Indonesia
NovelToon NovelToon
TRANSMIGRASI CEIRA: TERJERAT CANDU LIAR EMPAT PENGUASA

TRANSMIGRASI CEIRA: TERJERAT CANDU LIAR EMPAT PENGUASA

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Harem / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:9k
Nilai: 5
Nama Author: namice

Status adik angkat tak pernah membuatku aman dari mereka."

​Bertransmigrasi ke tubuh figuran yang diangkat anak oleh keluarga Sterling, Ceira berniat kabur dari alur novel. Namun, jiwa barunya yang tangguh justru memicu obsesi gelap Kaiser dan King Sterling.

Satu tubuh adik angkat, dua raga kembar, dan empat jiwa penguasa yang terobsesi mengunci hidupnya. Lari bukanlah opsi saat jerat liar mereka sudah mengunci mati.

"Mampukah dia lolos dari jerat liar mereka?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon namice, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bayangan di Balik Pintu Besi

​Udara sore di kawasan kediaman utama keluarga Grand Sterling terasa begitu pekat, membawa aroma tanah basah seusai badai singkat yang mengguyur distrik elit tersebut beberapa jam lalu. Di balik gerbang besi tempa raksasa yang dijaga ketat oleh puluhan pasukan bayangan bersenjata lengkap, suasana di dalam ruangan perpustakaan pribadi tampak jauh lebih sunyi namun sarat akan ketegangan politik dunia hitam. Rak-rak buku kayu mahoni berukir klasik yang menjulang tinggi hingga menyentuh langit-langit ruangan dipenuhi oleh jilid-jilid ensiklopedia kuno dan dokumen rahasia sindikat, menciptakan nuansa klasik yang megah sekaligus mencekam.

​Ceira duduk bersandar di kursi kerja kulit bergaya Victoria di tengah ruangan, mengenakan kemeja sutra hitam berkerah tinggi yang mempertegas garis bahunya yang tegap. Di hadapannya terbentang peta digital tiga dimensi yang memproyeksikan wilayah teritorial faksi keluarga Moretti di sektor timur kota. Manik mata cokelat gelapnya menatap tajam setiap titik merah yang menandakan titik pertahanan musuh, sementara di dalam batinnya, Scarlett sibuk menyusun skenario pembantaian yang paling menyiksa bagi siapa pun yang berani mengusik ketenangan mereka.

​“Aku masih penasaran, Ceira, mengapa kita harus repot-repot menggunakan strategi psikologis yang lambat untuk meruntuhkan keluarga Moretti itu?” suara Scarlett berdengung bosan di dalam ruang kesadaran mereka, jemarinya mengetuk-ngetuk meja virtual seolah menuntut aksi nyata. “Tidakkah jauh lebih cepat jika kita langsung mengirim Zero dan pasukan khususnya untuk meratakan markas utama mereka malam ini juga? Dar darah mereka akan terlihat sangat indah jika disiramkan di halaman depan rumah mereka.”

​Ceira menghela napas pelan, mengabaikan dorongan haus darah dari alter egonya sambil menyesap teh hijau hangat di cangkir porselen putih di sisinya. “Kekerasan memang menyelesaikan banyak hal, Scarlett, tetapi kehancuran psikologis yang perlahan jauh lebih mematikan daripada sekadar peluru di kepala,” balas Ceira dalam keheningan batinnya. “Jika kita langsung menyerang mereka secara terbuka sekarang, faksi-faksi kecil lainnya akan bersatu membentuk aliansi perlawanan karena merasa terancam. Kita harus membuat mereka saling curiga, menghancurkan kepercayaan di antara pimpinan mereka sendiri, hingga mereka menyerahkan leher mereka di atas piring emas tanpa kita perlu mengotori tangan kita terlalu banyak.”

​Sebelum Scarlett sempat mendebat argumen tersebut, suara ketukan pintu ganda perpustakaan bergema pelan namun tegas. Pintu perlahan terbuka, menampakkan sosok King yang melangkah masuk dengan langkah tenang dan berwibawa. Pria berwajah es itu mengenakan setelan jas formal hitam tanpa dasi, memperlihatkan sedikit bagian lehernya yang kokoh. Di tangan kanannya, ia membawa sebuah tablet hitam berukuran tipis yang berisi laporan intelijen terbaru yang baru saja disadap dari jaringan komunikasi internal keluarga Moretti.

​King berjalan mendekati meja kerja Ceira, lalu meletakkan tablet tersebut tepat di hadapan wanita itu tanpa bersuara. Manik matanya yang sedingin es menatap lurus ke dalam manik mata Ceira, menyiratkan bentuk penghormatan tertinggi yang hanya ia berikan kepada sang ratu.

​"Laporan dari jaringan penyadap kita di sektor timur baru saja masuk, Ma Cherie," suara bariton King mengalun berat dan tenang, memenuhi ruangan luas tersebut. "Seperti yang kau prediksikan sebelumnya, perpecahan internal di dalam tubuh keluarga Moretti mulai menunjukkan tanda-tanda nyata. Don Moretti, sang kepala keluarga, mulai kehilangan kendali atas para kapten lapangannya setelah hilangnya pasokan logistik dari pelabuhan utara."

​Ceira mengangkat sebelah alisnya, menarik tablet di hadapannya dan menggeser layar untuk membaca transkrip percakapan rahasia antara Marco Moretti—putra mahkota keluarga tersebut—dengan salah satu bandar pasar gelap internasional. Sudut bibirnya terangkat membentuk senyuman miring yang misterius.

​"Mereka mulai panik dan mencari jalur alternatif melalui sindikat penyelundupan bawah tanah di perbatasan pelabuhan barat," ujar Ceira dingin, jarinya berhenti pada sebuah nama kontak misterius di layar. "Dan lihat ini... mereka mencoba menghubungi sisa-sisa anak buah Zayn yang melarikan diri. Sungguh sebuah langkah keputusasaan yang sangat bodoh."

​King mengangguk pelan, menyandarkan pinggulnya di tepi meja kerja Ceira sementara matanya mengawasi ekspresi tenang di wajah wanita itu. "Marco berencana mengirimkan utusan khusus malam ini untuk menemui salah satu pengkhianat lama kita di distrik pelabuhan lama," tambah King. "Mereka ingin merundingkan aliansi gelap di belakang punggung ayahnya sendiri untuk merebut posisi puncak."

​Pada detik yang sama, pintu perpustakaan kembali terbuka dengan dorongan kasar yang tidak sabaran. Zero melangkah masuk dengan jaket kulit hitam yang masih berbau embun malam, manik mata merah pekatnya menyala tajam penuh antusiasme liar. Di belakangnya, Kaiser menyusul dengan langkah lebih santai, memasukkan kedua tangan ke dalam saku celana bahan hitamnya sambil menatap kedua orang di dalam ruangan dengan senyuman penuh arti.

​"Aku mendengar kata 'utusan khusus' dan 'pengkhianat lama' saat melewati lorong tadi," ucap Zero dengan nada suara yang bersemangat berbahaya, sudut bibirnya tertarik ke atas membentuk seringai haus darah. "Katakan padaku bahwa kita tidak akan membiarkan tikus-tikus kecil itu menikmati udara malam lebih lama lagi. Berikan izin padaku untuk menyambut utusan Marco di pelabuhan malam ini, Ceira."

​Kaiser berjalan mendekati kursi kerja Ceira, lalu tanpa ragu membungkukkan badan untuk mengecup puncak kepala wanita itu dengan penuh rasa kepemilikan yang mendalam. Aroma parfum kayu manis dan tembakau mahal langsung menguar di sekitar Ceira. Kaiser kemudian menegakkan tubuhnya, melirik tablet di meja dengan pandangan meremehkan.

​"Zero ada benarnya, ratuku," suara berat Kaiser terdengar menenangkan namun mematikan. "Membiarkan mereka merajut rencana busuk itu terlalu lama hanya akan membuang waktu kita. Kita bisa menyadap pertemuan itu, menangkap utusannya hidup-hidup, dan menggunakan informasi tersebut untuk menghancurkan Don Moretti dari tangan anaknya sendiri."

​Ceira menutup layar tablet di depannya dengan gerakan pelan yang anggun. Ia mendongakkan kepala, menatap bergantian ke arah ketiga suaminya yang berdiri mengelilinginya bagaikan benteng pertahanan yang tidak tembus pandang. Di dalam jiwanya, perpaduan antara kesadaran Ceira dan insting liar Scarlett menyatu menjadi satu kekuatan taktis yang sempurna.

​"Kalian benar," ucap Ceira akhirnya dengan suara yang sarat akan otoritas mutlak, membuat ketiga pria itu berdiri semakin tegak penuh antisipasi. "Kita tidak akan membiarkan mereka bergerak lebih jauh. Zero, siapkan pasukan bayanganmu malam ini. Kita tidak akan membunuh utusan itu... melainkan merebutnya. Jadikan dia boneka kita untuk mengirimkan pesan berdarah langsung ke meja makan Don Moretti besok pagi."

​Zero tertawa rendah penuh kepuasan, matanya memancarkan binar kegembiraan yang mengerikan. "Perintah diterima, Ma Cherie. Aku akan memastikan utusan itu datang menemui kita dengan kaki gemetar dan air mata penyesalan."

​King dan Kaiser saling bertukar pandang sekilas, menyunggingkan senyuman miring yang sama-sama mematikan. Di bawah arahan ratu mereka, roda kehancuran bagi keluarga Moretti telah resmi berputar, siap menggiling siapa saja yang berani berdiri di jalur dinasti Grand Sterling.

1
xuer jinghao
lanjut kak semangat ☺️
xuer jinghao
lanjut semangat kak ☺️
namice: 😘😘, terimakasih banyak ya kak supportnya 😘😘😘🌹🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
xuer jinghao
lanjut semangat kak 💪😍
namice: 😘😘😘, siap kak, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku dan juga supportnya 😘😘😘💪🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Irsyad layla
kok jadi penakut sih padahal kemarin berani loh
namice: karena ceira memiliki sisi rapuh kak, nanti akan ada dimana masa lalu Ceira kenapa memiliki alter ego kak😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku kaj😘😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
xuer jinghao
lanjut semangat kak 💪
namice: 😘😘😘, terimakasih banyak ya kak supportnya dan juga telah membaca novelku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹💪
total 1 replies
°RhaiKen™
gak sabar pengen adegan bucin nya para tuan ni sama Scarlett dong kak 🤭🤭✌️💞💞
namice: 😘😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Syadza
Aaaa lanjut kam thorrr, semangat moga update nya byk ya😍
xuer jinghao
lanjut semangat kak 😍
xuer jinghao
lanjut semangat kak 😍💪
xuer jinghao: sama'
total 2 replies
Irsyad layla
lagi thor GK cukup 1
namice: 😍😍😘😘😘, sudah aku kirim satu bab lagi kak😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Irsyad layla
up banyak banyak lah thor nggak cukup ini
namice: 😄😄, nanti aku tambahkan satu bab kak.... terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹
total 1 replies
Restu
kasihan clara😭😭😭
namice: 😄😄, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Restu
lanjut........
namice: 😍😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Restu
good
namice: 😍😍😘😘😘😘, terimakasih banyak ya kak bintangnya 😘😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 6 replies
Restu
semangat Thor......lanjut
namice: 😘😘😍, terimakasih support dan terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 3 replies
Restu
mampir thor.jangan setengah jalan thor🙏
aku tunggu👍👍👍👍
semangat......
Restu: sama-sama
total 2 replies
°RhaiKen™
/Scare//Scare/ ngeri nya KLO jdi MC cwe..
gak jdi tuker tempat ma kamu ah..atutt 🤣🤣🤣🤣 jiwa halu ku meronta 😩😩
namice: 🤣🤣🤣, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
°RhaiKen™
Keren abis pokonya...
namice: 😍😘😘🌹 dan ❤️ rose🌹 dan love ❤️ untukmu sekebon juga😘😘😘
total 5 replies
°RhaiKen™
Makin seru ceritanya..🥰🥰
aahhh...gak sabar up lgi..👏👏👏
namice: 😘😘😘... terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku 😘😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Adidatur Rizki
kok sama sih ka,
namice: maaf kak salah kirim, sudah aku hapus dan aku ganti🙏🙏, terimakasih banyak ya infonya 🙏🙏🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!