Indonesia
NovelToon NovelToon
Childhood Love Story " Blossom "

Childhood Love Story " Blossom "

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Cinta Murni / Teen Angst / Persahabatan
Popularitas:8.4k
Nilai: 5
Nama Author: Zaini Xiaomi

Menceritakan kisah cinta Saga Vino Malik dan Almaeera Haura Sidiqi.
Dimana akhirnya ada kejelasan akan hubungan keduanya setelah sekian lama hanya diam-diaman tak jelas. Hari bahagia yang dinanti Saga bertahun-tahun panjang itu akhirnya tiba juga. Sang gadis impian hati, Meera, ternyata juga memiliki rasa yang sama denganya. Tapi....
Kebahagiaan itu harus terenggut oleh keberadaan Jasmin, adik Aldo sahabat Saga.
Dalam kisah ini akan diperlihatkan bagaimana karakter dan mental seorang Almaeera yang kuat, tangguh dan cerdas. Gadis yang memiliki kualitas akhlak dan nilai-nilai luhur

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zaini Xiaomi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kisah cinta di WB

Pintu gerbang White Base terbuka lebar saat motor Saga membunyikan klaksonnya sekali saja.

" Selamat datang mas Saga, loh ada mbak Almaeera juga?" Sapa mang Diman, satpam penjaga gerbang WB.

" Iya mang, mbak Meera nginep disini malam ini.." Jawab Saga tegas.

Hah!!, apaan ka Saga nih..

Meera menepuk bahu Saga gemas, belum ada rencana untuk menginap, bahkan mengabari daddy dan mommynya saja belum. Tujuannya ikut ke WB hanya berniat menyapa Tiara saja sih sebenarnya.

Saga dan Meera masih berada di garasi saat motor Rayden ikut masuk ke dalam garasi, ada Maureen dibocenganya. Lalu menyusul Luigi dan Aivy juga telah masuk ke dalam garasi.

" Tumben lo pulang cepet Lui??" Sindir Saga saat melihat Luigi melepas helmnya. Biasanya putra sulung Lenox Maha Dafran ini akan pulang ke WB jika hari telah benar-benar gelap. Entah kemana saja pemuda itu ngeluyur.

" Terpaksa!!, kak Ray nggak bawa mobil sih jadi gue musti jemput tuan putri Aivy, kalo nggak bisa mati digorok Almeer gue!!" Sahut Luigi jutek.

" Hayyy guys...., kalian udah datang???" Seru Tiara dari teras samping.

Luigi melongo tak percaya dengan apa yang didengar dan dilihatnya saat ini.

Gadis penghuni hatinya berada di hadapannya, tersenyum cerah.

" Tiara?" Gumamnya lirih, matanya menatap lekat Tiara yang kini merentang tangan menyambut saudari-saudarinya.

" Iya, itu Tiara. Dan lo masih bisa bilang lo terpaksa pulang cepat??" Kini toyoran Rayden membuatnya kembali sadar.

" Ck!!, paling tidak bilang dong kalo ada Tiara dirumah, gue kan bisa mampir ke barber shop dulu. Duh...rambut gue berantakan begini..." Desis Luigi kesal sambil mulai merapikan rambutnya.

Sementara para girls sudah cipika-cipiki dan cekikikan melepas kangen.

Seperti halnya Rangga dan Ara yang tinggal di Jakarta, Raya dan Hanumpun tinggal di Jakarta. Dan karena itulah justru mereka jarang ke White base.

Lui kini berganti merapikan seragamnya, yang tadinya atasan putihnya keluar berantakan, kini pemuda itu sibuk memasukkannya agar rapi.

Rayden menggeleng gemas melihat tingkah Luigi yang terlihat lucu baginya.

" Lui, yang namanya cinta itu bikin gila ya?, lo selalu bertingkah nggak waras tiap kali ada Tiara di WB!!, kesannya justru lo berubah jadi orang lain". Ucap Rayden.

" Liat aja tingkah lo itu!!, sok rapi!, sok jadi anak manis yang keren. Padahal mah iblis paten!!" Lanjut Rayden.

" Ck!!, emang lo engga!! Lo lebih gila karena selalu mengalah dan terima pasrah dengan sikap bar-bar si borokokok Maureen..." Balas Luigi.

" Jangan panggil Maureen borokokok!!" Seru Rayden dengan suara rendah.

" Dihh!!, kan lo duluan yang manggilnya begitu, gue mah ngekor.."

" Iya!!, itu cuma gue yang boleh manggil dia begitu!!, awas lo ikutan!"

" Ck!!, panggilan itu yang mesra dikit napa!!, masa manggil cewek sendiri borokokok!!, nggak romantis amat!!, pantesan Maureen melipir minggir ha..ha..ha..." Luigi segera berlari saat melihat tatapan murka Rayden.

" Heyyy!!, Maureen borokokok, tolongin gue..., Herder piaraan lo pen ngegigit gue nih..." Seru Luigi masih dengan berlari dari kejaran Rayden.

" Luigi brengsek!!, sekate-kate lo! Lo Kate gue anjing hahh!!" Seru Rayden tak terima disebut Herder.

Almaeera, Aivy, Saga dan Tiara hanya bisa tertawa melihat Tom and Jerry yang tidak pernah akur itu. Sementara Maureen hanya acuh menggendikkan bahunya, tanpa peduli.

Mereka, Rayden dan Luigi tidur dalam satu kamar, tepatnya semenjak Almeer meninggalkan Indonesia di awal semester genap kemarin untuk pendalaman bahasa Jerman di Berlin.

Dahulu Rayden selalu bersama-sama dengan Almeer kemana-mana. Sedangkan Luigi lebih nyaman tidur sendirian dan menempati kamar sendiri. Hangout juga selalu sendiri, karena Lui memiliki komunitas sendiri, yaitu anak genk motor.

Walaupun hampir lima bulan ini keduanya menempati kamar yang sama, tapi mereka selalu ribut dan berantem akan hal-hal yang tidak jelas.

...**...

Seperti yang direncanakan dari awal, mereka saat ini telah berada di kolam renang belakang WB, tapi tentu tidak bercampur dalam satu kolam yang sama. Para boys dikolam lain yang disekat pembatas berupa jajaran kursi-kursi santai. Tapi masih dalam satu lokasi.

Uncle Denis memang telah memikirkan ini dari jauh hari saat pembangunan White Base puluhan tahun lalu. Semua direncanakan dan dirancang begitu teliti dan sangat rapi.

Semua ruang gerak boys dan girls yang dirasakan tabu jika dilakukan bersamaan selalu dipisah, karena walaupun mereka putra-putri dari genk somplak. Tapi mereka tetaplah bukan saudara kandung.

Walaupun persahabatan generasi tua yang bisa diibaratkan sedekat kulit aripun, mereka tetapkah tidak sedarah. Jadi pemisahan fasilitas adalah sebaik-baiknya jalan keluar agar tidak tercampur dan tetap menghormati pandangan kesopanan dan aturan agama.

Seperti kolam renang ini, ruang gym, dan kamar tidur dipisahkan jarak.

" Ka Saga nggak berenang?" Tanya Luigi.

Disaat dia dan Rayden telah siap dengan celana boxer mereka, bahkan telah ada di pinggir kolam, justru Saga mengenakan jersey basket berserta bola ditangannya. Berjalan santai melintasi mereka berdua dan menuju ke arah kolam para cewek.

" Nggak!!, malas!!, main basket saja sama Meera, pasti lebih seru..." Sahutnya tanpa menoleh.

Saga mendribel pelan bola basketnya, berjalan di pembatas kolam boys.

Dug..dug...dug...

Suara dribel bola Saga terdengar oleh telinga girls, mereka berempat menoleh ke arah suara

" Mee...main basket yuk..." Ajak Saga.

Meera yang memang belum basah karena hanya duduk di pinggir kolampun segera mengangguk, lalu berdiri dan berjalan mengikuti Saga.

Aivy terlihat menatap Almaureen lalu kearah Tiara dengan tatapan penuh pertanyaan.

" Mereka?" Ucapnya menggantung, matanya menatap punggung Saga dan Almaeera dengan sejuta pertanyaan.

" Ya, mereka udah jadian kemarin..." Sahut Maureen cuek.

" Hahh!!!, benarkah Ren??" Tanya Aivy dengan mata yang membola besar.

Tania juga terlihat ikut mendekat karena juga ikut terkejut dengan hot news sore ini.

" Iya bener!, bahkan mereka sedang menunggu kedatangan uncle Vino dan aunty Vera untuk membicarakan pertunang----"

" Aahhhh...Yes! Yes! Yes! " Jerit Aivy histeris.

Tangannya sibuk mengepak air kolam hingga menimbulkan riak yang menciprat ke wajah kedua gadis didepanya.

" Heyy Aivy!!, kamu kesurupan apa!!" Bentak Maureen.

" Yuhuuyy!! Ren, kak Tia...gue udahan deh. Gue mau nelpon kak Almeer dulu, kak Almeer pasti seneng dengar kabar ini..." Aivy bergegas berenang ke tepian kolam.

" Kenapa dia?, yang jadian kan ka Saga dan ka Meera. Kok dia yang heboh begitu..." Tanya Tiara pada Maureen.

Sementara yang ditanya hanya bisa menggeleng bingung, dia juga heran dengan tingkah sahabatnya.

Maureen menggendikkan bahunya sekilas saat menatap punggung Aivy yang telah terbungkus handuk.

Byur...

Kedua gadis itu mulai berenang kesana-sini, merenggangkan otot mereka untuk beberapa saat lama.

Baru sekitar tigapuluh menitan, Maureen mulai terlihat bosan.

" Maureen juga mau mentas deh kak Tia, mata Maureen udah agak pedih.." Ucap Maureen.

Kedua matanya memang tampak memerah, mungkin karena Maureen tidak memakai kacamata renangnya, ataupun mungkin Maureen alergi sesuatu.

" Ya udah nggak papa...kak Tia sendiri aja.." Ucap Tiara.

Rupanya dari tempatnya Rayden melihat Maureen mentas, dan diapun ikutan mentas juga. Sementara melihat itu, Luigi justru tersenyum licik, perlahan-lahan pemuda tengil itu mendekati pembatas kolam antara kolam boys dan girls.

Pyakk!

Luigi sengaja melempar bola mainan ke kolam sebelah. Satu bola telah mengapung di kolam girls, tapi tidak memengaruhi kegiatan Tiara sama sekali. Gadis itu terus saja semangat mengayunkan tangan dan kakinya di air.

Pyakk!!

Lagi, Luigi melemparkan bola yang kedua. Barulah Tiara mulai menyadari sesuatu, gadis itu memperlambat kayuhan kaki dan tanganya.

" Tia!!, sstttt Tia!!"

Merasa namanya dipanggil, Tiarapun menoleh kearah suara.

Luigi melipat kedua tangannya dipinggir kolam, menghadap ke kolam girls. Rambut basahnya membuat pemuda yang duduk di bangku kelas dua SMU itu terlihat begitu tampan.

" Bola gue terlempar ke situ, lempar kembali kesini dong sayang..please.." Ucap Luigi sambil menaik turunkan alisnya.

Bolanya terlempar? Bukanya sengaja dilempar?. Mendengar ucapan Luigi yang menggelikan, Tiara memutar bola matanya malas.

Sayang katanya? Kebiasaan..

Padahal dia super playboy...

Lihat saja modusnya yang luar biasa...

Tiara hanya tersenyum tipis, mengambil bola tersebut dan melemparkannya ke arah Luigi..

"Makasih sayang...." ucap Luigi genit.

" Ck!! sayang! sayang!" sahut Tiara jutek.

1
Erni Fitriana
mampir
nita20
tolong segera up Thor, jijik bener sama tingkah laku tutur kata jasmin
nita20
segitunya saga belain Jasmin dan tega bener saga ngebentak Maureen di depan orang banyak
nita20
jiwa kepo meronta,kenapa saga bisa barengan Jasmin dan melupakan janjinya dengan Meera..sungguh cerita yang pilu
nita20
triple up donk thor
nita20
turut sedih dengan kisah cintamu ray
nita20
baca berulang-ulang gak pernah bosen
nita20
so sweetnya kalian
nita20
segera selesaikan masalah saga maurenn,saga Meera thor
nita20
lanjut thor..gak sadar diri kau Jasmin..seharusnya keluarga lah tempatmu menenangkan diri, bukannya calon tunangan orang
nita20
lanjut thor,jangan biarin Jasmin masuk di cinta saga Meera. Meera pekalah,jerat saga supaya Jasmin lari dengan sendirinya
王贝瑞: Mampir juga kak ke Biru si ketos bad boy dan Love My Stepbrother 😄
total 1 replies
nita20
pilihan yang bagus banget Meera, hahahaha
nita20: semua pilihannya mengancam nyawa,udahlah saga tunggu halal ajalah
total 5 replies
moonjuice
Hiiii.. makasih loh thor karena udah bikin aku baper parah sama ceritanya hiks
Zai X🍀: Terimakasih kembali
total 1 replies
nita20
cerita yang selalu ditunggu-tunggu,menarik,pemilihan visual tokohnya bagus banget. ditunggu selalu karya"nya Thor.. childhood love story,binar dan childhood love blossom
nita20
lanjut thor,gak sabar nunggu cerita besok..jangan lama-lama upnya ya thor
kaktus
sunguh egois kau Aldo. mendingan nyadarin adekmu harus terima kenyataan saga milik Meera
vanilla attack
Yailah kok udah sampe bab paling akhir aja.. semangat update thor!
nita20
ikut baper dengan cerita saga Meera..semoga Maureen bisa cepat sadar akan rasanya untuk rayden
kaktus
lanjut Thor,jangan lama-lama up nya
nita20
segera update ya kak..gak sabar tunggu kelanjutan saga Meera,almerr Aivy..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!