Indonesia
NovelToon NovelToon
Kembar Genius Milik Tuan Kenzo

Kembar Genius Milik Tuan Kenzo

Status: tamat
Genre:Anak Genius / Mafia / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:728k
Nilai: 5
Nama Author: Aisyah Alfatih

Enam tahun lalu, Kenzo Roman De Luca kehilangan seorang wanita yang tak pernah berhasil ia lupakan. Yang tak pernah ia ketahui, wanita itu pergi membawa dua kehidupan yang tumbuh menjadi anak-anak genius.

Takdir mempertemukan mereka kembali.
Namun, sebelum Kenzo mengetahui kebenarannya, seorang bocah laki-laki yang tak sengaja bertemu dengannya dengan berani menawari sesuatu padanya.

"Asal Anda siap menikah dengan Mommy kami. Maka saya siap bekerja sama dengan Anda," ujar Mateo enteng.

Kenzo terpaku, dia tak tahu anak yang sedang memohon kepadanya itu adalah putranya sendiri. Akankah, Kenzo setuju atau justru sebaliknya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyah Alfatih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24

Pintu ruang rapat telah tertutup rapat. Keheningan menyelimuti ruangan yang kini hanya dihuni oleh Kenzo dan Tara. Tanpa banyak bicara, Kenzo membuka laci meja rapat, lalu mengeluarkan sebuah map hitam.

"Ini," Kenzo meletakkan sebuah map di hadapan Tara. "Baca!" perintah Kenzo pada Tara.

Tara mengernyit. "Apa ini?"

"Kontrak, bisa bacakan?" ujar Kenzo melihat Tara yang sedang membuka map tersebut.

'Nyebelin banget sih manusia kulkas ini,' Tara menatap Kenzo kesal, tetapi sejenak kemudian wajahnya kembali fokus pada isi map.

Kontrak perjanjian pernikahan. Semakin lama membaca, wajah Tara berubah semakin kesal. Pasal demi pasal membuat dahinya berkerut.

"Pihak Kedua wajib menjaga citra pernikahan di hadapan publik. Pihak Kedua wajib menghadiri acara keluarga maupun acara perusahaan apabila diminta oleh Pihak Pertama. Pihak Kedua wajib mengikuti instruksi Pihak Pertama selama tidak bertentangan dengan hukum..."

Tara masih berusaha menahan emosinya. Namun, saat membuka halaman berikutnya, matanya langsung membelalak.

"Apabila Pihak Kedua terbukti menjalin hubungan dengan pria lain atau melakukan perselingkuhan selama masa pernikahan berlangsung, maka hak pengasuhan Mateo dan Alisya akan diserahkan sepenuhnya kepada Pihak pertama..."

Tara membaca ulang kalimat itu dua kali. Ia mengangkat kepalanya perlahan menatap Kenzo.

"Apa maksudnya ini?"

Kenzo tetap tenang. "Itu kontrak yang harus kamu tanda tangani."

"Tanda tangani?!" Suara Tara mulai meninggi.

"Anda menyuruh saya mengikuti semua perintah Anda? Menjaga citra sebagai istri? Menghadiri semua acara? Bahkan..." Tara menunjuk salah satu pasal.

"Kalau saya ketahuan selingkuh atau punya pria lain, hak asuh Mateo dan Alisya malah diberikan kepada Anda?"

Kenzo mengangguk singkat, "benar."

Tara sampai tertawa saking kesalnya.

"Logikanya di mana, Tuan Kenzo? Kalau saya yang selingkuh, harusnya Anda melepaskan saya. Ini malah anak-anak harus diberikan kepada Anda."

"Itu memang sengaja saya tulis." Jawaban datar itu justru semakin membuat Tara naik pitam.

"Anda benar-benar aneh."

Kenzo tidak tersinggung sedikit pun.

"Saya tahu kamu bukan perempuan yang akan berselingkuh."

Kalimat itu membuat Tara terdiam sesaat. Namun, hanya sesaat dan dia kembali mendengus kesal.

"Jangan sok mengenal saya." Tara menutup map itu dengan suara cukup keras.

"Kontrak ini konyol, terlalu banyak aturan. Dan saya tidak suka diperintah."

Ia mendorong map tersebut kembali ke hadapan Kenzo.

"Kalau begitu, jangan tanda tangani." Nada suara Kenzo tetap tenang, seolah sudah memperkirakan reaksi Tara.

"Tapi ingat, begitu konferensi pers dimulai, semua orang akan menganggap kita adalah suami istri."

Tara menatapnya tajam, "lalu?"

"Kalau kamu menolak bekerja sama, bukan hanya citra saya yang dipertaruhkan."

Kenzo berhenti sejenak sebelum melanjutkan, "tetapi juga nama baikmu."

Ucapan itu membuat Tara mengepalkan kedua tangannya. Ia menatap kontrak di atas meja, lalu kembali menatap pria di hadapannya.

"Dasar bos menyebalkan..." gumamnya pelan tetapi justru Kenzo bisa mendengarnya.

Kenzo hanya menatapnya tanpa mengubah ekspresi, menunggu keputusan Tara.

Tara menatap kontrak itu cukup lama. Tara benar-benar ingin merobek berkas itu saat itu juga. Namun, mengingat konferensi pers yang akan segera berlangsung dan posisinya sebagai pengacara perusahaan, ia akhirnya mengembuskan napas panjang.

"Dasar bos menyebalkan..." gerutunya pelan, dengan kesal, Tara mengambil pena di atas meja. Satu goresan tanda tangan akhirnya tertera di halaman terakhir kontrak. Ia meletakkan pena sedikit lebih keras dari seharusnya.

"Nah, puas?"

Kenzo mengambil map itu dan memeriksa tanda tangan Tara sekilas.

"Hm..."

Tara berdiri sambil terus mengomel pelan, mengira Kenzo tidak mendengarnya.

"Padahal jelas-jelas itu anakku, mereka aku yang mengandung dan aku yang melahirkan. Kenapa malah dia yang ngatur-ngatur..."

Belum sempat Tara menyelesaikan gerutuannya, suara Kenzo terdengar tenang dari belakang.

"Kita membuat mereka berdua waktu itu, kalau kamu lupa."

Tara berhenti melangkah, mata Tara membulat. Otaknya seperti berhenti bekerja selama beberapa detik. Perlahan warna merah mulai menjalar dari pipi hingga ke telinganya.

"An-Anda!"

Dia menoleh cepat ke arah Kenzo yang masih duduk santai sambil memegang map kontrak. Kenzo menatapnya tanpa rasa bersalah sedikit pun.

"Dasar gila! Bukannya malu malah ngomong begitu dengan wajah datar!" Tara mendengus kesal. "Laki-laki menyebalkan!"

Tanpa memberi kesempatan Kenzo membalas, ia berbalik dan berjalan cepat menuju pintu.

Pintu dibuka dengan sedikit kasar. Sebelum keluar, Tara masih sempat bergumam pelan,

"Nyebelin! Sombong! Haus perhatian! Pantesan melajang, siapa yang mau sama pria seperti itu!" Lalu Tara melangkah pergi meninggalkan ruang rapat.

Pintu tertutup kembali. Kenzo menatap ke arah pintu yang baru saja ditutup Tara. Beberapa detik kemudian, sudut bibirnya terangkat membentuk seringai tipis.

"Menarik juga, akhirnya punya mainan baru." Gumam Kenzo, lalu ia menutup map kontrak itu dengan tenang sebelum berdiri. Kini, giliran dirinya bersiap menghadapi konferensi pers yang akan mengubah kehidupan pribadi mereka menjadi konsumsi publik.

1
Sri Wulandari
sprtinya kisah klrg Alex & Tasya terulang lg😔
Sri Wulandari
knp qm g menunggu suamimu dtng lalu bertanya k daddy Alex tentang apa yg sbnrnya terjadi...karna dg qm pergi g akan menyelesaikan smua mslh yg ada hanya kebencian yg akan terus tumbuh d hatimu....bkn kah mommy Tasya sdh pernah menceritakan tentang hubungan klrgnya & klrg daddy Alex yg penuh dg kesalahan pahaman karna fitnah orang lain.... mungkin saat ini qm perlu menenangkan diri karna terlalu syok tp tetaplah berpikirlah bijak demi rumahtangga mu & jg anak²mu
sprti daddy Alex & mommy Tasya akhirnya bahagia d masa tua walaupun masa lalu dr mereka yg tersakiti tdk bs pergi meninggalkan kehidupan mereka 😔
Sri Wulandari
sprtinya cerita masa lalu itu hanya Alex & Kenzo yg tau🤔
Nanik Kusno
terima kasih ceritanya Kak Othor....sehat dan semangat selalu untuk terus berkarya.....💪💪💪💪💪👍👍👍👍👍
Aisyah Alfatih: kembali kasih kak 🙏 ayo mampir di karya baru aku kak 🙏💞
total 1 replies
Nanik Kusno
Akhirnya..... bahagia semuanya dengan orang2 tercinta.....👏👏👏👏👏🩷🩷🩷🩷🩷🩷🩷🩷
Nanik Kusno
Hanya papa Alex yang tau kebenaran peristiwa itu.....
Nanik Kusno
Akhirnya....g ada drama ketinggalan pesawat yang membawa Tara dan si kembar....
Nanik Kusno
Sayang banget ya ... Tara pergi sebelum tau apa yang sebenarnya terjadi di video itu dulu....
Nanik Kusno
Aduuuhhhhhh.....kok langsung memutuskan pergi....g cari tau dulu ke Kenzo....😥😥😥😥😥😥😥
Nanik Kusno
Jangan pendam sendirian Tara..... apalagi kamu akan melakukan sesuatu yang membuat mu menyesal nanti....
Nanik Kusno
Aduuuhhhhhh....😇😇😇😇😇😵‍💫😵‍💫😵‍💫😵‍💫😵‍💫🙄🙄🙄
Nanik Kusno
semakin penasaran wae ...🙄🙄🙄🙄🙄🙄🙄
Nanik Kusno
Semoga tidak terjadi hal yang buruk ma keluarga ini....🤲🤲🤲🤲🤲
Sri Wulandari
Kenzi msh sm sprti waktu msh kecilnya dulu dia yg paling asyik & ceria....
gpp Kenzo sekali luangkan waktu mu bersama istri & anak²mu mereka jg butuh daddy nya utk bs d ajak bersenang² bermain bersama mereka....qm jngn gila kerja karna pekerjaan mu g ada habisnya 😅
Nanik Kusno
G bahaya ta iki??🙄🙄🙄🙄🙄🙄🙄
Nanik Kusno
Orrang2 masa lalu yang bermusuhan dengan Alex.????
Nanik Kusno
Semakin banyak teka-teki yang muncul.....😵‍💫😵‍💫😵‍💫😵‍💫😵‍💫😵‍💫😵‍💫🙄🙄🙄
Nanik Kusno
Siapa lagi musuh Kenzo ini..... orang dari masa lalu....
Nanik Kusno
mungkinkah itu Dante????
Nanik Kusno
Semua akan terkejut dengan kemampuan Mateo.... pasti 👍👍👍👍👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!