Indonesia
NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Mikayla

Mengejar Cinta Mikayla

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen School/College / Diam-Diam Cinta / Cintapertama
Popularitas:10k
Nilai: 5
Nama Author: dwirara

Kesalahpahaman berujung cinta.
Gemilang sangat membenci Mikayla karna menyangka gadis itu sebagai perusak hubungan kakak nya namun saat Ia tahu kebenarannya Gemilang malah mencintai Mikayla.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dwirara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Meminta maaf

Setelah makan malam bersama Elang pun memutuskan untuk mandi terlebih dulu karna Ia sudah sangat gerah seharian memakai jas dan kemeja.

Sedangkan Mika nampak asyik berbincang dengan Kak Erika mereka membahas masalah wanita yang tidak perlu di ketahui oleh para laki laki sedangkan Om Agung masih mengerjakan tugas kantor Ia masih setia di depan leptop nya.

"Malam ini kalian nginep ya sudah malam biar nanti kamu tidur sama tante," ujar kak Erika dan Mika pun mengangguk setuju.

"Iya tan aku mau," jawab nya.

Om Agung pun menoleh saat Erika mengatakan itu pada keponakan nya.

"Izin dulu sama Elang walau bagaimana pun dia suami kamu Key, jangan main iya iya aja, takut nya nanti Elang gak bisa tidur lagi kalo gak ada kamu," ucap Om Agung menasehati Mika pun lupa kalo Ia harus izin dulu pada Elang.

'Gak bisa tidur? biasanya juga kami tidur terpisah,' batinnya.

Mereka memang tidak tahu kalo mereka tidak pernah tidur satu kamar sehingga mereka beranggapan Elang akan sangat kehilangan kalo Mika tidur bersama Erika.

"Baiklah aku ke atas dulu izin sama Elang," ucap Mika dan mereka pun mengangguk.

Mika berjalan menaiki satu persatu anak tangga hingga akhirnya sampai lah Ia di depan kamar Elang tanpa mengetuk pintu Ia langsung saja masuk untung saja Elang sudah selesai pakai baju kalo tidak Ia akan sangat malu.

"Sorry Lang gua lupa gak ketuk pintu dulu," ucap nya merasa tidak enak sedangkan Elang nampak biasa saja.

"Gak papa kok aku udah selesai, lagian ini kamar kamu juga," ucap nya sambil menggosok gosok rambut nya yang basah dengan handuk.

"Oh ya Key sorry ya aku baru buka ponsel jadi gak tahu kalo kamu telpon aku tadi soal nya ponsel ku mode senyap," ucap Elang.

Beberapa saat yang lalu Elang pun meletakan tas nya di atas meja belajar dan Ia baru ingat kalo ponsel nya ada di dalam lantas Ia pun mengambil nya berniat mengisi batrai takut nya sudah habis.

Namun Ia nampak melebarkan matanya saat melihat banyak pesan dari Mika dari mulai pulang dari sekolah bertemu Anton hingga Mika menunggu nya di unit sesuai waktu di kirim.

Ia benar benar merasa bersalah karna sudah salah sangka pada Mika bahkan Ia benar benar kesal saat tahu Mika bertemu Anton, kini Ia tahu kalo Mika izin dulu pada nya sebelum pergi.

"Lu baru baca chat gua Lang?"

"Iya," jawab nya.

"Pantesan lu datang telat.Gua tadi nyariin lu di sekolah niat nya mau minta izin gua gak mau lu marah marah saat tahu gua ketemu Anton, karna gua gak bisa nemuin lu disana akhirnya gua pun menghubungi lu, masih gak ada jawaban gua chat dan terpaksa gua maksa pergi tanpa izin lu.Tapi lu tenang aja Lang gua gak macem macem kok kami gak berdua ada Marvin juga," jelas nya.

Elang pun bernafas lega saat mendengar penjelasan dari Mika ternyata gadis itu menghargainya sebagai suami meski Mika masih belum bisa putus dari Anton karna sebuah alasan yang Elang sendiri tidak tahu namun gadis itu mengerti keinginan nya.

"Iya gak papa kok yang penting aku tahu kamu pergi kemana," jawab Elang tersenyum samar.

"Tante Erika nyuruh kita nginap di sini gimana menurut lu? tapi kalo menurut gua tante Erika benar deh gua males pulang malam ini tidur di kasur lu kaya nya nyaman juga ya," ujar Mika merentangkan badannya diatas kasur Elang yang ternyata lebih empuk dari kasur nya.

"Oke kamu tidur aja di situ aku bisa tidur di sofa," ucap nya membuka lemari untuk mengambil selimut namun Mika dengan cepat mencegah nya.

"Lu mau apa?"

"Ambil selimut, kan itu cuma ada satu cukup buat kamu aja jadi aku ambil lagi yang baru," jawab nya namun Mika dengan cepat mengembalikan lagi selimut itu pada lemari dan itu membuat Elang bingung.

"Kenapa?"

"Malam ini gua mau tidur sama tante Erika jadi lu bisa tidur di tempat tidur lu dengan tenang," ucap nya sambil tersenyum.

Dan Elang pun bernafas lega entah mengapa saat mendengar mereka akan menginap perasaan nya tidak tenang Ia takut kalo nanti harus tidur satu kamar, bukan apa apa Ia hanya takut tidak bisa menahan diri walau bagaimana pun Elang pria normal apalagi Mika kalo tidur tidak bisa diam.

"Baiklah kalo begitu."

"Oh iya Lang gua denger dari Marvin kalian mau ngadain sunmori minggu depan apa kalian anak Alatas akan ikut gabung bersama mereka?" tanya Mika menatap suami nya itu dan Elang pun menganggukan kepalanya.

"Iya. Kamu tahu kan semenjak Marvin bersaudara dengan Sky hubungan Black moon dan Alaska kembali membaik dan kami pun sebagai anggota harus bisa menerima keputusan apapun yang Sky buat," jelas nya dan Mika pun tersenyum mendengarnya Ia senang karna tidak ada permusuhan lagi diantara mereka.

"Apa anak Winer ada yang ikut? Zahra contoh nya?" tanya Elang karna ketua geng motor Winer adalah istri dari ketua geng motor Alaska maka Elang penasaran apa gadis itu akan bergabung bersama mereka.

"Gak ada yang ikut kok walau Zahra sekali pun, kami sudah berjanji tidak akan ikut acara apapun ke luar kota," jawab nya Mika masih ingat tahun lalu saat mereka ikut pergi tidak di sangka peristiwa naas menghampiri mereka dimana salah satu anak geng motor Winer jatuh terperosok ke dalam jurang hingga mengakibatkan kematian.

"Bagus lah kalo begitu jadi aku gak perlu liat kamu bareng Anton selama pergi," ucap nya.

"Kenapa lu cemburu?" tanya Mika menusuk nusuk pipi Elang dengan jari telunjuk nya.

"Kalo Ia kenapa?" Elang pun menatap gadis itu membuat Mika salah tingkah.

"Gak papa sih, ya udah gua ke kamar kak Erika sekarang ya good night," ujar nya langsung pergi begitu saja meninggalkan Elang.

Melihat Mika pergi Elang pun hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.

"Gemes banget sih kalo lagi salting gitu," gumannya.

Sedangkan Mika nampak menepuk nepuk pipi yang terasa panas mungkin saja pipi nya saat ini sudah sangat merah.

Mika pun mengetuk pintu kamar Erika dan setelah Erika mengucapkan kata masuk Ia pun masuk terlihat Erika sedang mengoles wajah nya dengan crem malam dan Mika pun langsung menghampiri nya.

"Tan pinjem baju dong aku gak betah pake baju kaya gini," ucap nya dan Erika pun tersenyum sambil menunjuk satu set piyama di atas tempat tidur.

"Tante udah siapkan ganti dulu sana," ucap nya dan Mika pun tersenyum segera mengganti baju nya di ruang ganti.

Mika pun sangat senang karna pakaian yang Erika berikan ternyata sangat pas pada tubuh nya.

1
Rahmaniar Panggabean
kalau ceritanya di Indonesia buat keterangan yang jelas dong,mana bisa di Indonesia anak SMA yg masih SIWI atau siswa menikah.
Dwi Rara: nama nya juga dunia halu kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!