Indonesia
NovelToon NovelToon
AETHER

AETHER

Status: sedang berlangsung
Genre:Anime / Fantasi / Epik Petualangan
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: General Blast

Draven Aleric adalah seorang pria misterius yang memiliki kekuatan Shadow Absolute,kekuatan bayangan mutlak yang tidak berasal dari Buah Iblis, melainkan lahir dari dalam tubuhnya sendiri.

‎Di dunia yang berada di bawah kendali Pemerintah Dunia, Draven menolak menerima tatanan yang telah mengatur kehidupan manusia selama berabad-abad.

‎Bersama 2 sahabatnya Zorana dan Axel mereka memulai perjalanan dilautan untuk menjadi pusat kekuatan dan kekuasaan baru.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon General Blast, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28 - Dua pewaris yang terpilih

Abyss Dragon kembali menuju ke kapal Black Pearl, Draven turun dari punggung Abyss Dragon begitu pun dengan Ken dan Vance.. kemudian Abyss Dragon kembali berubah menjadi kecil dan hinggap di pundak Draven.

Para kru melihat ke arah Draven, mereka diam tak bisa berbicara..kemudian melihat ke arah Ken dan Vance

Axel memulai pembicaraan

"kau benar-benar gila.." ujar Axel yang masih menunjukkan sebuah kekaguman baru terhadap Draven

Ren pun berbicara

"itu bukan hanya gila.. itu benar-benar menunjukkan kau adalah seorang dewa" puji Ren

Sementara Zorana hanya menatap Draven

"kita harus kembali ke Nebula.. kekuatan mu pasti butuh pemulihan kan?" ujar Zorana kepada Draven

Draven hanya tersenyum

Lalu Hiden dengan cepat ke ruang kemudi

"kita kembali kawan-kawan, kapten kita butuh istirahat" teriak Hiden

Si besar kemudian mengangkat jangkar, lalu si kecil dan si kurus melebarkan layar kapal.

Luna lalu melihat ke arah Ken dan Vance

"pertanyaan terakhir, siapa mereka?" tanya Luna melihat keduanya

Elara pun memperhatikan Ken dan Vance

"apa mereka 2 orang beruntung yang selamat dari serangan seorang dewa?" tanya Elara juga

Draven kemudian berjalan ke kursinya

"mereka akan menjadi orang-orang pertama yang akan menjadi unit Aether di lautan" jelas Draven

Zorana mengangguk pelan

"unit ya.." gumamnya

Ren lalu menambahkan

"pasukan lini depan bagi Aether.." tambah Ren.

Lalu kapal Black Pearl dengan cepat meninggalkan kawasan perairan Impel Down yang sudah tidak ada.

Setelah beberapa lama kapal-kapal angkatan laut muncul di dekat perairan Impel Down.

Seorang Laksamana melihat tak percaya,penjara terbesar di dunia, sebuah bangunan kebanggaan angkatan laut kini tidak ada menghilang dari radar maupun dari dunia.

"ini ...tidak mungkin" ujar Laksamana besar yang melihat sebuah lubang besar di tempat yang sebelumnya merupakan penjara terbesar di dunia itu.

Para Laksamana angkatan laut yang biasanya tenang dan percaya diri kini semua terlihat ketakutan, mereka bukan lagi melihat pertarungan..ini adalah sebuah neraka.

Seorang marinir melaporkan

"Tuan Laksamana.. kami mengecek seluruhnya, tidak ada yang tersisa sedikitpun dari Impel Down" jelas marinir itu melaporkan dengan gemetar.

"Impel Down dinyatakan hilang dari dunia!!" jelas marinir itu

Para Laksamana terdiam tak bisa berkata-kata, ini sesuatu hal yang baru mereka rasakan.. mereka sekarang sadar akan satu hal, lawan mereka kali ini bukan bajak laut, bukan Yonko.. melainkan sesosok dewa.

Beralih ke pulau Nebula.

Kapal Black Pearl yang cepat membuat Aether mampu sampai di Nebula hanya dalam hitungan jam.

Kapal Black Pearl menuju ke pelabuhan khusus bagi Aether lalu para kru satu persatu turun, begitu juga dengan Ken dan Vance.. lalu mereka semua menuju ke kastil Nebula.

Di dalam kastil Nebula tepatnya di ruangan utama kastil, Draven duduk di kursinya dan kru lain berada di kursi mereka masing-masing di samping kiri dan kanan Draven, sementara Ken dan Vance berada di tengah ruangan

"selamat datang di markas Aether" ujar Draven

Lalu Draven menatap Ken dan Vance

"mengambil kalian berdua dari Impel Down bukan sekedar hanya untuk menyelamatkan kalian" jelas Draven kepada Ken dan Vance.

"aku membutuhkan kalian untuk menjadi garda terdepan Aether.." jelas Draven

Ken lalu berbicara

"maksudmu..kami akan menjadi pelindung kelompok kalian?" tanya Ken

Draven menggelengkan kepalanya

"bukan untuk kami, tapi untuk Aether" jelas Draven lalu dia berdiri berjalan menuju ke jendela untuk melihat pusat kota Nebula yang dipenuhi oleh warga lokal yang melakukan aktivitas di Nebula.

"Aether akan membangun kekuatan dan kekuasaan baru di lautan.. karena itu Aether membutuhkan unit-unit sebagai mata dan kaki kami di lautan" jelas Draven lalu berbalik menatap Ken dan Vance.

"kalian tidak hanya berdua untuk menjadi mata dan kaki Aether.. kalian hanya awal dari rencana terbentuknya para unit yang akan kami bangun" jelas Draven lagi

Vance lalu menatap Draven

"jadi maksud anda kami adalah permulaan untuk membentuk kekuatan-kekuatan itu?" ujar Vance

Draven mengangguk

"benar.." jawab Draven

Lalu dari pintu ruangan 2 orang penjaga masuk membawa 2 kotak menuju ke depan Draven lalu menaruhnya kemudian 2 penjaga itu keluar lagi dari ruangan.

Draven membuka kedua kotak itu yang isinya adalah 2 pedang ,seluruh orang diruangan melihat ke arah kotak itu.. Axel bahkan lebih terlihat penasaran.

"pedang ini akan memperjelas kenapa saya memilih kalian berdua dari seluruh tahanan yang ada di Impel Down" jelas Draven

Lalu Draven berdiri di hadapan mereka kemudian melihat ke arah Ken dan Vance.

"dalam buku catatan yang kubaca, dulu dunia memiliki 2 pengguna pedang elemen.. pedang naga api dan pedang badai" jelas Draven

"mereka ditakuti diburu pemerintah dunia dan akhirnya mati.. namun sebelum mati kedua pengguna pedang itu menyerahkan pedang mereka kepada sang dewa kegelapan" cerita Draven

"tapi keturunan dari kedua pengguna pedang itu tidak ada yang bisa menggunakan pedang peninggalan leluhur nya,bahkan orang lain pun tidak ada yang bisa.. namun dewa kegelapan melupakan sebuah pesan dari kedua pengguna pedang itu bahwa setelah kematian mereka pedang itu akan tersegel selama 100 tahun, jadi pedang itu hanya bisa digunakan oleh keturunan mereka di 100 tahun kemudian" jelas Draven kembali menceritakan semuanya.

Lalu Draven kembali menatap Ken dan Vance,

"dan kalian adalah keturunan kedua pengguna pedang itu di 100 tahun setelah kematian mereka" jelas Draven kepada mereka berdua.

Ken dan Vance terdiam, mereka melihat seseorang yang ada di depan mereka yang sangat mengetahui dunia bahkan hingga sejarah lampau yang bahkan tidak diketahui oleh kakek mereka.

Pandangan mereka yang tadinya bingung seketika berubah menjadi sebuah penghormatan baru kepada seorang di depan mereka, seorang penyelamat atau mungkin pembawa perubahan baru untuk kehidupan mereka ke depan.

1
Deco Voldemort
/Good/
Derina Queen
/Drool/
dinda ayugunawan
kereennn, up sering" ya thorrr
dinda ayugunawan
😍
dinda ayugunawan
up terus
dinda ayugunawan
up
dinda ayugunawan
🥰
dinda ayugunawan
🥰🥰
dinda ayugunawan
😍
General Blast
/Drool/
Minerva Glitch
Sangat menarik, keseruannya berasa banget /Drool/
the virtuso
saling support thor 🙏
semangat!
dinda ayugunawan
😭😭😭😭
dinda ayugunawan
😭😭😭aku terharuu Marina
dinda ayugunawan
ciiiee pas ditanya Draven, terpesona si Elara wkwkkwkwkw🤭🤭
dinda ayugunawan
terharuu bacanyaaa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!