Indonesia
NovelToon NovelToon
Istri Pengeran Ke -7 Yang Idiot

Istri Pengeran Ke -7 Yang Idiot

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Cinta Istana/Kuno / Balas Dendam
Popularitas:6.1k
Nilai: 5
Nama Author: Heresnanaa_

Sebagai anak dari selir rendahan, Xiu Ying Nona Ke-9 dari Kediaman Utama selalu hidup tertindas, pasrah, dan dianggap sebagai "sampah" oleh ayah serta saudara-saudaranya. Namun, sebuah insiden di kolam teratai mengubah segalanya. Xiu Ying yang terperosok ke dalam air dingin bangkit sebagai sosok yang sama sekali baru: dingin, cerdik, dan tak lagi sudi diinjak-injak.

Guna menyingkirkan Xiu Ying yang mulai sulit dikendalikan dan demi menyelamatkan putri-putri kesayangannya dari pernikahan politik yang merugikan, sang ayah dengan tega menikahkan Xiu Ying dengan Zhen Yu—Pangeran Ke-7 yang dituduh "idiot" dan kerap dijadikan bahan tertawaan di seluruh istana.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Heresnanaa_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 25

Keesokan paginya, langit ibu kota yang biasanya diselimuti keheningan musim dingin mendadak gempar oleh sebuah kabar liar yang berembus cepat bagai angin badai. Skandal mengenai Xiu Mei yang berlari histeris tanpa sehelai benang pun di lorong Kediaman Putra Mahkota telah menjadi bahan gunjingan di seluruh penjuru kota. Rakyat jelata hingga para bangsawan berbisik-bisik penuh cemooh.

Pangeran Ke-4 yang diliputi rasa malu luar biasa dan amarah yang belum padam, mengambil tindakan tegas demi menyelamatkan mukanya. Sebelum fajar menyingsing, sang Putra Mahkota telah mengumumkan pembatalan pertunangan resminya dengan Xiu Mei secara terbuka di hadapan publik, mencabut seluruh hak kebangsawanan wanita itu dan mengusirnya dari daftar calon pendamping kekaisaran.

Keputusan mendadak itu menghantam Kediaman Utama Keluarga Xiu bagaikan gempa bumi. Nyonya Besar Xiu pingsan berkali-kali, sementara Tuan Besar Xiu—ayah kandung Xiu Ying dan Xiu Mei merasa martabat keluarga yang dibangunnya selama puluhan tahun telah hancur lebur di dasar lumpur.

Siang harinya, di depan gerbang megah Aula Keagungan Agung Istana Utama.

Tuan Besar Xiu dan Nyonya Besar Xiu berdiri berlutut di atas lantai batu yang dilapisi salju tipis. Tubuh mereka gemetaran dihantam dinginnya angin musim dingin, namun rasa panik dan keputusasaan membakar dada mereka jauh lebih hebat. Di belakang mereka, Xiu Mei duduk bersimpuh dengan jubah tebal yang membungkus tubuhnya, wajah cantiknya yang pucat pasi bercucuran air mata.

"Hamba mohon keadilan dari Yang Mulia Kaisar!" teriak Tuan Besar Xiu dengan suara parau yang membelah keheningan pelataran istana. "Hamba memohon аудиensi!"

Kaisar Yang Mulia yang sedang melangsungkan pertemuan terbatas bersama para menteri senior—termasuk Xiu Ying dan Pangeran Ke-7 yang hadir untuk membahas distribusi medis Wilayah Utara—akhirnya memberi izin bagi Keluarga Xiu untuk memasuki aula.

Gerbang kayu cendana terbuka lebar. Tuan Besar Xiu dan Nyonya Besar Xiu merangkak masuk dengan wajah sembap, berlutut pasrah di tengah aula di hadapan Kaisar, Ibu Suri, serta para pangeran yang hadir.

Pangeran Ke-4 yang duduk di jajaran pangeran menatap Keluarga Xiu dengan pandangan dingin dan jijik.

"Tuan Besar Xiu," buka Kaisar dengan suara berat yang menekan, dahinya berkerut dalam penuh ketidaksenangan. "Kabar keji mengenai putri ketigamu telah mencoreng nama baik istana ini! Putra Mahkota telah membatalkan pertunangan tersebut secara sah. Mengapa kau masih berani membuat keributan di pelataran istana?!"

Tuan Besar Xiu menundukkan kepalanya hingga menyentuh lantai marmer dingin. Tangannya gemetaran hebat saat menjawab, "Ampun seribu ampun, Yang Mulia Kaisar! Hamba tahu dosa putri hamba sangat besar... Namun hamba memohon kemurahan hati Yang Mulia! Pertunangan ini... pertunangan ini tidak bisa dibatalkan begitu saja!"

"Beraninya kau mendikte keputusan Putra Mahkota?!" bentak Pangeran Ke-4 seraya berdiri, matanya merah menahan murka. "Gadis murahan itu telah mempermalukanku! Tidak ada tempat baginya di Kediamanku!"

Nyonya Besar Xiu yang tak tahan lagi langsung mendongak, meratap histeris sambil memegang dadanya. "Yang Mulia Kaisar! Hamba mohon ampun! Namun Putri Ketiga hamba, Xiu Mei... saat ini sedang mengandung benih darah daging Putra Mahkota!"

BUM!

Pernyataan Nyonya Besar Xiu bagaikan dentuman meriam yang menggelegar tepat di dalam Aula Kekaisaran!

Seluruh menteri dan pejabat yang hadir terbelalak kaget setengah mati! Kasak-kusuk heboh seketika meledak liar di seluruh penjuru ruangan!

"Apa?! Mengandung?!"

"Janin dari Putra Mahkota?!"

"Astaga! Skandal macam apa ini?!"

Pangeran Ke-4 terbelalak lebar, wajahnya mendadak pucat pasi bagai mayat. Napasnya memburu, jemarinya meremas jubah mewahnya dengan ketakutan luar biasa. "L-Lelucon busuk apa ini?! Jangan mencoba memfitnahku, Nyonya Besar Xiu!"

Ibu Suri yang duduk di samping takhta memegang pelipisnya yang mendadak pening, menatap tegang ke arah Kaisar. Wajah sang Kaisar seketika membeku, matanya memancarkan amarah yang teramat pekat.

"Tutup mulut kalian jika ini hanya rekayasa demi menyelamatkan nama keluarga!" gertak Kaisar mematikan. "Kasim Utama! Panggil seluruh Tabib Kerajaan ke aula sekarang juga! Periksa wanita itu di tempat ini!"

"Baik, Yang Mulia!" Kasim Utama berlari keluar dengan panik.

Hanya dalam hitungan menit, Tabib Kepala Kekaisaran—Tabib Zhang—bersama dua tabib senior bergegas masuk membawa peralatan medisnya. Xiu Mei yang gemetaran dipapah duduk di balik tirai sutra tipis yang dipasang mendadak di sudut aula.

Tabib Zhang meletakkan kain sutra tipis di atas pergelangan tangan Xiu Mei, lalu menempelkan tiga jarinya untuk memeriksa denyut nadi wanita itu. Suasana di dalam aula seketika menjadi hening mencekam. Seluruh pasang mata mengunci perhatian mereka ke balik tirai.

Setelah sepuluh detik yang terasa bagaikan belasan tahun, Tabib Zhang melepaskan tangannya, melangkah keluar dari balik tirai, lalu berlutut tegap di hadapan Kaisar.

"Laporkan!" perintah Kaisar tegas.

Tabib Zhang menundukkan kepalanya dalam-dalam. "Melapor kepada Yang Mulia Kaisar dan Ibu Suri... Denyut nadi Nona Xiu Mei menunjukkan pola Guaixing yang sangat jelas—denyut nadi ganda yang menandakan adanya kehidupan baru. Nona Xiu Mei positif sedang mengandung, dan usia kandungannya telah memasuki bulan kedua."

GASPS!

Pernyataan resmi dari Tabib Kepala Kekaisaran mengunci kebenaran skandal tersebut tanpa celah!

Pangeran Ke-4 terduduk lemas di kursinya, matanya melotot horor. Pengakuannya dan pemeriksaan medis ini telah menyudutkannya ke ujung jurang politik. Dalam hukum adat dan etika Kekaisaran, seorang pangeran—terutama sang Putra Mahkota—yang menelantarkan wanita yang sedang mengandung darah daging kekaisaran akan dianggap sebagai pria yang tidak memiliki moralitas kepemimpinan dan tidak layak memegang takhta.

Tuan Besar Xiu dan Nyonya Besar Xiu menangis sesenggukan di lantai, terus bersujud. "Hamba mohon kemurahan hati Yang Mulia Kaisar! Kasihanilah bayi yang ada di dalam kandungan Xiu Mei! Bayi itu adalah cucu Kekaisaran!"

Kaisar mengepalkan tangannya rapat-rapat di atas pegangan takhta naga hingga urat-urat di tangannya menegang keras. Amarahnya begitu membara karena reputasi keluarga kerajaan kini benar-benar tercoreng di hadapan para menteri. Namun, di saat yang sama, Kekaisaran tidak bisa membiarkan benih keturunan kerajaan lahir tanpa status resmi.

Kaisar memandang Pangeran Ke-4 dengan pandangan dingin yang dipenuhi keputusasaan dan kekecewaan mendalam.

"Putra Mahkota!" bentak Kaisar dengan suara menggelegar yang membuat seluruh aula bergetar. "Perbuatanmu yang tidak bertanggung jawab telah mencoreng kehormatan leluhur kita!"

Pangeran Ke-4 berlutut ketakutan. "A-Ayahanda Kaisar... hamba..."

"Cukup!" pangkas Kaisar tegas. "Demi menjaga martabat keturunan Kekaisaran dan bayi yang dikandungnya, Aku tidak memiliki pilihan lain! Pembatalan pertunangan ditarik kembali! Pernikahan antara Putra Mahkota dan Xiu Mei akan dilangsungkan dalam waktu tiga hari secara tertutup!"

Nyonya Besar Xiu dan Tuan Besar Xiu seketika mendesah lega, menangis haru sambil bersujud berkali-kali. "Terima kasih atas kemurahan hati Yang Mulia Kaisar! Terima kasih!"

Namun, Kaisar belum selesai. Suaranya kembali bergema amat dingin:

"Namun dengarkan keputusanku! Karena skandal memalukan ini, Xiu Mei tidak akan pernah mendapat gelar Permaisuri Utama! Ia hanya akan dinikahkan sebagai Selir Tingkat Rendah tanpa ada pesta kenegaraan! Dan Putra Mahkota... hak pengawasan militer kota ibu kotamu dicabut selama enam bulan!"

BUM!

Pangeran Ke-4 terenyak, dadanya terasa sesak seolah dihantam batu raksasa. Menikahi Xiu Mei hanya sebagai selir tingkat rendah tanpa pesta, sekaligus kehilangan otoritas militer kota... ini adalah pukulan mematikan bagi posisinya sebagai kandidat penerus takhta.

Bersambung.....

1
Quinza Azalea
next
merry
romantis bagi yg melihat nya
Pa Muhsid
pangeran edan gak tau tempat kan kasian tim jomblo 🙊
Nurhasanah
makin seru tapi sayang cuma 1 bab 😁😁😁 .. boleh tambah lagi nggak thor nanggung nih 👍👍👍👍
Nurhasanah: eh maaf cuma 2 bab 🤣🤣🤣 ... saking serunya sampe salah tulis 😁😁😁😁
total 1 replies
merry
belah duren kah mrkk 🤭🤭
Nurhasanah
masih kurang kak 🤣🤣🤣 ... tambah lagi kalau bisa 😁😁😁😁 seru bangett soalnya 👍👍👍👍
Apis
aku salfok sana kata " kain kafan di cerita tema kerajaan Tiongkok kuno thor
Anggye syahab
Sangat bagus..semoga sukses trus karya nya kak
Anggye syahab
wach kak..ceritamu sangat kerennn..jangan lupa jaga kesehatan yaaa..tetap semangat dengan karya nya🤗
Heresnanaa_: wahhh terimakasih banyak Kaka, Kaka juga jaga kesehatan selalu yaa🫶😚
total 1 replies
Arix Zhufa
up
Nurhasanah
karya bagus yg wajib di baca 👍👍👍
Nurhasanah
lanjut thor makin seru ceritanya ... jangan hiatus ya thor semangatt 👍👍🥰🥰🥰🥰
Pelangi Jingga
perbanyak up tor 💪😂🤭🤣
Heresnanaa_: stay tune yaa 😚🫶
total 1 replies
Arix Zhufa
sehari tidak up bbrp bab kak?
Heresnanaa_: tergantung mood author si 🙏😂
total 1 replies
Pa Muhsid
mending ini didalam kereta, ada satu yang belah duren dibawah pohon diatas rumput pernah baca di novel tetangga 🙈🙈🙈
Heresnanaa_: huaaaa🥹😂
total 1 replies
Arix Zhufa
semakin menarik
Arix Zhufa
Belah duren di dlm kereta....baru kali ini ada cerita yg berbeda dari novel lain 😄😄
Heresnanaa_: stay tune terus beb😚
total 1 replies
Arix Zhufa
up
Arix Zhufa
pangeran ke 7 kok bisa kaya modal nya dari mana thor?
Xeon Nana
jujur aja pangeran ke 7 itu engga idiot kayak yg di ceritakan apa lagi kata mereka atau rumor yg beredar malah pangeran menurutku sedang menyembunyikan identitas nya entah apa alasannya aku gak tau tpi jujur aku suka sama alur ceritanya semangat terus buat up ya kk 🙏🙏
Xeon Nana: oke kak aman semangat ya banya banya up
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!