Indonesia
NovelToon NovelToon
Dinda Untuk Sang Dosen

Dinda Untuk Sang Dosen

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Fantasi / Dosen / Romansa-Tata susila
Popularitas:63.8k
Nilai: 5
Nama Author: Aulia Chantika

tama adalah seorang dosen yang tegas, arogan dan tampan.

dinda adalah seorang mahasissi cantik , manja mudah bergaul dan multitalenta.dinda tidak pernah jatuh cinta.

bram adalah assisten ayah dinda yang dingin sama prempuan . dia sangat setia..

bermula dari persahabatan rudi+ salsa ( ortu dinda) pram + dian (ortu bram) + betrand +nita (ortu tama) hingga menciptakan drama percintaan pada anak-anak mereka

tama jatuh cinta kepada mahasiswinya namun sayangnya wanita yang ia cinta dijodohkan dengan sahabatnya yaitu bram.karena tau apa yang terjadi pada diri bram akhirnya tama mengalah dan mengikhlaskan cintanya untuk bram.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aulia Chantika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

29

...kedua memasuki area minimarket......

...dinda masih setia di dalam troly. dan bram masih mendorongnya... semua mata melihat kearah mereka.jelas saja trily sekecil itu harusnya hanya untuk anak kecil. tapi siapa yang peduli, bahkan tak ada yang berani menegur.bahkan para karyawan yang melihat malah tertawa. ya itu jelas karena minimarket itu milik keluarga bram.jadi mereka bebas mau berbuat apapun...

Bram mulai memasukan beberapa makanan yang dibutuhkan.. dan dinda hanya menunjukkan jarinya saja Bram langsung mengambil barang yang ditunjuk olehnya.

namun beberapa detik kemudian Bram merasa ada tetesan air yang lolos dari hidungnya begitu saja. dan Bram reflek menahannya dengan tangan. dinda yang sedang duduk ditroli berhadapan dengan Bram melihat darah yang keluar dari hidung Bram.

" k... kamu mimisan " ucap dinda panik , Bram pun ikut panik. dinda mencari tisu dalam tasnya. lalu memberikannya pada Bram. dinda keluar dari troly ikut mengelap darah yang keluar dari hidung Bram.

" ngga papa ko din... mungkin aku dehidrasi " ucap Bram menenangkan. dinda pun mengangguk

" k... duduk dulu aja " ucap dinda sambil membawa Bram duduk dikursi istirahat yang ada dipinggiran minimarket. tangan Bram melambai.. memnggil salah satu karyawan minimarket.

" **tolong ditotal dulu ya.. " pinta Bram

..." baik Pak** " ucap pegawai itu sambil membawa troly itu kearah kasir. dinda memberikan air mineral kepada Bram. dan langsung diambil oleh Bram dan meminumnya....

" makasih sayang " ucap Bram

yang langsung di anggukkan oleh dinda.

" masih pusing " tanya dinda

" sedikit " ucap Bram, mendengar itu dinda langsung memijat pala Bram.... pegawai tadi datang menghampiri Bram membawa alat pembayaran. Bram mengeluarkan dompetnya memberikan pada dinda. karena Bram masih sangat pusing dan menaruh lagi kepalanya kedinding sambil memejamkan matanya. dinda mengeluarkan 1 kartu dan menggeseknya kealat pembayaran tersebut.

" k.. kodenya " ucap dinda pelan

" ulang tahun kamu " bales dinda, dinda sempat tak percaya yang diucapkan oleh Bram. namun setelah dinda mengklik beberapa angka sesuai hari dimana ia lahir.

" langsung bawa ke mobil saya ya "

ucap Bram kepegawaian tersebut.

" baik pak " ucapnya kepada bram. Bram mulai bangun dari duduknya yang dipapah oleh dinda.

" aku ngga papa ko din... aku masih bisa berjalan sendiri "

ucap bram yang tidak dipedulikan. ia masih tetap memapah Bram. Bram mengecup puncak kepalanya. dinda mengeluarkan selembar uang ratusan dan memberikan

pada pegawai yang membantu mereka sedari tadi.

" makasih bu " ucapnya

" saya yang makasih pak " ucap dinda kembali

" din... kenapa kamu bawa aku kesini.yang driver siapa " ucap Bram

" kamu pikir aja siapa " bales dinda sambil membantu Bram duduk di kursi penumpang. memasangkan sabuk pengaman nya. Bram tersenyum melihat dinda yang sangat protektif.

" bismillah..." ucap dinda yang mulai menyalakan mobil Bram.

" pelan- pelan sayang " ucap Bram kembali

" iya...percaya deh sama aku.

baru mobil... motorpun aku bisa ko " ucap dinda sedikit tak Terima. mungkin Bram mengira dinda tak bisa menyetir.

" k... kenapa kodenya ulang tahun aku " ucap dinda membuka keheningan didalam mobil

" karena kamu calon istri aku " bales Bram simple

" tapi cc kamu seperti nya uda lama " ucap dinda kembali yang tak berharap Bram menjawabnya.

" pasword apartemen juga " gumam dinda yang sambil mengingat beberapa barang yang menggunakan pasword pasti tanggal dimana ia lahir.

..." iya... karena aku selalu mengingat kamu. meskipun kamu sudah pindah berjauhan dengan kami. aku selalu mengingat mu.kadang rasanya ingin sekali berlari mengejarmu, tapi sayang aku cuma anak kecil saat itu " ucap Bram sambil memejamkan matanya dan bercerita saat ia merasakan apa yang dia rasakan dulu sepeninggal dinda pindah rumah....

" kenapa kamu tidak pernah menghubungi kami... " tanya Bram

" aku kan masih kecil... dengan punya temen barupun aku sudah lupa dengan kalian " ucap dinda polos

" ish.... " kesal Bram mendengarnya

'' Apa sepenting itu aku dihatimu k... tapikan saat itu kita masih sangat kecil. klo saat itu saja kamu sudah cinta-cintaan berapa banyak perempuan yang sudah kamu pacari " tanya dinda dengan tatapan horor pada Bram.

" fokus menyetir!!! "bentak Bram tiba- tiba yang merasa mobilnya oleng , dan langsung menjewer kuping kiri dinda

" aduh... sakit k " ucap dinda

" aku ngga pernah pacaran... sekalipun. tak pernah ada perempuan laen selain kamu " ucap Bram serius sambil menatap dinda sambil menitikan air mata.

" seriusly.. uwu banget sih k... tapi dinda ngga percaya " bales dinda sambil tertawa tanpa menatap Bram. mencairkan suasana yang sedikit canggung

" kamu bisa pastikan sendiri... kamu bisa tanya tama " ucap Bram . memastikan klo ucapannya itu 100% benar. dinda yang mendengar itu langsung shok.

" ngga perlu k.. dinda percaya ko sama kk " ucapnya kembali. tak terasa mobil mereka sudah sampai depan rumah Bram. dinda dan bram turun dari mobilnya.

" biar aku aja k.. " ucap dinda yang melihat Bram mengeluarkan belanjaan mereka dari garasi

" aku uda ngga papa ko sayang... " ucap Bram sambil membawa belanjaan mereka dengan tangan kanannya. dan tangan kirinya menggenggam tangan dinda.

" kamu istirahat aja k... biar aku yang beresin belanjaannya '' ucap dinda sambil menaruh beberapa bahan kedalam lemari es. Bram masih fokus dikursinya sambil terus memandang dinda. dinda mengeluarkan beberapa bahan yang ingin ia masak. dengan telaten dinda mengolah ayam fillet yang baru saja mereka beli.

...orang menunggu ayam yang sudah dimerinice, dinda menggoreng kentang bekunya. dan 1 wajan lagi ia gunakan untuk memasak ayam. dengan telaten dinda. merapikan makan mereka yang sudah matang....

" segini uda cukup belum porsi kamu " tanya dinda yang langsung di anggukkan oleh Bram. Bram mengecup pipi kanan dinda.

..." makasih sayang " ucap Bram yang langsung di anggukkan dinda. keduanya makan dengan lahap makanan mereka hingga abis. mereka menghabiskan makanan mereka dengan sedikit canggung. karena mereka mengingat sebentar lagi mereka akan tidur satu ranjang untuk pertama kalinya. meskipun kedua paham mereka adalah calon pasangan seumur hidupnya. namun mereka belum pernah sekalipun bersama dengan yang laen....

...dinda langsung merapikan meja dan dapur setelah ia selesai dengan makanannya. sedangkan Bram berlalu begitu saja dan masuk kedalam kamar. Bram duduk dipinggir ranjang sambil memegangi dadanya. ia merasakan detak jantungnnya yang tak normal....

...begitupun dinda, selepas Bram masuk kedalam kamar dinda menghelakan nafasnya sambil memegangi dadanya... is merasa detak jantungnya sangat cepat. selesai merapikan dapur dindapun masuk kedalam kamar. dinda melihat Bram yang sudah terpejam disisi kiri ranjang dengan pakaian tidurnya. entahlah dinda merasa klo Bram tidak benar-benar tidur. dinda membuka lemari Bram, ia ingin berganti pakaian... tapi yah sudah pasti tidak ada baju ganti untuk nya.. karena ini jelas bukan rumahnya. dinda mengambil salah satu kemeja putih Bram yang menurut dinda bisa dijadikan dress karena terlalu besar....

1
Tiwik Firdaus
kok ngak sesuai judul ya ceritanya
Tiwik Firdaus
dinda kok.murahan mau sama bram mau sama tama ngak ad pendirian jadi cewek
Dewi Yuliana
dindanya ko murahan,gampangan jd gak suka 😁😡
Fa Rel
tama sabar jodoh g kmna meski.dpet janda nya😂🙄
Fa Rel
kasian tama dr awal kn uda ma dinda author.nah jahat mles deh
Fa Rel
tama lucu😂🙄
Mami Sholli
kok g ada lanjutannya tor
Emy Zaf
dinda hamidun...kayak nya
Harlina M.Sc
epidode selanjutnya, gregetan
Harlina M.Sc
ingin lsnjut ceritanya
@ Mmh adil @
nyimak
@ Mmh adil @
kayanya bagus ni novel , lanjut lagi
@ Mmh adil @
mampir d mari , lanjut
re
Next
Qonita iffa septiana
pak tama tegar banget. orang yg disukai nikah sama sahabatnya sendiri
Yusniar Yus
lanjut
Yusniar Yus
lanjut dong
ANAA K
Semangat selalu kak👍🏾👍🏾👍🏾
ANAA K
Semangat kakk
Bu Ummi
lanjut thor ceritanya bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!