fadli hanyalah seorang penyihir rank E yang di anggap beban. puncak nya ia di hianati oleh rekan sendiri. ia di tinggalkan begitu saja di dalam sebuah dungeon rank A. namun terjadi keajaiban di mana fadli justru mendapatkan status. ia di berikan kekuatan oleh entitas misterius dan harus mencapai nya sendiri. bagaimana kisah fadli mencapai kekuatan baru itu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hilman padli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menjadi anggota serikat sayap putih
Ke esokan hari nya tiba. Di luar runah sakit fadli sudah menyelesaikan misi harian nya. Ia lalu membuka kembaki status nya.
(status fadli). Fadli level 10, gold 0.
Hp, 1200. Mana poin, 250. Kekuatan, 20. Kecepatan, 23.
"sebagau hadiah aku bisa up kekuatan aku? Aku up apa ya, sudah jelas kan aku harus menaikan mana poin aku, 250 tambah 10 jadi nya 260 ya, ya sudah lah biar aku bisa pakai tongkat sihir lebih lama," kata fadli dalam hati nya.
ia lalu pergi dari rumah sakit karena sudah sehat. Sementara itu di sisi lain di rumah kontrakan citra sedang.
"maaf hari ini kaka pulang, aku yakin dia punya uang," jelas citra pada ibu kontrakan.
"maaf, tapi hari ini kamu harus pergi dan juga kaka kamu itu," jelas ibu kontrakan itu dengan tegas.
merasa tidak akan di dengar citra pun memilih untuk segera mengemas barang- barang nya. ia juga mengemas barang kaka nya.
Beberapa menit kemudian saat fadli tiba di kontrakan ia terkejut melihat citra sedang mengeluarkan barang- barang.
"ada apa citra?" tanya fadli.
"pake nanya ada apa, sudah jelas kalian menunggak biaya kontrakan pergi dari sini!" bentak ibu pemilik kontrakan itu.
"benar juga, tapi kan baru 2 hari nunggak, tante bantu kami kita kan keluarga," ucap fadli memohon.
"keluarga? Hah.. Keluarga orang miskin kaya kalian tidak pantas bahkan menjadi peliharaan aku," bentak tante fadli.
Mendengar itu amarah citra membeludak, namum fadli memengang pundak citra, citra pun tenang. Setelah itu mereka berdua pun pergi dari tempat itu untuk mencari kontrakan lain.
"tidak aku sangka meski dia kak ibu kita dia sebegitu benci nya pada kita," ucap fadli sambil tertawa.
"itu wajar kita kan miskin, sekarang kita mau ke mana, malah sewa taksi online lagi. dasar kaka bodoh banget. Padahal yang nya bisa di simpan,"
"maaf citra. Tapi tenang saja kita akan pindah ke rumah yang sudah kaka beli," jelas fadli.
Mendengar itu citra tidak percaya. Namun ia tetap diam saja.
Setelah beberapa menit berkendara fadli dan citra behenti di runag kecil dekat sekolah citra.
"ini rumah kita, kecil sih tapi aku rasa cukup untuk kita berdua," jelas fadli sambil menarik koper ke arah rumah.
"kaka beneran kan ini rumah kita?" tanya citra memastikan.
"iya beneran surat nya juga ada kok," jawab fadli terseyum.
Mereka lalu masuk ke dalam dan mulai meletakan pakaian di kamar masing- masing.
Di ruang tamu citra dan fadli duduk bersama.
" kaka punya uang dari mana?"
"hem.. Maaf ya citra aku memakai tabungan untuk sekolah kamu, kaka selalu menyisihkan uang dari bayaran kaka saat menjadi hunter," jelas fadli.
Mendengar penjelasan itu citra benar- benar terkejut, ia tidak menyangka kalau kaka nya selalu memperhatikan diri nya. Ia pun mulai menangis sementara fadli terlihat bingung melihat citra yang menangis. Suasana menjadi hening selama beberapa menit sampai akhir nya mereka bisa kembali seperti biasa.
Di jam 2 siang fadli pergi untuk melakukan tes. Ia kini ingin bergabung dengan serikat sayap putih. Serikat yang baru di buat oleh seorang miliarder di kita garut. Fadli akhir nya tiba di kantor serikat itu. Ia masuk dan menemui resepsionis.
"aku mau daftar jadi hunter di serikat ini," jelas fadli.
"baiklah berikan kartu hunter kamu. Kalau kamu mau daftar berati sudah melakukan tes di kantor asosiasi hunter garut kan?"
Fadli segera mengambil kartu hunter nya. Ia lalu memberikan nya pada resepsionis itu.
"rank E ya, baiklah kamu di terima tapi besok ada tes jam 8 pagi besok kamu harus datang ke lokasi yang akan saya kirim, berikan nomer hp kamu dan pergilah dari sini," jelas resepsionis itu.
Fadli hanya bisa terseyum saja sambil mengikuti perintah dari resepsionis judes itu. Setelah memberikan nomer ponsel fadli pun pulang dari kantor serikat sayap putih itu.
di rumah ia dengan tenang memasak di dapur, sementara citra sedang belajar di kamar nya. Ia bertekat untuk tidak mengecewakan kaka nya yang sudah berjuang mati- matian demi diri nya.
Beberapa menit kemudian fadli masuk ke kamar citra, ia meletakan makanan yang ia buat dan berkata, "kaka mau tidur ya," citra mengangguk. fadli pun masuk ke kamar dan tidur pulas.
Ke esokan hari nya tiba. Di jam 8 pagi fadli sudah berada di depan dungeon bersana 34 hunter.
seorang lelaki muda naik ke atas sebuah altar dan berkata. "sekarang kalian ini adalah tes untuk kalian, dungeon ini rank E rank terendah. Di karenakan serikat sayap putih adalah serikat yang baru di buat, kami membutuhkan banyak sekali anggota. Jadi kami memutuskan untuk menerima semua hunter baik itu peringkat s atau pun e. Yang sekarang ada di sini semua nya peringkat e si. Sekarang masuk dan selesaikan dungeon nya. Tenang saha ada pengawas yang akan mengawasi dan melindungi kalian juga,"
mendengar penjelasan itu semua nya terkejut namun mereka masuk ke dalam dungeon, begitu juga dengan fadli ia masuk ke dalam membawa tongkat sihir milik nya.
Saat masuk ke dungeon ingatan fadli kembali ke masa di mana ia di hianati oleh teman- teman nya. Namun ia segera sadar saat ada goblin yang mendekat, "bola api," wos..bola api keluar dari tongkat fadli dan langsung menghancurkan goblin itu. Para hunter lain menatap fadli, namun fokus mereka ter alihkan saat melihat banyak goblin yang datang. Mereka pun mulai bertarung dengan para goblin. Begitu juga dengan fadli yang menghunakan sihir milik nya. Mereka bertarung selama 1 jam sampai akhir nya tiba di depan bos dungeon.
Pengawas berkata, "mundur kalian ujian sudah selesai, untuk bos nya nanti kita kalahkan setelah batu kristal di tambang, sekarang kalian bisa pulang, hasil nya kami umumkan sore nanti,"
Semua mengangguk dan segera keluar dari dungeon itu. Fadli yang kelelahan duduk ia membuka status nya.
(status fadli). Fadli level 10, gold 0.
Hp, 1200. Mana poin, 260. Kekuatan, 20. Kecepatan, 23.
"hah.. Masih sama ya, tapi ini surat apa," tanya fadli, sambil menakan kotak surat di layar.
Pemberitahuan muncul, "anda sudah membunuh 16 goblin, selamat anda berhak mendapatkan hadiah,"
Fadli terseyum dan segera membuka hadiah nya, namun yang ia dapat adalah sebuah gold sebanyak 10 gold dan juga peningkatan sebanyak 30.
"untuk gold aku tidak tau fungsi nya. Tapi untuk peningkatan 30 ya, hem.. Aku masukan ke mana poin saja kali ya?"
Ia lalu membuka kembali status nya dan memutuskan 30 poin itu di tambahkan ke, kelincahan fadli. Kini status fadli kembali berubah.
Status fadli). Fadli level 10, gold 10.
Hp, 1200. Mana poin, 260. Kekuatan, 20. Kecepatan, 53.
"yos sekarang kecepatan aku sudah ada di angka 53 ini bagus, karena bahaya juga saat aku di serang dari depan dan belakang. Kalau seperti ini kan aman aku bisa lari kencang, searang saat nya menunggu hasil pengumuman,"
Fadli pun memutuskan untuk pulang dahulu. ia lalu kembali di sore hari nya dan terseyum setelah lolos dan di terima di serikat sayap putih. Ia pun pulang lagi dengan hati yang tenang. Karena sudah mendapatkan pekerjaan.