Indonesia
NovelToon NovelToon
Kala Cinta Menggoda

Kala Cinta Menggoda

Status: tamat
Genre:Aliansi Pernikahan / Nikah Kontrak / Pernikahan Kilat / Tamat
Popularitas:33k
Nilai: 5
Nama Author: Three Ono

Sosoknya hadir bagai sukacita. Terlahir dari sendok emas tidak membuatnya menjadi pribadi yang sombong dan semena-mena. Tapi kepribadiannya terlanjur mampu membuat semua orang berpikiran negatif.
Dingin, datar dan jangan lupakan tatapan tajamnya yang mampu membuat lawan bicaranya merasa terintimidasi. Dipertemukan dengan perempuan pada situasi mengenaskan. Melihat bagaimana perjuangannya manusia lain untuk memenuhi hidup mereka.
Anna. Sosok yang mampu membuat Chandra merasa bahwa memilikinya membuatnya merasakan dunia sudah tergenggam di tangannya. Serta mampu membuat Chandra menentukan dua pilihan yang tidak pernah diduga sebelumnya.
Namun, akankah semesta merestui keduanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Three Ono, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33 Kekhawatiran

...Kekhawatiran...

“Ya sudah. Pokoknya kamu tetap hati-hati dan jangan lupa kalau kamu itu tamu di rumahnya Pak Chandra.” Ucap sang ibu yang menasehati anaknya yang sedang jauh darinya. Malam ini ia memang menelepon ibunya karena kangen dan juga tidak ada kegiatan apapun.

Selain itu yang merasa kesepian karena tidak ada Chandra di rumah. Jadi, ia berusaha untuk menelepon Ibunya dan bertanya perihal keadaan keluarganya. Ia sangat bersyukur karena orang-orang jahat tersebut tidak lagi mengganggu keluarganya. Mungkin saja mereka sudah dipenjara ataupun diberikan hukuman yang membuat mereka jera. Anna juga tidak begitu tahu karena ia juga tidak pernah menanyakan hal tersebut kepada Chandra.

“Iya, Bu.” Jawab Anna dengan nada lembut setelahnya sambungan berakhir dengan ucapan selamat malam. Oh ya, dan satu lagi Ibunya kini mendapatkan pekerjaan baru dengan membuat roti.

Dua hari setelah kejadian yang menghebohkan ada orang yang datang ke rumah orang tuanya. Orang tersebut mengaku suruhan dari Chandra dan mengatakan akan membantu keuangan keluarganya. Setelahnya ibunya diminta untuk membuat roti setelah ibunya mengatakan bahwa dapat membuat roti kering. Jadi, sekarang Ibunya sibuk dengan bisnis roti keringnya bersama tetangganya. Ya tidak mungkin juga jika ibunya membuat sendiri semua pesanan.

“Mau kerja apapun kamu harus tetap bersyukur karena Pak Chandra masih mau membantu kita.” Ucap sang ibu yang kembali menyadarkan anaknya bahwa perasaan yang ia miliki harus dihapus. Semua yang Chandra lakukan semata karena kasihan dan ia harus mengembalikan lagi uang yang telah berikan kepadanya.

Benar kata Veronica bahwa Chandra hanya baik dan kasihan padanya yang terlihat begitu menyedihkan. Lalu, apa artinya ciuman dan segala kelembutan yang ia berikan?

Omong-omong soal sang pemilik rumah, setelah Candra pulang ke rumah ia semakin tidak terlihat dan sibuk dengan pekerjaannya. Anna juga semakin sibuk dengan pekerjaan di butik tantenya Chandra yang sangat baik kepadanya. Pagi ia tidak bertemu dengan Chandra karena katanya telah berangkat lebih dulu.

Sore menjelang malam saat Anna pulang Ia juga tidak bertemu dengan Chandra karena katanya belum pulang. Lalu Anna tidur dan tidak ada interaksi apapun.

...♥♥♥...

“Pastikan semuanya tidak sampai terdengar oleh pihak Marsha dan Satio.” Ucap Chandra dengan serius di dalam ruangannya bersama seorang detektif. Investigasi dan penelusuran mulai dilakukan kembali secara diam-diam.

“Baik, Pak. Semuanya akan dalam keamanan yang ketat.” Ucap sang detektif yang meyakinkan Chandra bahwa ini tidak akan tersebar ke manapun hingga kepada pelaku yang nantinya dapat menyembunyikan semua bukti.

“Pulang, Ndra. Sekarang udah jam 11.00 malam.” Ucap Ardan yang sejak tadi memang menemani Chandra untuk membicarakan kasus orang tuanya. Ardan akan selalu ada di samping temannya dalam setiap investigasi dan penelusuran ini. Sebenarnya teman-temannya yang lain ingin ikut tetapi karena sudah malam mereka memutuskan untuk ikut lain kali saja.

Bukan hanya Chandra yang sibuk, tapi semua temannya memiliki kesibukan masing-masing. Ardan dapat ikut sampai semalam ini juga karena satu tempat bekerja dengan temannya itu. Kalaupun tidak satu tempat, ia tetap akan mengusahakannya. Tenang saja, Ardan adalah teman yang setia.

“Iya bentar lagi.” Jawabnya dengan lesu sambil melihat jendela kantor yang telah menunjukkan kegelapan pekat. Belakangan Chandra memang pulang sangat malam bahkan hampir dini hari. Setelahnya ia juga berangkat sangat pagi sekali untuk membagi waktu mengurus perusahaan dan juga kasus orang tuanya.

“Lo nggak tiba-tiba lupa di rumah ada orang yang nunggu lo kan, Ndra.” Ucap temannya lagi sambil mengingatkan bahwa anda satu perempuan yang ia tahu bahwa temannya sedang menyukainya. Meskipun temannya itu tidak mengatakannya secara gamblang. Namun, semua orang sudah mengetahuinya bahkan para art dirumahnya.

“Ingat. Lagian di rumah kan banyak orang dan banyak yang jagain Anna. Dibutik  juga ada tante yang bisa jagain Anna. She’s safe and i don't have to be worried about.” Ucapnya dengan yakin bahwa Anna akan selalu aman selama berada dalam jangkauannya. Toh, sang perempuan hanya dirumah dan di butik. Jadi, dapat dipastikan bahwa semuanya akan berjalan dengan baik dan aman-aman saja.

“Sedeket apapun jangkauan yang udah lo usahain buat ngejaga Anna. Lo harus tetep pastiin sendiri.” Ucap temannya itu yang sedikit banyak mengkhawatirkan keadaan perempuan yang telah menempati posisi special dihati temannya. Apalagi dengan kelicikan keluarga Veronica, ia takut justru Anna yang akan menjadi imbas dari semua kekacauan ini.

Keadaan kembali hening dan Ardan memutuskan untuk pulang lebih dulu. ia sudah sangat mengantuk dan tidak bisa berpikir jernih. Takutnya kalau semakin malam, malah ia tidak bisa menyetir.

...♥♥♥...

“Saya punya rencana baru untuk membuat Veronica dan Chandra bersama.” Ucap sang istri dengan tampang serius dan senyum sinisnya. Mereka berdua sedang ada di ruang tamu dan masih mengurung Veronica di kamarnya. Sekalipun terdengar gebrakan pintu yang disertai dengan teriakan minta keluar, keduanya tetap tidak membukakan pintu untuk anaknya sendiri.

“Rencana apa kali ini yang kamu punya. Terakhir kali kamu membuat rencana semuanya malah berakhir gagal.” Ucap sang suami dengan nada sinis dan tidak percaya perkataan istrinya lagi. Beberapa kali istrinya memang memiliki rencana dan sudah dijalankan. Namun, sayangnya semua rencana itu harus gagal dan tidak memiliki akhir yang baik. Mereka hanya rugi tenaga dan tidak mendapatkan apapun.

“Ada satu perempuan yang sedang dekat dengan Chandra. namanya Anna. Kita bisa memanfaatkan perempuan itu untuk menghancurkan Chandra dan nantinya Chandra bisa memberikan sedikit hatinya kepada Veronica.” Ucap sama istri dengan nada meyakinkan.

“Dari mana kamu tahu?” Tanya sang suami yang memang masih asing dengan nama Anna. Selama ini ia tidak pernah mendengar perempuan manapun yang dekat dengan Chandra. Karena anaknya, Veronica selalu membuat mereka berpisah dan itu pun sudah sekitar 5 tahunan yang lalu atau 6 tahun yang lalu tidak memiliki hubungan apapun atau berurusan dengan perempuan dalam kurun waktu yang begitu lama.

Jadi, pada saat mendengar satu nama yang terdengar asing ia masih tidak percaya dan skeptis.

“Veronica yang memberitahu.” Ucapnya mencoba meyakinkan sang suami “Kita buat seolah-olah Anna adalah orang jahat yang akan melukai anak kita Veronica.” Lanjutnya dengan ide jahatnya ia ungkapkan kepada sang suami.

“Tapi bagaimana caranya?”

“Kita pikirkan nanti yang pasti sekarang kita sudah mendapatkan satu target yang tepat untuk membuat Chandra jatuh kepada Veronica.”

Entah apa yang akan kedua orang jahat itu lakukan demi mendapatkan gelar sebagai mertua sang direktur utama. Tidak ada yang pernah tahu mengenai otak dari orang itu, termasuk anaknya sendiri Veronica. Dirinya hanya diperalat dan mudah sekali digoyangkan hatinya. 

1
ilyas Baihaqi
Luar biasa
Maulida Ana
keren banget, smooth jadi gemes
Bunda Titin
udh biarin aj lah si Anna ngerjain pekerjaan di rmh dr pd dia bengong jg kan,. mumpung blm mulai kerja di kantor ............🤭😁
Bunda Titin
masih lanjut...........😊
Bunda Titin
baca 3 eps. awal aku suka, tata bahasanya bagus ceritanya jg bagus jd penasaran..........oke lanjuuuut.........👍👍🙏😊
girlganggoodies
Baca cerita kakak kayak lilin yang terkena api.. meleleh banget..
Waria
Sip karyanya udah masuk rak buku! Lanjut thor~
sharing_genes
Kak author semangat!! jangan lupa istirahat dan liat yang seger-seger biar ga pusing nulis next bab!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!