Di paksa pamanya untuk menikahi seorang Ceo kejam membuat Virgilia mau tak mau menerima permintaan pamannya itu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Y.M, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ep 33
...Pulang...
Setelah perayaan ulang tahun Paman tiga hari yang lalu tiba waktunya Antonio dan Virgilia kembali ke Ibu kota. David tidak terlihat senang karena kembali lebih awal. Antonio memeriksa koper dan sedikit barang bawaan mereka.
"Bagaimana sudah semua di bereskan?" tanya Paman Dito
"Iya Paman, ini tinggal rapiin koper Vi aja" jawab Antonio
sementara David hanya duduk melihat Antonio berkemas.
"Lu gak mau pulang?" tanya Antonio
"Gak seru lu mah" ucap David
"Kenapa lagi si lu, lagi dapet? kalau kelamaan disini kantor gak keurus ntar"
"Kan lu bosnya jadi bebas mau ngapain lagian uang lu juga tujuh turunan gak akan habis" kata David
"Justru karena Gue bos nya Vid"
Yuli datang kerumah Paman Dito.
"Gyus !!!!" ucap
"Kenapa Yul kamu ini ngagetin aja" tanya Virgilia
Ia menatap David dengan tawa penuh.
"Bapak sama Ibu izinin aku ikut dengan kalian" ucap Yuli
David berdiri dengan senang.
"Ok hari ini kita jadi balik, gue mau berkemas dulu" ucap David dengan semangat
Sebelum berangkat mereka sarapan dan hari ini mereka diantar oleh paman kebandara. karena bandara jauh dari kampung Virgilia mereka pergi lebih awal. setelah semuanya sudah sarapan mereka memasukan barang-barang mereka kedalam mobil.
"Sini sudah barangnya biar paman atur di mobil" ucap Paman Dito
Orang-orang dikampung itu datang untuk mengucapkan selamat jalan kepada mereka semua, anak-anak teman main boleh juga tidak mau kalah.
"Kakak, nanti datang lagi ee kesini biar kita main bolah lagi dan pastikan kakak Antonio dan kakak David menang ee" ucap salah satu dari mereka
Antonio mengelus rambut mereka satu persatu.
"Nanti kakak datang lagi, dan saat itu KK pasti menang oo" ucap Antonio
Setelah mengucapkan salam dan mereka semua pergi. Yuli tidak bisa menahan air matanya karena meninggalkan orang tuanya lagi.
Perjalanan dari kampung Virgilia menuju bandara sangat jauh, untung saja disini tidak macet jadi mudah bagi Paman untuk melaju dengan cepat dan tiba tepat waktu dibandara.
setelah beberapa jam perjalanan mereka akhirnya sampai dan langsung ke bandara.
Virgilia memeluk Bibi nya sangat lama
"Jangan menangis Nak, nanti kalau Bibi sama Paman ada waktu jenguk kamu ya"
"Iya Bi" jawab Virgilia
Bibinya mengelap air mata Virgilia, Ia menatap Yuli.
"Jangan menangis, Bibi akan jaga Ibu sama Bapak untukmu. Nak Bibi titip Anak Bibi padamu" melihat kearah David
Yuli dan Virgilia memeluk Bibi sebelum mereka berangkat. Bibi memberikan lambaian tangan nya sampai mereka tidak terlihat lagi Dimata mereka berdua.
Setelah perjalanan dua jam dua puluh lima menit mereka tiba di bandara Kota J dan dari sana melanjutkan perjalanan kerumah mereka masih-masing.
"Vid ingat belum boleh ok" ucap Antonio
"Maksud lu apa ni?" tanya David
"Yang itu" ucap Antonio
David paham maksud Antonio. Ia pun rencana mengerjainya
"Berarti lu udah dong ya" ucap David
"Em," Antonio melirik Virgilia
"Kenapa?" tanya Virgilia
"Ngak, cuma lihat aja" ucap nya
"Udah apa belum ni?" tanya David memastikan membuat Antonio sedikit kikuk
"Hahahaha makanya jangan ngerjaiin gue Bos" sambung David
Hari sudah sore, Antonio dan Virgilia tiba di Apartemen mereka. Antonio menurunkan kopernya dan koper Virgilia lalu naik ke apartemen mereka
"Capek gak Kamu?" tanya Antonio
"Gak, Aku gak capek Mas" jawab Virgilia
"Tapi kok muka----"
"Habisnya mas nanya gitu, ya pasti capek la mas gimana si" Virgilia
"Oh Tuhan apa istri saya kembali ke pengaturan awal lagi" gimana Antonio
"Mas, aku bisa dengar lo" ucap Virgilia
"Hehehehe maaf sayang"
Mereka sampai di apartemen dan membuang diri mereka di sofa ruang tamu mereka.
"Aduh capek banget" ucap Virgilia
Antonio ikut berbaring disampingnya
"Kampung kamu jauh juga ya, tapi suasananya sangat menyenangkan disana sebenarnya mas belum mau balik cuma kerjaan Mas numpuk banget udah sebulan ini liburan nya" Antonio
"Iya Mas, untung aja Mas datang" ucap Virgilia
"Kalau Mas gak datang kamu memang nya gak mau balik?" tanya Antonio
"Iya lah, udah ngebetak aku seenak jidat gak minta maaf terus gak percaya sama aku lagi" gerutu Virgilia
"Mas minta Maaf ya sayang, hampir saja mas kehilangan hidup Mas" ucap Antonio
Virgilia bangun dari baring nya lalu meraba tubuh Antonio.
"Terus mas gak apa kan?" tanya Virgilia
"Mas gak apa, maksud mas itu hampir kehilangan kamu" goda Antonio
"Ihhh kamu" Virgilia sedikit mereka dibuat Antonio
Antonio menyentu dagu Virgilia dan menatap matanya, dirapikan rambut Virgilia yang berantakan itu lalu sedikit mencondongkan badannya sehingga posisi mereka sangat dekat. Virgilia dapat merasakan hembusan nafas Antonio di wajah nya.
"(Waduh mau ngapain orang ini? mana dekat banget lagi astaga apa yang harus saya lakukan tolongin aku ya ampun)" batin Virgilia
Antonio semakin dekatkan wajahnya pada Virgilia. Virgilia yang kaget seketika menutup matanya. Antonio yang melihat istrinya gerogi itu berniat mengerjainya. Iya menaru telunjuknya di jidat sang istri
"Apa yang kamu pikirkan?" Antonio membuat Virgilia kaget dan membuka matanya Ia melihat Antonio mendorong jidatnya sedikit menjauh Virgilia tidak terima dengan lelucon Antonio ini sama saja dia mempermainkan perasaanya. Ia mendorong Antonio menjauh hingga jatu kelantai.
"Auwwwww" jerit Antonio
Virgilia berdiri namun tidak menolong Antonio
"Rasain siapa suruh kerjain Aku" ucap Virgilia
Antonio bangkit dan berdiri dihadapannya istrinya itu.
"Tadi Mas hanya bercanda tau"
"Bercandaan Mas gak lucu, aku marah" ucap Virgilia
"Sayang---"
"Udah saya mau mandi, saya males bercanda gak mikir perasaan dasar cowok"
Virgilia pergi meninggalkan Antonio dan masuk kedalam kamarnya.
"Salah lagi, dasar kamu Antonio sudah tau istrimu itu moodian Masi aja main-main" gumam Antonio sembari memuku jidatnya
......................
Setelah selesai membersihkan diri Virgilia menuju dapur dan membuat makan malam.
beberapa menit berlalu Antonio kedapun menemui Virgilia.
"Masak apa sayang?" tanya Antonio
"........." tidak ada jawaban dari istrinya
Ia berdiri disampu istrinya dan bertanya lagi. tetap sama tidak ada jawaban, karena istrinya tetap diam Ia membalikan badan mungil istrinya dan mencium bibirnya ********** sebentar lalu diam membiarkan bibir mereka bertaut sekitar lima menitan. Virgilia di buat kaget oleh Antonio setelah itu Antonio berhenti dengan aktivitas nya.
"Mas !!! aku hampir mati tau gak kamu ini gak ngasi aba-aba dulu apa" gerutu nya
"Masih marah? atau mau aku ulangi lagi?" tanya Antonio
"Kamu itu ya dari dulu bandel banget deh. nanti aku gak bisa masak terus gak makan mau kamu?" ucap Virgilia
"Kan sebagai ganti nya nanti Mas makan kamu aja deh" ucap Antonio
deg....
deg....
deg....
Virgilia langsung membeku dengar perkataan Antonio, pikirannya menjadi sangat aneh beberapa akhir ini.
sampai sini dulu ya guys, eitttsss jangan baper ya cukup tambah kan ke Favorit+♥️ biar gak ketinggalan update novel ini.
terimakasih
Luph💜💜💜
aq yg cmburu. aq yg berdebar..autor ny sukses. bikin sy ksel
lnjut tor