Di usia yang masih 18 tahun Axel harus bertanggung jawab atas apa yang dilakukanya terhadap Keyla gadis dibawah umur yang berusia 15 tahun.
Mereka menjalani hidup berumah tangga selama 3 tahun dan setelah itu mereka berpisah dengan sebuah kesepakatan.
Sedangkan Lea yang sangat mencintai kekasihnya Alfa, hubunganya tidak direstui kedua orang tua mereka.
Lea bertemu dengan seseorang yang tak lain adalah laki-laki yang dijodohkan oleh orang tuanya.
Kesepakatan apa yang dibuat sebelum mereka berpisah? Dan bagaimana liku-liku perjalanan cinta Lea, Alfa dan Atta. Siapakah yang Lea cintai?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Puji Murningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 35
"Axel.... Loe Axel kan. Gue kangen banget sama loe." Ucap Gladis dengan bergelayut manja di lengan Axel. Namun Axel hanya diam saat dipeluk oleh sahabatnya itu.
"Gladis... Loe Gladis temen gue waktu kecil kan? gimana kabar loe " tanya Axel
Gladis menganggukan kepalanya. "Gue baik, gimana kabar loe Xel,? " tanya Gladis
"Gue baik, oh ya kenalin Aldi dan papanya Aldi" Axel mengenalkan Aldi dan Alan.
Gladis tampak imut, manis dan ramah, sehingga membuat suasana menjadi ramai. "Ada urusan apa Xel kamu disini? " tanya Gladis
"Biasa ada pekerjaan disini, loe ngapain disini? " tanya Axel balik
"Gue lagi jenguk temen, Loe ko udah kerja si Xel, bukanya masih kuliah. " tanya Gladis
"Xel kita ke ICU dulu, nanti loe nyusul ya! "Ucap Aldi pada Axel
"Ya, oke. " ucap Axel menyetujuinya
Kemudian mereka mengobrol sebentar dengan Axel dan bertukar nomor hp. Setelah itu Axel pulang ke rumah omanya.
"Sayang, apa kalian jadi pulang besok pagi? " tanya oma kepada Axel
"Jadi oma, oma mau ikut? "Ajak Axel
"Lain kali Xel, salam saja buat mommy dan deddymu, jangan lupa salam buat istrimu! " ucap oma Axel
"Hmm baiklah oma, Axel istirahat dulu! Oma tidurlah sudah malam. Axel menghubungi Keyla. Panggilan tersambung.
"Key, sudah tidur? "Tanya Axel. Keyla hanya menggelengkan kepalanya,
"Tidurlah sudah malam, besok aku kembali, jangan lupa apa yang aku katakan terakhir kali, bahwa aku akan meminta hakku. " ucap Axel sambil mengingatkan janjinya sewaktu akan berangkat ke Bali.
Keyla langsung salah tingkah, dan panik saat diingatkan Axel tentang meminta haknya. Lalu Axel menutup panggilanya.
Waktu sudah menunjukan pukul 21.00 Atta sengaja pulang lebih lambat karna lelah jika harus berdebat lagi dengan Lea.
Sesampainya di apartemen didapati Lea yang tidur di sofa ruang tengah. Tidak ada sapaan maupun candaan, terkadang Atta merindukan Lea yang ceria.
Seusai membersihkan diri, Atta berniat membicarakan permasalahanya dengan Lea.
"Le.... Lea..... Le! " panggil Atta berulang ulang namun tiada jawaban. Atta mulai panik, lalu Atta mengecek kesadaran Lea, badanya panas, badanya menggigil.
Atta mulai mengambil alat pengukur darah yang biasa disebut spygnomanometer, termometer dan saturasi O2 nya. hasil pemeriksaan, tekanan darah 90/60 mmhg, Nadi 88x/menit, suhu 40 derajat Celcius, bsaturasi O2 98%. GDS 45mg/dl
Atta mulai mengambil abocat dengan ukuran 20, torniquet, hepavik, setelah beberapa menit infus terpasang dengan cairan kristaloid yaitu Ringer Lactat. Atta memasukan parcetamol 1000 mg, D40 2 flash kemudian
memberikan rehidrasi 200cc.
Setelah beberapa menit keringat mulai bercucuran, Atta masih mengompres area lipatan untuk menurunkan suhu Lea.
Pagi datang mengusir gelapnya dunia, Lea mulai menggerakan jari cemarinya, namun terasa berat Lea menarik jari cemarinya, ternyata Atta tidur dengan salah satu tangan memegang kompres di dahi dan tangan satunya memegang erat tangan Lea.
Lea mulai mengingat ingat kejadian sebelum ini
Flash Back On
Alfa melajukan mobilnya ke sebuah universitas, namun lea tak kunjung turun. "Aku gak mau pulang, Aku rindu kamu Fa. "
"Le, sekarang sudah saatnya kamu memilih antara aku atau mommu kamu! " Tanya Alfa pada Lea
Lea yang mendapatkan pertanyaan tersebut mulai panik. "Maksud kamu apa Fa? Itu sulit buat aku. " jawab Lea bimbang
"Hubungan kita tidak akan bertahan kalau loe masih belum bisa mengambil keputusan itu. Jawab Le! " pinta Alfa
Lea hanya diam dl, tidak ada jawaban
"Berkali kali kamu diam, dan selama ini aku sabar menantimu, tapi sekarang, tolong jawab pertanyaanku Le! "
Lea masih tetap diam, air mata kini sudahmengalir di pipinya.
"Hubungan ini aku akhiri Le, aku akan pulang ke London, jangan menghubungiku jika kamu belum mempunyai jawaban. " ucap Alfa
"Carilah laki - laki yang baik buat kamu, semoga kamu bahagia! " harap Alfa pada Lea
Alfa mulai menahan buliran air mata yang berkaca kaca di pipinya, lalu berbalik meninggalkan Lea. Ketika Alfa berbalik jatuhlah air mata Alfa mengingat kenangan indah yang terukir selama 2 tahun lebih, dan sekarang hanya tinggal kenangan.
Berbeda dengan hari hari lainua, Alfa pergi untuk tidak kembali, mungkin hanya keajaiban yang mampu mempersatukan mereka.
Flash Back Off
"Le, kamu sudah bangun, apa yang kamu rasakan sekarang? Apa ada yang sakit, apa kamu menginginkan sesuatu? " tanya Atta penasaran
Lea hanya menggeleng, kini Atta benar - benar memperlihatkan sisi lembutnya, membuatkan bubur dan menyuapinya.
"Jangan sok baik sama aku Ta! " ucap Lea dengan nada juteknya
Atta meletakan buburnya, dan Atta menjatuhkan kedua lututnya di depan Lea. "Aku minta maaf Le! Maaf karna sikapku yang buruk! "
Atta memegang tangan Lea, dan menempelkanya di dahinya. "Tolong maafkan aku Le! "
Lea yang merasa aneh dengan perilaku Atta mulai risih, karna Atta biasanya cuek gak seperhatian ini, namun kenapa sekarang berubah. "Loe sebenarnya kenapa si Ta, gak biasanya loe kaya gini, apa ada yang salah sama loe? " tanya Lea penasaran.
"Gue........ Gue.... suka sama loe Le"
Jelas Atta. Seperti tersambar petir Lea yang mendengar ungkapan Atta tentang perasaanya.
Bonus Visual buat kalian biar tambah semangat bacanya
Visual Axeleo
Visual Keyla
Visual Alfa
Visual Axelea
Visual Attala
Visual Aldi
Jangan lupa tinggalkan like dan komenya, biar Authornya tambah pengetahuan!! Trimakasih🙏🙏