Indonesia
NovelToon NovelToon
Istri Pengeran Ke -7 Yang Idiot

Istri Pengeran Ke -7 Yang Idiot

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Cinta Istana/Kuno / Balas Dendam
Popularitas:6.1k
Nilai: 5
Nama Author: Heresnanaa_

Sebagai anak dari selir rendahan, Xiu Ying Nona Ke-9 dari Kediaman Utama selalu hidup tertindas, pasrah, dan dianggap sebagai "sampah" oleh ayah serta saudara-saudaranya. Namun, sebuah insiden di kolam teratai mengubah segalanya. Xiu Ying yang terperosok ke dalam air dingin bangkit sebagai sosok yang sama sekali baru: dingin, cerdik, dan tak lagi sudi diinjak-injak.

Guna menyingkirkan Xiu Ying yang mulai sulit dikendalikan dan demi menyelamatkan putri-putri kesayangannya dari pernikahan politik yang merugikan, sang ayah dengan tega menikahkan Xiu Ying dengan Zhen Yu—Pangeran Ke-7 yang dituduh "idiot" dan kerap dijadikan bahan tertawaan di seluruh istana.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Heresnanaa_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 7

****

Pria berjubah hitam itu mendongak. Wajahnya yang tampan rupawan terpapar sinar matahari sore yang bersahabat. Mata hitam pekatnya berkedip beberapa kali, menatap Xiu Ying dari ujung kepala hingga ujung kaki dengan binar polos—yang bagi orang awam akan terlihat sangat dungu.

Xiu Ying berdiri menatapnya dengan senyum tipis yang penuh percaya diri. Di dalam benak cerdas Chen Zuyi, pria di hadapannya ini pasti akan menyadari bahwa penyamarannya telah terbongkar oleh kecermatannya. Xiu Ying sudah bersiap mendengar suara berat sang pangeran yang berbisik dingin, melepas topeng idiotnya, lalu menawarkan sebuah aliansi rahasia di antara dua orang yang sama-sama berakting.

Namun, detik-detik berlalu, dan harapan Xiu Ying menguap begitu saja.

Pangeran Zhen Yu mendadak menyunggingkan cengiran lebar hingga memperlihatkan deretan giginya yang putih bersih. Ia menepuk-nepuk tangannya yang basah Kuyup dengan riang, melompat berdiri di atas batu licin tanpa peduli jubah sutra mewahnya ternoda lumpur.

"Wah! Kakak Cantik baju merah!" seru Zhen Yu dengan nada suara tinggi penuh kepolosan anak kecil. "Kakak Cantik siapa? Kenapa bawa anjingnya Yu-er? Apakah Kakak Cantik mau main air sama Yu-er dan ikan-ikan merah?"

Xiu Ying terpaku. Alis cantiknya berkerut dalam. Masih mau berakting? pikirnya sinis.

"Yang Mulia Pangeran Ke-7, Zhen Yu," ujar Xiu Ying dengan suara ditekan rendah, mencoba memancing reaksi asli pria itu. "Tidak perlu berpura-pura di hadapanku. Aku tahu gerakan tubuhmu tadi. Seseorang yang memiliki refleks ahli bela diri dan ketajaman mata seperti Anda tidak mungkin seorang..."

Belum sempat Xiu Ying menyelesaikan kalimatnya, Zhen Yu justru memiringkan kepalanya dengan raut wajah sangat bingung. Tangannya yang belepotan air kolam memegang ujung lengan gaun pengantin merah Xiu Ying, menggoyangkannya manja.

"Bela diri? Apa itu bela diri? Yu-er cuma mau tangkap ikan!" celoteh Zhen Yu polos. Tangannya yang lain tiba-tiba menunjuk ke arah dasar kolam. "Lihat! Ikan mas yang besar sekali ada di bawah sana! Yu-er mau ambilkan buat Kakak Cantik!"

"Pangeran, tunggu—"

Sebelum Xiu Ying sempat menarik tangannya, Zhen Yu sudah membungkuk terlalu dalam di tepi batu yang licin. Kakinya yang basah tergelincir hebat.

BYURRR!

Cipratan air kolam yang dingin membuncah tinggi, membasahi setengah gaun merah Xiu Ying. Pangeran Zhen Yu tercebur tepat ke bagian kolam yang paling dalam!

Susu yang berdiri beberapa meter di belakang langsung menjerit histeris. "Aaaaa! Pangeran tercebur! Tolong! Pangeran Ke-7 tenggelam!"

Xiu Ying bersedekah tangan, menggelengkan kepala dengan helaan napas pendek. Ia masih berdiri tenang di tepi kolam, meyakini bahwa ini adalah bagian dari trik licik sang pangeran untuk mengujinya atau berpura-pura menjadi korban.

"Pangeran Zhen Yu, hentikan sandiwara konyol ini," panggil Xiu Ying datar, menatap ke arah permukaan air. "Kolam ini tidak seberapa dalam untuk pria dewasa. Berdirilah dan keluar dari sana."

Namun, apa yang terjadi selanjutnya membuat jantung Xiu Ying berdesir aneh.

Zhen Yu tidak berdiri. Pria itu justru mengepakkan kedua tangannya secara liar ke udara, menggapai-gapai tanpa arah. Kepalanya tenggelam dan muncul bergantian di permukaan air, menyemburkan air dari mulutnya sambil terbatuk-batuk hebat.

"Uhuk! Uhuk! T-Tolong! Yu-er takut air! Ibu! Tolong Yu-er! Airnya masuk ke hidung Yu-er!" jerit Zhen Yu dengan suara parau yang sarat akan ketakutan nyata. Gelembung-gelembung udara keluar dari mulutnya saat tubuhnya perlahan mulai tenggelam ke dasar.

Mata Xiu Ying terbelalak lebar. Dia... dia tidak berpura-pura?! Dia benar-benar tidak bisa berenang?!

"Nona! Bagaimana ini?! Pangeran bisa mati tenggelam!" teriak Susu panik setengah mati sambil berlari kesana-kemari mencari galah kayu.

Melihat gelembung udara di permukaan kolam semakin berkurang dan tubuh tinggi berjubah hitam itu mulai bergerak pasrah di bawah air, rasa panik mendadak menyengat dada Xiu Ying. Kebenciannya pada air karena memori trauma tenggelamnya tubuh Xiu Ying yang asli mendadak sirna oleh refleks kemanusiaannya.

"Sialan!" umpat Xiu Ying kasar ala wanita modern.

Tanpa memikirkan gaun pengantinnya yang berat atau statusnya sebagai mempelai wanita, Xiu Ying menyibakkan gaun luar merahnya dan langsung melompat ke dalam kolam es tersebut.

BYURRR!

Air kolam yang membekukan menyengat kulit Xiu Ying seketika. Namun dengan kemampuan berenang ala wanita modern yang handal, Xiu Ying membelah air dengan cepat menuju tubuh Zhen Yu yang mulai terkulai di dasar kolam.

Ia meraih pinggang kokoh pria itu, merengkuh dadanya dari belakang, lalu mengayunkan kakinya kuat-kuat memecah permukaan air.

HAP!

Xiu Ying berhasil menarik kepala Zhen Yu keluar dari air. Pria itu langsung terbatuk-batuk histeris, menghirup udara sebanyak-banyaknya sambil mencengkeram leher gaun Xiu Ying erat-erat seperti anak kecil yang hampir kehilangan nyawanya.

"Uhuk! Uhuk! Kakak Cantik... Yu-er takut... Yu-er mau mati..." tangis Zhen Yu pecah, wajah tampannya pucat pasi, dan dadanya naik turun terengah-engah. Ia menyembunyikan wajah basahnya di ceruk leher Xiu Ying, gemetaran hebat.

Dengan bersusah payah, dibantu oleh Susu yang mengulurkan galah dari tepi, Xiu Ying berhasil menyeret tubuh tinggi Pangeran Zhen Yu keluar dari kolam dan merebahkannya di atas rumput taman.

Xiu Ying terduduk lemas di samping pria itu. Gaun pengantin merahnya basah kuyup dan menempel ketat di tubuhnya, rambut hitam panjangnya terurai berantakan membasahi bahu. Ia terengah-engah, memegangi dadanya yang berdebar kencang.

Di sebelahnya, Pangeran Zhen Yu berbaring miring, meringkuk seperti bayi sambil terbatuk-batuk memuntahkan air kolam. Wajahnya yang memucat dan matanya yang berkaca-kaca dipenuhi rasa takut yang teramat sangat murni.

Xiu Ying menatap pria itu dalam-dalam, mengamati setiap detail ekspresi di wajah pangeran tersebut. Tidak ada kilatan tipu daya, tidak ada ketajaman mata seorang ahli strategi. Yang ada hanyalah keputusasaan seorang pria dewasa dengan mental anak-anak yang baru saja lolos dari maut.

Refleks otot tadi... apakah itu hanya kebetulan atau memori otot tubuhnya dari masa lalu? batin Xiu Ying terpukul kenyataan. Dia... dia benar-benar idiot sungguhan?!

Pikiran Xiu Ying kacau seketika. Selama ini, analisis bisnisnya tidak pernah meleset. Ia sudah menyusun rencana matang untuk bersekutu dengan 'Pangeran Idiot yang Berpura-pura' demi merebut kekuasaan dan membalas dendam pada Keluarga Xiu. Namun kini, pria di hadapannya benar-benar seorang pangeran dengan ingatan dan kecerdasan anak kecil!

"Uh... Kakak Cantik..." suara cicitan pelan terdengar.

Zhen Yu merangkak pelan di atas rumput basah, mendekati Xiu Ying. Tangan jangkungnya yang gemetar meraih ujung kain gaun Xiu Ying yang basah, lalu mendongak menatap istrinya dengan mata berair yang sangat mengasihkan.

"Jangan marah sama Yu-er..." bisik Zhen Yu memohon, bibirnya yang membiru gemetaran karena dingin. "Yu-er janji tidak nakal lagi... Yu-er tidak mau main ikan lagi... Jangan tinggalkan Yu-er..."

Melihat pria bertubuh gagah dan berparas sangat tampan itu menatapnya dengan kepasrahan dan kepolosan sedemikian rupa, kejengkelan di dada Xiu Ying perlahan luluh. Ia mendesah napas panjang yang amat berat.

Xiu Ying mengulurkan tangannya yang dingin, mengusap sisa-sisa air dan dedaunan basah yang menempel di dahi serta pipi Pangeran Zhen Yu.

"Aku tidak marah," ujar Xiu Ying dengan suara lembut yang jarang ia gunakan. "Bangunlah. Airnya dingin, nanti kamu sakit."

Zhen Yu tersenyum lebar di tengah tangisnya, matanya berbinar gembira. "Asyik! Kakak Cantik baik! Yu-er punya Kakak Cantik!"

Xiu Ying berdiri membimbing Pangeran Zhen Yu untuk bangkit. Ia menatap ke arah Istana Zhen yang megah namun terisolasi di belakang mereka.

Baiklah, batin Xiu Ying meneguhkan hatinya, kembali pada mode pengusaha wanita yang pantang menyerah. Jika suamiku memang benar-benar idiot... maka aku tidak hanya akan menjadi Istri Pangeran. Aku akan menjadi pelindungnya, pemegang kekuasaannya, dan master di balik takhta istana ini!

(Bersambung)

1
Quinza Azalea
next
merry
romantis bagi yg melihat nya
Pa Muhsid
pangeran edan gak tau tempat kan kasian tim jomblo 🙊
Nurhasanah
makin seru tapi sayang cuma 1 bab 😁😁😁 .. boleh tambah lagi nggak thor nanggung nih 👍👍👍👍
Nurhasanah: eh maaf cuma 2 bab 🤣🤣🤣 ... saking serunya sampe salah tulis 😁😁😁😁
total 1 replies
merry
belah duren kah mrkk 🤭🤭
Nurhasanah
masih kurang kak 🤣🤣🤣 ... tambah lagi kalau bisa 😁😁😁😁 seru bangett soalnya 👍👍👍👍
Apis
aku salfok sana kata " kain kafan di cerita tema kerajaan Tiongkok kuno thor
Anggye syahab
Sangat bagus..semoga sukses trus karya nya kak
Anggye syahab
wach kak..ceritamu sangat kerennn..jangan lupa jaga kesehatan yaaa..tetap semangat dengan karya nya🤗
Heresnanaa_: wahhh terimakasih banyak Kaka, Kaka juga jaga kesehatan selalu yaa🫶😚
total 1 replies
Arix Zhufa
up
Nurhasanah
karya bagus yg wajib di baca 👍👍👍
Nurhasanah
lanjut thor makin seru ceritanya ... jangan hiatus ya thor semangatt 👍👍🥰🥰🥰🥰
Pelangi Jingga
perbanyak up tor 💪😂🤭🤣
Heresnanaa_: stay tune yaa 😚🫶
total 1 replies
Arix Zhufa
sehari tidak up bbrp bab kak?
Heresnanaa_: tergantung mood author si 🙏😂
total 1 replies
Pa Muhsid
mending ini didalam kereta, ada satu yang belah duren dibawah pohon diatas rumput pernah baca di novel tetangga 🙈🙈🙈
Heresnanaa_: huaaaa🥹😂
total 1 replies
Arix Zhufa
semakin menarik
Arix Zhufa
Belah duren di dlm kereta....baru kali ini ada cerita yg berbeda dari novel lain 😄😄
Heresnanaa_: stay tune terus beb😚
total 1 replies
Arix Zhufa
up
Arix Zhufa
pangeran ke 7 kok bisa kaya modal nya dari mana thor?
Xeon Nana
jujur aja pangeran ke 7 itu engga idiot kayak yg di ceritakan apa lagi kata mereka atau rumor yg beredar malah pangeran menurutku sedang menyembunyikan identitas nya entah apa alasannya aku gak tau tpi jujur aku suka sama alur ceritanya semangat terus buat up ya kk 🙏🙏
Xeon Nana: oke kak aman semangat ya banya banya up
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!