Beferly atau yang biasa di panggil Bee, memiliki kehidupan yang cukup terbilang berantakan di usia muda.
Entah hubungan nya antara teman, kerabat bahkan dengan orang tua nya sendiri.
Hingga di suatu ketika, seseorang masuk dalam kehidupan nya bak sebuah sihir.
Mengajak nya berteman hanya untuk 7 hari saja.
Kedua sisi dalam diri Bee mulai memberontak dalam kurung waktu 7 hari.
Sisi manakah dalam diri nya yang akan menang?.
Dan kehidupan seperti apa yang akan di dapatkan Bee setelah pertemanan 7 hari nya?.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pentin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 23
"Saat ku beri aba aba, cepatlah lari!," lirih Soya mencoba memasang badan untuk keamanan sahabat nya.
Keamanan dari kearoganan lelaki yang kini terus menatap bengis ke arah mereka.
"Menyingkir lah seperti biasa nya Soya, atau kau mau merasakan akibat nya?," ancam nya yang tak lain ialah Boy.
Lelaki kasar dan arogan yang akan menggunakan segala cara demi mendapatkan apa yang ia inginkan.
Bahkan ia tak segan segan mewujudkan ancaman nya selama ini pada Soya, ancaman yang cukup berhasil membuat Soya melangkah mundur tanpa mau ikut campur lagi urusan antara Bee dengan Boy.
Tatapan Boy begitu liar dan tajam menatap beberapa area terlarang dari tubuh Soya.
Hingga membuat Soya gugup seketika.
Namun kali ini, meskipun ia begitu gugup, Soya tetap teguh di tempat nya berdiri tanpa mau meninggalkan Bee sedikitpun.
"Hai kawan, what your problem?," ucap Time seketika membuat para body guard Boy maju untuk melindungi tuan nya, namun di saat itu juga Boy menghentikan langkah mereka.
"A- aku hanya sebentar Boy, please. Lepaskan aku," rintih Bee walaupun ia tahu Boy tidak akan mengerti akan kondisi nya sedikitpun.
"Wah wah wah, luar biasa Bee, apa kau sudah lupa apa akibat dari membantah ku?," ketus Boy yang kini semakin mendekat ke arah Bee.
"Stop!," seru Soya mencoba untuk seberani mungkin.
Plakkk!!
Namun sebuah tamparan lah yang di dapat Soya dari keberanian nya saat itu.
Membuat semua mata terbelalak menatap nya tak percaya.
Terlebih Time, ia begitu nampak geram di buat nya.
"Cukup aku saja yang merasakan pukulan tangan mu, jangan sahabat ku!," seru Bee yang kini berbalik memasang badan untuk melindungi keselamatan Soya.
"Kalau begitu turuti perkataan ku, stay in here!. You understand hanny.., ingatlah beberapa hari lagi pesta yang kita rencanakan akan di mulai," ucap Boy membuat bayangan buruk tentang pesta pantai itu kembali terbesit di ingatan Bee.
"No!, Bee akan tetap pergi apapun yang terjadi," sentak Time bersiap untuk menjentikkan jari nya lagi.
Dan, lagi lagi waktu terhenti.
Dan seperti biasa nya, Bee dan Time lah yang tak terpengaruh oleh penghentian waktu itu.
"Go!, jangan buang buang waktu mu Bee, seseorang mungkin membutuhkan mu sekarang," seru Time membuat Bee segera bergegas kembali menuju bandara.
Entah apa arti dari perkataan Time jika mungkin seseorang membutuhkan nya sekarang, yang jelas kali ini Bee begitu percaya penuh pada perintah dan peringatan dari Time.
___##____
"Jaga mulut mu itu!," sentak Boy saat waktu kembali pulih, namun ia segera tersadar bahwa Soya dan Time bahkan Bee telah menghilang dari hadapan nya.
"Kurang ajar!, kemana mereka!," sentak Boy begitu kesal nya hingga meluapkan kemarahan nya pada para body guard nya sendiri.
Sama hal nya dengan Boy, para body guard itu tetap diam walau di pukuli oleh Boy karna memang mereka tidak menyadari kepergian ketiga mangsa nya itu.
Dengan wajah merah padam, Boy segera masuk ke dalam mobil nya dan melacak jadwal penerbangan hari ini.
"Aku akan mendapatkan mu, bahkan di ujung dunia sekalipun," ucap Boy sembari terus fokus dengan layar ponsel nya.
"Dan kau Time, kau sudah berani mendekati bahkan mengambil gadis ku, tunggulah apa yang bisa ku lakukan nanti," umpat Boy begitu tak sabar membalas semua perlakuan Bee kepada nya.
ngomong ngomong si Rey muka 2 biar keliatan baik trus pas bee udah dapet warisan nanti cuma dia yg dipandang sama bee ya .. untung ada time jadi kebongkar kisah masa lalunya