Indonesia
NovelToon NovelToon
Cinta, Setelah Berakhir

Cinta, Setelah Berakhir

Status: sedang berlangsung
Genre:One Night Stand
Popularitas:36.3k
Nilai: 5
Nama Author: NongSunny

Akankah Rahma memaafkan pengkhianatan sang suami, perselingkuhan yang dilakukan Andhika terhadap Rahma.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NongSunny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab07. Status WA Adik Ipar

Pagi ini Rahma tidak di sibukkan dengan membuat sarapan untuk sekeluarga.

Saat Rahma bangun dan menuju meja makan menu sarapan pagi sudah tertata rapi di meja makan.

Ada cah kangkung, cumi balado dan goreng tempe.

"Pantesan perut mbak langsung laper dari wanginya aja udah enak". Puji Rahma dengan tersenyum ke arah Dina yang sedang menuangkan air putih untuk Rahma dan untuknya.

"Ah mbak bisa aja, aku masih belajar mbak, kalau gak enak harap di maklum ya". Ucap Dina di iringi tawanya yang ringan.

"Udah ini pasti enak banget, mbak tau dari aroma dan bentuknya aja udah enak di makan". Jawab Rahma kembali, kemudian ia mendudukan dirinya di kursi meja makan.

"Ayo makan tunggu apa lagi, nanti kalau kamu nya bengong mbak abisin nih makanannya". Canda Rahma.

"Eh iya mbak".. Jawab Dina kemudian ia pun duduk dan mereka sarapan bersama di iringi obrolam ringan di pagi yang cerah itu.

Pukul sebelas siang...

Rahma seperti biasa menyelesaikan bab menulisnya di novel, sebelum beranjak dari tempat tidur, ia pun iseng membuka aplikasi berlogo hijau tersebut, dan tidak sengaja ia melihat status Rina.

"Alhamdulillah akhirnya sah juga, selamat menepuh hidup baru", caption dalam status foto yang Rina buat.

Akan tetapi ada yang membuat Rahma aneh, tangan itu.

Seperti tangan sang suami ia paham betul jari jari itu milik tangan sang suami.

Sesaat kemudian Rahma menepis fikirannya itu, mungkin saja tangannya ada yang sedikit mirip, begitu batin Rahma mengsugesti dirinya sendiri.

Kemudian ia pun berjalan ke kamar mandi guna membuang hajatnya yang sedari tadi ia tahan gara gara melihat status Rina.

Tok!

Tok!

Tok!...

"Mbak Rahma lagi ngapain..?" ucap Dina di balik pintu kamar Rahma.

Rahma pun berjalan ke arah pintu tanpa menjawab panggilan Dina.

Saat membuka pintu baru ia menjawabnya.

"Iya Din, ada apa.?" jawabnya..

"Barusan aku dari supermarket, terus kebetulam ada baso, aku beli deh, makan yuk aku sengaja beli dua buat mbak juga". Ucap Dina.

"Wih kebetulan panas panas gini makan baso, kamu tau aja apa yang mbak mau saat panas panas gini". Ucap Rahma dengan tawa berderai.

Mereka pun berjalan ke arah meja makan setelah Rahma menutup pintu kamarnya.

Saat keduanya menikmati baso, Rahma bertanya.

"Din, sodara almarhum bapak yang nikahan siapa?". Tanya Rahma se hati hati mungkin.

Uhuuk!!!

Dina kaget dan terbatuk, Rahma pun menyodorkan air putih.

"Minum Din, pelan pelan makan nya". Ucap Rahma dengan menatap ke arah Dina. Sorot mata Dina mengisyaratkan kebingungan jawaban apa yang tepat untuk di berikan kepada sang kakak ipar.

"Pedes mbak, aku kebanyakan ngasih sambelnya". Ucap Dina setelah di rasa tenggorokannya kembali normal.

"Jangan terlalu banyak makan pedes Din, nanti kamu sakit perut". Saran Rahma disertai senyuman.

"Iyaaa mbak". Jawabnya kemudian.

"Kalau kamu gak mau jawab gak apa apa Din, mbak cuma pengen tau aja siapa saja sodara sodara almarhum bapak". Kembali Rahma berucap.

Dina pun menoleh ke arah sang kakak ipar, Dina berfikir pasti mbaknya itu telah melihat status Rina yang di posting di Aplikasi hijau tersebut.

Dina bukannya ingin menyembunyikan pernikahan abangnya dan ikut serta mengkhianati kakak iparnya tersebut, akan tetapi ancaman sang ibu membuat ia mati kutu.

"Maafkan aku mbak, aku bukannya ingin ikut serta menyakiti mbak, tapi ancaman ibu membuat aku takut". Batin Dina berucap.

"Din kok ngelamun, udah sih gak usah di fikirin". Ucap Rahma dengan seuntai senyum ia berikan.

"Bukan aku gak mau ngasih tau mbak, tapi aku juga kurang tau sodara sodara dari bapak, di karna kan jaraknya yang jauh jadi aku gak terlalu tau dan mengenal mereka". Akhirnya Dina bisa ngasih alasan yang tepat kepada sang kakak ipar, meski di dalam hati ia sangat bersalah telah membohongi kakak ipar yang sudah baik dan lemah lembut itu.

"Oh gitu pantesan kamu tadi sempat bingung, maafin mbak yaa..". Ucap Rahma kemudian.

Kening Dina berkerut dan menatap sang kakak ipar, sungguh ia sangat menyesali perbuatan ibu juga abangnya itu.

"Santai mbak, kenapa harus minta maaf segala sih, harusnya aku yang minta maaf karena tidak mengetahui sodara sendiri". Jawab Dina dengan senyum yang di paksa kan.

Setelah kenyang makan baso kedua nya kembali bersantai, kini mereka duduk berdua di bangku teras belakang sambil melihat ikan hias yang kolam.

"Kamu setelah lulus nanti mau cari kerjaan dimana Din?". Tanya Rahma.

"ini aku lagi nyari mbak, bingung juga sih mau nyari kerjaan dimana, aku gak mau kaya kak Rina setelah lulus kuliah malah nganggur nyusahin bang Dhika sama ibu, apalagi sekarang kita tinggal di sini pasti ngerepotin mbak Rahma". tutur Dina panjang lebar.

"Enggak nyusahin sama sekali kok, justru mbak seneng rumah ini jadi ramai nggak kaya dulu dulu di rumah sendirian palingan tuh si thomas kadang kadang nemenin". Jawab Rahma kembali.

"Thomas..?" Kening Dina berkerut.

"Itu loh Din kucing mbak namanya Thomas, beberapa hari ini mbak kurung karna ibu tidak menyukainya". Ucap Rahma kemudian.

Ya! Rahma memang menyukai binatang tersebut selain tingkah yang lucu dan menggemaskan juga sekali kali menemani kesepian Rahma sebelum kedatangan ibu mertua nya.

"Hah! Mbak ada kucing kok gak bilang sih, mana sekarang dimana dia, duhh kok di kurung sih mbak, kasian tau dia kesepian pasti sedih". Ucap Dina dengan antusias.

Rahma pun di buat tertawa akan tingkah sang adik ipar, ternyata Dina juga salah satu pecinta hewan tersebut.

"Tuh di pojok sana, mungkin lagi ngorok" kekeh Rahma.

Dina pun melesat ke arah yang di tunjuk Rahma dan benar saja hewan tersebut sedang tidur terlentang.

Saking gemasnya Dina ia pun bergegas membuka pintu kandang kucing tersebut dan segera menggendongnya sambil di ciumin bulu bulu tebalnya.

"Meong... Meong.."

"Apa sayang, kamu kesepian ya kesel ya di kurung terus sama mami". Ucap Dina dengan menatap sang kucing sambil berjalan kembali ke arah Rahma, kata mami yang di ucapkan Dina tentu itu untuk sang kakak ipar.

Rahma yang melihat ke arah Dina serta kucing yang di gendong Dina tertawa.

"Ada ada saja kamu Din.."

"Aku bawa tidur boleh gak mbak, buat temen ngobrol di kamar". Ucap Dina seraya mendudukam dirinya di samping Rahma dan mengelus bulu bulu hewan tersebut.

"Boleh asal kalau pup atau pip di kasur kamu sendiri yang bersihin oke" kekeh Rahma kembali.

"Siaaapp!! Mbak apapun akan ku lakukan untuknya. Oke honey" ucap Dina kepada sang kucing.

"Meong.."

Mereka berdua pun tertawa mendengar jawaban si kucing.

"Kalau kamu mau bawa dia tidur, kamar mandinya buka sedikit biar nanti kalau dia mau pup atau pip ke kamar mandi". Ucap Rahma kembali.

"Oke mbak siipp" Tutur Dina dengan mengacungkn jempolnya.

-Bersambung...

1
Jue
Semoga Rahmah cepat menikah biar si Andika menangis tak berlagu .
Sani iswanti: Sayang sekali aku gabisa lanjutin cerita ini lagi, hp ku rusak dan lupa password novelnya😔.
alhasil download lagi novelnya dan bikin lagi cerita baru. mampir ya kak, cari aja akunnya Jinggabiru. terimakasih🙏
total 1 replies
Jue
Pokoknya Rahmah jangan sampai kamu balikan lagi ama bekas Suami yang curang materialistik dan gila harta , Sungguh bekas suami mu itu mahu senang dengan mengorek segala harta kepunyaan mu , Zain mana ngak gertak si Andhika yang asyik menganggu Rahma
Jue
Hah ! , Reti pulak kamu tegas Rahmah ini asyik mengalah dengan Andhika
Jue
Loh bukankah Sinta sudah kenal Alan kerana Alan turut menganggu dirinya dan mereka berdua sama-sama menolak
Jue
Rahmah sama siapa ? , Apa Pandu yah ? , Kalau dengan pandu pun ok ja kerana mereka telah kenal lama , Hati budi masing-masing pun sudah tahu
Jue
Zein jodohkan saja dengan Dina baru sekeluarga jadi dekat Pandu dan Zein menjadi ipar begitu juga Rahma dan Dina
Jue
Cepat kamu menikah Rahma , Songong kamu Andika berharap untuk bersama Rahma lagi mimpi saja kerana sampai lagi pun Zein tidak akan jadi Wali , Seluruh keluarga mu itu parasit Andika hanya Dina yang berbeda kerana dia bukan kena mengena dengan dirimu
Jue
Bodoh aja Si Rahmah kalau masih mahu kembali pada lubang yang sama .
Jue
Jangan sekali kau kembali kepada wanita seperti Emily itu Zein daripada Emily lebih baik kamu menikah dengan Dina yang sudah tulus hatinya dari awal
Jue
Author mahu jadikan Reyhan sebagai pasangan Rahmah ka ? , Jauhkanlah Author kerana Reyhan itu sudah ada pasangannya lagipula sikap Reyhan itu kurang baik , Selalu bertingkah seenak dirinya tanpa memikirkan orang lain .
Jue
Kalau kesal buat tak tahu je Rahmah banyak lagi lelaki lain , Lagipula Rey itu sudah ada kekasih katanya
Emon
Dsni rahma kok goblok ya di madu
tp madu SM laki laknaty numpang
dan dia gak bisa apa2 kok ky gk PNY otak.secintay km ma lakimu pake akal jg lah gak tolol2 amat
ak paling benci karakter lemah..cengeng...cm bisa ngeluh ma pasrah ky Rahma goblok bgt
KY GK pny otak Buat mikir
anjing goblok banget sumpahhhhhh
Jue
Jodoh baru Rahmah ni ... hehehe , Kalau sikapnya baik maka sepadan dengan Rahmah
Jue
Haish .. naik menyampah betul lah aku dengan Alan poyo ni , Perasan tak habis , Masih aja tetap menyalahkan Rahmah tanpa berniat untuk cari tahu tentang cerita yang berlaku dahulu , Jangan kamu cuba-cuba jodohkan Alan kembali dengan Author , Tak sepadan langsung
Jue
Katanya No Way Rahmah tapi pesanan Alan di balas , Jangan layan buat tak tahu ja seperti debu di celah mata , Alan itu lelaki tak tetap pendirian , Sudah tahu Wina menipu masih juga tetap berteman , Kamu harus cari lelaki yang lebih akhlaknya dan tegas serta selalu percaya pada dirimu
Jue
Bagus Rahmah kamu pintar jangan kembali sama si Alan Songong , Kalau tidak aku pukul kepalamu biar lebih pintar
Jue
Cari aja yang lain Rahmah bukan Alan yang tidak dapat memberi kepercayaan buat pasangan takut bila menikah nanti ada hal sedikit terus bercerai berai hanya masaalah kepercayaan
Jue
Ok
Risda Hutagalung
lanjut
Jue
Makan itu penyesalan , Emang enak rasanyanya , Bini baik seperti Rahmah kok mahu di racun
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!