Indonesia
NovelToon NovelToon
Sigit, Kau Bukan Manusia?

Sigit, Kau Bukan Manusia?

Status: tamat
Genre:Identitas Tersembunyi / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: Miske Handayani Kadir

Audrey, seorang gadis pendiam yang tanpa sadar berpacaran dengan sebuah robot, buatan teman dekatnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miske Handayani Kadir, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sigit, kau bukan manusia?

"Maaf Drey, aku hanya nggak terima kamu dihukum pak Rusdin gara-gara dia" jawab Ahtar agak berbisik agar tak kedengaran papanya Audrey.

"Itu bukan gara-gara dia, Tar. Tapi salahku sendiri" kilah Audrey.

"Bagaimana mungkin itu salahmu, kamu kan pergi bareng dia. Aku tau kamu, Drey. Kamu itu seorang yang disiplin, nggak pernah terlambat.

Tapi kemarin..., dan herannya kamu selalu membela dia" kata Ahtar penuh rasa kecewa.

"Ya udah... sekarang apa kamu udah agak baikan? kalau nggak kubawa kalian ke puskesmas" kata Audrey.

"Nggak. Aku nggak apa-apa. Aku pulang aja" sahut Ahtar sembari merapikan bajunya.

"Kamu juga pulang ya" pinta Ahtar lembut.

"Drey... pulang gih. Mataharinya panas banget. Kasihan juga papamu" tiba-tiba saja Sigit sudah berada di atas motornya.

"Ya udah. Aku pulang" kata Audrey sambil berbalik.

Rupanya sang papa lagi ngobrol bareng warga terkait perkelahian Ahtar dan Sigit.

"Pah... ayo... " ajak Audrey.

"Oh ya udah. Sigit... Ahtar... jangan berantem lagi ya" kata papanya Audrey.

"Iya om" jawab mereka barengan.

****************

Sigit menatap hampa robot-robot buatannya. Biasanya di waktu senggang seperti ini dia suka membuat robot.

Robot-robot buatannya biasanya dijual ke toko mainan. Dari sinilah Sigit mendapatkan uang. Maklumlah, Sigit anaknya mandiri. Dia memilih ngekos sendiri daripada harus ikut ayah atau ibunya yang sudah broken home.

Bagi anak sekolahan lain, libur panjang adalah sesuatu yang sangat menyenangkan.

Tapi tidak bagi Sigit.

Dalam pikirannya hanyalah Audrey.

Sudah sejak lama dia ingin sekali mengutarakan perasaaannya pada Audrey, tapi baru kesampaian tadi siang. Itupun tak diterima.

'Apa aku masih punya kesempatan lagi?' Sigit diam terpekur.

Tiba-tiba saja sebuah ide melintas dalam pikirannya. Entah ide apa itu.

"Ahaaa...... " serunya senang. Segera dia beranjak dari tempat duduknya.

Sementara di rumah Audrey.......

"Mah.. ke pameran yuk" ajak Audrey.

"Yah.. mama lagi nggak enak badan, sayang. Ajak papamu aja" jawab mama.

Audrey mendekati papanya yang sedang menonton televisi.

"Pah, ke pameran yuk" ajak Audrey.

"Yah.. papa lagi nggak enak badan, sayang. Besok aja ya" janji papa.

"Yah.. papa, hari ini kan pembukaan, lebih ramai.

Audrey pengen pergi" Audrey agak memaksa.

"Kalau Audrey pengen pergi, bareng temen Audrey aja" bujuk papa.

"Temen Audrey kan banyakan cowok pah, apa papa ngijinin Audrey pergi sama cowok"

"Ngapain juga temanmu banyakan cowok, emang di kelasmu nggak ada cewekkah?" tanya papa.

"Ada sih, tapi nggak tau kenapa nggak bisa akrab banget"

"Atau papa suruh mang Diman aja yang ngawal kamu" papa memberi saran.

"Yah papa.. masa Audrey perginya sama mang Diman? ntar diketawain temen-temen" tolak Audrey.

"Atau kamu ajak Ahtar aja, atau nggak Sigit. Ntar mang Diman yang ngawal. Kan mang Diman bisa nyetir juga. Kalian perginya pake mobil papa aja" usul papa.

Audrey berpikir sejenak.

Ponsel Audrey berdecit sesaat. Tanda ada pesan masuk.

"Assalamualaikum Audrey, lagi ngapain?" bunyi chat yang masuk.

Ooh.. ternyata chat dari Sigit. Sigit Haryanto.

"Wa'alaikum salam. Lagi santai nih" jawab Audrey.

"Kamu nggak ke pameran?" tanya Sigit.

"Kepengen sih, tapi nggak punya temen" jawab Audrey.

"Sama aku aja (kalau boleh sih)"

"Ih... kita kan baru kenal. Masa udah jalan berdua"

"Nggak apa-apa. Aku nggak gigit kok. Hehe.. " canda Sigit.

bersambung.............................

1
Miske Kadir
h
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!