Indonesia
NovelToon NovelToon
Toxic Relationship

Toxic Relationship

Status: tamat
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Teen School/College / Playboy / Tamat
Popularitas:20.7k
Nilai: 5
Nama Author: NurliaS

Usia Rena baru menginjak 14 tahun namun demi cinta (bullshit), ia rela kehilangan keperawanannya dan menjadi pacar--lebih tepatnya budak yang bisa diperlakukan semena-mena oleh Angga.
Bagaimana caranya Rena bisa lepas dari toxic relationship ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NurliaS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

29

Angga sudah sangat muak dengan masalah yang menerpanya bertubi-tubi hari ini. Dari mulai Rena yang menyebalkan dan hilang tanpa kabar, sekarang masalah Siska yang ternyata hanya memberinya harapan palsu serta hutang budi agar dirinya mau menjodohkan Siska dengan Ahok.

Angga kehilangan wajah, rasanya sudah tak sanggup berada di hadapan Siska yang masih menunggu jawaban kesediaan atas permintaannya. Namun, Angga juga tak ingin menunjukkan rasa malunya, dia memilih memakan mie ayamnya dengan cepat membuat Siska melongo menatapnya.

"Euh ... Angga, lo nggak papa, kan?" tanya Siska ragu.

"Nggak, gue cuma lagi laper aja," jawab Angga dengan mulut penuh, "habis!"

Siska meringis, dia tidak menyangka cowok ganteng seperti Angga bisa berlaku seperti itu. Makan cepat sampai berceceran hingga membuat Siska menganggap jika itu sangat menjijikkan.

"Oh, ya, masalah Ahok, dia homo, jadi nggak mungkin gue bisa comblangin lo sama dia."

Siska tersedak oleh ludahnya sendiri, perkataan Angga sungguh membuatnya patah hati. Siapa sangka, laki-laki tampan, kaya, dan cool itu ternyata penyuka sesama jenis.

Melihat Siska yang langsung termenung, Angga tersenyum puas. Tak peduli jika nama baik Ahok tercoreng di hadapan Siska, yang penting Angga bisa membalaskan sakit hatinya karena sudah ditambah pusing hari ini.

"Makasih traktirannya, gue pergi dulu." Angga bangkit dari kursi tempatnya duduk dan meninggalkan Siska yang terlihat bodoh setelah mengetahui jika laki-laki yang ia sukai tak sesuai ekspektasi.

"Rasain lo, Siska!" gumam Angga tanpa menoleh lagi ke belakang.

***

Satu minggu sudah berlalu, entah kenapa Rena tak ada kabar sama sekali padahal Angga sudah memberinya ponsel sekaligus paket data agar Rena tak perlu membeli lagi. Dengan hati yang penuh kerinduan serta rasa benci, Angga kabur dari sekolahnya dan menuju sekolah Rena untuk mengintip gerak-gerak pacarnya.

Kebetulan, hari ini adalah jadwal Rena kembali kumpulan ekstrakurikuler Photografi dan praktek di luar kelas untuk latihan mengambil gambar. Rena sudah membawa kameranya sesuai rencana, dan Yuni membawa laptop sesuai janjinya.

Angga menatapnya dari kejauhan dan perlaan mendekat karena dia diam-diam masuk sekolah tersebut di saat satpam sedang lengah dan gerbang terbuka di jam pulang tadi.

"Lo udah nggak kena terror cowok gue lagi, kan?" tanya Rena yang sibuk mengambil gambar pemandangan sekolah.

"Nggak, gue udah blokir soalnya tiap menit, jam, pagi, siang, malam, cowok lo terus nanyain lo. Bingung gue jawabnya," jawab Yuni yang mengekori Rena karena menunggu giliran untuk mencoba mengambil gambar dengan kamera milik Rena.

Angga dapat mendengarnya karena dia berpura-pura menjadi murid sekolah tersebut dengan lalu-lalang dan mengikuti pergerakkan Rena. Takkan ada yang curiga sebab Angga menutup kepalanya dengan hoody dan memakai masker. Terlebih Rena juga fokus pada kameranya sehingga tak lirik sana-sini.

"Bener, mending blokir aja. Gue juga blokir Angga untuk sementara waktu sampe dia bisa menyadari kesalahannya karena terlalu ngatur gue."

Angga mengangguk-anggukkan kepalanya, dia sangat tidak menyangka jika ternyata Rena telah memblokir nomornya, Angga kira Rena hanya mematikan ponsel saja.

"Terus, bang Yoga gimana?" tanya Yuni antusias.

"Dia sweet banget, sering kirim gue puisi. Terus dia juga suka pas dengar kalo gue ikutan ekskul tari, nggak kayak si Angga." Rena memutar bola matanya saat menyebut nama Angga, "Katanya dia suka budaya dan mau kenalin gue sama teman-temannya yang suka seni."

"Wah, kayaknya dia serius deh sama lo, udah terima aja. Gue dukung!" seru Yuni semangat mengetahui jika Rena dekat dengan Yoga padahal mereka baru satu minggu saling kenal. Itupun hanya lewat ekskul dan menjadi panjang karena obrolan via WhatsApp.

Sementara tak jauh dari mereka, Angga mengepalkan tangannya. Ternyata pacarnya yang polos itu telah mengkhianati cintanya setelah semua yang Angga berikan pada Rena.

"Lihat aja, Ren, gue nggak bakal tinggal diam dan akan buat perhitungan sama lo. Dasar cewek murahan!" gumamnya penuh penekanan.

1
Mrs.Labil
astaga.. baru SMP lohh 🤭
Mrs.Labil: iya ya..
di tunggu up date nya thor 💪💪💪
total 2 replies
Nurlia Soleha
Selamat membaca karya dari author yang penuh keresahan ini, guys.
Yoh Asakura
Seru banget! Aku lupa makan kalau udah mulai baca cerita ini.
Nurlia Soleha: Terima kasih readers, semoga betah ya..
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!