Indonesia
NovelToon NovelToon
Tak Bisa Memilikimu

Tak Bisa Memilikimu

Status: tamat
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:3.7k
Nilai: 5
Nama Author: Fabdul

Aku terlalu berharap untuk hidup bersamamu, namun hidup bersama mu hanya anggan yang bak pungguk merindukan bulan.

Kamu adalah laki-laki pertama yang membuatku mengenal arti cinta, maka cintaku padamu akan selalu bersemi dalam hatiku..

Benarlah kata pepatah lama... kita baru merasa kehilangan setelah sesuatu itu telah benar-benar pergi, tidak akan mungkin kembali lagi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fabdul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ada Pertemuan pasti ada perpisahan

Beberapa bulan pun berlalu...

Tepatnya hari minggu pagi, aku mendapatkan pesan dari sahabatnya Damik, jika Damik akan menyusul kakaknya ke Negeri ZX. Maka dengan aku bergegas terburu-buru ke bandara setempat, berharapkan bisa bertemu dengan Damik untuk terakhir kalinya.

Saat sampai di tempat tujuan, aku langsung memarkirkan sepeda motorku di area parkir di sana, namun tiba-tiba ada orang yang memanggilku.

"Eh, mbak nya, dibayar parkir jika belum bayar." Teriaknya agak keras.

Aku hanya tersenyum cengengesan, baru tahu jika parkir di bandara harus bayar dulu baru bisa parkir, aneh sekali pikirku.

"Maaf pak, saya baru tahu." Aku langsung memberikan uang parkirnya dengan senyum ramah kepadanya, walaupun dihatiku ada sedikit tidak keikhlasan memberikan uang itu. Hehehe...

Setelah membayar aku diperbolehkan parkir di area sesuka hatiku, maka aku segera memarkirkan motorku dan melepaskan helm di kepalaku.

Selepasnya aja membuka tasnya dan merogoh ponselku, dan menelepon Damik untuk bertanya posisinya dimana sekarang.

"Kakak dan adik sama aja, pergi tidak memberitahu terlebih dahulu." Gerutuku kesal.

Tak lama Damik mengangkat teleponnya, lalu aku tanpa basa-basi memberitahu posisiku di bandara dan dia terdiam di seberang sana.

"Damik, cepat katakan dimana posisimu? Aku sudah di bandara, apa kamu tidak ingin bertemu untuk terakhir kalinya denganku sebelum berpisah, hah?"

"Kau dan kakakmu sama saja, Hiks... Hiks... sama-sama biadab" ucapku dibalik telepon sambil menangis.

"Maafkan aku kak Mawar, aku merasa ini tidak harus memberitahukannya padamu, toh, kita tidak ada hubungan apa pun."

"Jadi, jadi kau menganggapku apa selama ini?"

"Sudahlah kak, Damik pun sudah masuk di ruangan cek-in tiket, maaf aku tidak bisa menjelaskan apa pun padamu."

"Dasar kau, Damik, pria bajingan sama seperti kakakmu, hiks.. hiks." Aku menangis dan langsung menutup teleponku.

Aku sangat kecewa dengan Damik, sangat-sangat kecewa padanya. Aku sudah kehilangan Wahyu sekarang harus kehilangan Damik juga, aku merasa mereka ingin meninggalkanku memang tanpa memberikan penjelasan, apa salahku? Hiks...

Tak lama dari itu, Aku melihat pesawat lepas landas, aku semakin menangis terisak-isak. Tak lama, sebuah pesan masuk dari nomor baru, itu dari Wahyu.

Mawar, maafkan aku, kau jangan mengharapkan aku lagi.

By Wahyu.

Aku ingin menelepon nomor itu namun naasnya dia sudah memblokir nomorku, lagi!

Hatiku semakin teriris sembilu, karena Damik pergi untuk selamanya meninggalku dan begitu pun dengan Wahyu.

Aku pulang dengan perasaan yang sangat kacau balau, sepanjang jalan aku hanya menangis sampai aku hampir menampar motor lainnya.

"Woi, anak dajal, bisa bawa motor nggak sih, membahayakan orang lain saja."

Aku kembali sadar setelah mendengar teguran kasar itu, mungkin pada saat itu aku sudah tak bernyawa lagi karena saling bertabrakan dengan motor lainnya, terima kasih tuhan masih sayang denganku.

Di pertengahan jalan aku mampir di taman kota, melepaskan segala rasa gundah gulana di dalam hatiku. Orang yang kucintai tidak bisa ku genggam lagi, kenapa harus begini sekali takdir hidupku?

Aku berteriak kencang, kakiku tidak sanggup lagi menopang tubuhku alhasil aku terjatuh lunglai diatas tanah dan menangis sesenggukan, jika boleh, aku ingin hari ini hanyalah sebuah mimpi buruk saja.

Satu jam kemudian...

Baiklah, mungkin kedua saudara itu sudah merencanakannya semuanya, aku yakin ini tidaklah sebuah kebetulan semata, aku tidak akan bersedih lagi, kulepaskan dengan ikhlas, hiks... hiks...

Aku berusaha tegar dan berniat sungguh-sungguh untuk mengubur semua kenanganku dengan Wahyu dan Damik.

****

Bersambung...

1
Atik Sunarti
novel atau apa ini gk jelas aja
Sayur Tahu
ah ampun aku gak kuat lagi baca nya, makin sini makin nyesek sampai banjir air mata ni muka ...tapi aku penasaran,..sialan ...
oke lanjut dah ...
semangat thorr ... semangat bikin banjir muka aku lagi...
Sayur Tahu
jadi inget masa lalu ...
aku pernah ada di posisi kamu ... asli sakit banget ... huhuhu hiikss 😭😭
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius
Mantap
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius
Semangat Mawar 🔥🔥🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!