masa percaya begitu saja. dan jujur pah agar ada tempat untuk curhat jangan
malah jadi takut,,, justru malah ketauan
bobrok nya cerdas dong Leon. jangan terlbat,,,,ehhh protes sama penulis nya keles 😄😄 ngapa sama Leonardo di ke
pruk i,,😈😈
Kar Genjreng
😂 Leon lama lama kongslet karena tidak mau jujur yakin ga jujur saja biar marah sekali pasti ada solusinya Hanum wanita tangguh daripada di bohongin lebih baik jujur ,,,, kalau Hanum marah katakan suruh tanya ke mama mertua nya. tentang masa lalu,,,,tapi Zura juga bukan wanita baik buktinya mau merebut Leon menggunakan Altar,,,,nah perjuangan ,,,
berat Leon. menjaga hati sang istri dan buah hati,,,
Kar Genjreng
sekarang begini saja lebih baik jujur dan itu juga kan di masa lalu sebelum loe menikah dengan Hanum ,,, daripada tau
dengan sendirinya lebih baik jujur dan seperti tadi bilang seandainya terjadi sesuatu di masa lalu jangan tinggalkan Ak ya Hanum gitu dan jangan bawa Sean,,,
ya katakan juga mengapa baru bilang ya
karena baru tau dan yang tau justru mama Yesi ,,,
Kar Genjreng
kan setelah enak enak pasti akan ada bencana,,Altar pasti hasil bercocok Zura dan Bos nya. kasian Sian dan Hanum ,,,
seandainya tau ternyata kebaikan Leon
saat ini ada Nido besar di masa lalu kini,,
tinggal menunggu Bom nya meledak ,,,,
beruntung Hanum tidak keluar dari kerjanya. jadi apabila kelak terjadi percekcokan karena masa lalu sang Suami sebagai pemain wanita ternyata membuahkan anak laki-laki tak berdosa,,,
berarti lebih cerdas Hanum. memang si di tolong Hendra. tetapi tidak pacaran apa
lagi menikah,,,lebih baik hanya hidup berduaan dengan putrinya,,
Kar Genjreng
ayo gaspol Leon bercocok nya benih premium,,,semoga lekas tumbuh tetapi,,,
yang sudah sudah kalau abis bahagia biasanya di bikin sedih sengsara. mudah mudahan kali ini ga ya kasian sudah sama sama menderita 4 th dah cukuplah tinggal meraih kebahagiaan saja,,,,tapi masih ada Anak nya Zura bikin dah dig dug derrrr,,,,
Kar Genjreng
😂😂suek. aduh rindu bilang saja rindu wong wis sah.eon juga si jadi Laki laki yang Gresek dikit dong
Kar Genjreng
lembur ga apa apa Leon asal jangan sedang merenungi pertemuan nya dengan zura dan Altar,,, keliatan nya itu Anak nya Leon ,,,masalah ketika Hanum pergi langsung di pecat. dan sebelumnya kan abis enak bikin anak dengan Leon. dan beberapa hari nya Leon entah mabuk sengaja atau ga sengaja hanya ingin tau Hanum yang sebenarnya. masih. perawan atau tidak,,, ternyata masih segelan,,, orang biasanya pakai yang sudah blong loncer,,,lah Hanum masih original. maka ,,,
menyesal karena merusak Anak gadis
wanita yang sangat di kenal,,,duh kayanya akan ada perang dunia ke empat 😂👍
Kar Genjreng
ya jalan satu satu nya Hanum menjadi pengasuh Anaknya dan suaminya mengurus. orang yang di sayangi nya dan
semoga Leon benar' benar insyaf ,,,menjadi suami dan Ayah terbaik dan Mama Yesy. menjadi orang tua yang sangat bangga 👍🤲🤲♥️♥️
Kar Genjreng
dahlah sudah menjadi pasangan. mau menjelajahi. dunia kenikmatan pun sudah tak di halangi monggo lanjutkan bikin Adek nya Sean ya biar Sean punya teman dan mama Yesi jadi sembuh dan bisa momong cucu,,,iya kan 👍😂 selamat ya Leon Hanum jaga rumah tangga nya agar tidak ada pELaKoR mampir. dan menjadi keluarga berantakan,,, lopeyuuu
Kar Genjreng
huaha ha kesempatan untuk menonton live ya Leon pertunjukan. ada duyung sedang berendam tapi ciloko kran rusak. mau ga mau ada Yuyu kang kang datang menolong sah sah dalam janji agama dan Negara,,👍👍🤲🤲
Kar Genjreng
nah itu bukan main kah pur pura tapi bukan juga kontrak. ,,, tetapi menikah sungguhan apa bila Leon. memperlakukan jahat dalam st. tahun pernukan. Hanum akan bebas pergi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!