Indonesia
NovelToon NovelToon
Setelah Kehilangan

Setelah Kehilangan

Status: tamat
Genre:Lari Saat Hamil / Poligami / Tamat
Popularitas:29.9k
Nilai: 5
Nama Author: sri ratna puspita

Talakku jatuh karna kesalahanku sendiri, namun dengan egoisnya aku masih menahan neira agar tetap selalu berada di sisiku.

Aku berkubang dalam genangan dosa, berzinah dengan istriku sendiri saat talakku telah jatuh tanpa sepengetahuan neira.

"Maafkan abang neira, sanggup abang lakukan apapun termasuk menanggung dosa besar hanya agar kamu tak pergi dari hidup abang. " Batinku menatap neira yang tertidur pulas, setelah kami kembali berhubungan suami istri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sri ratna puspita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab sk 28

Ryan pulang kerumah dengan amarah di dadanya. Ryan tidak tahu apa yang sudah di katakan nafisya kepada neira hingga membuat neira marah dan menyuruh ryan untuk berhenti menemui mereka lagi.

Sesampainya di rumah ryan segera turun dan masuk kedalam rumahnya, di ruang tamu ternyata sudah duduk nafisya sepertinya memang tengah bersiap menerima kedatangan ryan.

"Ingat pulang juga kamu mas?, sudah puas kamu melerai rindu dengan mantan istrimu itu, di saat istrimu sendiri sedang terlelap kamu malah pergi untuk bertemu wanita lain hah!! "

Plakk.....

Satu tamparan mendarat di pipi kiri nafisya, tamparan yang cukup keras hingga nafisya sedikit terhuyung kesamping.

"Jadi seperti ini perkataan mu kepada neira? "

Setelah menampar nafisya bukannya menjawab, ryan justru balik bertanya kepada nafisya. Nadanya bergetar menahan amarah yang seakan siap meledak saat itu juga.

"Iya mas..!!!!! Aku memang berkata seperti ini padanya, aku bertanya apa alasan suamiku menemui nya di pagi buta, aku bertanya mengapa dia harus hadir kembali setelah rumah tangga kita membaik"

"Bukalah matamu mas, neira datang kembali ke Jakarta pasti dengan tujuan untuk kembali dekat denganmu, dia ingin merebutmu dari Amira hanya untuk anaknya sendiri. "

"Aku tahu beberapa minggu ini kalian terus jalan bersama dengan alasan menyenangkan hati Arkhan, atau jangan2 kalian berselingkuh di belakangku mas? Jawab mas....!!! "

Nafisya berteriak lantang, melontarkan tuduhan demi tuduhan tanpa memberi jeda kepada ryan untuk memberikan penjelasan.

Bersyukur saat itu dirumah hanya ada mereka berdua, karena Amira sedang menginap di rumah orang tua ryan sementara ART mereka memang belum datang karna hari masih tebilang pagi.

Plakk...

Kembali tamparan dilayangkan oleh ryan, ucapan nafisya sudah sangat keterlaluan, bagaimana bisa dia menuduh secara membabi buta begitu, wajah ryan merah padam dadanya bergemuruh, giginya bergemelutuk.

Ryan berulang kali menghembuskan nafasnya kasar berusaha sekuat tenaga mengontrol emosinya yang kian memuncak, jangan sampai pertengkaran ini berakhir dengan KDRT.

"Kamu menamparku mas... Demi wanita yang hanya berstatus mantan mu itu kamu sampai menampar istrimu sendiri? "

Tanya nafisya, kini nadanya melunak, air matanya luruh sembari memegang pipinya yang nampak merah bekas tangan ryan.

"Mulutmu memang pantas untuk di tampar, kamu tahu mengapa? Karna semua yang kamu tuduhkan padaku juga neira adalah fitnah, sekarang ku tanya apa kamu punya bukti dengan semua yang kamu ucapkan itu? "

Nafisya hanya menunduk diam, air matanya masih terus mengalir, rasa sakit di pipinya juga dengan melihat raut wajah ryan membuat nya merasa takut untuk kembali bersuara.

"Tidak punya kan, karna memang aku dan neira tidak pernah melakukan hal yang kamu tuduhkan itu, kamu mau tahu aku dari mana? Aku dari rumah sakit Arkhan masuk rumah sakit, dia demam tinggi dan dokter menyatakan dia terserang DBD, jika itu Amira bagaimana perasaanmu? "

"Disaat Neira di landa rasa panik karena melihat kondisi anaknya yang sakit dia terpaksa menghubungiku hanya untuk sekedar mengantarkan kerumah sakit padahal seharusnya hal seperti ini memang sudah menjadi tugasku karna aku ayahnya."

"Disaat ia harus fokus dengan anaknya, dia masih memikirkan perasaan mu, bagaimana jika kamu salah paham karna pada akhirnya dia harus meminta bantuan padaku, pada suamimu ini"

"Dan mengenai aku yang beberapa minggu ini sering mengajak jalan2 Arkhan, asal kamu tahu neira hanya sekali terpaksa ikut bersama kami karna Arkhan yang merengek memintanya, itupun di temani dengan satu orang asisten pribadi Neira jadi kami bukan hanya bertiga"

"Nyatanya neira masih terus memikirkan perasaan mu nafisya, di banding perasaan nya sendiri, padahal bisa saja dia memonopoli ku jika dia mau, tapi tidak dia lakukan karna dia tahu itu akan menyakitimu. "

"Aku baru saja mendapat kesempatan untuk mengganti waktuku yang tidak bisa berada di saat2 Arkhan tumbuh, dalam beberapa bulan ini, dan kamu sudah memberondong ku dengan tuduhan tanpa dasar seperti ini? "

"Dengar nafisya, jika karna hal ini Neira kembali menarik diri dan menghalangi ku untuk bertemu putraku lagi, aku tidak akan pernah memaafkan mu"

Bugh...

Ryan memukul keras dinding ruang tamu kemudian berjalan menuju kamarnya. Sesampainya di sana ryan masuk ke kamar mandi dan menyalakan shower, membiarkan kepalanya di guyur air, setidaknya itu bisa sedikit meredakan amarahnya.

Sementara itu setelah ryan sudah tidak tampak nafisya jatuh luruh ke lantai, ia semakin terisak mendengar ancaman ryan yang tidak akan memaafkan nya.

Jika kalian berfikir neira sudah sadar atas perbuatan nya tentu saja Tidak.

Setelah panjang lebar ryan memberi penjelasan bukannya membuat nafisya menyesal telah menuduh yang tidak2 kepada neira, nafisya justru semakin gentar memusuhi neira, cemburunya semakin menjadi, nafisya menganggap perubahan ryan yang menjadi kasar semua atas pengaruh dari Neira.

**

Siang harinya setelah membersihkan diri dan merasa lebih tenang, ryan memutuskan akan kembali kerumah sakit dimana Arkhan dirawat. Tak perduli dengan keberadaan nafisya ryan pergi begitu saja.

Sengaja menghindari nafisya karna bisa saja emosi nya kembali terpancing jika nanti nafisya berucap yang tidak masuk akal lagi.

Namun tidak dengan nafisya, melihat sang suami bersiap untuk pergi buru2 nafisya menghampiri dan memegang tangan ryan.

"Mas aku minta maaf, maafkan aku karna menuduh mu, aku melakukan nya karna aku mencintaimu mas, aku takut kehilangan mu, aku mohon maafkan aku mas" Ucap nafisya dengan mata berkaca2.

Melihat nafisya meminta maaf dengan bersungguh-sungguh, membuat ryan akhirnya mengalah. Ryan menarik tubuh istrinya dan memeluk nya. Ryan menghembuskan nafasnya pelan, mungkin memang nafisya hanya terbawa emosi dan tanpa sengaja menuduh yang tidak2.

"Baiklah, aku minta maaf jika kedekatan ku dengan Arkhan membuatmu merasa cemburu, tapi sungguh aku hanya ingin mengurangi beban rasa bersalah yang bersarang di hatiku, aku ingin menebus waktu yang hilang bersama Arkhan, tidak sedikitpin aku berharap untuk kembali pada neira, percayalah"

Ucap ryan pelan sembari mengusap pelan rambut nafisya

"Neira sudah banyak berkorban demi kita, demi kamu, demi Amira, aku harap kamu mau meminta maaf padanya. Saat ini ia sedang terpuruk, Arkhan satu2nya belahan jiwanya nafisya, dan anak itu kini harus terbaring di rumah sakit. Aku sebagai ayahnya bahkan tidak bisa membayangkan betapa kacaunya hati neira saat ini."

"Iya mas aku mengerti, aku akan meminta maaf pada mbak neira nanti setelah ia pulang dari rumah sakit. "

Setelah keduanya kembali berbaikan ryan pamit untuk kembali kerumah sakit.

Setelah kepergian ryan, nafisya masuk kedalam rumahnya, dia berjalan terus ke arah kamar. Tiba di kamar nafisya berdiri di depan figura bergambar dirinya dan ryan.

"Aku tidak akan pernah membiarkan siapapun mendekati mu mas, mau itu neira atau siapapun juga, kamu hanya milikku dan Amira, apapun akan aku lakukan jika itu untuk mempertahankan mu, maaf mas meski jika suatu saat nanti aku terpaksa harus menghilangkan Arkhan di antara kita"

Gumam nafisya dalam hati.cintanya pada ryan sudah berubah menjadi obsesi, trauma saat melihat perpisahan orang tuanya dulu kian membayangi, bukan tidak mungkin jika suatu saat kehadiran Arkhan membuatnya merasa posisi nya terancam, nafisya akan nekat berbuat lebih yang akan mencelakakan Arkhan.

Begitulah jika rasa cinta sudah bukan berdasarkan ketulusan namun berganti dengan nafsu setan.

1
aqil siroj
kerrennn thor 👍👍👍
sri ratna puspita: Terima kasih atas dukungan 🙏😊
total 1 replies
Sumar Sutinah
maka y nafisya harus banyak bersukur, d baikin sm neira malah mau jahatim, terima aj nasibmu
aqil siroj
nah lohhh.... jadi boomerang buat dia sendiri kan
Shafia Zahara
Neira jgn mau balikan ama ryan Author, enak aja udh enak selingkuh trus mau minta rujuk. buat ryan hancur dlu thor 🤭😁 🙏🏻
Cookies
bagus
aqil siroj
uhhh.... yok lanjut thor....
aqil siroj
gak sabar nunggu besokkk
aqil siroj
yupppp semangat up thor
Sulastri Oke86
lanjut terus kak
aqil siroj
semoga saja ryan tau akal bulus si fisya...semoga nei bisa bahagia ya
aqil siroj
seauatu yg dimulai dg jlan yg gak bener pasti akhirnya juga gak bener, emang syetan ini si fisya
Sumar Sutinah
dasar pelakor, g tau terima kasih, coba dl klw tdk d nikahkan sm neira km mau jd apa, dia yg menggoda suami orang, ksh dia karma thor gemees aq
Sumar Sutinah
knp neira harus menderita, sedangkan nafisya enak d maafkan, dn d terima sm orang tua ryan kecewaaa.....bangett 😱😱😱
aqil siroj
si fisya gak sadar diri banget ya... bandingin dirinya dan nei oeeehhhh malik teiak maling dia...wanita terhormat gak akan ngebuka selangkangannya dg cuma" saat laki"nya gak sadar...
gila apa dia ngatain si nei jablay...
huh dibuang si ryannn kapokkk dia...
gregetan banget
Anna Kusbandiana
anak satu bapak lain ibu, tetap saudara kandung kan ya....

kalo satu ibu lain bapak baru saudara tiri, gitu kali ya
sri ratna puspita: iya benar kka, hanya disini yang terima kado adalah nafisya makanya tertulis anak tiri. Terima kasih sudah mampir di cerita saya ☺🙏
total 1 replies
Yoeni Menil
kenapa harus pelakor yg menang thor
aqil siroj
kerrennnn
aqil siroj
next....
aqil siroj
next thor... belum tau aja dia si nei punya anak juga
Sulastri Oke86
lanjut lagi kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!