PERHATIAN...!!!
INI CERITA TENTANG CINTA BEDA USIA DAN DI TENTANG SEMUA ORANG..
DAN SATU LAGI DI TENGAH-TENGAH CERITA INI AKAN ADA PERSELISIHAN DAN HATI YANG MULAI GOYAH DI ANTARA MEREKA BERDUA
JADI YANG GAK KUAT DENGAN INI JANGAN DI BACA OKE.. SAYA GAK MAU DENGAR..
*FIXS... SAYA STOP SAMPEK SINI CERITANYA BIKIN ENEK
*AHH CERITA NYA JELEK..
* AUTHOR NYA SUKA MBULET KAYAK BENANG JADI MALES BACA LAGI AKU
*DLL
UDAH SAYA KASIH TAU YA.. JADI DI FIKIR-FIKIR LAGI...!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nunuk pujiati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 31
"bagaimana butik nya..?" tanya niko
"alhamdulillah baru buka 3 mingguan tapi sudah rame pembeli nik" ucap alenta
"ya bagus dong..
kayak nya memang kamu cocok di bidang perbutik kan deh,lagian jahitan jahitan yang kamu buat juga bagus dan rapi" ucap niko
"bisa saja kamu.
oh ya aku beberapa hari tak melihat niki,apa dia baik-baik saja..?" tanya alenta
"dia sibuk sama pacarnya tuh. kau tau gue aja yang sebagai kakak nya di cuekin mentah-mentah,setelah dia dapat pacar baru" gerutu niko
"hubungan lo dengan dira gimana..?" tanya alenta
"hubungan gue baik-baik saja hanya..."
"hanya apa..?, jangan bikin gue penasaran deh" kesal alenta
"hanya saja gue kangen.lo tau kan jika kita LDR an,dia di Pemalang sedangkan gue di sini 😫" ucap niko yang kesal
"gue kira kenapa lo..
bikin syok saja lagian kalau lo serius kenapa gak sekalian di lamar..?, dan setelah itu kalian nikah trus lo boyong ke Jakarta" ucap alenta
"eh.. bener juga tu." niko pun langsung menciumi pipi alenta dengan antusias dan tak melihat orang di depan pintu yang melihat mereka dengan aura membunuh
"terima kasih alenta sayang ku" niko hendak menciumi pipi gembul alenta lagi namun di urungkan saat mendengar suara yang sangat familiar di telinga nya
"jangan pernah cium-cium istri ku" alenta yang mendengar suara radit pun menegang,karena alenta tau jika suaminya itu sedang salah paham dan cemburu
"memang kenapa..!,alenta sahabat gue dari sekolah memang salah gitu jika gue ciumi pipi nya..?" tanya niko yang tak takut akan kemarahan radit
"salah karena alenta istri gue" teriak radit
"mas..
sudahlah kamu salah faham.dia hanya merasa bahagia saja gak lebih"jelas alenta
"salah paham katamu..
bagaimana jika aku menciumi wanita lain di hadapan mu,apa yang kamu rasakan..? jika bukan rasa kesal dan marah" bentak radit dan mata alenta pun mulai berkaca-kaca
"woy.. gak usah bentak bentak alenta,di sini gue yang cium duluan jadi lo marah nya ke gue bukan ke alenta" teriak niko
"CUKUP.." alenta pun berteriak sambil menangis
"kamu tanya gimana rasanya mas..?
baik akan aku jawab. rasanya sakit mas,hancur,marah, emosi jadi satu,tapi sakit mu itu tak seberapa dengan sakit ku mas"ucap alenta yang terisak sedangkan niko mengernyitkan dahi nya
"aku hanya di cium niko dan itu hanya di pipi karena aku memberi nya ide untuk segera melamar dira,sedangkan kau. . . " ucap alenta sambil menunjuk suaminya
"alenta masalah itu sudah selesai" ucap radit
"tunggu..
apa yang telah terjadi,dan kau apakan alenta..?" tanya niko.
"itu bukan urusan mu"ucap radit dengan sinis
"gue udah pernah bilang jika kau sakiti alenta,gue gak akan segan2 membawa nya pergi dari hidup lo" niko kembali mengingatkan ancaman nya dulu
"alenta apa yang dia lakukan" tanya niko dan alenta hanya bisa diam
"alenta ayo kita pulang"ajak radit
"gak..
aku gak mau pulang bersama mu,aku masih ada kerjaan jadi pergilah" ucap alenta
"aku suami mu alenta dan kau harus menurut" bentak radit
"seorang suami gak akan pernah mengecewakan istri nya,dan kau sudah gagal menjadi seorang suami dan kau juga sudah kehilangan kepercayaan diri ku" ucap alenta tegas,sebenarnya alenta tak tega melihat wajah panik Suami nya tapi apa boleh buat hatinya sudah terlanjur sakit..
"alenta aku..."
"sudahlah mas beri aku waktu,aku ingin menenangkan fikiran ku dulu" potong alenta dan radit pun harus mengalah dahulu.
"baiklah nanti aku pulang agak larut" alenta hanya menganggukan kepala
happy reading...
Simple solusi untuk radit dengan kelakuan egois istrinya, istri membenarkan tindakannya kan jadi mudah kau radit bebas berteman dengan wanita mana saja, kau berbas perhatian dengan wanita lain, kau tidak perlu jujur dengan istrimu, kau boleh cerita masalah rumah tanggamu kepada wanita lain, kau boleh cari teman curhat wanita lain, radit kau boleh berduaan, jalan bareng, dan perhatian kepada wanita lain, kalau istrimu marah tinggal kau bentak dia didepan wanita lain, kau usir dia dan pilih tetap dengan wanita lain, radit tidak perlu emosi kalau istri bisa berbuat itu artinya kau juga bisa kan simple
Dan untuk author pertanyaannya simple, kalau seandai suami mu, lebih jujur kepada wanita lain daripada kamu? Kontak fisik dengan wanita lain, usir kamu dan pilih tetap dengan wanita lain, bentak kamu dan bela wanita lain, apa tanggapan author dengan suami seperti itu, kalau saya simple cerai suami kayak gitu tidak pantas dipertahankan, dan saya tidak munafik jika istri juga lebih memilih pria lain dari suami dan bentak suami didepan pria lain, istri kayak gitu juga tidak pantas dipertahankan
Adil thor jangan karena pemuja pebinor jadi egois pebinor selalu dibenarkan