"Kau terlalu banyak menyimpan kebohongan sehingga kejujuran mu di pandang semu sekarang."
Kepergian Reno bukan lah sesuatu yang salah, aku yang salah disini aku paham arti perginya. "Jangan pergi! jangan tinggalkan rumah."
Dia amat marah setelah berita itu sampai ke telinga nya...
yukk buruan cari sepenggal kalimat ini dibalik cerita aku.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MAMI ADRIELLA20, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Obrolan sesama wanita bukan ipar
Mau pesan apa ?
Itu rekomendasi Kakak aja
Kak Duma menulis pesanan kami pada secara kertas ,menu-menu yang menurutnya rekomendasi dia perkenalkan kepadaku .
Untuk waktu Tunggu 10 menit lebih ,Kak Duma mengajakku untuk mengobrol kembali perihal sesama wanita ,Ia menceritakan awal kedekatannya dengan suaminya di mana kala itu Iya masih bimbang ,melanjutkan S2 nya atau menikah ,Puji Tuhannya dia memilih menikah dan bisa melanjutkan S2 nya sampai sekarang namun itu nasehat yang dia beri ,hati-hati dalam berucap ,ketika ia mengucapkan ingin menyelesaikan S2 nya dulu baru memiliki anak terjadi sampai sekarang. Ada masa penantian yang harus dia bayar untuk itu ,"kelihatannya aja yang aku happy-happy tapi kalau ditanya perihal kurang aku itu Aku sedih banget tahu." Curahan hatinya tulus dari seorang wanita
"Tapi karena kita tinggal di kota juga banyak kegiatan ,Ya bisa dibilang lupa-lupa ingat ke arah sana ."
Dia tidak sungkan mengatakan kepadaku kalau seperti ada yang aku tutupi darinya,
menarik senyum sekaligus nafas "Aku hanya canggung Kak ,Mungkin Nanti kalau sudah menemukan titik nyaman-nya kita bisa bercerita panjang kali lebar ."
"Anggaplah aku kakakmu karena aku pun selalu begitu ,nggak pernah membela sesuatu yang salah ."
Ketika menu datang ,obrolan berpindah pada cita rasa kopi dan juga Makanan yang kami pesan .pekerjaan ,hobi dan juga impian kami 5 tahun ke depannya .kupikir kami memiliki visi dan misi yang sama sehingga obrolan ini berjalan begitu Netral ,bahan rasa canggung gua berubah menjadi rasa nyaman untuk bercerita .namun tetap memasang benteng pertahanan dan juga batasan untuk apa yang aku ungkapkan dan tidak aku ungkapkan ,di situlah letak yang dapat diambil wanita psikologi ini dalam mengambil nilai kepribadianku .
Menurut infonya Kak Rena tadi pagi melaksanakan perjalanan pekerjaan keluar kota ,ya itu Kota Batam .iseng-iseng dia bilang: "nggak papa chat aja minta oleh-oleh gih atau apa gitu Jangan mau sama cowok yang gak punya uang."
"Coba buka pesan kamu !sini aku yang chat" kuserahkan handphone yang sudah terhubung dengan pesan Kak Reno .ia tersenyum ,lalu tidak berapa lama telepon berbunyi .aduh pesan apa yang dia kirim sehingga Kak Reno menghubungiku.
"kan sudah kuduga kau itu !nggak mungkin dia tahu aku pergi ...sambung tali silaturahmi kalian ya ," Kak Reno tertawa dari balik telepon. "gimana ?jangan kau gantung-gantungan orang !Kalau suka Kau bilang ,kalau nggak yang rusak kau dekati bilang sama kamu kayak gitu !"
"masa pengenalan dulu ,jadi nggak mungkin langsung suka sama aku .aku jelek." Aduh pipiku merah pasti ,aku masuk dalam obrolan mereka .
"kau cuman setahun lagi loh di kampus itu nanti kalau ada dosen atau mahasiswa baru yang suka sama dia ,habis kau ! di cafe ini aja tadi udah 3 minta nomor teleponnya yang dibilangin ya sama kakak ipar ku aku makan makanya nggak digangguin .goda Kak Duma kepada kami ,Kak reno malah semakin tertawa .
"Sama kayak mamamu kau ." katanya.
"Intinya seperti itu ya ,Ya udah lanjutkan lah pekerjaanmu ."
Kami lanjut mengobrol sampai hari Mulai malam,dari obrolan antara aku dan kak duma ada begitu banyak sekali ilmu terima ,tanpa harus ada namanya membayar kelas konseling ,untuk makan kali ini ditanggung oleh Kak Duma berhubung dia yang membuat titik kumpul ,aku paham ini sebuah pancingan bila aku tertarik Aku Kan mengundangnya Kembali .dan di undangan kedua akan menjadi penentu ,aku hanya sekedar membalas Budi ,atau menganggap dia sebagai seorang kakak .
Tanpa sungkan kami saling berpelukan dan salam perpisahan ,Iya tidak mengantarku bukan karena keinginan pribadinya melainkan inisiatif ku tak ingin ya putar balik terlalu jauh ,terus memilih untuk menaiki kendaraan umum atau naik taksi aja .tak lupa kami berfoto Ria memberikan caption menarik pada setiap foto ,Kak Duma ternyata update juga anaknya .
"Kalau lagi ke arah rumah mampir ya," kataku Mengundang begitu juga dia kembali mengundangku untuk datang ke rumahnya .
Yang kau pesan telah tiba ,kami melanjutkan perjalanan makan waktu masing-masing 34 menit . bedanya itu kalau Kak Duma menggunakan tol aku lewat jalan biasa saja . tanganku tak sengaja mengklik pesan terkirim atas Namaku kepada Kak Reno ,cukup aneh dan random sih mereka .bisa-bisanya ,Kak Duma mengetik :Reno,ntar kalau balik ke Jakarta beliin coklat ya Aku suka coklat banget tahu .terus balasan karena bikin ngakak ,malah dibikin emoji? dong .
Dengan pedenya Kak Duma malah bikin balasan ngakak "nggak usah pelit jadi laki ,dimintain coklat doang pakai tanda tanya."
"Ini Adri ?" wess dia mengenali aku ternyata dan mana mungkin seorang Adri melakukan itu , aneh bangett memang dua bersaudara ini.
"Lagi jatuh cinta ya neng, merah banget itu pipi." Astaghfirullah bapak terlalu ikut nyampur bangett dirimu.
"ah si bapak.." Ya ampun DRI, ini yakin kamu???
Memang beda vibes antara masa sukaku dengan Dean ,dan juga Kak Reno . Dean mungkin lebih cinta kepadaku namun tidak dengan keluarganya ,terbaliknya .Kak Reno malah masih cuek namun keluarganya Open Care kepada ku. Lebih merasa aman kalau kedua-duanya dapat ku miliki.
Aku yakin sekali kalaupun Kak Reno memilihku itu bukan 100% dari hatinya ,melainkan dukungan keluarga untuk memilihku bersanding dengan dia .
Aku rindu dicintai sebesar dean mencintaiku, namun pada masa itu aku bisa membagi-bagi cintaku dan menghasilkan pundi-pundi dari setiap obrolan manis .mungkin hadirnya Kak Reno adalah wujud karma berbentuk berkah yang Ku terima dari Tuhan, dahulu 10 cinta bisa kudapat sekarang aku harus minta satu cinta yang tulus dari seorang pria .
Menatap mobil hitam ,rumah yang masih dalam cicilan Betapa ruginya aku tidak memiliki sesuatu yang dapat katakan aset atas hasil jerih payahku sendiri .Kalau dibilang hartanya bercampur dengan duit haram dan halal ,memang bukan hasil menjual diri tapi memeras keringat lelaki antah berantah.
Bayangkan ,seorang supervisor di perusahaan obat terkenal mencintaiku dan rela menarik perhatianku dengan cara menanam saham pada bank kala itu.
Belum lagi memanfaatkan laki-laki bodoh !ya sudah menikah tapi masih mencari cinta sama orang lain .bodoh bukan ?jadi manfaatkan aja kebodohan nya. Pantang bagi ADRIELLA Menyia-nyiakan kesempatan, namun lewat kak Reno kehidupan ku seperti berubah, ada warna yang berbeda di setiap hari nya.
Aku tidak ingin kehidupanku tersingkap ke publik soal ini ,terlebih ke keluarga Kak Reno .aku menjaga banget images ku di hadapan mereka .lagu pastikan tidak ada yang tahu soal itu.