Indonesia
NovelToon NovelToon
Balas Dendam Dengan Batu Roh

Balas Dendam Dengan Batu Roh

Status: sedang berlangsung
Genre:Kebangkitan pecundang / Sistem / Crazy Rich/Konglomerat / Mata Batin / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: Beby_Rexy

Kayden berada pada titik terburuk hidupnya ketika di mana ia dipecat dari perkerjaan, kekasihnya pun mengkhianatinya. Sang ibu yang juga tengah sakit kritis dan butuh biaya berobat membuat masalahnya semakin pelik.
Namun seolah Tuhan memihak padanya di waktu yang tepat, Kayden tiba-tiba melihat sebuah tampilan hologram yang menawarkan kekayaan dengan kekuatan super. Syaratnya, Kayden harus balas dendam.
Pada detik itu juga, Kayden berubah menjadi yang tak terkalahkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Beby_Rexy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bukan Karenamu

Delapan orang itu mengangguk mengerti. Empat orang menuju ke Reysa, sementara sisanya menuju ke Kayden. Masing-masing dari mereka menunjukkan senyum sinis, memancarkan aura intimidasi yang kuat.

Reysa mundur beberapa langkah dengan ekspresi panik. Tubuhnya gemetar, merasakan ketakutan yang teramat sangat.

Namun, alih-alih merasa kasihan, mereka justru semakin bersemangat. Keinginan mereka untuk menelanjangi Reysa pun semakin besar.

Saat itu, ketika mereka tiba di hadapan Reysa, salah satu dari mereka merobek pakaiannya, membuat Reysa menjerit. Kulitnya yang putih dan indah terekspos, begitu pula payudaraaanya yang indah terbungkus bra biru tua.

Namun, alih-alih merasa kasihan, mereka justru semakin bersemangat. Keinginan mereka untuk menelanjangi Reysa pun semakin besar.

Setelah merobek bajunya, mereka beralih ke roknya yang pendek. Dua orang dengan tangan besar langsung memaksa menurunkannya tapi Reysa memberontak, menangis dan berteriam histeris. Lalu kebingungan mencari cara untuk bisa menutupi seluruh tubuhnya.

Mereka tentu saja menelan ludah melihat pemandangan indah di depan mereka. Mereka harus mengakui bahwa Reysa adalah wanita yang sempurna! Keindahan tubuhnya tak terbantahkan! Padahal sebelumnya ia tak tersentuh saat menjadi kekasih Kayden.

Di sisi lain, Reysa sangat ketakutan, menutupi bagian sensitif tubuhnya dengan tangannya.

Pada titik ini, ia tak tahu harus berbuat apa. Ia tak bisa berpikir, karena rasa takut yang amat sangat mencengkeramnya.

Terlebih lagi, mereka menatapnya dengan tatapan buas, seolah ingin melahapnya. Ia merasakan kengerian yang amat sangat.

Namun, ketika mereka ingin menyentuhnya lagi, membuka bra-nya, sebuah suara dari arah Kayden mengalihkan perhatian mereka. Mereka segera mengalihkan pandangan ke sumber suara.

Dan apa yang mereka lihat selanjutnya sungguh mengejutkan.

Kayden tiba-tiba menjatuhkan dua di antara mereka, meninggalkan mereka berdua tergeletak tak berdaya di lantai dengan hidung berdarah.

Apa yang baru saja terjadi?! Apa yang terjadi pada mereka berdua?!

Di tengah kebingungan mereka, Kayden memanfaatkan kesempatan ini untuk menyerang lagi. Ia menyerang dua orang di depannya, meninju perut mereka masing-masing dengan keras, membuat mereka jatuh ke lantai dengan wajah memerah dan terbatuk-batuk. Serangan itu menyebabkan rasa sakit yang hebat, membuat mereka kesulitan bernapas.

Melihat keempat temannya jatuh tanpa perlawanan, Leon sangat marah hingga melempar rokoknya ke samping dan berkata kepada yang lain, "Kalian berempat jangan berdiri saja di sana, dasar bajingan! Cepat pukul dia dan baringkan dia di lantai!"

Mendengar hal itu, mereka berempat pun langsung tersadar dari kebingungannya, berlari menghampiri Kayden, meninggalkan Reysa yang juga kebingungan dengan situasi yang baru saja terjadi.

Begitu sampai di hadapan Kayden, keempat orang itu menarik tangan mereka ke belakang punggung, bersiap menghujani Kayden dengan pukulan.

Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Kayden menendang perut salah satu dari mereka dengan keras, meninju wajah yang lain dengan keras, sebelum akhirnya mundur selangkah. Ia menjatuhkan dua orang lagi dengan sangat mudah, seolah tanpa usaha apa pun.

Pada titik ini, Kayden tersenyum merendahkan, berkata, "Hanya itu yang kamu punya?! Mengecewakan sekali! Dengan kepercayaan diri yang kamu tunjukkan padaku tadi, kupikir pertarungan ini akan seru, tapi ternyata sangat mengecewakan! Usahaku untuk menjatuhkan kalian semua seperti mengangkat semangkuk sup, sangat mudah!"

Mendengar itu, Leon murka. Ia mengepalkan tinjunya erat-erat, berteriak kepada dua rekannya yang tersisa, "Cepat hajar bajingan itu! Aku ingin merobek mulutnya dan mematahkan semua tulangnya!"

Namun, jika sebelumnya mereka tampak percaya diri saat menyerbu Kayden, kini kepercayaan diri mereka telah runtuh total. Melihat keenam rekan mereka jatuh begitu mudah, bagaimana mungkin mereka masih memiliki kepercayaan diri untuk menyerang Kayden lagi?

Itu sama saja dengan bunuh diri!

Tentu saja, menyadari keraguan mereka, amarah Leon semakin membesar. Ia berteriak lagi, "Kenapa kalian semua diam saja?! Cepat hajar dia atau aku hancurkan keluargamu!"

Ancaman Leon membuat mereka menunjukkan ekspresi getir. Meskipun mereka akan mudah dikalahkan oleh Kayden, setidaknya itu lebih baik daripada keluarga mereka dihancurkan oleh Keluarga Cedric.

Oleh karena itu, mereka terpaksa mengambil langkah panjang ke arah Kayden dengan ekspresi tak berdaya.

"Bagaimana kalau begini? Aku jamin keluarga kalian tidak akan pernah diganggu oleh Keluarga Cedric lagi, asal kalian menuruti perintahku. Hajar Leon sampai babak belur, buka bajunya, lalu ikat dia di salah satu pohon di tengah lapangan!" kata Kayden sambil tersenyum licik.

Mendengar itu, mereka menunjukkan ekspresi tertarik. Mengingat Kayden sangat kaya, dia pasti berasal dari keluarga yang sama berkuasanya dengan Keluarga Cedric. Selama mereka dilindungi oleh Kayden, mereka tidak perlu lagi berada di bawah perintah Leon! Mereka bisa bebas dari cengkeraman bajingan ini!

Oleh karena itu, tanpa berpikir dua kali, keduanya segera mengambil langkah panjang ke arah Leon, menatapnya dengan penuh kebencian.

Melihat mereka, Leon panik, dia langsung berteriak, "Apa yang ingin kalian lakukan?! Apa kalian lupa bahwa aku mampu menghancurkan keluargamu dengan sangat mudah?! Aku mampu..."

Sebelum Leon sempat menyelesaikan kalimatnya, salah satu dari mereka meninju wajahnya dengan keras, membuatnya langsung jatuh ke lantai. Mereka lalu menghajarnya seperti karung tinju yang empuk!

Bahkan mereka yang tergeletak di lantai pun berdiri dan menghampiri Leon, berharap mendapatkan pujian. Tentu saja, mereka tidak ingin lagi menjadi bawahan Leon! Mereka ingin bebas, dan inilah kesempatan mereka!

Setelah memastikan Leon babak belur, mereka menelanjanginya, dan membawanya ke lapangan.

Di sisi lain, Leon hanya bisa menangis dan menyimpan dendam yang mendalam. Ia bersumpah akan membunuh Kayden dan para bajingan itu! Ia bersumpah akan melakukannya apa pun yang terjadi! Ia harus menghancurkan mereka dengan tangannya sendiri!

Setelah mereka pergi, hanya ada Kayden dan Reysa di gudang.

Reysa mengira Kayden melakukan semua itu untuknya sehingga pipinya memerah. Ia tahu Kayden masih mencintainya. Mustahil Kayden akan melupakannya secepat itu.

Karena itu, ia menangis, melangkah panjang ke arah Kayden, dan berkata, "Terima kasih, Kayden. Kamu telah menyelamatkan hidupku. Aku tahu, kamulah pria terbaik untukku, bukan Leon!"

Saat itu, Reysa ingin memeluk Kayden, tetapi Kayden langsung menghentikannya, "Jangan salah paham. Aku melakukan semua ini bukan untuk menyelamatkanmu, tapi untuk diriku sendiri. Aku bahkan tidak punya niat sedikit pun untuk menyelamatkanmu!" jawab Kayden sambil mengerutkan kening.

Mendengar itu, Reysa terkejut dan menjawab, "Apa maksudmu, Kayden? Bukankah kamu mengalahkan mereka untuk melindungiku?"

Kayden tertawa mendengar ucapan Reysa. Ia menjawab, "Kamu seharusnya tahu kalau aku sama sekali tidak peduli padamu! Bahkan ketika mereka memperkosaaamu, aku hanya akan diam saja, bahkan menikmati penderitaanmu! Sejujurnya, itulah yang paling pantas kamu dapatkan!"

Reysa langsung menangis. Ia tak menyangka Kayden akan melontarkan kata-kata sekejam itu. Kalimat itu benar-benar menusuk lubuk hatinya yang terdalam, membuatnya merasakan sakit yang teramat sangat.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!