Indonesia
NovelToon NovelToon
Takdir Kehidupan & Cinta

Takdir Kehidupan & Cinta

Status: tamat
Genre:Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:11k
Nilai: 5
Nama Author: ayi_k.noeriatman

Naima seorang gadis berusia 18tahun, gadis pekerja keras dan mandiri. Yang ingin merubah nasib, kuliah di Jakarta sambil bekerja. Karena kalau hidup di kampung tidak ada kemajuan.

"Gue akan kuliah di Jakarta!" tidak akan bertani lagi di sawah,"ungkap Naima.

"Lo, mau kuliah disana sambil kerja juga?"tanya teman nya.

"Iya gue akan sambil cari pekerjaan,"sahut Naima.
"Bagaimana kalau bekerja di restoran, restoran bokap gue?"tanya teman nya.

"Ya tentu saja!"sahut Naima.

"Mungkin kalau gue kuliah disana akan bertemu lagi dengan cinta pertama gue, yang pergi begitu aja tanpa berpamitan, "gumam Naima.

Takdir kehidupan dan cinta nya begitu rumit, disaat mencoba untuk merubah nasib, kedua orangtuanya meninggal. Bahkan pacarnya di jodohkan dengan wanita lain.

"Hiks,hiks,hiks"

"Kedua orang tua gue meninggal, bahkan gue di pecat dari pekerjaan karena difitnah. Pacar gue dijodohkan dengan wanita lain, sekarang gue benar-benar sendirian,"Naima menangis.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ayi_k.noeriatman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak Sesuai Harapan

"Sayang, sini masuk!"ajak Naima karena sudah memakai baju dan berdandan rapih.

"Mau berangkat sekarang atau gimana?"tanya Khoya kapan akan berangkat kerumahnya.

"Bentar lagi aja, soal nya deg-degan tapi antusias juga pengen bertemu kedua orangtuamu,"sahut Naima.

Ada rasa canggung diantara mereka karena kejadian tadi pas Naima mau mandi terus handuk nya melorot.

"Merasa canggung banget gara-gara kejadian tadi, terus si Khoya senyum-senyum terus lagi. Gumam Naima"

"Sayang! Sini duduk dekat aku biar gak terlalu deg-degan,"ajak Khoya.

"Kejadian tadi lupain aja!"sahut Naima yang ikut duduk di kursi di sebelahnya Khoya.

"Kejadian yang mana? soalnya banyak kejadian nya,"tanya Khoya yang langsung merangkul Naima dan memeluknya.

"Sayang!,"sahut Naima.

"Kamu jangan deg-degan kan ada aku di samping kamu. Aku mau serius sama kamu semoga kita berjodoh dan menikah! "ucap Khoya sambil mengelus rambut Naima.

"Amin, "jawab Naima.

"Kita berangkat sekarang aja, nanti keburu malam,"ajak Khoya.

"Iya setuju sekarang aja,"sahut Naima.

"Sayang! Kira-kira orang tua kamu bakalan setuju gak, kalau kita pacaran? "tanya Naima ketika sedang berada di dalam mobil.

"Pasti dong setuju! Pacarku yang sangat cantik dan baik hati. Aku yakin mereka bakal nerima kamu jadi calon mantunya!"sahut Khoya tersenyum.

"Mudah-mudahan mereka menyetujui hubungan kita,"ucap Naima.

Setibanya di rumah Khoya...

"Rumah kamu besar banget seperti istana!"Naima kagum.

"Enggak lah, bukan istana cuman sekedar tempat berteduh,"Khoya merendah.

"Mamah...! Papah..! Khoya pulang,"Khoya berteriak ketika masuk kedalam rumah nya.

"Khoya...! Aku kangen banget sama kamu, kamu kemana aja aku telepon tapi gak aktif-aktif?"Novia berlari dan langsung memeluk Khoya.

"Kenapa kamu disini, bukan nya lagi kuliah di luar negri?"tanya Khoya.

"Hiks,hiks,hiks" Novia menangis.

"Papah nya Novia meninggal, terus kamu kemana aja? kita semua mencari kamu. Nomor hp kamu juga susah di hubungi, "tanya Mamah Khoya.

"Mantan pacarnya Khoya kembali lagi terus gimana hubungan kita kedepannya? Gumam Naima"

"Kenapa bisa meninggal, terus gimana dengan kuliah kamu?"tanya Khoya penasaran.

"Papah ku meninggal karena kecelakaan,"sahut Novia sambil menangis.

"Novia benar-benar kasihan, dia sudah tidak punya siapa-siapa lagi. Jadi Mamah dan papah akan menjodohkan kalian,"ungkap Mamah Khoya.

"Bruk!" Barang bawaan berupa oleh-oleh yang sedang di pegang Naima terjatuh. Naima sangat kaget mendengar apa yang di ucapkan Mamah nya Khoya.

"Apa? Khoya akan di jodoh kan dengan perempuan lain. Ya tuhan dada ku terasa sesak sekali, sudah sangat antusias ingin bertemu dengan kedua orangtuanya Khoya, tapi kenyataan yang seperti ini yang di hadapi. Gumam Naima"

"Naima kamu gak apa-apa?"tanya Khoya, khawatir dengan perasaan nya Naima.

"Nak, siapa perempuan ini?"tanya Mamah Khoya.

"Teman kamu bukan?"tanya Papah nya Khoya.

"Aku baru ingat dia bekerja sebagai waiters di restoran kan! Terus sedang apa kamu disini?"tanya Novia.

"Iya, saya bekerja sebagai waiters restoran. Saya kesini karena membawa makanan yang di pesan Khoya. Maaf kalau begitu saya permisi! "sahut Naima, suara nya bergetar karena menahan tangis Lalu ia pergi.

"Naima tunggu...!"Khoya berteriak.

"Biarkan saja dia pergi, emang nya kamu gak kangen sama aku?"ucap Novia yang langsung memegang tangan Khoya ketika akan mengejar Naima.

"Mamah sama papah mengizinkan Novia tinggal disini, karena Novia sudah tidak mempunyai siapa-siapa lagi. Kamu hibur aja Novia,"ucap Mamah Khoya, kedua orang tua Khoya pergi ke kamarnya meninggalkan Khoya dan Novia berdua.

Khoya melepaskan tangan Novia yang sedang memegang tangan nya, dia berlari keluar rumah mengejar Naima.

"Merasakan sakit hati yang kedua kalinya, apa memang kita tidak takdir kan untuk bersama?"Naima berlari sambil menangis.

"Naima...tunggu! Sayang tunggu! "teriak Khoya.

Mendengar teriakan Khoya, Naima langsung menyetop taxi dipinggir jalan.

"Taxi...!" Naima masuk kedalam taxi tersebut.

"Pak...Berhenti pak!" teriak Khoya ke sopir taxi tersebut.

"Jalan pak!" ucap Naima.

"Naima kita bicara dulu sebentar!"ucap Khoya.

Naima tidak melirik sedikit pun, air matanya mengalir begitu deras. Karena merasa sedih dan kecewa.

"Baik, mau di antar kemana?"tanya sopir.

"Jalan aja dulu, nanti saya kasih tau,"sahut Naima.

"Naima maafin aku, Naima...tunggu! Jangan pergi dulu,"Khoya menangis sambil mengejar mobil taxi.

"Aw....!" Khoya berteriak kesal.

"Kenapa...Semua ini harus terjadi? kenapa Novia kembali lagi. Di saat hubungan ku dengan Naima akan menuju jenjang yang lebih serius. Kenapa.......?"Khoya berteriak karena kesal.

Tanpa disadari Novia mengikuti Khoya dari belakang bahkan dia mengetahui bahwa Khoya dan Naima berpacaran.

"Berani-berani nya seorang waiters merebut Khoya dariku, ini tidak bisa di biarkan! "lirih Novia sambil mengepalkan tangan.

"Drtt..Drrtt..Drrt..!" Ponsel Naima berbunyi. Sekitar 10 panggilan tak terjawab di abaikan oleh Naima.

"Hiks,Hiks,Hiks" Suara isak tangis Naima di dalam taxi.

"Khoya, kenapa harus seperti ini? disaat rasa cinta di hatiku sudah begitu dalam,"lirih Naima.

"Neng mau diantar kemana?"tanya sopir taxi, melihat Naima menangis di dalam kaca spion.

"Antar aja ke restoran!"Naima mengatakan alamat yang ia tuju.

Di tempat lain...

"Khoya, kamu kenapa seperti habis menangis?"tanya Novia yang sedang berada di ruang tamu.

Khoya tidak menjawab pertanyaan Novia, tapi dia malah pergi begitu saja dan mengacuhkan Novia.

"Naima...Sialan! Gara-gara dia sifat Khoya jadi berubah, "umpat Novia.

"Bruk!"

Khoya menjatuhkan diri ke kasur dia terlihat begitu sedih. Beberapa kali mencoba untuk menelepon tapi tidak diangkat oleh Naima.

"Naima, aku cinta banget sama kamu! Aku gak akan biarkan perjodohan ini terjadi,"ungkap Khoya sambil menangis.

Khoya tertidur lelap karena dia menangis begitu lama, merasa capek juga karena habis melakukan perjalanan jauh dari kampung nya Naima sampai pulang kerumahnya. Belum cukup istirahat.

Sedangkan Naima baru sampai di mess tempat tinggal nya. Dia langsung masuk kedalam kamar dan mencoba untuk melepaskan sepatu nya, dan menghapus make up yang ia kenakan. Naima sudah berdandan sangat cantik demi untuk bertemu dengan orangtuanya Khoya. Bukan nya di sambut dia malah mendengar perkataan yang menyakitkan hati.

"Gimana kalau Ibu dan Bapak tau? pasti mereka ikut sedih,"tangis Naima.

"Seharusnya jangan larut dalam kesedihan, ini yang aku takutkan selama ini. Takut di buat kecewa lagi dan semua ini benar-benar terjadi, sejak awal harusnya tidak menerima Khoya sebagai pacar. Bodoh sekali kenapa aku bodoh sekali! Tapi aku juga penasaran gimana perasaan nya Khoya sekarang,"Naima berbicara sendiri merasa sedih.

Setelah selesai menangis begitu lama, Naima langsung tertidur karena kecapean.

1
Adelia
?
Adelia
jejak
Adelia
semangat jangan males nulisnya ya dukunganku selalu ada di belakang ko
Miutami Rindu
Maaf baru mampir lagi😁 semangat nulisnya🤗
S_koes: iya sama saya juga baru mampir udah jarang update setiap hari
total 1 replies
scabious97
cinta pertama emang susah diblupain
scabious97
kayaknya lebih cocok sama agung thor
scabious97: Kasian agung cuma figuran 🤭
total 2 replies
scabious97
sirik banget itu si zura
scabious97
ciyeee jadian 😁
scabious97
kasihan Naima, ketemu cinta pertama malah patah hati,.
Kiaaflyv 🦋
hahaha
Kiaaflyv 🦋
Maaf, Ka. sekedar informasi aja.

"Baik, Bu," sahut Naima.

nama orang kapital.
dialog tag. kasih koma setiap penyebutan nama. contoh.
"Baik, Bu."
"Maaf, Ka."

setelah tanda petik awal pastikan huruf besar.

selamat berkarya, ya Kaka.
S_koes: infonya
total 2 replies
Kiaaflyv 🦋
semangat menulisnya
S_koes: semangat pastinya
total 1 replies
Vhay Albarkhoya
Naima kasihan sedang sakit
Vhay Albarkhoya
ceritanya seru👍
Vhay Albarkhoya
Seru thor
Miss Yukii
seperti apa torrr??? apa ada manis-manis nya?
S_koes: ada garing, manis juga, pahit, asin semuanya kadang gak jelas😁
total 1 replies
Miss Yukii
aga bingung di bagian ini..
Miss Yukii
mikirin duid pakkk
S_koes: tau aja mikirin duid, dan modal halu😁
total 1 replies
Erarefo Alfin Artharizki
kalau sub bab itu aku lihat di novel novel beneran kaya karya tere liye dan kawan kawan pasti judulnya itu huruf depannya kapital
S_koes: terima kasih info nya, sangat membantu.
total 1 replies
Erarefo Alfin Artharizki
seperti ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!