Indonesia
NovelToon NovelToon
Pria Buta Itu Suamiku

Pria Buta Itu Suamiku

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir / Obsesi / Pernikahan Kilat / Tamat
Popularitas:16.5k
Nilai: 5
Nama Author: Sarangheo☺

Keyla yang sombong serta selalu menganggap dirinya paling cantik di kampus di paksa harus menikah dengan pria pilihan kedua orangtuanya yang ternyata pria itu buta. Sementara dia sudah memiliki seorang kekasih yang jauh lebih sempurna dari Andriek, tapi justru pria itulah yang akan membuat hidupnya berubah drastis. Seiring berjalannya waktu perhatian Andriek semakin dalam terhadap Keyla tapi di tengah-tengah pernikahan yang hampir berjalan mulus itu tiba-tiba datang sosok Ryan yang juga menyimpan perasaan cinta terhadap Keyla. Malam itu Keyla tanpa sengaja pergi ke cafe Ryan untuk minum wine, karena dia mengira Riko kekasihnya mengkhianati cintanya, Ia menduga bahwa Riko menghamili sahabatnya sendiri, Keyla kecewa, tanpa dia sadari Keyla tidur bersama Ryan. Keesokan harinya dia terkejut karena dia bangun dalam keadaan tak memakai pakaian, awalnya Keyla shock dan merasa bersalah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sarangheo☺, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 8. Kesalahan

Caffe Victoria

Keyla berjalan dengan langkah yang putus asa hatinya terasa perih. Dia membuka pintu caffe dan Riyan pasti menyambutnya dengan sikap yang hangat.

"Hei." Sapa lelaki itu, Keyla menoleh sejenak.

"Hei." Jawabnya malas.

"Tumben sendirian. Sobat-sobat kamu kemana?"

"Udah pulang duluan."

Riyan tersenyum dan kemudian menawarinya menu akan tetapi Keyla menolaknya.

"Aku pesan Anggur."

"Apa-apaan ini, Kamu serius?" Riyan terkejut.

"Iya serius aku gak main-main."

"Kalau mau minum, kenapa gak ke bar aja!"

"Aku udah terlanjur di sini Yan atau kamu bener-bener gak mau ambilin?"

"Iya-iya."

Riyan segera masuk kedalam dan membawakan Keyla bir yang sudah di pesannya.

"Kamu kenapa?"

Tanya Riyan Sambil menuangkan bir ke dalam gelas Keyla.

"Gak kenapa-kenapa!" Keyla meneguk bir itu.

"Jujur aja Key gak seperti biasa kamu kayak gini, cerita ajalah sama aku."

"Gak ada apa-apa kok, aku cuma lagi pengen minum aja."

"Ya boleh sih tapi gak harus sampai lima botol kali key."

"Ah kamu bawel banget sih."

Tak terasa waktu terus bergulir. Sekarang sudah jam 00.00 wib dan pastinya para pelanggan dan karyawannya juga sudah pada pulang. Dan Riyan menutup caffenya, tapi si Keyla masih aja di situ, jadi bingung harus bertindak bagaimana.

"Key kamu gak pulang?"

Tanya Riyan pelan, dia tidak ingin, ada hal buruk yang terjadi. Di lihatnya Keyla sudah tertidur dengan posisi kepala di atas meja, sepertinya bir itu sudah memabukannya. Sejak tadi ponselnya di matikan, Keyla sepertinya tak mau Riko terus menggangunya. Riyan jadi semakin bingung. Haruskah dia mengantar Keyla pulang? Jika dia mengantarnya pulang kerumah sudah pasti kedua orangtua Keyla marah.

Tapi, menurut info dari temen-temennya, Keyla sudah pindah dan memiliki Apartemen baru tapi di mana alamatnya. Riyan tidak paham akan hal itu. Akhirnya dia memutuskan untuk menidurkan Keyla di kamarnya yang berada di atas ruko ini, tepatnya di kamar pribadi miliknya. Perlahan dia angkat tubuh Keyla dan membawanya keatas.

Sesampainya di kamar.

Ruangan itu terasa nyaman, bau aroma pewangi terus menyebar memenuhi seluruh ruangan, sangat harum, harum sekali dan itu akan membuat semua orang yang singgah, merasakan kenyamanan 100%. Keyla sudah dia baringkan dengan posisi yang sangat nyaman, Setelah itu Riyan memandangi wajah Keyla dengan perasaan cintanya tapi gadis di hadapannya sama sekali tak menyukainya. Sudah berulang kali, Keyla terus menolaknya. Perlahan dia elus pipi mulus itu dan rasanya ingin sekali Riyan menciumnya ya sejenis seperti mencuri. Benar saja Riyan akan menciumnya, pelan-pelan ia dekati wajah itu belum juga Riyan sampai pada wajahnya, Keyla langsung bergerak dan berkata.

"Riko, kenapa kamu lakuin ini? Aku sedih, aku gak bisa hidup tanpa kamu."

Riyan mengurungkan niatnya lagi.

Namun, tak di sangka oleh Riyan tiba-tiba tangan keyla menyusuri kancing bajunya sendiri, gadis itu kepanasan.

"Keyla."

Riyan memandangnya dengan sangat gugup dan segera memegang jari jemari keyla untuk menghentikan kegiatannya, dia berharap Keyla tidak bertindak bodoh. Keyla malah menarik tangan Riyan, sehingga membuat Riyan terjatuh di atas tubuhnya dan Keyla memeluknya.

"Key, sadar Key buka mata kamu bener-bener aku bukan Riko."

Ekspresi wajah Riyan berubah menjadi ketakutan, Jantungnya terus berdegup kencang, darahnya pun berdesir-desir panas walaupun sebenarnya dia sangat ingin sekali dan senang berada di pelukan gadis itu tapi di lain hatinya juga menolak. Keyla tak memperdulikannya.

"Inikan yang kamu mau, jadi kamu gak usah susah-susah ngebuat sobatku itu hamil, oke aku milikmu malam ini." Ujarnya lagi.

Dengan suara yang sedikit mendesah, Riyan semakin tak mengerti di buatnya. Keyla pun mencium bibir Riyan dan mengulumnya dengan sangat lembut. Riyan terkejut bukan main. Awalnya Riyan sangat menolak akan tetapi dia juga tak bisa mengkhianati keinginan hatinya.

"Key, kita gak boleh ngelakuin ini."

Bisik Riyan kecil, akan tetapi semakin lama ciuman itu semakin panas saja sehingga membuat gairah Riyan naik serta membara dan terjadilah kegiatan di luar batas.

Matahari menyusup melewati pentilasi jendela kamar sinarnya juga terasa menghangatkan, Keyla menggeliat dan membuka matanya, alangkah terkejutnya ia saat itu. Dia sama sekali tak mengenal tempat ini dan kepalanya terasa sedikit pusing. Dia mencoba untuk mengingat segala yang telah terjadi tadi malam.

Sayangnya dia hanya ingat minum saja, mata yang tadi nya masih sedikit mengantuk langsung terbelalak lebar, tentu saja hal ini sangat mengejutkannya. Dia dapati tubuhnya yang berbalutkan selimut itu benar-benar tak mengenakan sehelai kainpun. Dia mencoba mengamati pemandangan di kamar, dia merasa tak mengingat apa-apa dan sungguh tak mengenali tempat ini. Dia mencoba untuk bangkit mengambil bajunya satu persatu-satu. Kemudian matanya menatap seprai bernodakan darah.

"Oouhh."

Seketika dia menjadi shock. Apakah ini berarti seseorang telah mengambil keperawanannya? Keyla ingin sekali berteriak, namun tiba-tiba kehadiran Riyan mengejutkannya.

"Keyla, kamu udah bangun?"

"Ini apa-apaan Riyan? Jelasin ke aku?"

Keyla menjadi sangat putus asa, dia terus memegangi keningnya.

"Aku bisa jelasin ini semua. Maaf Key tadi malam kita beneran ngelakuin itu."

"Apa? Kita udah ngelakuin hubungan terlarang itu."

Nafas keyla menjadi sangat sesak, kepalanya pusing. Ia terdiam membisu, sekarang apa? Dia tak bisa membayangkan betapa bodohnya dia menjadi seorang istri kini dia sangat menyesal dan bersalah. Karena keperawannya telah ia serahkan pada lelaki yang sama sekali tidak pernah dia cintai ini bahkan Riyan pun hanya sebatas teman bukan suami ataupun pacar.

"Maaf, maafin aku karena udah mengambil sesuatu yang paling berharga dalam hidup kamu. Sekarang mandilah, kamu harus segera pulang."

Riyan memandanginya.

"Kalau suatu hari nanti kamu hamil aku siap buat tanggung jawab kok."

Keyla masih tak menjawab dia malah berjalan ke toilet dengan linglung. Riyan hanya memperhatikan nya saja.

30 menit kemudian.

Keyla sudah berada di Apartemennya. Dia membuka pintu dan melihat Andriek tampak menunggunya sejak tadi.

"Key." Sebutnya datar.

"Kamu dari mana? Semalaman kamu gak pulang."

Keyla tak menjawab, dia terus berjalan.

"Aku berhak tau kemanapun kamu pergi."

"Andriek aku gak minta kamu buat jaga aku!"

Andriek langsung tersenyum mendengar jawaban itu.

"Oh begitu? Tentu saja Aku gak akan jadi penjaga kamu, Aku cuma menjalankan tugasku sebagai suami saja."

Keyla berhenti sejenak dan menatap lelaki itu dengan tatapan bersalah dia terus di hantui oleh kenikmataan yang di berikan Riyan semalam. Jujur saja dia sangat memandang dirinya murahan.

"Di telpon juga nomornya tidak aktif." Lanjut Andriek.

"Menelpon? Yang benar aja, ngeliat juga gak." Bantahnya kemudian.

"Mataku memang buta, tapi otakku tidak, tentu saja Aku memiliki seribu cara untuk memahami handphoneku sendiri."

Keyla tak menjawab, dia melanjutkan langkahnya lagi, tapi tiba-tiba saja Andriek mendekatinya.

"Kamu mau apa?"

Tanya keyla ketus tak mengerti dengan apa yang akan di lakukan Andriek pada dirinya. Andriek langsung memegang pergelangan tangan Keyla wajahnya juga terus saja mendekat.

"Andriek apa-apaan sih!"

Plak!

Keyla langsung menampar pipinya. Andriek kemudian menegakkan kepalanya sembari mengelus pipinya yang tampak memerah.

"Sekarang jujur saja Key, Apa yang udah kamu lakuin semalam?" Andriek tak merespon tamparan itu.

"Dan satu hal lagi, kamu tidak akan bisa berbohong dariku."

"Maksud kamu apa?"

"Aku hanya ingin kamu jujur."

"Jujur tentang apa? Jangan sok ikut campur urusanku, aku gak akan pernah maafin kamu."

"Kamu minum bir, terus bermesraan sama lelaki lain, iyakan?"

"Kamu jangan tuduh aku sembarangan dong, kalau kamu gak punya bukti apa-apa!"

Andriek tersenyum lagi.

"Keyla Aku mencium aroma alkohol di baju kamu."

"Satu lagi parfum lelaki yang melekat di baju kamu, kenapa sih harus berbohong, takut ketahuan? takut ya. Tenang aja Aku gak akan membicarakannya kepada siapapun!

Tapi Aku cuma pengen kamu menghargai Aku sebagai suami kamu, hanya itu saja kok."

Keyla bersusah payah menelan ludah, perasaannya gugup. Sejenak kemudian suasana sunyi. Dia pandangi saja lelaki tampan yang berada di hadapannya, kemudian melangkahkan kaki kanannya.

1
Sulaiman Efendy
ANDRIEK YG SUAMI, TPI RIYAN YG PRTAMA X MNIKMATI TUBUH KEY.. MSKI MSH PNASARAN..
Sulaiman Efendy
DISINI MRK BRZINAH, KNP DI AKHIR EPISODE ANDRIEK BILANG SI KEY MASIH PRAWAN.. ANEH..
Sulaiman Efendy
Luar biasa
Resha M
wow acting yang bagus Keyla bakalan gimana ni
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!