Indonesia
NovelToon NovelToon
Mencintai Kekasih Gelapmu

Mencintai Kekasih Gelapmu

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama
Popularitas:39.4k
Nilai: 5
Nama Author: Wulan Setya

Elang terjebak dengan pilihan nya sendiri, Mencintai Simpanan nya yang bernama Indira karena Istri nya tidak ingin memilik anak dari nya karena di anggap akan menghambat karir nya.Bahkan kejutan penghianatan yang tak pernah terduga. Hubungan Gelap yang berawal dari dari sebuah perjanjian Justru menjadi Boomerang pada diri nya Sendiri. terjebak antara konflik dan cinta..

Cinta di antara penghianatan, konflik berakhir dengan kedamaian karena saling mengistimewa kan
Terkadang Cinta bertumbuh dari rasa mengalah dan dan prasangka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wulan Setya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

keterlaluan

"Buka pintu nya Indira" pinta Elang sambil mengetuk pintu

"Ada apa" jawab Indira membuka separuh pintu nya, sehingga kepala nya saja yang kelihatan, wajah nya masih terlihat sangat kesal.

"Cepat lah bersiap siap, aku mengajak mu makan malam.." ucap Elang dengan nada datar

"Makan malam??" Indira semakin bingung

"Ya! ayo kita makan di luar"

"Kita??? Sejak kapan ada kita?? "

"Indira..jangan bertele tele.. Lima belas menit kamu harus siap dan harus selesai berdandan..!" Elang pergi begitu saja.

Lima belas menit berlalu,Indira sudah berdandan dengan ciri khas nya yang sederhana.

Begitu pun dengan Elang,

"Sudah kuduga,mana mungkin dia berpakaian rapi..apalagi ngajakin makan malam romantis" batin Indira setelah melihat style Elang.

Tak butuh waktu lama, mereka sudah sampai di tempat tujuan..makan malam di tempat outdor lesehan lebih tepat nya seperti angkringan.

Tidak begitu mewah tapi banyak para pengunjung disana

"Aduh!" pekik Indira sambil memerika tungkai kaki nya. Setelah beberapa langkah turun dari mobil

" Kenapa coba aku lihat!" Elang dengan sigap memeriksa kaki Indira dengan berjongkok

"Luka nih kaki mu!!" sambil terus meniup niup kaki Indira.

Membuat Indira mematung tidak percaya, Ini bukan Elang yang ku kenal batin nya

"Ndi!! Indira!! sakit banget ya!!" tanya Elang masih sibuk meniup niup kaki nya

"Tidak! Tidak apa apa! Aku masih bisa menahan nya"

"Tidak! lepas saja sepatu mu..nanti kaki mu semakin Lecet.. Biar ku ambil kan sandal di dalam mobil"

Elang melepas kan sepatu dari kaki Indira ,lalu membawa nya ke dalam mobil.

Indi masih mematung tidak percaya, ternyata disisi Lain Elang Subrata selembut ini.

"Serius! Ini nggak mimpi!!" ucap Indira sambil menepuk nepuk pipi nya.

"Pakai aja nih Ndi sandal nya!!" kata Elang lalu memakai kan nya.

"El.. Beneran aku pakai sandal japit ini?? Kamu nggak malu jalan sama aku.. Yang cuma pakai sandal japit??" tanya Indira.

"Udah ayook!!" Elang langsung menyerobot pergelangan tangan Indira untuk mengajak nya duduk.

"Seriusan kita makan disini??"

"Kenapa kamu nggak suka??"

"Heran aja gitu..seorang Elang Subrata mau makan ditempat beginian?? Kalau aku sih sudah terbiasa.." Ledek Indira

"Memang nya kenapa!?! memang nya aku tidak boleh makan disini.."

"Bukan nya begitu..secara kan???? masak iya mau makan ditempat yang seperti ini"

"Justru tempat seperti ini membuat kita tenang makan, tidak dikejar kejar Media.."

"Astaga! Ya Tuhan!! Aku lupa? Benar juga ya.. Kalau Media tahu kita jalan berdua begini.. Pasti reputasimu sebagai orang ternama dan suami ter thebest bakal di pertaruh kan!!" ledek Indira lagi.

"Indi cukup! Aku harap kamu tahu batasan! Kita di sini sebagai kita oke!!" jelas Elang penuh penekanan

Indira tidak berani meledek nya lagi.

Sesuai suasana Malam..

Elang memesan makanan yang berkuah yaitu Bakmi.

"Awas!!" Elang dengan sigap memegangi rambut Indira yang terurai agar tidak jatuh ke dalam Mangkuk.

Membuat Indira salah tingkah, "Maaf jadi merepot kan,biar aku rapikan" mencoba menyingkir kan tangan Elang dari rambut nya.

"Harus nya di kucir..makan saja dulu,biar aku yang pegang rambut mu" Elang tidak membiar kan Indira mengambil alih .

"Eh enggak! Enggak terimakasih! Nanti keburu dingin bakmi mu El" tolak Indira dengan canggung.

"Tidak apa apa makan saja dulu..aku tahu,pasti kamu lapar.."

Bukan nya cepat cepat menghabis kan makanan nya ,Indira malah salah tingkah.

"Santai aja Indi.. Di nikmati..menurut ku ini bakmi paling enak dengan pemandangan terbaik.. Kita bisa melihat bintang dan hamparan bukit..ya walaupun hanya duduk di atas tikar.. Kamu nggak apa apa kan?" sambil memain kan rambut Indira.

"Nggak apa apa Gimana maksud nya?? Aku sih makan dimana aja oke,yang penting halal dan kenyang" sambil menyerutup kuah

Elang tertawa kecil.

"Seandai nya Amanda mau makan ditempat yang seperti ini past-."

"Uhuk! Uhuk! Uhuk!" Indira tersedak,buru buru mangambil segelas air putih di depan nya lalu meminum nya dengan cepat..

"Kamu kenapa Ndi??" Elang mencoba membantu

"Eh..enggak kenapa kanapa.. Tiba tiba dingin aja rasa nya..mungkin karena angin kali ya.." jelas Indi berbohong sebenar ia tidak suka mendengar Amanda, entah kenapa.

"Pakai aja nih Jaket ku.." langsung melepas jaket dan memakai kan ke tubuh Indi

"Terimakasih,s.sekarang giliran kamu yang makan"

Baru saja memegang sendok dan garpu, ponsel Elang sudah berdering.

Raut wajah nya terlihat malas saat melihat notif dilayar ponsel nya, tapi elang segera menggeser tombol hijau

"Hallo, ada apa Manda??"

"Kok gitu sih sayang..nggak suka ya aku telfon?? Lagi dimana?? Aku nungguin kamu loh di rumah"

"Makan di luar" jawab elang datar

"Masih ngambek ya sayang.."

"Enggak.. Baru aja aku mau makan"

"Yah.. Tadi aku udah tek ewey dari mekdi loh El??"

"Ya terus.."

"Aku mau makan sama kamu.. Maaf tadi aku sibuk.. Buru buru jadi nggak sempet-"

"Ya udah aku pulang sekarang" Elang segera memotong pembicaraan Amanda.

"Aku tunggu ya sayaaang loveyouuu"

"Love you too"

"Aku udah kangen sama kamu El..coba alih kan ke video".

"Ketemu langsung aja di rumah..aku matikan telfon nya ya.."

"Oke sayang".

Mereka segera mengakhiri sambungan.

Disitu Indira seperti kambing congak,membuat hati nya terasa kelu.

"Indi.. Aku harus pulang, lima belas menit lagi Kim datang..jadi jangan pergi kemana mana tunggu sampai Kim datang" Kata Elang sebelum pergi

"Kamu ninggalin aku sendiri di sini.. Ini sudah jam setengah sebelas malam loh El.." tanya Indira,mata nya sudah berkaca kaca.

"Sorry Indi..Aku pasti kan Kim nggak bakal telat.."

"Seenggak nya tunggu sampai Kim datang?? Apa nggak bisa.."

"Indi Sorry.." Elang pergi begitu saja sambil menepuk pundak Indi sebelum meninggal kan nya.

Indira sangat kecewa atas apa yang telah di lakukan Elang kepada nya malam ini .

"Nggak telat kan Indi" Suara Kim membuyar kan lamunan nya.

"Mau telat mau enggak sama aja!!" jawab indi ketus.

"Tuan mu itu memang Manusia yang punya jantung tapi nggak punya hati! Kayak gedebok pisang!! Bisa bisa nya ninggalin aku sendirian di jam segini.., seenggak nya tunggu kek! Sampai kamu dateng..gimana coba kalau terjadi sesuatu sama aku??" omel Indira di dalam mobil

"Memang nya Saya nggak capek apa? Jam segini harus menjemput kamu.."

"Yaelah Pak Kim! Gini amat yak hidup aku!! Seandai nya Saya tadi kenapa napa..yang saya tuntut orang pertama di akhirat itu kamu!!"

"Lah kok jadi saya??" jawab nya santai sambil fokus dengan arah jalanan.

"Gara gara kamu..saya harus terjebak dengan situasi yang rumit ini.. coba beritahu saya..apa yang harus saya lakukan agar saya bisa terlepas dari Pak Elang subrata!!"

"Saya tidak berani..jangan main main, Pak Elang tidak segan untuk melakukan tindak kriminal ,jika ada orang yang bermain main dengann nya"

"Malas aku berdebat dengan mu.. Kamu itu sama seperti Elang!!"

1
Piet Mayong
baru baca, semoga ceritanya keren
Kandihati Nuke Ismaryati
lanjutannya kapan up mba?
Santi
bagus
Yuki Kim
ku harap anak yg dikandung amanda bukan anak elang biar dia kapooooookkkkkk.....😡😞
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!