Indonesia
NovelToon NovelToon
Istri Kontrak Boss Mafia

Istri Kontrak Boss Mafia

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:137.7k
Nilai: 5
Nama Author: PIAW_YG

[Sedang Dalam Proses Revisi]

Sarah Smith dijual kepada seorang boss mafia oleh ayah nya sendiri demi uang yang tak seberapa, semalam sebelum usianya genap 20 tahun.

Hidup layaknya mati telah ia rasakan sepanjang ia bernafas.

Tak kuasa hendak menolak titah sang ayah, ia hanya bisa menyetujuinya. Namun dibalik itu dia telah berencana untuk bernegosiasi dengan sang boss mafia yang terkenal bengis dan playboy itu.

Akankah kehidupan Sarah berubah dalam semalam? Atau setelah keluar dari kandang singa, ia justru masuk kedalam kandang harimau?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon PIAW_YG, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6 - Tak Sepantasnya

Bukannya menerka-nerka apa yang sedang dilakukan calon suaminya itu dengan wanita lain. Di sepanjang perjalanan pulang Sarah justru memikirkan baiknya ia menggunakan alat kontrasepsi apa setelah dia resmi menikah dengan Leo.

Walau pengetahuannya cukup minim tentang berbagai hal tetapi ia pernah sekilas menonton sebuah iklan di televisi perihal program pemerintah yang hendak mengendalikan laju pertumbuhan penduduk serta membentuk keluarga berkualitas dengan perencanaan yang matang menggunakan alat kontrasepsi.

"Mungkin sebaiknya hal seperti itu di musyawarahkan bersama dengan pasangan." ucapnya dalam hati.

Setibanya di rumah, ia di sambut oleh seorang wanita paruh baya yang tidak ia jumpai semalam.

"Sudah sampai, Non? Apa Non mau makan atau mungkin minum? Biar saya siapkan." tanya wanita itu dengan sangat ramah dan sopan.

Sarah merasa sangat gugup karena baru kali ini dia diperlakukan seperti ini oleh orang yang lebih tua, "Ahh, tidak, terimakasih. Saya masih kenyang. Tapi maaf, seperti nya semalam saya tak mengamati jika ibu ada disini."

"Jangan panggil saya ibu, Non. Non bisa panggil saya, Bi Narsih. Nama panjang saya Sunarsih. Saya pembantu disini, dan kalau malam memang tuan boss tidak suka jika ada yang berseliweran di rumah utama, jadi semua nya kembali ke belakang." terang wanita paruh baya yang telah lama melayani keluarga Black itu.

Sarah sedikit terkejut jika ternyata dirinya tak hanya berdua dengan Leo di mansion ini, "Semua nya? Jadi masih banyak lagi yang belum sempat saya temui ya, Bi?" tanya Sarah pada Bi Narsih.

"Hehe, ya lumayan banyak, Non. Tadi tuan boss menghubungi jika non Sarah sudah sampai rumah saya diminta untuk bantu-bantu keperluan non. Jadi misal non butuh apa saja, bisa panggil saya." ucap Bi Narsih yang terlihat cocok dan senang pada Sarah.

"Terimakasih ya, Bi. Saya mau lihat-lihat sekeliling, apa Bi Narsih bisa menemani saya?"

"Tentu saja, Non. Mari saya antar."

Bi Narsih mengantar Sarah berkeliling sembari menjelaskan kegunaan setiap ruangan dirumah itu. Sarah merasa lega melihat Bi Narsih yang begitu baik dan ramah pada nya. Ia sempat takut jika akan diperlakukan tak layak lagi seperti yang keluarganya lakukan pada dirinya.

Setelah melewati kamar khusus pembantu, ia dan Bi Narsih menengok kolam renang pribadi yang ternyata lumayan cukup luas di halaman belakang.

"Terkadang teman-teman tuan boss suka datang kemari untuk acara pool party. Apa non Sarah mau coba berenang disini?"

"Sayang nya saya tidak bisa berenang, Bi. Padahal di musim panas seperti sekarang, sangatlah cocok untuk berenang."

"Tenang saja, Non. Nanti non bisa minta untuk diajari berenang oleh tuan boss. Dia pasti tidak akan menolak permintaan non. Tuan boss itu sangat jago berenang."

"Oh ya? Semahir itukah?" Sarah sedikit tak percaya jika pria tampan itu juga pandai berenang.

"Iya, Non. Tidak ada yang tidak bisa tuan boss lakukan. Bahkan saat masih sekolah, tuan boss selalu mendapat juara satu." terang Bi Narsih dengan amat bangga seolah sedang membicarakan tentang anaknya sendiri.

Mata Sarah membulat, muncul beberapa pertanyaan yang kemudian ingin ia tanyakan pada Bibi, "Benarkah? Berarti Bibi sudah bekerja disini selama itu? Awalnya tadi saya mengira jika Bi Narsih adalah ibu Leo, maka dari itu saya memanggil Bibi ibu. Lalu, apakah ibu Leo juga disini?" tanya Sarah.

"Tidak, Non. Ini adalah rumah pribadi milik tuan boss, sedangkan nyonya tetap tinggal di rumah nya sendiri."

"Ohh, begitu... Apa mereka tidak akur, Bi?" Sarah nampak sedikit penasaran kenapa Leo memilih untuk tak serumah dengan keluarganya, bukankah pasti ada suatu alasan mengapa hal ini bisa terjadi.

"Bukan tidak akur, non. Tetapi-" belum selesai menjawab pertanyaan Sarah, suara seorang pria menyela ditengah-tengah obrolan mereka, membuat Bi Narsih sungkan untuk meneruskan apa yang hendak ia katakan.

"Eghem... Adikku tidak ada dirumah, Bi?"

Suara pria yang terdengar asing ditelinga Sarah itu sontak membuat keduanya sedikit melompat karena terkejut.

"O-oh tuan el datang rupanya, ada perlu apa dengan tuan boss?" tanya Bi Narsih yang terlihat gugup didepan pria itu.

Pria ini sedikit mirip dengan Leo namun tidak bisa dikatakan mirip juga, "Apa perlu alasan khusus jika seorang kakak ingin bertemu dengan adiknya sendiri?" jawab pria itu kemudian tatapan nya tertuju pada Sarah, "Siapa ini, Bi? Apa anak itu lagi-lagi membawa pulang seorang perempuan?" ia menatap Sarah dengan intens dari atas kebawah.

Bi Narsih terlihat salah tingkah karena ucapan calon kakak ipar Sarah yang kelewat sembrono dan blak-blakan itu, ia merasa tak enak hati kepada Sarah yang harus menikah dengan sang boss yang suka gonta-ganti wanita.

"Maaf tuan el, tapi ini calon istri tuan boss." Sahut Bi Narsih.

Matanya terbelalak, "Benarkah? Aduh, maafkan atas kelancangan mulut ku ini. Aku tak seharusnya berbicara seperti itu di depan mu. Kenalkan nama ku, Lionel, panggil saja El, kakak nya Leo."

Sarah menjabat tangan pria yang mengaku sebagai calon kakak iparnya itu dengan canggung.

"Saya Sarah Smith, mohon bantuannya kedepannya." ucapnya dengan berusaha tetap bersikap sopan.

"Tuan El mau di ambilkan minum apa?" tanya Bi Narsih.

"Tidak perlu, Bi. Aku ingin berbincang dengan calon adik ipar ku ini." jawab El sembari terus menatap Sarah dengan tatapan yang entah.

"Baik, tuan. Kalau ada perlu apa-apa bisa cari saya di tempat tadi ya, non." pamit Bi Narsih pada Sarah.

Sarah hanya menganggukkan kepalanya tanpa menjawab apapun. Bi Narsih pun berlalu meninggalkan mereka berdua.

"Kamu sudah makan?" tanya El kepada Sarah.

Sarah merasa jika keberadaannya disini dengan pria ini dapat membuat Leo salah paham, karena sepertinya hubungan pria ini dan Leo tidak begitu baik, "Saya sudah makan dengan Leo diluar." jawab Sarah seperlunya.

Lionel mulai penasaran, "Lalu dimana anak itu sekarang?"

"Tadi waktu kami selesai makan, tiba-tiba ada seorang wanita yang datang menghampiri Leo, lalu mereka berdua pergi bersama." terang Sarah pada pria itu seolah itu bukanlah apa-apa.

Lionel mengernyitkan dahi nya, "Kemudian mereka meninggalkan mu begitu saja? Lantas bagaimana cara mu kembali?"

"Dengan taksi." jawab Sarah singkat

Lionel hanya bisa menghela nafas mendengar cerita Sarah tentang kelakuan adiknya yang selalu saja seenaknya itu.

"Maaf sebelumnya, kamu sudah tahu jika dia pria yang seperti itu tapi kamu masih mau menjadi istri nya? Bukan maksudku untuk menjelekkan adikku sendiri atau apa, hanya saja... aku merasa kasihan pada mu." ucap Lionel dengan tatapan penuh iba pada Sarah.

"Ahh, terimakasih, tapi anda tidak perlu mengasihani saya sampai seperti itu." jawab Sarah yang semakin merasa canggung dengan pria itu.

"Bicara santai saja, aku menjadi tidak nyaman jika kamu seperti itu." pinta Lionel dengan ramah.

"Tapi kita baru pertama kali bertemu, terlebih anda adalah kakak dari calon suami saya." tolak Sarah dengan halus dan sopan.

"Iya, tapi aku tak merasa keberatan jika kamu bicara dengan lebih santai dengan ku, apalagi sebentar lagi kita juga akan menjadi keluarga. Justru aku akan senang jika kamu mau melakukan nya." terang Lionel dengan tersenyum ramah.

Bruk!

Beberapa kotak shushi jatuh ke lantai.

"Kenapa kamu berbicara dengan nya?!"

Leo yang muncul entah darimana, segera menarik Sarah menjauh dari sang kakak. Tak memperdulikan kotak-kotak shushi yang jatuh itu.

"Untuk anda juga, tolong, ini sudah kesekian kalinya saya bilang, jangan seenaknya sendiri datang ke rumah orang lain tanpa ijin!" ucap Leo dengan penuh tekanan dan emosi.

Sarah merasa aneh, kenapa sesama saudara berbicara se-kaku ini. Bahkan Sarah dan kedua kakak nya pun tidak secanggung ini walau hubungan mereka tidak baik.

"Kamu membuatku malu didepan calon adik ipar ku. Dia pasti sekarang sedang berpikir jika aku orang jahat karena perlakuan mu ini." jawab Lionel tanpa ada sedikitpun rasa takut yang tersirat di raut wajahnya.

Leo sama sekali tak berniat untuk memperlakukan Lionel dengan baik dan terus menghujani pria itu dengan berbagai kata perintah dan peringatan, "Entahlah, dia bisa berspekulasi sesuka hatinya. Lagipula apapun itu tak jadi masalah juga buatku. Jadi jangan coba-coba urusi kehidupan pribadiku dan mengambil hal lain nya lagi dariku. Bukankah kau begitu tamak, jika menginginkan segalanya hanya untukmu seorang? Sadarilah kau juga bukan matahari yang harus jadi pusat revolusi. Berhentilah bersikap seolah kau adalah kakakku!"

"Aku memang-"

"Enough! Keluar dari rumahku!"

El sebagai tamu yang tak di undang hanya bisa menuruti perintah sang pemilik rumah dan segera pergi dari rumah itu.

Sarah tak mengira sebelumnya, jika Leo mempunyai sisi yang melankolis dan sensitif seperti ini. Bukankah seorang mafia terkenal sebagai orang yang berhati dingin? Tapi Leo saat ini tak nampak seperti itu, justru wajahnya terlihat sedih ketimbang marah di mata Sarah.

Kini Leo beralih mengomeli Sarah, "Kamu juga! Bisa-bisanya kamu berduaan dengan pria lain disaat aku tak ada dirumah. Kamu sebentar lagi akan jadi istri ku, apa pantas kamu seperti ini?!"

Sarah hanya bisa diam mendengar ucapan Leo yang tak sadar diri itu. Sepertinya ia lupa bahwa dia juga telah melakukan hal yang tak sepantasnya tadi, lalu meninggalkan Sarah sendirian begitu saja. Tapi Sarah harus bersabar, selama tidak ada kekerasan fisik dia akan berusaha bertahan.

1
christina paya wan
sarah bodoh,kenapa masih brhubungan dgn leonil,kenapa x pergi jauh dgn wang 1m tu...
Aat Atminah
Buruk
septiderria: tinggal di skip kak, saya ga minta anda untuk baca kok 🤣
total 1 replies
Rice Btamban
cpt tamat sedih 😭😭😭
septiderria: iya kak, lagi ngerjain 3 novel baru dan 1 chat story soalnya... silahkan mampir ya kak di novel yang terbaru, tapi masih belum rilis, masih dalam pengecekan editor. chat story nya saja yg sudah... terimakasihhh... 🥰🥰
total 1 replies
Rice Btamban
kshn Sarah menjadi sasaran Peter
artsiska
seru nihhh berbau mafia
septiderria: terimakasih kak sudah mampir...
total 1 replies
Mrs.Q
hah bayi 😭😭😭
septiderria: benih yang ditanam Leo tumbuh
total 1 replies
Mrs.Q
ya ampun sarah
Mrs.Q
sabar ya sarah 🐣
Mrs.Q
wei gilaa
Mrs.Q
hayo Leo kena amuk ama ayang bebeb
Mrs.Q
Aku tau mereka itu manusia yang sangat buruk:(
tapi kumohon jangan bunuh mereka, huhu. Leo bengis banget
Mrs.Q
keluarga itu lagi.. itu lagi
capek deh. Kalian ga bisa ya biarkan Leo dan sarah tenang
Mrs.Q
keluarga itu lagi.. itu lagi
capek deh. Kalian ga bisa ya biarkan Leo dan sarah tenang
Mrs.Q
bawa ☢️ nuklir sekalian, songong banget kalian berani melawan LEO
Anisa
sedih udh Tamat 😭😭😭😭.. extra part nya dong.. Semangat Thor 💪💪 ...
septiderria: mau ekstra tentang si kembar atau papa nya??
total 1 replies
Mebang Huyang M
thor sayang boleh bunda kasih saran. jangan pakai kata panggilan mas dong. da cocok . mending panggilannya pakai nama aja.
septiderria: sudah dihapus ya bunda, bagian itu nya..
total 1 replies
Mebang Huyang M
sepi amat mansion Leo nya thor. dari sarah nyampe kesiru da ada kegiatan bawahan si leo yg katanya bos mafia. yg mau antar si sarah kerumah sakit juga dia. ini mah bukan bos mafia,tapi CEO nyari istri thor.
septiderria: sudah malam Leo ngga suka kalo malam berisik bunda jadi kalo malam pada balik ke rumah belakang khusus pelayan, tangan kanan Leo lagi ada tugas diluar kota jadi ngga ada di mansion deh ehehe
total 1 replies
Mebang Huyang M
hidup seperti tidak adil ya, bagi para perempuan yg bernasib kayak Sarah thor. di dunia nyata maksud bunda. padahal tanpa seorang perempuan tidak akan ada seorang laki2 ...
septiderria: Kata-kata bunda memang suka benar sesuai kenyataan...
total 1 replies
Kam1la
so sweet, cinta tiada akhir.
septiderria: terimakasih sudah selalu support dari awal sampai akhir ya kak indah...
total 1 replies
Rice Btamban
tetap sbr kuat Leo demi anak-anak nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!