Indonesia
NovelToon NovelToon
The CEO'S Speed Limit

The CEO'S Speed Limit

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Perjodohan / CEO
Popularitas:5.8k
Nilai: 5
Nama Author: seasoulune

Raelyn Elamora, mahasiswi cerdas yang keras kepala dan doyan balapan liar, mendadak lemas saat sang papa menjodohkannya demi melunasi utang. Calon suaminya adalah Alvarez Arran Danadiaksa CEO muda super dingin dan cekatan yang menguasai bisnis sekota. Raelyn bersumpah tidak akan tunduk pada si "balok es," sementara Alvarez punya seribu cara pintar untuk menjinakkan istri liarnya. Apakah si kepala batu bisa meluluhkan hati si raja es?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon seasoulune, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 25

Hanya butuh waktu tiga menit setelah telepon Alvarez ditutup, seorang pria muda berpakaian rapi dengan setelan jas pengemudi privat melangkah masuk ke dalam kafe. Langkahnya tegas dan langsung berhenti tepat di samping meja tempat Raelyn, Tisha, dan Angel duduk.

Pria itu membungkuk sopan sembari menangkupkan kedua tangannya.

"Permisi, Nyonya... kata Tuan, Nyonya sudah harus pulang sekarang karena jam malam sudah tiba," ucap supir tersebut dengan suara formal yang teratur.

Raelyn tersentak kaget. Dia mendongak, menatap pria di hadapannya dengan kening berkerut dalam.

"Loh? Bapak ngapain di sini?!" tanya Raelyn heran.

Meskipun pengemudi itu sebenarnya masih terbilang muda dan tampan, Raelyn yang memiliki sifat menghargai orang lain tetap memilih untuk memanggilnya dengan sebutan 'Pak'.

"Saya ditugaskan untuk menjemput Nyonya," jawab supir itu sopan.

Otak cerdas Raelyn langsung berputar cepat, dipenuhi rasa bingung yang luar biasa. Bagaimana bisa supir ini tiba-tiba muncul tepat setelah Alvarez menutup teleponnya? Jarak antara tawang mereka dengan kafe di mall ini membutuhkan waktu perjalanan minimal tiga puluh menit dalam kondisi lalu lintas normal.

Tidak mungkin supir ini bisa berpindah tempat secepat kilat, kecuali... dia memang sudah berada di sini sejak tadi sore.

Sialan. Gue dimata-matai! batin Raelyn mendidih karena kesal. Sifat keras kepala dan pembangkangnya langsung meroket ke tingkat tertinggi.

Raelyn bersedekap, menatap supir itu menantang.

"Bilangin sama Tuan Alvarez, gue belum mau pulang! Gue masih mau nongkrong sama temen-temen gue di sini!" ucap Raelyn tegas.

"Tapi... tapi Tuan Muda Alvarez bilang—"

"Udah, pergi sana! Gak usah bantah!" potong Raelyn galak.

"Dan satu lagi... jangan panggil gue 'Nyonya'! Gue gak suka, kedengarannya kayak emak-emak tua tahu gak! Panggil nama atau yang lain aja!"

Supir muda itu langsung berkeringat dingin, merasa tertekan di antara perintah mutlak sang bos besar dan watak garang sang istri bos.

"I-iya... baik, Nyonya... eh, maksud saya, baik, Non," jawab supir itu terbata-bata.

Dia segera membungkuk hormat, lalu buru-buru berjalan keluar dari kafe dengan langkah tergesa-gesa.

Begitu sampai di area koridor yang sepi, supir itu langsung merogoh ponselnya dengan tangan gemetar. Dia menghubungi jalur privat Alvarez.

"Lapor, Tuan Muda... Nyonya Raelyn menolak untuk diajak pulang. Beliau bilang masih ingin tinggal di kafe dan meminta saya untuk pergi," lapor supir itu dengan suara pasrah.

Di dalam ruang kerjanya, Alvarez yang mendengar laporan itu tidak mengeluarkan kata-kata makian. Dia hanya mengembuskan napas pendek yang terdengar sangat dingin di speaker telepon.

Tanpa basa-basi atau mengeluarkan perintah lanjutan, Alvarez langsung mematikan ponselnya. Pria itu berdiri dari kursi kebesarannya, meraih kunci mobil sport hitam miliknya di atas meja, dan melangkah lebar menuju lift privat. Dia sendiri yang akan turun tangan menyeret istrinya yang bebel itu pulang.

Sementara itu, di dalam kafe, atmosfer di meja Raelyn kembali dipenuhi obrolan ringan, meskipun Tisha dan Angel tampak agak cemas setelah kepergian supir tadi.

Angel menyenggol lengan Raelyn dengan pandangan khawatir.

"Lyn... lo beneran gak takut kalau Alvarez bakal marah besar? Reputasi suami lo di luar sana kan serem banget, Lyn. Katanya kalau ada yang berani nentang perintah dia, nasibnya bisa berakhir tragis."

bersambung......

1
Muchammad Shobris
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!