Indonesia
NovelToon NovelToon
Again My Life

Again My Life

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Balas Dendam / Reinkarnasi / Tamat
Popularitas:263.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: thatya0316

Novel khusus untuk orang-orang yang berpikiran terbuka.
Kakak readers tersayang, tolong jangan diboomlike ya!!!

Aldrich Marchdika yang meninggal karena konspirasi paman dan sahabatnya, akhirnya terlahir kembali dalam tubuh seorang pria tampan bernama Kendra Argantara yang berstatus sebagai mahasiswa abadi Fakultas Tehnik jurusan Arsitektur di sebuah Universitas Negeri ternama di Ibu kota, sekaligus sebagai ahli waris tunggal Perusahaan besar Argantara Group. Namun, dia harus meninggal dunia akibat konspirasi dari tunangan dan sepupunya sendiri yang menginginkan harta warisan milik Kendra.
Bagaimana seorang Aldrich yang kini menjadi sosok Kendra mengungkapkan kematian si pemilik tubuh?
Bagaimana pula dia mengatakan pada Allana kalau sebenarnya dia adalah suaminya, sedangkan pertemuan pertama Kendra dan Allana memberikan kesan yang buruk untuk istrinya?

Ikuti terus kelanjutan kisah Kendra dan Allana!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon thatya0316, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6 Pengkhianat Kepergok

Hari-hari pun terus berlalu, seminggu sudah Kendra menjadi office boy di perusahaan kakeknya. Seorang pun tidak ada yang menyadarinya kalau lelaki tampan yang memiliki janggut dan kumis itu adalah cucu pemilik perusahaan. Apalagi, Kendra memang sengaja memakai kacamata tebal untuk menyempurnakan penyamarannya.

Namun, Adrian seperti tidak menyukai pada office boy baru itu. Semenjak kejadian di ruangannya saat Kendra pertama kali kerja, Adrian jadi menandainya dan sering mengerjai Kendra yang dia kenal sebagai Arga.

"Arga, kenapa lantai ini belum bersih? Lihat masih ada bekas kakinya! Kamu ingin membuat aku malu saat ada tamu dari perusahaan lain?"

Adrian menumpahkan tinta printer dan menggosok-gosokan dengan sepatunya, sehingga lantai yang tadinya bersih kini menjadi sangat kotor. Arga yang melihat lantai itu kembali kotor, dia pun langsung membersihkannya kembali tanpa bicara sepatah kata pun.

Tidak puas karena Kendra hanya diam dan tidak protes, Adrian pun kembali membuat mejanya berantakan. Padahal Kendra baru saja selesai membereskannya. Lagi dan lagi, Kendra membereskannya tanpa bicara. Dia enggan jika harus bicara dengan orang picik seperti Adrian.

"Arga, kamu bikinkan aku kopi hitam dengan gula satu sendok teh saja," suruh Adrian saat Kendra sedang membereskan meja sepupunya itu.

"Baik, Pak!" sahut Kendra dengan menganggukkan kepalanya.

Kendra pun berlalu pergi menuju ke pantry untuk membuat kopi pesanan Adrian. Namun, saat dia baru saja keluar dari ruangan sepupunya itu, tanpa sengaja kendra berpapasan dengan Monika yang akan ke ruangan Adrian. Monika hanya melirik sekilas pada Kendra yang menurutnya sangat kampungan. Berbeda dengan Kendra yang merasa hatinya sakit saat melihat tatapan remeh dari Monika.

Sabar Kendra, lupakan gadis itu! Sekarang kamu dalam kendaliku, jadi jangan pernah berharap lagi pada orang yang jelas-jelas sudah membuatmu kehilangan nyawa. Aku Aldrich Marchdika tidak akan membiarkan Adrian atau Monika menyakiti kamu lagi.

Aldrich yang ada dalam tubuh Kendra terus bicara dalam hati untuk menetralkan perasaan Kendra yang masih menyimpan rasa cintanya pada Monika. Dia sudah bertekad untuk membuat Kendra menjadi orang yang tidak mudah diperdaya oleh orang lain, terutama Adrian dan Monika.

"Arga, kamu mau ke mana?" tanya Abimanyu yang tanpa sengaja bertemu dengan sahabatnya.

"Aku akan membuat kopi untuk Andrian. Apa kamu juga mau?" tanya Kendra.

"Tidak usah, aku bisa membuatnya sendiri. Apa Adrian masih menyulitkan pekerjaan kamu?" tanya Abimanyu kemudian.

"Ya seperti itu. Aku merasa kalau dia tahu penyamaranku," jawab Kendra.

"Tidak, Ken. Dia orangnya pendendam. Mungkin kamu pernah menyinggungnya, sehingga dia sengaja mengerjai kamu untuk membalasnya," tebak Abimanyu.

"Mungkin juga, aku pernah bicara yang membuat dia menjadi kesal. Sudahlah, aku pergi dulu!" Kendra langsung pergi meninggalkan Abimanyu menuju ke pantry.

Sementara Abimanyu hanya menatap punggung kokoh itu berlalu meninggalkan. Dia ingin memastikan keadaan Kendra agar tidak diganggu lagi oleh Adrian. Abimanyu pun segera menyimpan berkas ke ruangannya dan berencana untuk kembali menemui Kendra.

Setelah Kendra membuat kopi pesanan Adrian, dia pun kembali ke ruangan sepupunya itu. Dia sempat tertegun di depan pintu ruangan sepupunya, saat tanpa sengaja mendengar suara-suara laknat dari dalam ruangan Adrian.

Kurang ajar sekali kamu Adrian! Aku tidak bisa membiarkannya. Aku akan masuk ke dalam dan merusak kesenangan kamu dengan Monika, batin Kendra.

Kendra langsung membuka pintu ruangan Adrian tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu, sehingga terpampang dengan jelas Monika yang sedang berada di pangkuan Adrian dengan bajunya yang sudah melorot ke bawah sehingga menyisakan kacamata pengaman bukit kembar yang sudah naik ke atas dadanya, dengan Adrian yang sedang asyik menyusu seperti seorang bayi.

Saat pikiran Kendra asli menguasai tubuhnya, dia nampak seperti kehilangan kendali. Dengan tangan kiri yang terkepal kuat dan tangan kanan yang memegang nampan, Kendra langsung melangkah lebar ingin memberikan sebuah tonjokan pada Andrian. Namun, saat dia baru melangkah, Abimanyu dengan cepat memegang bahu sahabatnya.

"Jangan rusak penyamaran kamu, Ken!" bisik Abimanyu.

Abimanyu pun langsung mengetuk pintu Adrian yang sudah terbuka agar pasangan yang tidak tahu malu itu menghentikan kegiatan panas mereka. Mendengar ada suara pintu yang diketuk, Adrian pun secepatnya melihat ke arah asal suara.

Dia segera merapikan baju Monika dan menyuruhnya untuk ke toilet yang ada dalam ruangannya. Dia sangat kaget saat melihat Abimanyu sudah berdiri di ambang pintu. Dengan sisa kekagetannya, Adrian pun langsung meluapkan kekesalannya.

"Kamu, tahu sopan santun tidak? Kenapa mengetuk pintu setelah membukanya?" sentak Adrian.

"Tadi pintunya tidak tertutup rapat, makanya aku langsung membuka pintu. Ternyata Pak Adrian sedang bercumbu di kantor. Seandainya kakek tahu apa yang cucunya lakukan, pasti dia akan marah." Abimanyu sengaja berdiri di depan Kendra, agar Adrian tidak tahu kalau Kendra yang sudah membuka pintu.

"Jangan kurang ajar kamu, Abi. Aku cucu kandungnya dan kamu, hanya anak pungut dari panti asuhan," bentak Adrian.

"Maaf Pak Adrian, ini kopi pesanan Anda." Kendra yang berada di belakang Abimanyu langsung berjalan melangkah ke arah Adrian.

Namun, Setelah dia menyimpan kopi di meja kerja Adrian, tanpa sengaja kakinya tersandung oleh alat pel bekas tadi dia membersihkan ruangan Adrian, Sehingga dia hampir terjerembab dan membuat kacamata tebalnya jatuh. Kendra yang sudah menguasai dirinya, berniat akan mengambil kacamata itu, tapi ternyata kaki Monika lebih cepat menginjaknya sehingga kacamata itu menjadi pecah. Melihat semua itu, Abimanyu langsung menghampiri Kendra tanpa memperdulikan Adrian dan Monika yang melihat aneh padanya.

"Arga, tolong kamu belikan capuccino latte di cafe depan. Nanti langsung antar saja ke ruangan aku," ucap Abimanyu.

"Baik, Pak!" Kendra yang mengerti maksud sahabatnya, dia pun langsung pergi dari ruangan Adrian.

Sementara Adrian merasa seperti ada yang janggal dengan office boy itu. Dia pun langsung mengatakan kecurigaannya pada Abimanyu.

"Sepertinya Pak Abi begitu melindungi OB itu. Apa dia orang yang berharga?" tanya Adrian dengan memicingkan matanya.

"Berharga atau tidak, aku akan tetap melindungi orang yang lemah. Apalagi Arga orang yang aku bawa untuk bekerja di sini, sudah pasti aku akan melindunginya dari orang-orang yang bertindak sewenang-wenang pada seorang bawahan. Aku harap, kamu tidak lagi mempermainkan Arga kalau tidak ingin aku laporkan semua kelakuan kamu padanya," Abimanyu memberikan ancaman yang membuat Adrian berpikir kembali untuk mengerjai Kendra.

"Cih! Anak pungut sudah bisa mengancam aku. Baiklah, aku tidak akan mengerjai lagi office boy itu. Tapi apa yang kamu lihat hari ini, tidak boleh sampai ke telinga kakek." Akhirnya Adrian pun mau tidak mau mengikuti apa yang Abimanyu katakan, karena dia tahu, kakeknya lebih percaya pada Abimanyu ketimbang padanya ataupun pada Kendra.

"Bagus, Anda memang pintar Tuan muda," sarkas Abimanyu.

...~Bersambung~...

...Dukung terus Author ya kawan! Klik like, comment, vote, rate, gift dan favorite....

...Terima kasih!...

1
Uba Muhammad Al-varo
Luar biasa
🌷💞$@¥R@💗🐯🔥
💗💖💕
Sulaiman Efendy
YAA OTHORNYA MMG PENULIS TEGA,, TEGA BUAT TOKOH UTAMANYA MNDERITA
IG : @thatya0316: wkwkwk, akhir tahun dapat gelar baru nih🤣
total 1 replies
Sulaiman Efendy
ENAK BENAR, PMBUNUHAN BRENCANA CMA DPT 10 TH.. MINIMAL HUKUMAN MATI ATAU SEUMUR HIDUP
Sulaiman Efendy
TERNYATA MIRANDA MMG SELINGKUH DGN HAN.. ATAU MRK MMG PASANGN KKASIH.
Sulaiman Efendy
PASTI SI HAN,,CURIGA HAN AYAH BIOLOGIS ADRIAN, APA MAMANYA ADRIAN SELINGKUH DGN HAN..
Sulaiman Efendy
TERNYATA ITU JUGA ALASANNYA
Sulaiman Efendy
MLAH CURIGA JUGA SAMA SI HAN...
Sulaiman Efendy
ORG LUAR YG DIPUNGUT MLH LBH SETIA, DRIPADA ORG YG PNY HUBUNGN DARAH. ABIM BNR2 YG TAU DIRI, TAU BERSYUKUR DN BTRIMA KASIH
Sulaiman Efendy
KRN KAKEK LO TAU KAPASITAS KENDRA, DN YG TRUTAMA INI PRUSAHAAN MILIK ORTU KENDRA, BKN MILIK ORTU LO..
Sulaiman Efendy
KLO ADRIAN MMBATIN, KIRA2 SIAPA LAGI NIH MUSUHNYA..
Sulaiman Efendy
KASIAN KENDRA, TERNYATA PNY SAKIT ASMA...
Sulaiman Efendy
PASTI KERJAAN ADRIAN TUHH
Sulaiman Efendy
WANITA BODOH MURAHN, HNY KRN INGIN BELI BRG2 BRANDED, MAU DIZINAHI
Sulaiman Efendy
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
IG : @thatya0316: makasih Kak
total 1 replies
🌹🪴eiv🪴🌹
terimakasih untuk tulisan indah mu thor 💜
Baiq Saleha
selamat pagi tpi kok makan malam!
Bismilah Hirrohmanirrohim
lanjut thor
Bismilah Hirrohmanirrohim
aku suka dari alur cerita,bahasa dan penulisan kata nya yg gak di ulang2 dan gak neko2..lanjut thor
IG : @thatya0316: makasih Kakak 🙏🏻
total 1 replies
Bismilah Hirrohmanirrohim
nyimak dl ya Thor..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!