Indonesia
NovelToon NovelToon
Married With My Besti

Married With My Besti

Status: sedang berlangsung
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / Persahabatan / Romansa
Popularitas:258.6k
Nilai: 5
Nama Author: Lin_iin

Perjalanan kisah Agha sebelum dan setelah memutuskan untuk menikah dengan sahabatnya sendiri, Nirmala. Apakah ia lebih bahagia atau justru sebaliknya? Nantikan kisah mereka hanya di sini


ps.cover : sumber pict dari Pinterest

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lin_iin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ada Apa Dengan Agha?

"La," panggil gue sambil menggoyangkan lengan Mala.

Kebetulan posisi tidur dia saat ini sedang membelakangi gue. Dan bisa dibilang itu memang termasuk posisi favorit dia. Mala kalau tidur nggak suka dipeluk dan lebih seringnya tidur membelakangi gue, tapi biasanya ntar kalau sudah tidur lebih lelap sukanya meluk gue. Hehe. Dibanding dipeluk, Mala lebih suka memeluk. Katanya risih kalau ada yang meluk-meluk dia. Padahal gue suaminya sahnya loh, masa iya risih sama suami sendiri?

Ya cuma mau bagaimana lagi, nasib gue emang dapet istri macem begini. Masa iya, mau gue tuker tambah? Enggak mungkin juga kan.

Mala menggeliat sambil berdecak kesal. "Ngapain sih? Masih malem ini, Gha. Besok kita ada operasi pagi, gue loh yang jadi dokter anestesi lo," gerutunya kemudian.

"Perut gue nggak enak," ucap gue sambil memegang perut gue yang terasa tidak nyaman.

Mala langsung bangun dari posisi berbaringnya saat mendengar keluhan gue. Ia kemudian menyalakan lampu dan mengikat rambutnya secara asal.

"Enggak enak gimana? Semalem lo makan apaan emang sama Abbas dan Ohim?" tanya Mala khawatir.

Gue menggeleng. Menurut gue enggak ada yang salah sama apa yang gue makan kemarin.

"Mual. Kayak mau muntah gitu tapi nggak bisa."

"Coba baringan, biar gue periksa."

Mala langsung turun dari ranjang dan mencari stetoskopnya. Sedangkan gue langsung berbaring sesuai perintah Mala.

Setelah mendapatkan yang dicari, Mala kembali menghampiri gue dan langsung memeriksa gue menggunakan stetoskopnya.

"Enggak kembung loh padahal, Gha," ucap Mala sambil mengalungkan stetoskop punya gue di lehernya, "badan lo juga nggak panas. Ada keluhan pusing nggak?"

Gue menggeleng. "Cuma mual doang, kayak mau muntah tapi nggak bisa."

Mala mengangguk paham. "Ya udah, bentar, gue ambilin obat anti mual deh kalau gitu."

Gue langsung menahan pergelangan tangannya saat melihat pergerakan Mala yang hendak meninggalkan ranjang.

Gue menggeleng. "Enggak usah, gue udah minum."

"Gue bikinin wedang jahe, ya?" tawar Mala kemudian.

"Enggak usah juga, La, gue tadi udah bikin, udah gue minum juga." Gue kemudian menunjuk ke arah meja riasnya, "tuh, gelas bekasnya belum gue balikin."

Mala langsung menatap gue datar. "Terus fungsi lo bangunin gue apa kalau lo udah ngelakuin semuanya sendiri?" tanyanya agak jengkel.

Gue meringis. "Gue nggak bisa tidur, peluk gue dong biar gue bisa tidur. Lo kan nggak suka kalau gue peluk, daripada lo tendang mending gue bangunin lo."

Mala berdecak kesal lalu berdiri dan mengembalikan stetoskop gue ke tempat semula. Kemudian kembali berbaring di samping gue dan memeluk gue.

"Matanya dipaksa merem biar bisa tidur lagi, Gha, soalnya gue ngantuk banget sumpah."

"Iya." Gue mengangguk paham dengan kedua mata yang sudah terpejam.

Pagi harinya

Mala tidak bisa menahan keterkejutannya saat menemukan gue duduk selonjoran di samping closet wc.

"Astaga, Gha, lo ngapain di sini? Lo nggak papa?" tanyanya panik.

Gue mengangguk lemah dengan wajah memelas. "Kenapa-kenapa gue, La. Abis muntah," rengek gue kemudian.

Mala terlihat kaget sekaligus khawatir. "Hah? Perut lo masih belum enakan?"

Gue menggeleng lemah. Tubuh gue rasanya lemas gegara habis muntah barusan.

Wajah Mala terlihat khawatir melihat gue. Telapak tangan dan punggung tangannya langsung mengecek suhu tubuh gue yang sebenarnya memang normal.

"Padahal lo nggak demam," gumamnya kemudian.

"Tapi sekarang pusing, La," ucap gue sambil memegang kepala gue yang kali ini terasa berat.

Mala mengangguk paham, lalu berusaha membantu gue berdiri. Pandangan gue secara tidak sengaja menatap ke arah lemari kaca yang berisi stok pembalut dan kebutuhan mandi yang lain. Spontan gue menahan lengan Mala.

"Bentar, La."

Mala menatap gue bingung. "Kenapa?"

"Lo terakhir pake itu kapan?" tanya gue menunjuk ke arah lemari kecil itu.

"Apaan sih?" Bukannya menjawab, Mala malah balik bertanya dengan raut wajah bingung

"Pembalut."

Mala masih belum paham. "Hah?"

Tidak ada obrolan dari kami setelahnya, karena kami sama-sama sibuk dengan asumsi kami. Jangan-jangan ini gue lagi mengalami morning sick karena Mala hamil? Apalagi mengingat selera makan gue yang agak aneh jika dibanding hari biasa sebelumnya, dan gue sangat sensitif terhadap wewangian. Lantas apakah ini tandanya gue bakal jadi bapak sebentar lagi?

Buset, tokcek juga dong gue kalau langsung jadi begini. Ohim aja yang nikah duluan, istrinya belum ada tuh tanda-tanda kehamilan, masa gue udah?

Eh, kok gue?

Tbc,

1
MARLINA DJAILANI
lanjut sampai end thor.....
saya dah kangen banget sama karya mu......
sehat terus Lin...
MARLINA DJAILANI
akhirnya ketemu lg sama novel Lin_iin. Dah lama gak pernah baca lagi karyanya.
salam kenal lagi Lin_iin
MARLINA DJAILANI: yes i am 😂
total 2 replies
Vie ardila
klau ga salah glory deh nama nya Thor...
Vie ardila
Luar biasa
Abel_alone
suka sm persahabatan mereka
Nunuk Bunda Elma
marathon kak bacanya sampe lupa komen wkwkwk
Nunuk Bunda Elma
lanjut dong kak
Heny Sri Wahyuti
ud di labelin loh ..
hehehheee
Heny Sri Wahyuti
emang ya pertemanan para lelaki ntu lebih seru dr pd pertemanan cwe
Heny Sri Wahyuti
its ok .. slow
Heny Sri Wahyuti
kpn sadar nya mereka
Heny Sri Wahyuti
seru ..
Heny Sri Wahyuti
hadirr
Heny Sri Wahyuti
bagus bgt
chika anaya
mala ini plek ketiplek emaknya gak sih...
chika anaya
marathon bacanya, baru selesai baca cerita emaknya...
Maulida Rahma
lanjut thor
Dimas Andri
lanjut bang
Rika Pulungan
lanjut
Lin_iin: dilanjut pelan2 ya, btw, kmrn aku udh mulai up jg lohhh, jangan lupa tinggalin jejak ya klo udah baca. terima kasih🤗
total 1 replies
martini
lanjut kak🙏🏻💪💪💪
Lin_iin: oke, mksh masih inget. aku usahain biar bisa up rutin lagi ya, mohon dibantu. btw, kmrn aku udh mulai up, baru 2 bab
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!