Indonesia
NovelToon NovelToon
Diary Pelakor

Diary Pelakor

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Fantasi / Tamat
Popularitas:138.9k
Nilai: 5
Nama Author: OdetteChan

Mia merupakan seorang gadis yang lahir dari keluarga berkecukupan. Mia menikahi seorang laki-laki mapan yang berakhir dengan perceraian. Mia memiliki 2 saudara laki-laki yang sangat nakal hingga membuat Mia selalu berurusan dengan kepolisian. Orang tua Mia jatuh miskin dan Mia harus banting tulang untuk menghidupinya sendiri dan membayar hutang mantan suaminya yang di bebankan kepada nya. Mia berkerja apa saja asalkan bisa menghasilkan uang. Hingga akhirnya Mia menemukan cara yang cepat dan mudah untuk mendapatkan uang yaitu menjadi simpanan suami orang.

Salah satu sepupu Mia mengetahui perbuatan Mia. Akankah Mia berubah menjadi wanita yang baik lagi atau malah sebaliknya....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon OdetteChan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lelah

Mami sudah pulang saat Mia datang ke rumah sakit. Mia menuju ke ruang inap Papi dan membawakan buah-buahan yang mungkin di sukai Papi. Selama di rumah sakit Papi jarang sekali makan, Papi lebih suka tidur atau menonton acara tv untuk menghilangkan rasa suntuknya.

" Papi mau buah?" ucap Mia pada Papinya.

" Tidak, Papi mau tidur saja" Ucap Papi pelan.

" Setidaknya makanlah sesuatu agar Papi cepat sembuh." Pinta Mia pada Papinya.

Papi menolak dengan menggelengkan kepalanya. Papi menghadap ke kanan dan tertidur. Mia menyelimuti Papi yang tertidur kemudian duduk di sofa ruangan Papi.

Mia merasa bosan sendiri menunggu dengan hanya duduk di ruangan Papi. Sementara Papi tidur, Mia berniat keluar sekedar untuk menghirup udara segar.

*

Saat sedang berdiri di taman depan rumah sakit, Guru kelas Zul menelfon Mia agar mengambil Rapor Zul yang sudah di bagikan hari itu. Mia tidak bisa meninggalkan Papi sendirian di rumah sakit hanya untuk mengambil rapor, Mia menelfon Mami yang sudah lama pulang tapi belum balik-balik.

" Mami kemana ya, kenapa lama sekali?!" pikir Mia.

Mami tidak mengangkat telfon dari Mia, berkali-kali Mia menghubungi namun tidak ada jawaban. Mia kemudian menelfon Egi agar mengambil rapot milik Zul di sekolahnya. Egi juga tidak menjawab telfon dari Mia. Mia kemudian berjalan menuju ke ruangan Papi di rawat, Mia tidak menemukan kedatangan Mami di sana.

Tiba-tiba dokter datang ke ruangan Papi dan memeriksa keadaan Papi. Dokter menyarankan untuk membeli satu obat yang tidak tersedia di rumah sakit. Dokter meminta agar obat tersebut segera di beli dan di berikan pada Papi.

Kesabarn Mia sampai pada puncaknya, Mia harus segera membeli obat dan mengambil rapor pada jam yang sama, sedangkan Mia tidak bisa meninggalkan Papi sendirian di kamarnya. Mia mengupat-upat sendiri hingga Mami datang 2 jam kemudian.

" Mami kemana saja? gurunya Zul telfon di suruh ambil rapor dan dokter meminta aku untuk membeli obat sekarang juga." ucap Mia dengan nada kesal.

" Mami tadi ketemu sama kawan lama, jadi ngobrol sebentar" ucap Mami santai.

Mia tidak memperdulikan ucapan Maminya dan terus berlalu untuk membeli obat dan mengambil rapor. Saat keluar dari rumah sakit, Mia melihat Alan dengan istrinya memasuki rumah sakit. Alan tidak melihat Mia yang berjalan di belakangnya. Alan terus berjalan memasuki rumah sakit.

" Mas Alan sedang apa ya?" pikir Mia.

Mia tidak ingin mencari tahu apa yang ingin dilakukan Alan di rumah sakit. Mia buru-buru untuk membelikan obat untuk Papi dan mengambil rapor milik Zul. Mia menggunakan sepeda motor miliknya dan terus melaju ke arah apotik.

**

Sehabis membeli obat untuk Papinya, Mia menancapkan gas menuju sekolah Zul. Mia sampai di sekolah setelah 15 menit kemudia. Saat Mia memasuki ruang guru kelas, Mia melihat sang guru yang sedang bersiap-siap hendak pulang.

" Sudah lama saya menunggu kamu datang, kenapa baru sekarang datang?" tanya Guru kelas Zul.

" Maaf Bu tadi saya ada perlu sebentar" ucap Mia sopan.

" Saya sudah menghubungi kamu dari sejak tadi pagi, harusnya kamu datang lebih cepat. Sekarang kamu sudah membuat saya menunggu sangat lama" ucap Bu guru kesal.

Sang guru memberikan rapor milik Zul pada Mia. Mia mengambilnya kemudian pamit pada sang guru. Mia pulang dengan wajah masam karena tidak senang dengan ucapan gurunya.

Mia menyimpan rapor Zul di rumahnya dan pergi lagi menuju rumah sakit untuk memberikan obat yang di minta oleh dokter. Mia menyerahkan obat pada perawat dan masuk ke ruang Papi di rawat.

" Mana rapornya ?" tanya Mami.

" Sudah aku simpan di rumah" ucap Mia kesal.

" Mi, aku mau pulang ya, aku lelah sekali hari ini.

" Iya, jangan lupa cuci piring dan sapu rumah" ucap Mami.

" Apa ?!, jadi dari tadi Mami pulang rumah belum di sapu da piring belum di cuci?" ucap Mia semakin kesal.

" Mami tidak sempat" ucap Mami.

Mia tidak memperdulikan perkataan Mami nya, dia meninggalkan Mami dan Papi di rumah sakit dan buru-buru pulang ke rumah.

***

Di parkiran kendaraan Mia bertemu dengan Alan dan Istrinya yang juga sama-sama hendak pulang. Mia hanya menatap ke arah mereka dengan pandangan iri sedangkan Alan pura-pura tidak tahu bahwa Mia berada di situ. Mia mengambil sepeda motor miliknya dan bergegas pulang.

" Sombong sekali Mas Alan" pikir Mia dalam perjalanan pulang.

Sesampainya di rumah Mia melihat rumah yang sangat berantakan dan kamarnya yang juga berantakan. Mia segera merapikan kamarnya namun tidak merapikan bagian lain rumahnya. Selesai beberes Mia merebahkan badannya di tempat tidur untuk mengistirahatkan badannya.

" Hari ini melelahkan dan menyebalkan" gumam Mia kesal.

Mia mulai memejamkan matanya dan tiba-tiba bunyi pesan dari WA nya.

Alan : Lagi apa sayang?

Mia melihat pesan dari Alan dan tidak membalasnya. Mia merasa marah saat bertemu di parkiran tadi Alan tidak menoleh ke arahnya sedikitpun seolah mengisyaratkan bahwa Alan lebih menjaga perasaan istrinya ketimbang perasaannya.

Hati Mia bergejolak saat dia tidak ingin mrmbalas pesan WA dari sang kekasih gelapnya. Mia kemudian mengambil HP nya dan membalas pesan yang masuk dari Alan.

Mia : Istirahat.

Mia menulis pesan sangat singkat dan terkesan marah agar Alan bisa membaca perasaannya saat itu. Mia membanting HP nya di tempat tidur yang empuk setelah mengirim pesan untuk Alan.

Alan : Marah ya sayang ? Maaf ya, tadi ada istri mas jadi mas tidak berani menyapa.

Alan mencoba untuk menenangkan hati Mia agar Mia tidak marah lagi padanya. Namun Mia tetap saja dengan amarahnya dan malas membalas pesan WA dari Alan.

Mia : Iya mas, Mas pasti lebih menjaga perasaan istri mas dari pada perasaan aku.

Dari pesan yang barusan Mia kirim terlihat jelas bahwa Mia sedang marah dan cemburu dengan kejadian di parkiran tadi. Alan kemudian menelfon Mia agar bisa membujuk hati Mia yang sedang galau.

" Maafin Mas ya sayang, Mas hanya menjaga perasaan dia sebelum Mas menceraikannya" ucap Alan.

" Jadi Mas akan menceraikannya?" ucap Mia senang.

" Iya,, demi kamu apapun akan Mas lakukan" ucap Alan dengan penuh harapan.

Rasa lelah Mia berganti dengan bahagia saat Alan memberinya harapan akan menikahinya setelah ia menceraikan Istrinya. Mia mulai berhayal tentang hal-hal yang akan membuatnya bahagia nanti saat sudah menikah dengan Alan. Mia juga berjanji akan bersikap baik dan menyayangi anaknya Alan.

" Jika aku dan Mas Alan sudah menikah nanti, aku akan jadi istri dan Ibu yang baik buat anak-anaknya. Meskipun mereka bukan anakku tapi aku akan memperlakukan mereka seperti anak sendiri." Janji Mia pada dirinya sendiri.

Mia larut dalam hayalan cintanya.

1
Oma Umi
dah tak kepoin nich...
Nur Adam
smgt lnjt
Nalika Junaedi
5 kg sabu ko cuma direhab????
Hazelnut
bosen jg bacamys... maaf ya author
Hazelnut
Hukum negara mana ya... ketangkap jual shabu 5kg gak dihukum mati atau seumur hidup. mlh rehabilitasi... hmmm....
Jumiatun Niswah
5kg Shabu.hukumanya SDH pasti mati..tolong dicek lagi thor
Arsyila Aristiani: dunia halu Ama dunia nyata itu beda say,,,kalo dunia halu author yg tentuin beda dengan dunia nyata
total 1 replies
nrasyaaaa
Aloooo mampir juga dungs ke cerita aku, masih pada baru huhu:(
Fredy Patuden
arah ceritanya kurang jelas....flat aj,
Odette Kurniawan: sebagian ceritanya dari kisah nyata, kami sengaja menuliskan tanpa menambahkan adegan yang seru agar pembaca memahami bahwa hidup pelakor tidaklah bahagia.
total 1 replies
Win_dha88
kesel liat kelakuan Mia...
Muhammad Ari
keren thor... ijin promo ya... jgn lupa mampir dan baca novel dg judul "sudden kiss" ya 😇😇😇👍
Simihiatis
Udahh mampir, like dan komennya ya kak, semangat terus nulisnya^^

Mampir juga je novelku ya

"Kekasih Sahabatku"

Terima Kasih
Siska
mampir ya thor, semangat up nya 😀
Ristie
ini mah cerita komedi
Odette Kurniawan: trm ksh sdh mpir d novel q, trm ksh komentarnya.
total 1 replies
Ristie
cerita gak jls
Odette Kurniawan: ceritanya memang agak kacau kk, tapi coba pahami pesan yang saya tulis. itu merupakan kisah nyata dari orang terdekat saya dan saya tambahkan dengan sedikit hayalan agar nyambung sedikit. trm ksh sdh mpir d novel saya.
total 1 replies
Nenk Demplon
udh tamat ja cerita nya
Odette Kurniawan: ceritanya memang sengaja di tamatkan lebih cepat, akan ada kelanjutannya jika banyak yang suka ceritanya.
total 1 replies
Novi Yes
wkwwkkww gokil bener nih si mia
NurHafni
Kok jadi anak Durhaka dn pelit bget sm ibunya...semoga di kehidupn nyata gk ada anak yg kurg ajar sm ibunya sprti mia...Aamiin.
Kamsia Heriyanti
ya berarti Mia tidak berubah
Meli_Melati

hallo kakak yang ganteng and cantik jangan lupa y buat mampir di karya aku yang judulnya " Bersama Denganmu menuju pelaminan "
Odette Kurniawan
Terima kasih buat pembaca yang sudah berkunjung di novel saya, masih ada novel karya saya yang lain yang tidak kalah serunya. Seperti:
1. Pinggir Dunia ( menceritakan tentang bentuk bumi dan banyak ilmu yang di dapat)
2. Diary perawan tua ( Menceritakan tentang seoran gadis yang terlalu pemilih hingga membuat dia tua tanpa pasangan)
3. Aku bukan juliet ( Menceritakan tentang cinta yang bertepuk sebelah tangan)
Odette Kurniawan: Buat teman-teman yang ingin di kunjungi dan di baca novel nya, aku akan berkunjung nanti. Dan buat teman yang meminta saran dari aku, aku hanya bisa bilang kalau ingin novelnya bagus, maka sering-sering baca novel bagus.
total 4 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!