Mira tidak pernah bermimpi menjadi Ratu. Ia merasa tidak siap, tidak layak, dan takut salah. Ketika nama aslinya dibacakan di hadapan dewan bangsawan, ia justru ingin lari dan bersembunyi. Ia tidak tumbuh dengan pelatihan kepemimpinan sejak lahir ia tumbuh dengan pelajaran melayani. Banyak bangsawan meremehkannya: "Anak penasehat mana tahu cara memerintah?"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meraa shuellyin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ancaman selanjutnya
Pagi itu Mira meminum teh dihalaman belakang istana ditemani oleh hazuki.
Mira yang saat ini telah menjadi ratu tengah bersiap menghadapi tantangan selanjutnya,saat ini Mira adalah ratu yang terakhir dinobatkan setelah teman teman nya.
Mira: kau tau hazuki... Rasanya gugup saat pertama menjadi ratu.
Hazuki: owh benarkah? ... tapi kulihat kau tampak percaya diri.
Mira; itu menurut mu,aku sampai mau nangis tau.
Hazuki: owh ya kah... sudah jangan khawatir,aku yakin kau bisa.
Tiba tiba seorang pelayan berlari ke arahnya sambil membawa telepon yang berbunyi.
Pelayan: yang mulia maaf,ada telepon dari yang mulia Kaze.
Mira: owh ya terimakasih.
Mira mengambil telepon itu dan mengangkat nya.
Mira:Halo ada apa yang mulia Kaze...
Kaze: aja sudah lah aku tidak ada waktu untuk bercanda,Mira kau harus hati hati salah satu penasehat kerajaan ku ada yang melihat seseorang memata matai kerajaan ku beberapa hari ini dan setiap akan dikejar ia langsung menghilang tanpa jejak.
Mira: ah mungkin itu itu hanya orang iseng,.
Kaze: tidak Mira.. ,jika hanya iseng tidak mungkin,aku juga mendapatkan kabar dari kerajaan lain bahwa mereka juga mengalami hal yang sama , sebaiknya kau hati hati!.
Mira; ya tenang saja...
Kaze kemudian menutup telepon dengan penuh kecemasan.
Hazuki: ada apa yang mulia?
Mira: aku mendapatkan laporan dari Kaze jika akhir akhir ini kerajaan nya seperti diawasi oleh seseorang.
Hazuki: perasaan ku tidak enak... Sebaiknya nona hati hati
Mira:hummm
mira mengangguk setuju.
Beberapa hari kemudian kerajaan pelangi yaitu kerajaan prismvile diserang oleh sosok tak dikenal .
Kiko lalu langsung mengambil pedangnya dan mengejar nya.
Kiko: hei tunggu!!!
kiko mengejarnya.
Wanita itu kemudian berhenti.
Yami: ya ada apa yang mulia?
Kiko: siapa kau? Kenapa kau menyerang kerajaan ku!?
Yami: heh ,suka suka ku.
Kiko: ga bisa begitu!!!!
"Shinjitsu!!"
Kiko lalu menggesek pedangnya dan menebas Yami.
Namun dengan cepat wanita itu kemudian menghindar dengan mudah.
Yami: ups meleset... heh. Nih ku kembalikan
Yani kemudian menyerap kekuatan itu dan mengubah nya menjadi gelap serta mengembalikan serangan nya .
Kiko: ahhhh ...
kiko terpental dan terjatuh.
Yami: sudah lah lain kali saja ya ,ratu ...
Yami kemudian menghilang menjadi kumpulan asap.
Kiko:hei tunggu!!!!
Namun sayang nya kiko kehilangan jejak nya Setelah itu ia diselamatkan oleh beberapa pelayan nya.
Kabar itu terdengar sampai ke negeri everbloom.
Mira yang mendapatkan kabar itu langsung memerintahkan penjagaan ketat terutama diarea sekitar istana serta kota kota kecil agar tidak ada warga yang menjadi korban.
Beberapa kerajaan lain juga melakukan hal yang sama.
...----------------...
Namun ditengah kekacauan itu,Mira tetap antusias untuk mengikuti perayaan musim semi.
Ia menjadi sponsor utama untuk mendanai pesta rakyat tersebut sebagai bentuk rasa syukur nya karena hasil panen dinegeri everbloom tengah melimpah.
Ia merayakan pesta itu dengan penuh sukacita meski tetap waspada.
Tiba tiba saja hazuki memanggil nya dan memberi tau nya jika ada tamu yang ingin bertemu.
Hazuki; yang mulia maaf mengganggu waktu nya,ada tamu yang ingin bertemu.
Mira: tamu? apa itu dari negeri yang ber aliansi dengan kita? kenapa tidak memberi kabar.
Hazuki: seperti nya sih bukan tamu aliansi kita .
Mira: tidak apa apa mungkin dia butuh bantuan.
aku akan segera menemui nya ,katakan pada prajurit jika aku mengizinkan mereka masuk dan katakan pada mereka silakan tunggu diruang tamu.
Hazuki:baik...
Hazuki kemudian berlari menuju ke gerbang istana.
Mira kemudian bercengkrama dengan para rakyat disana, mendengar kan keluhan mereka dan bahkan mengajak main beberapa anak kecil disana.
Setelah itu ia kemudian pergi ke ruang tamu untuk menemui tamu yang baru saja datang.
Namun ketika melihat wajahnya,tiba tiba muncul perasaan tidak enak, namun meski begitu ia tetap memberikan nya senyum.
mira: ada apa tuan, seperti nya saya tidak pernah melihat anda.
Mira kemudian duduk dikursi dan langsung bertanya.
Karo:namaku karo, tujuan hamba datang kemari untuk meminta tolong,hamba hanya lah seorang saudagar yang tersesat dan hamba kehabisan bekal boleh kah anda menumpang disini.
Mira: owh tentu saja boleh... ,kami menyediakan tempat penginapan untuk tamu disini kau boleh tinggal disana untuk sementara.
karo: Terimakasih banyak yang mulia ...,anda sungguh baik semoga anda bisa menjadi negeri anda selalu makmur selamanya.
Mira: terima kasih banyak,hazuki... Tolong antar dia ke penginapan.
Hazuki : baik! Ayo silakan....
hazuki kemudian mengantarnya ke penginapan untuk para tamu.
Disepanjang perjalanan Karo memperhatikan area istana dengan kagum.
Namun disitu lah rencana licik nya perlahan muncul.
Karo: indah sekali...
Hazuki: nah sudah sampai tuan ini tempatnya.
Karo: wah terima kasih banyak nona..
Hazuki: ya sama sama kalau begitu aku tinggal dulu kalau butuh apa apa katakan pada ku.
Karo: ah iya iya
Hazuki : selamat beristirahat tuan...
hazuki pun pergi meninggalkan nya sendiri.
Karo kemudian duduk ditepi ranjang nya,ia memandangi setiap sudut bangunan dengan kagum.
Karo; arsitektur yang indah...,andai ini milikku...
ia kemudian tersenyum licik seolah ada sesuatu yang disembunyikan nya
> * to be continued...