Indonesia
NovelToon NovelToon
Balas Dendam Sang Mawar Hitam

Balas Dendam Sang Mawar Hitam

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mafia / Identitas Tersembunyi
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: Mutzaquarius

Bertahun-tahun setelah sebuah pembantaian menghapus keluarga Black Rose dari dunia mafia, Elena kembali dengan identitas sebagai seorang pelayan.

Tidak seorang pun tahu siapa dirinya atau alasan sebenarnya ia memasuki keluarga Bianchi.

Namun, putra pertama keluarga Bianchi, Leon mulai mencurigai wanita itu. Kebiasaan aneh dan tato yang wanita itu miliki, membangkitkan potongan ingatan dari masa lalu yang tidak pernah bisa ia pahami.

Sampai sebuah kesalahpahaman memaksa mereka untuk menikah.

Leon melihat kesempatan untuk mengawasi Elena lebih dekat. Sementara Elena menerima pernikahan itu demi satu tujuan yaitu membalas dendam.

Dua orang dengan tujuan tersembunyi terikat dalam satu pernikahan.

Dan, tanpa mereka sadari, pernikahan itu akan membuka rahasia yang menghubungkan masa lalu mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mutzaquarius, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menjadi Pusat Perhatian

Malam itu, kediaman keluarga Bianchi tampak lebih sibuk dari biasanya.

Beberapa mobil mewah telah terparkir di halaman. Para pelayan berlalu-lalang mempersiapkan segala sesuatu, sementara Victor, Leon dan Daniel sudah menunggu di ruang utama sebelum berangkat ke pesta.

Leon berdiri dengan setelan jas hitam yang membuat penampilannya semakin berwibawa. Wajahnya terlihat tenang, tetapi sesekali ia melirik ke arah tangga.

"Kenapa lama sekali?" gumam Daniel.

Namun, belum sempat Leon menjawab, terdengar suara langkah kaki dari lantai atas.

Keduanya spontan menoleh.

Dan, untuk beberapa detik, tidak ada satu pun dari mereka yang berbicara.

Elena muncul dari balik tangga bersama Maria.

Ia mengenakan gaun panjang berwarna gelap dengan potongan elegan yang mengikuti lekuk tubuhnya tanpa terlihat berlebihan. Bahunya dibiarkan terbuka, menampilkan kesan anggun sekaligus menawan. Rambut panjangnya tergerai lembut di belakang punggung, menutupi tato mawar miliknya, sementara riasan wajahnya dibuat tipis dan natural, cukup untuk menonjolkan kecantikan alaminya.

Setiap langkah Elena terdengar tenang saat menuruni anak tangga dengan senyum tipis yang menghiasi wajahnya.

Untuk sesaat, suasana di ruangan seolah membeku.

Beberapa pelayan yang berada di sana bahkan tanpa sadar menghentikan pekerjaan mereka.

Semua terpaku, tak berkedip melihat kecantikan Elina. Tak terkecuali Leon.

Ia pernah melihat wanita itu dalam pakaian sederhana sebagai seorang pelayan. Tapi, malam ini Elena terlihat seperti orang yang berbeda.

Wanita itu terlihat elegan, anggun dan, memancarkan aura yang sulit diabaikan.

Leon bahkan tidak menyadari bahwa pandangannya terus mengikuti setiap langkah wanita itu.

"Dia... cantik sekali," batin Leon.

Ia segera tersadar dan berusaha mengalihkan pandangannya. Tapi, hanya beberapa detik, matanya kembali tertuju pada Elena., seolah-olah ada sesuatu yang membuatnya tidak mampu berpaling.

Di sampingnya, Daniel juga hanya berdiri diam. Wajahnya menunjukkan keterkejutan yang sulit disembunyikan.

Selama ini, Daniel selalu memandang Elena sebelah mata karena Elena hanyalah seorang pelayan yang beruntung bisa masuk ke keluarga Bianchi dan menjadi istri Leon.

Tapi, wanita yang berdiri di hadapannya malam ini membuat semua penilaiannya seketika goyah.

Daniel menatap Elena dari atas hingga bawah dengan ekspresi tidak percaya.

"D-dia... benar-benar si Pelayan itu?" batinnya tak percaya.

Elena dan Maria akhirnya sampai di anak tangga terakhir.

Maria segera menghampiri Victor dan menatap kedua putranya.

"Bagaimana penampilan kami malam ini? Cantik, bukan?"

Tidak ada yang menjawab.

Victor hanya melirik sekilas tanpa niat menjawab. Sedangkan, Leon dan Daniel masih terpaku pada Elena.

Elena menyadari tatapan keduanya. Dia menunduk, memperhatikan penampilannya, sebelum kembali menatap keduanya.

"Ada apa?" tanya Elena.

Leon terdiam sesaat. Sedangkan, Daniel segera berdeham dan memalingkan wajah, berusaha menyembunyikan keterkejutannya.

"Ti-tidak ada."

Elena mengangkat alis.

Sementara itu, Leon masih memandanginya dengan tatapan yang jauh lebih lembut dari biasanya.

"Kenapa?" tanya Elena lagi.

Leon akhirnya tersadar. "Tidak." Ia menggeleng kecil. "Kamu terlihat..." Leon berhenti. Ia menghela napas pelan sebelum menyelesaikan kalimatnya.

"...berbeda."

Senyum tipis muncul di bibir Elena. "Berbeda dalam arti buruk?"

Leon menatapnya beberapa detik, lalu memalingkan wajahnya. "Tidak."

Elena tersenyum. Ia menghampiri Leon dan langsung memeluk lengannya.

Sementara Daniel yang melihat itu hanya bisa mengepalkan tangannya erat.

Ia tidak mau mengakuinya. Tapi, malam ini Elena benar-benar berhasil membuatnya tidak bisa berpaling.

"Sial!" umpatnya dalam hati.

***

Sepanjang perjalanan, suasana di dalam mobil terasa tenang.

Leon duduk di samping Elena, sementara cahaya lampu jalan sesekali menyusup melalui kaca jendela dan menerangi wajah mereka secara bergantian.

Elena lebih banyak diam. Ia duduk dengan tenang, kedua tangannya terlipat di atas pangkuan. Sesekali, tatapannya beralih ke luar jendela, memperhatikan pemandangan kota yang dihiasi cahaya malam.

Sementara, Leon terlihat sibuk memeriksa ponselnya. Tapi, tanpa sadar beberapa kali ia melirik ke arah Elena.

Lalu, Ia akan mengalihkan pandangan setiap kali Elena menoleh, seolah tidak ingin wanita itu menyadari bahwa ia memperhatikannya.

Tapi, Hal itu justru membuat Leon semakin kesal pada dirinya sendiri.

"Ada apa denganku? Kenapa aku terus melihatnya?" batinnya.

"Kamu kenapa?" tanya Elena tiba-tiba.

Leon menoleh. "Apa?"

"Sejak tadi kamu terus melihatku."

Leon terdiam lalu, berdeham pelan. "Tidak ada."

"Oh." Elena mengangguk pelan sebelum kembali memandang ke luar jendela.

Tidak lama kemudian, mobil memasuki halaman sebuah hotel berbintang lima yang menjadi tempat di gelarnya pesta ulang tahun pernikahan salah satu rekan bisnis Victor.

Hotel itu tampak megah.

Deretan lampu menghiasi bagian depan gedung, sementara karpet merah terbentang dari pintu masuk hingga area lobi.

Beberapa mobil mewah berdatangan silih berganti, menurunkan para tamu yang mengenakan pakaian formal dan gaun malam terbaik mereka.

Begitu mobil Leon berhenti, seorang petugas hotel segera membuka pintu.

Leon turun lebih dulu. Lalu, berbalik dan mengulurkan tangannya kepada Elena.

Elena menatap tangan itu sesaat sebelum menerimanya.

Begitu kakinya menginjak karpet merah, suasana di sekitar mereka seolah berubah.

Beberapa percakapan terhenti. Para tamu yang sedang berjalan spontan menoleh, menatap Elena.

Wanita itu berjalan di samping Leon dengan langkah anggun dan berpenampilan elegan.

Beberapa pria bahkan tanpa sadar memperlambat langkah hanya untuk melihatnya.

"Siapa wanita itu?"

"Dia cantik sekali."

"Apa wanita itu istri tuan Leon?"

Bisikan-bisikan mulai terdengar di antara para tamu.

Elena hanya tersenyum, dan berjalan dengan tenang. Ia berhasil memainkan perannya dengan sangat baik.

Berbeda dengan Leon.

Rahang pria itu perlahan mengeras. Tatapannya menyapu sekeliling pada pria yang secara terang-terangan menatap Elena.

Dan entah kenapa, hal itu membuat Leon merasa tidak nyaman.

Ia menarik lengannya dari pelukan Elana. Lalu, berpindah pada pinggang wanita itu.

Elena sedikit terkejut. "Kamu kenapa?" tanya Elena heran.

"Tidak apa-apa," jawab Leon singkat.

Tapi, matanya masih mengarah tajam pada semua pria yang sejak tadi memandangi Elena. Dan, saat semua tamu pria tersenyum pada Elena, Leon langsung menarik Elena sedikit lebih dekat ke sisinya.

Elena kembali terkejut. "Leon?"

"Kita masuk."

Leon tidak memberikan penjelasan. Ia hanya menuntun Elena masuk ke dalam hotel dengan langkah tegas.

Di dalam ballroom, suasananya jauh lebih meriah.

Lampu kristal besar menggantung di langit-langit. Musik lembut mengalun di antara percakapan para tamu. Meja-meja bundar sudah tertata rapi dengan hidangan mewah, sementara para tamu dari kalangan pebisnis dan keluarga terpandang bercampur dalam suasana pesta yang elegan.

Victor dan Maria masuk lebih dulu. Di susul Daniel yang berjalan di belakang mereka. Baru kemudian, Leon dan Elena memasuki ruangan.

Tapi, kali ini Elena benar-benar menjadi pusat perhatian.

Beberapa wanita membicarakan penampilannya. Sementara, para pria tidak sedikit yang diam-diam melirik kecantikannya.

Leon semakin tidak menyukai keadaan itu. Ia bahkan mulai mempererat pelukan di pinggang Elena. Seolah-olah, keberadaannya adalah peringatan bagi siapa pun agar tidak mendekat.

Elena menyadari perubahan sikap Leon dan mencoba menahan senyumnya.

"Kenapa wajahmu terlihat seperti sedang marah?" bisiknya.

"Aku tidak marah."

"Benarkah?" Elena melirik ke sekeliling, lalu kembali menatap Leon.

"Kalau begitu, kenapa kamu terus menatap mereka dengan tatapan ingin membunuh?"

Leon terdiam.

Ia tidak bisa menjawab karena dirinya sendiri bahkan tidak tahu alasan mengapa ia merasa kesal.

Yang ia tahu, setiap kali ada pria yang menatap Elena terlalu lama, membuat sesuatu di dalam dirinya terusik.

Dan satu hal yang tidak ingin ia akui. Ia tidak suka melihat wanita itu menjadi pusat perhatian pria lain.

1
Kustri
pengen'a kasih yg hitam spy sesuai... sayang'a gk ada🌹
+44
bentar lagi.. aku mencintaimu 🌚
Alissia
cemburu bilang dong jangan di geden gengsinya🤣🤣
Kustri
☕lah thor biar kalap UP'a😉
🇦 🇵 🇷 🇾👎
bucin lho kn cmbr kn😃
🇦 🇵 🇷 🇾👎: bnr😫😫😫
total 2 replies
Kustri
cemburu bilang boss! 🤣
💖💖💖
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Gengsi keknya, kak🤭
total 1 replies
Kustri
eummm.... ternyata leon bukan anak kandung victor
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Iyesss
total 1 replies
🇦 🇵 🇷 🇾👎
cp kh mrk
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Coba tebak!😌
total 1 replies
Kustri
owh owh siapa diaaa....
nyogok biar dobel up🤭
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Hari ini, udah q kasih double 😌
total 1 replies
Kustri
mgkin benar the reavan pelaku'a 20th yg lalu leon umur brp🤔
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Gak jauh sama Si El
total 1 replies
Kustri
siapa yg ngasih senjata ke elena!
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Aq/Grin/🤭
total 1 replies
Kustri
mgkin maria dijodohkan & daniel anak kekasih victor🤔
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Bukan gitu 🤧
total 1 replies
Kustri
itu viona apa perawan tua? apa dia gk ada kerjaan lain? apa gk punya tmpt tinggal?
huh benalu menyusahkan👊
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Dia udah berkeluarga 😃. Habis pesta, makanya nginep dulu di rumah mas Piktor🤭
total 1 replies
Kustri
wkwkkkk... kau laki" sejati, gk mgkin akan melewatkan itu🤣🤣🤣
Kustri
tenang leon bs jd el akan membantumu dlm sgl hal
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Atau, sebaliknya 😃
total 1 replies
Kustri
betul kata leon, qu jg bertanya" dr mana keahlian el didpt klo sehari" ada dipanti... tlg beri penjelasan sedikit thor mgkin 1 part u/perjalanan el🥺
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Belum ada penjelasan, tapi udah ada dugaan kalau identitas di palsukan 😌
total 1 replies
Kustri
eummm... daniel si munaf, serakah & pecundang👊👊👊
🇦 🇵 🇷 🇾👎
next
🇦 🇵 🇷 🇾👎
sk crtvny
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Thankiyu, kak 💜
total 1 replies
🇦 🇵 🇷 🇾👎
next
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!