Indonesia
NovelToon NovelToon
Cinta dan Luka

Cinta dan Luka

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Obsesi / Persahabatan / Romansa / Tamat
Popularitas:45.3k
Nilai: 5
Nama Author: KidOO

Perlakuan seorang sahabat baik Alexa yang tega memberikan kesucian teman baik demi menuntaskan sebuah dendam.

Kecemburuan yang menyebabkan dia tidak bisa berpikir jernih untuk membalaskan rasa sakit hatinya pada seorang wanita bernama Alexa, seorang pekerja paruh waktu di sebuah restoran besar dipusat kota.

Alexa yang akan dinikahi seorang anak pebisnis besar, akhirnya hanya bisa meratapi kehidupannya yang tragis. Sean memutuskan untuk mengakhiri hubungannya dengan Alexa, karena beberapa foto dari dan rekam video dari hasil jepretan Aston saat Alexa tidak sadarkan diri.

Akankah Sean kembali pada Alexa? Baca kelanjutannya hanya di Noveltoon "Cinta Dan Luka".

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KidOO, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25 Lari dari pengejaran

Malam sudah tiba, Lexa masih berjalan saja menapaki jalanan itu, ia harus segera sampai ditempat tujuan. Ia ingat tempat mereka selalu menghabiskan waktu bersama, dipinggiran pantai, di bawa pohon kelapa.

Kaki Lexa berhenti disana. Ia melihat ke sekeliling pantai, tidak ia temukan siapapun disana. Dengan berteriak keras tak jua wajah Sean muncul. Hati kecil Lexa teramat sedih melihatnya. Beberapa teriakannya tidak merubah apapun.

"Sean ...! Sean ...! Aku datang kemari untuk menemui kamu ... Tolong Sean datanglah untukku, kamu pasti tahu, jika aku disini. Kau selalu tahu kan kehadiranku. Sean ...!" Teriaknya, dengan berdiri menatap hamparan laut lepas. Terkadang tubuhnya terkena ombak kecil hingga membasahi pakaian Lexa.

"Ternyata kau tidak di sini Sean, lantas kamu dimana?" Ia terduduk, dan memukul pasir.

Ingatan kecil melayang dalam pikiran, saat mereka berlarian bersama, saling mengejar, bermain-main dengan deburan ombak, tertawa bersama. Hanya kebahagiaan yang mereka ciptakan sendiri.

Lexa menyeka air matanya. "Lagi-lagi aku menangis, aku tidak boleh cengeng, aku harus kuat, aku yakin bisa bertemu denganmu, Sean," ucapnya, menenangkan hatinya.

Kembali ia berdiri, dan berjalan meninggalkan pantai, usahanya sia-sia datang ketempat itu. Dengan baju yang sebagian basah. Ia mulai berjalan kembali menyusuri jalanan, dan sebentar-sebentar berteriak memanggil nama Sean. Malam makin dingin, tubuh Lexa menggigil, karena pakaian yang sedikit basah tadi.

Udara ini sampai menusuk tulangnya, kedua tangannya merapat pada dada, tidak mengurangi apapun, tubuhnya masih kedinginan, apalagi perutnya sudah keroncongan, ia butuh sedikit makanan untuk mengganjal perutnya.

"Sean ...! Sean ...! Aku datang kemari hanya untukmu, ku mohon datanglah padaku Sean!" teriak Lexa lagi.

Di depan, jaraknya lebih dekat dengan Lexa. Terlihat beberapa pria duduk di atas jok motor dengan santai. Bukan seorang ojek pengkolan, entah lebih tepatnya pria-pria pengganggu pejalan yang akan lewat dihadapannya.

Alexa maju mundur, perasaannya tidak menentu, akankah ia teruskan langkah kaki melewati pria seperti mereka yang terlihat menakutkan? Apa baik-baik saja jika dia melewati mereka?

Akhirnya, ia putuskan untuk berbelok arah, ia ingin mencari jalan lain yang lebih aman. Namun tampaknya mereka mengetahui gerak gerik Lexa yang aneh.

Srett..

Bunyi rem motor yang hampir kehabisan kampas berhenti menghadang langkah kakinya. Deg! Pikiran Lexa kalut, ia tidak ingin mereka berbuat sesuatu padanya. Karena jalanan ini sepi, jika berbuat macam-macam, siapa nanti yang akan menolongnya?

"Mau kemana, Sayang?"

Terdengar beberapa orang itu menyapa bersamaan, kedua bola mata Lexa tidak berani menatapnya. Ia hanya bisa menunduk lesu. Ia juga menahan perutnya yang lapar. Saat keluar dari rumah Aston, ia belum mengganjal apapun perutnya. Lexa kali ini takut, tubuhnya gemetar hebat.

"Sayang, kenapa nunduk aja? Lihat kita dong! Kenalan boleh dong, Neng?" tanya satu diantara mereka.

Lexa ketakutan, ia harus lari dari mereka, pikiran Alexa sudah tidak menentu, sepertinya malam ini mereka akan melakukan tindakan yang tidak ingin dipikirkan olehnya.

"Maaf, Pak. Boleh saya lewat? Permisi?" Lexa menunduk dan mencari celah agar tubuhnya bisa melewati mereka.

Set!

"Maaf, Neng. Tidak segampang itu kamu pergi begitu saja, setelah melewati perbatasan daerah ini. Seluruh kawasan ini milik kami, kamu harus bayar pajaknya!" jawab mereka.

Alexa mencoba menerobos sela mereka . Namun satu tarikan salah satu di antaranya memaksa Lexa untuk berhenti. Pria itu memegangi tangan Lexa dengan kuat. Lexa histeris dan berterima, "Tolong ...! Tolong ...!"

"Tidak akan ada yang mendengar teriakan kamu Nona, teriak aja yang keras. Siapa yang akan mendengar, hanya katak ditepi pantai. Dan rumput yang bergoyang.. haha!" Mereka berkata dengan tertawa riang.

"Lepaskan aku! Lepas!" Alexa berusaha melepaskan diri dari genggaman pria yang masih duduk di atas motor bebek. Ia turun segera. Dan mendekati Alexa. Bersama dua pria yang tadinya duduk diatas motor, ikut turun juga, mendekati Alexa.

Alexa ketakutan, ia tidak bisa berbuat apapun, sementara wajah bringas mereka terlihat sekali seperti akan ingin menerkamnya.

"Jangan mendekat atau aku akan bunuh diri?" ancamnya dengan mencekik lehernya sendiri. Apa yang harus ia perbuat selain mencelakai dirinya sendiri.

"Ha ha ha, dia Gadis bodoh, Bos!" Salah satunya mengolok.

Pria yang dilihat sebagai bos, dengan postur tubuh yang sedikit lebih berisi itu ikut tertawa melihat kekonyolan Alexa. "Kenapa kau harus bunuh diri? Haha, sedangkan kita akan memberi mu kenikmatan yang tiada Tara."

Pria yang masih memegangi sebelah tangannya dan, menurunkan sebelah tangan yang mencekik lehernya, kedua tangannya kini berada dalam pegangan si Bos.

"Bawa wanita ini! Kita buat dia malam ini merasakan hal yang belum dia rasakan sebelumnya," ucapnya membuat Alexa gemetar.

"Tolong!" Alexa masih berusaha mencoba meminta pertolongan.

Bug!

"Aduh!"

Lexa berusaha menyelamatkan dirinya, ia menendang buah terong sang pria, hingga kesakitan, terpaksa ia melepaskan genggaman tangannya.

"Sialan! Wanita kurang ajar! Padahal niat kami akan membuat malam ini enak, kau malah menendang garudaku! Aku tidak akan membiarkan ini terjadi. Kau harus di beri pelajaran! Kejar wanita itu!" oceh Bos melihat Alexa lari meninggalkan dia.

Lexa berlari sekuat tenaga, kedua anak buah mengejarnya. Dengan beberapa benda ia lempar dan menghalangi mereka, sampai mereka tertinggal jauh, saat ada belokan jalan ia bersembunyi disana.

Tubuhnya sedikit gemetar, ia takut dua pria itu menemukannya, nafasnya sengal, jantungnya berdetak dengan cepat. Ia mengintai dari lubang kecil. Dengan harapan mereka tidak bisa menemukan Lexa.

Sementara terlihat dari lubang celah itu kedua orang itu celingukan. "Dimana wanita itu? Breng_sek, kita kehilangan jejaknya. Cepat sekali dia lari? Awas kalau sampai ketemu ya, kita tidak akan beri ampun!" Ancamnya berbicara sendiri.

Ia berdiri disana sambil melihat kesana kemari, ia tidak menemukan tanda-tanda akan hadir ya Lexa. Terpaksa ia pergi meninggalkan tempat itu, menjauh dari Lexa berada.

Kali ini wanita itu bisa bernapas dengan lega. Merasa sudah aman, dia lekas pergi dari sana. Masih melihat kesana kemari, takut jika pria itu kembali. "Syukurlah, aku bisa kembali mencari, Sean." Dengan menekan dadanya.

Langkahnya semakin gontai, ia tidak kuasa berjalan kembali, tenaganya terkuras habis saat ia berlari tadi. Namun demi keselamatan dia harus berjuang agar bisa lekas pergi dari tempat itu.

Kakinya sudah ingin beristirahat, namun hati masih berharap bisa pergi ke tempat-tempat yang pernah ia singgahi dulu.

Tiba-tiba matanya berkunang-kunang, semua pandangan terlihat kabur, semua cahaya putih masuk ke pandangannya, kepalanya terasa sakit, dan tidak lama kemudian ia jatuh pingsan.

****

Saat ia sadar, ia kebingungan. Ia berada dimana, tempat itu sangat familiar baginya, melihat ke segala sisi ruangan, ia berada di dalam kamar seseorang.

"Dimana aku sekarang!"

1
Viant Putrq
aduh baca nya merinding qa .dan lihat cerita sangat menyakutkan hati banget ya
Eka
😊😊🤭🤭🤭🥰🥰
Eka
makanya jangan suka. berbuat kerusakan pada orang lain akhir nya rusak sendirikan
Eka
kenapa dari awal Alexa tidak mencari tahu sendiri .kan ada yang ganjal saat Sean menerima Vidio dari Dania bisa saja orang yang mengirimnya adalah tersangka nya🤔🤔🤔
Iin Suci Romita: betul itu
total 1 replies
Eka
tapi kasian juga sih sean
Siti Nur Aisyah
kok aku bingung Di gambarnya pakek hijab pasceritanya wanita rambut panjang jadi bingun
Iin Suci Romita: itu katanya cover dari platform nya kak... aslinya gak seperti ini... gambarnya keren , ceweknya pake baju merah, rambutnya panjang...
total 1 replies
Siti Nur Aisyah
kok digambar ya pakek hijab tarus di ceritanya Gadi berambut panjang jadi bingun saya
Kadek Bella
udah tamat ,,,nggak ada party nya
Iin Suci Romita
Ya ... Uda tamat ...🤧🤧
Sahroni roni Roni
hlo
Humaira
mantap
Iin Suci Romita: bantu promosi novel ini ke teman donk kak.. biar penulisnya tetap semangat menulis
total 1 replies
Kadek Bella
lanjut
Iin Suci Romita
nexxttt.. makinn seruu
Lenny Marlina
kapan Alexa bahagia sih thor, kenapa kejahatan dania tertutup rapat, padahal awal kehancuran sebua hubungan adalah rencana dania jalang👹
Iin Suci Romita: nanti cepat tamat kak kalo buru2 .. wkwkwkwk
total 1 replies
Lenny Marlina
Alhamdulillah.. astong kamu memang cucok sm alexa the best👍❤️👍
Iin Suci Romita: Gak ccok .... hehee jodohnya sama sean
total 1 replies
Lenny Marlina
dania ingat baik2 yaa apa yg kau tanam pasti kamu tuai, sepandai pandainya kau menyimpan bangkai pasti akan tercium juga ingat ya dania jalang👹
Iin Suci Romita: jangan lupa share certa ini ke teman-teman ya kak .biar othornya makin semangat nulisnya...
total 1 replies
Lenny Marlina
kasian lexanya, yg sabar ya syg😍
Iin Suci Romita: Ya .. teman maka teman
total 1 replies
Iin Suci Romita
Lanjut..... semngt thuurrr... wkwkwkwk
Patimah Atim
lanjut thoor semangat up Nya..
Humaira
akhirnya terbongkar juga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!