Vins Field Yang Telah Terjebak Selama Lebih dari 100.000 Ribu Tahun Karna Penyegalan Yang di Lakukan Oleh ke 7 Dewa Berhasil Kembali Ke Permukaan.
Dia Yang Telah Melawan Para Dewa Karna Penindasan dan Kekejaman Mereka Akhirnya Kembali, tetapi melihat Dunia yang Telah Jauh berubah apa yang akan di Lakukannya?….
Serta Kebebasan Dari Dirinya yang ternyata di bebaskan Oleh salah seorang Wanita Yang Tampak aneh?…..
Ini Adalah Kisah Perjalanan Vins Field Untuk memulai Kembali Kehidupannya!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Minxxx, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bandit
Field memegang Pinggul Caera dan mendorongnya dengan sedikit lembut dan menciumnya terus dengan sangat intens.
Dia terus saling beradu Lidah dan saling mengikatkan lidah dan bibirnya itu ke dalam Bibir lembut Caera yang menggoda.
Rasanya ciuman mereka hampir terjadi sangat lama penuh dengan gairah yang mengemakkan Otak dan membuat otaknya mereka sedikit kacau.
Field yang telah mencium bibir Caera itu melepaskannya masih dengan jarak yang dekat dari kepala Caera itu.
Wajahnya memerah dan nafasnya yang terengah-engah itu memandang Bibir imut caera itu yang telah kemerahan dan tidak menjadi kering lagi.
Caera yang masih menangkringkan tangannya memegang Pipi Field dan menciumnya lagi.
Mereka hampir berciuman terus hingga mereka lupa bahwa Mereka masih dalam perjalanan yang panjang.
Karna Field begitu terdoga dengan wajah Imut Dan Sikap Lucunya dia benar-benar tidak bisa menahan untuk tidak mencium bibir itu yang rasanya terbuka dengan lebar.
Caera juga sama-sama memiliki Hasrat dan gairah nya yang tinggi dan ingin terus melanjutkan ciumannya itu.
Ketika dia melepaskan ciumannya, wajahnya memerah dengan ******** dan menghadap ke samping sembari berkata dengan lemah.
“C-cukup, s-saya takut saya tidak akan bisa menahannya” jawab Malu Caera.
Field yang mendengar itu terdiam membeku karna dari awal dia memang tidak berniat melakukan berlebihan tetapi itu memang tidak di pungkiri jika dia bisa kehilangan akal sehatnya dan melakukan hal itu.
“Baiklah tapi beri saya ciuman lagi untuk terakhir kalinya” ucap Field yang memasang wajah Meminta nya yang imut membuat Caera tertawa dan tersipu malu .
Dia berjinjit , lalu mencium bibir lembut itu dan saling berciuman dan bertukar saliva nya dengan Field .
Jantungnya berdebar sangat kencang dan wajahnya yang memerah itu terus mencium Field sembari menutup matanya.
Field yang melihat dan merasakan Bibir lembut itu lagi merasakan rasa senang dan tersenyum dalam Hatinya sembari membalas ciuman itu.
……
Jauh di Dalam pegunungan.
Di gua yang Gelap dengan beberapa orang yang tampak berotot itu mereka semua duduk sembari memegang Senjata dan mengasahnya.
Beberapa orang itu tampak menyeramkan selain wajah mereka yang penuh luka bahkan Kehadiran mereka mengintimidasi sangat kuat.
Orang-orang itu hampir melebihi 30 orang lebih yang tinggal di dalam Gua yang tampak gelap tetapi penuh peralatan .
Entah itu Kereta Kuda, dan bahkan Karavan biasa Milik pedagang.
Suasana di gua itu gelap dan sunyi tetapi wajah-wajah dari orang itu semuanya sangat Kuat dan mencekam membuat oeang yang tidak biasa pasti akan takut karna Tatapan tajam itu.
Ketika semuanya sunyi dan saling mengasah pedang dan senjata mereka satu Bayangan yang dengan cepat Muncul itu berdiri di pria besar dengan Luka di Bagian Pipi kirinya yang membentuk silang.
Wajahnya tampak Tenang dan memiliki rambut Botak dengan Mata Hitam gelap.
Selain itu badannya yang besar itu tidak gendut tetapi penuh dengan Otot yang rasanya sangat Kuat dan hebat itu.
Di sisi lain pria yang berdiri secara tiba-tiba itu memiliki pakaian tertutup penuh dengan Masker dan tampak seperti assasin.
Dia yang menunduk itu dengan menekuk salah satu Kakinya berlutut dan dengan cepat berbicara dengan lantang.
“Bos, Terdapat 3 Orang yang baru saja memasuki Hutan dari Arah Barat” ungkap Pria itu yang membuat semua tatapan pria lainnya menatap dengan Tajam seakan-akan kegelapan itu semuanya hanya ada mata yang mengintai.
Pria yang duduk mengasah pedang nya itu dengan Mata Hitamnya mendengarkan dan menutup pedangnya itu dengan sarung Kulit coklat itu dan berdiri dengan tegak menatap pria di depannya.
“Apa mereka tampak Kaya?” Tanya Pria itu dengan nada berat.
“Tidak bos, tetapi Terdapat wanita yang sangat cantik bos.” Ungkap Pria itu.
Pria berbadan besar itu yang tersenyum tertarik menghentakan pedangnya ke Tanah membuat beberapa orang yang tersembunyi di kegelapan terlihat dengan wajah yang sangat tertarik dan penuh senyum mesum.
“Bagus, kita akan memakai nya dan menjualnya ke pedagang budak setelah itu!” Jawab senyum Pria berbadan besar itu yang membuat semua orang terkikik dalam Gua yang telah menjadi cukup terang.
“Bersiap semuanya! Kita akan melakukan penyergapan!” Ungkap Pria itu yang berbicara lantang dan membuat semua orang di dalam Gua berteriak secara serentak.
“Baik bos!” Ucap keras dari semua orang itu.
…….
Aldrich yang masih terus berjalan dengan santai itu terdiam ketika angin dengan kencang berhembus ke arah mereka.
Dia terdiam Melihat dedaunan Gugur dan melihat langit yang cerah tanpa sedikitpun hawa Mendung yang menandakan akan Turun hujan.
Field dan Caera yang telah saling melepaskan Ciuman mereka juga telah muncul kembali tanpa Sihir transparan yang membuat mereka menyatu dengan alam.
Caera sekarang sedikit menempel ,dia manja dengan Field sembari menyenderkan Pipi dan wajahnya ke Bahu besar dari tangan suaminya itu.
“Sayang apa menurutmu Ada Cara lebih baik Dalam mengurus Perbudakan? Kau pasti tidak Ingin ini terus ada bukan?” Tanya Caera yang menatap dan bertanya itu sembari menggandeng tangan besarnya.
“Sebelum Menghilangkan Penyebab dan mengetahui Caranya hal paling mudah adalah Mengetahui alasan adanya terjadi budak, jika mereka melakukan pembudakan karna mereka Merasa lebih tinggi dan merendahkan orang lain maka itu sudah termasuk kejahatan yang sangat besar.” Ungkap Field.
“Setau saya mereka melakukan Pembudakan Terhadap Sesama Manusia yang biasanya Adalah Rakyat miskin yang tidak mampu membayar hutang, mereka di jadikan Budak dan di jual, sedangkan Untuk Ras lain biasanya dari mereka menangkap mereka karna keinginan dan Penjualan dari Ras lain sangat besar di pasar budak selain itu banyak juga para bangsawan yang tertarik dan menjadikan Ras lain sebagai Budak **** mereka.” Tegas caera yang berwajah Imut sembari memegang Bibir nya dengan Jari tunjuknya saat bicara.
Field yang mendengar itu terdiam karna alasan Dari Pembudakan masih tetap sama yaitu karna Manusia terlalu serakah,Mempunyai Hasrat yang berlebihan dan Juga tidak di didik dengan benar, selain itu karna Manusia dan ras lainnya juga tidak memiliki Hubungan yang baik itu juga pasti menyebabkan Pembudakan terjadi.
Jika seandainya Semua ras terjalin dan Mereka saling mempunyai Hubungan yang baik atau bahkan Banyak pernikahan dan tidak ada namanya perbedaan ras di Mana semuanya setara maka itu akan menjadi hal terbaik yang pernah ada.
“Hm…. Mungkin menghilangkan Budak sepenuhnya akan sulit, tetapi bukan berarti mustahil, saya berpikir untuk menyatukan semua ras dan Jika itu terjadi maka bukan hanya Menghilangkan Pertikaian tetapi Juga akan menguntungkan semua ras jika itu terjadi.” Ungkap Field sembari memandang ke langit tinggi.
Caera yang mendengar itu hanya tersenyum dan memberikan kecupan kecil di pipi Field.
“Percayalah aku akan selalu ada untukmu “ ungkap Caera yang tersenyum lembut membuat Field yang melihatnya semakin tersentuh dengan kehangatan Dari istrinya itu.
Di sisi lain Aldrich yang terdiam tidak melanjutkan jalannya itu , masih bingung karna Dedaunan terlihat Gugur dan angin terasa sangat kencang membuat Firasat tidak nyaman dan tidak enak itu terasa dari sekitarnya.
Ada sesuatu yang tidak beres. Batin Aldrich yang terdiam melihat jalan di depannya terlihat semakin gelap.
Author akan selalu menerima keritikan Untuk pembaca yang merasa author salah dan kurang dalam pembuatan cerita.
Mohon di kritik dengan ramah agar Author dapat membuat karya karya lebih baik lagi kedepannya🙏🏻