Pernikahan yang didasari cinta belum tentu selamanya akan abadi. Akan ada badai yang akan menghampiri, apakah sang nahkoda bisa mengatasinya atau tidak tergantung kesiapan diri.
Begitu juga dengan rumah tangga Ima, kebahagian yang ia nikmati hancur lebur saat suaminya punya Wanita lain dan lebih menyakitkan mertuanya ikut andil atas pengkhianatan putranya.
Ima yang sakit hati bertekad dalam hati akan membalas semua pengkhianatan suami dan mertuanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ima susanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Nab 31
Ima tak mau terlibat dalam urusan ibunya dengan anak tirinya. Ia membiarkan ibunya menyelesaikan urusannya sendiri. Walau sebenarnya hatinya berteriak ingin tau tapi ia tahan.
Sementara itu bu Ambar buru - buru pulang untuk mengurus anak tirinya. Ia yakin keduanya pasti sudah menunggunya di rumah.
"Akhinya yang di tunggu pulang juga." ucap Fina ketus yang sudah duduk di sofa ruang tamu bersama sang kakak. Dugaan bu Ambar benar adanya, wanita itu tersenyum miring, tanpa mengucapakan sepatah kata pun bu Ambar duduk di depan kedua anak tirinya.
"Ma, apa benar yang Fina katakan?" tanya anak sulung almarhum suaminya.
"Kamu percaya?" tanya bu Ambar sambil menatap lekat anak tirinya itu.
"Makanya aku minta penjelasan, ma?" ucap anak tirinya.
"Kamu mau tau mengenai harta papamu?" tanya bu Ambar.
"Hmm....." angguk kedua anak tirinya.
"Tapi mama mau tanya sebelumnya, gimana perusahaan yang kamu pegangan?" tanya bu Ambar dingin.
"Anu ma." Leo mendadak gugup dengan pertanyaan sang mama.
"Anu gimana, Leo? Jawab betul - betul."
"Mama pasti sudah tau kebenaranya." jawab Leo dengan wajah tertunduk.
"Kamu tau itu perusahaan siapa?" tanya bu Ambar.
"Papa." jawab Leo lesu.
"Kamu dengarkan, Fin? Itu perusahaan papa kalian. Perusahaan yang didirikan mati - matian oleh papa kalian hancur di tangan anaknya sendiri." bu Ambar terdengar mengehela nafas panjang dan menghembuskannya.
"Tapi harta papa kan bukan perusahan saja, ma. Masih banyak aset - aset yang lain." Fina tak mau begitu saja menerima apa yang mama tirinya katakan.
"Kamu mau tau aset aset lainya? Leo, jelaskan pada adik tercintamu sendiri. Mama capek, mama mau istirahat dulu." bu Ambar bangun dari duduknya dan berlalu meningalkan Leo dan Fina. Tadinya Fina mau memanggil bu Ambar tapi di cegah Leo.
"Kakak ini gimana sih? Kita itu harus meminta hak yang seharusnya jadi milik kita. Aku ga rela harta papa di berikan pada anak kandungannya." ujar Fina emosi.
"Kakak tau tapi jangan sekarang, kakak juga masih ada urusan yang harus kakak selesaikan. "
"Kok kakak cemen gini sih? Kakak mau semua harta papa raib gitu aja." sudut mata Fina menganak dan bulir bening itu jatuh juga membasahi pipinya.
"Bukan gitu Fin." Leo memeluk adik satu - satunya dan menenangkan.
"Kak, aku butuh kejelasan. " cicit Fina setelah tangisnya berhenti.
"Ok ! akan kakak jelaskan." Fina memperbaiki duduknya, siap mendegar penjelasan dari Leo.
"Perusahaan kakak kolaps ."
"Apa? kolaps? Trus?" Fina terkejut ternyata mama tirinya tidak berbohong.
"Ini sudah kali kedua kejadian seperti itu, mama menjual beberapa aset peninggalan mendiang papa untuk membantu agar perusahaan bisa bangkit lagi. Tapi tak lama kejadian yang sama kembali terulang. Mungkin harta peninggalan papa sudah tak ada karna habis untuk menutupi utang - utang perusahaan yang tak sedikit jumlahnya." Leo menutup wajahnya dengan kedua tanganya. Rasa bersalah karna telah gagal mempertahan peninggalan sang papa.
Fina duduk terpaku setelah mendegar penjelasan dari sang kakak. Tapi Ia tak sepenuhnya percaya begitu saja, ia yakin pasti masih ada aset - aset yang lain yang papanya tinggalkan.
Leo pergi dari sana setelah menjelaskan semuanya pada Fina. Ia harus menyelesaikan kekacauan yang terjadi meski ujung - ujung tetap saja ia membutuhkan bantuan dari mama tirinya.
...****************...
Assalamualaikum kk terimakasih supportnya dan jangan lupa tinggalkan jejak berupa like dan komen serta vote yang banyak biar thor semakin semangat untuk melanjutkannya bab berikutnya 😘🙏🙏
Mari sama - sama kita doakan sejenak agar negeri kita tercinta terbebas dari bencana yang datang silih berganti..Salam sehat untuk semuanya👍😊