didunia ini dimana sihir adalah segalanya, sedangkan Kyle Rouseyn dianggap sebagai yang terlemah dalam bidang sihir
Kyle adalah murid kelas 2 akademi sihir reveign yang terkenal karna menghasilkan banyak kandidat hero, semua murid dan orang orang menganggap kyle tidak akan pernah bisa menjadi hero. kyle tidak memperdulikannya, dia terus berusaha untuk membuktikan dirinya bisa menjadi hero
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon satria satsu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
pertemuan kyle dengan abel
Setelah kyle tahu kalo celia adalah teman masa kecilnya, ia berpikir bahwa celia menganggapnya adalah teman dekat atau sahabat
"Celia pasti menganggapku sebagai teman dekat atau pun sahabat" ucap kyle dalam hati dengan perasaan lega
"Adikmu lucu sekali, kyle" ujar celia sambil mengelus kepala tiara
"Ya, dia memang lucu" ucap kyle sambil tersenyum
Tiara yang mendengar itu jadi malu malu
"Terima kasih atas pujiannya" ucap tiara dengan perasaan senang
Lalu mereka semua akhirnya memakan hidangan yang sudah di sediakan. Setelah itu, rasa sakit dari luka di tubuh kyle jadi bertambah karna terlalu sering bergerak
Kyle memegang lukanya dengan wajah yang menahan sakit
"Aku pergi ke kamar dulu" ucapnya
"Ya, kau masih harus beristirahat" ucap ibunya kyle
Kyle berjalan sendirian kembali ke kamarnya, saat sudah dikamarnya....ia langsung berbaring di tempat tidurnya
Saat kyle mau tidur, pintu kamarnya terbuka dan celia berdiri di sana
"Ada apa, celia?" tanya kyle sambil berbaring di tempat tidur
"Aku hanya ingin bilang kalo kau adalah orang yang berharga bagiku" jawab celia dengan malu malu tapi jelas
"Aku juga menganggapmu sebagai orang yang berharga bagiku" ucap kyle sambil tersenyum
Wajahnya celia langsung memerah, ia menutup pintu kamarnya kyle dan membiarkan kyle beristirahat
Besok paginya, saat kyle baru saja bangun....ia melihat tiara sudah ada disamping tempat tidurnya
"Tiara, kenapa kau pagi pagi sudah ada di kamarku?" tanya kyle sambil merapikan tempat tidurnya
Tiara tersenyum lalu menjawab
"Ibu yang menyuruhku kesini agar kakak mau sarapan dulu"
"Aku bisa terlambat jika sarapan dulu" ucap kyle
"Tidak kok, sekarang baru jam 6, sedangkan jam masuk akademi adalah jam 7"
"Sekarang kakak bisa sarapan dulu" ucap tiara sambil membuka pintu kamarnya kyle
"Baiklah, aku akan memakai seragam dulu" ujar kyle
"Ya, aku tunggu di bawah" kata tiara
Kyle mengangguk pelan, ia langsung berganti baju ke seragam akademi. Setelah ganti baju, ia turun kebawah lalu pergi ke meja makan untuk sarapan
Setelah sarapan, kyle berangkat ke akademi. Saat kyle sedang berjalan di gerbang akademi, ia tidak sengaja menabrak seorang murid cewek
"Maaf maaf, aku tadi kurang hati hati" ucap kyle dengan perasaan bersalah
"Tidak apa apa, aku tadi juga kurang hati hati" ucap murid tersebut
"Oh iya, siapa namamu?" tanya kyle
"Namaku abel, aku dari kelas 2D" jawab abel dengan santai
"Berarti kau dulu teman sekelasnya celia?" tanya kyle sambil memeriksa barang barangnya
"Ya, tapi sekarang celia sudah pindah ke kelas 2E" jawab abel
"Oh begitu, kalo namaku adalah kyle" ucap kyle sambil mengulurkan tangannya ke abel
"Jadi itu kau, murid yang akhir akhir ini lagi dibicara kan" ujar abel sambil berjabat tangan dengan kyle
Setelah itu, kyle dan abel berjalan bersama pergi ke kelasnya masing masing. Celia yang melihat kyle dan abel berjalan bersama jadi merasa cemburu
"Apa kau akan ikut turnamen sihir, kyle?" tanya abel
"Kurasa iya, tapi kayaknya susah karna kelas 3 sampai 5 juga ikut" jawab kyle dengan perasaan bimbang
"Kalau begitu, teruslah berlatih agar lebih kuat dan ikutlah turnamen sihir" ujar abel sambil tersenyum
"Ya, akan ku lakukan" ucap kyle dengan tersenyum juga
Saat kyle masuk ke kelasnya, ia dihampiri oleh loyd
"Kyle, apa kau akan ikut turnamen sihir?" tanya loyd
"Aku akan ikut, dan berusaha memenangkannya" jawab kyle sambil tersenyum
"Apa kau sudah tahu tentang murid terkuat di akademi?" tanya leo ke kyle
Kyle menjawab dengan nada bingung
"Belum, aku belum pernah tahu siapa murid terkuat di akademi"
"Murid terkuat di akademi adalah arthur, kakaknya celia" ucap leo
"Kakaknya celia ya, aku jadi ingin ikut turnamen sihir" kata kyle dengan semangat
Beberapa jam kemudian....bel istirahat berbunyi, kyle langsung pergi ke tempat latihan dengan loyd dan leo
Saat sudah ditempat latihan, kyle langsung mempersiapkan pedangnya untuk melawan loyd dan leo dalam latihan
"Kami mulai" ucap loyd dan leo
Leo berlari ke arah kyle, ia membuat sarung tangan dari es yang digunakan untuk menyerang kyle. Kyle menahan pukulan leo dengan pedangnya
Leo kembali mundur setelah serangannya di tangkis, loyd menembakan bola angin yang sangat banyak ke arah kyle
Kyle berlari untuk menghindarinya tapi masih terkena beberapa bola angin hingga terpental
"Serangan yang sangat merepotkan" ucap kyle sambil bersiap menyerang
Kyle berlari cepat ke arah mereka, ia melompat ke atas lalu membiarkan tubuhnya jatuh sendiri. Saat sudah dekat dengan tanah, ia mengayunkan pedangnya sekuat tenaga
Pelindung sihir yang sudah dibuat oleh leo dan loyd langsung hancur setelah terkena serangan pedangnya kyle. Saat pedangnya kyle menghantam tanah, muncul gelombang sihir yang membuat leo dan loyd terpental jauh ke belakang
"Kau sudah jadi lebih hebat untuk sekarang, kyle" ucap leo sambil tersenyum
"Kurasa iya, aku sudah berlatih dengan keras" ujar kyle
"Mau ke kantin gak?, aku agak lapar" tanya kyle ke leo dan loyd
"Mau, ayo ke kantin" jawab loyd
Setelah itu, kyle bersama leo dan loyd pergi ke kantin untuk membeli makanan. Saat sudah dikantin, mereka melihat celia bersama lisia dan sara sedang duduk di meja yang paling pojok
"Kalian mau bergabung dengan celia dan yang lainnya?" tanya kyle sambil membawa makanannya
Leo tersenyum lalu menjawabnya
"Ya, ayo kesana"
Kyle,leo,dan loyd pergi ke meja paling pojok dan bergabung dengan celia dan yang lainnya
"Apa kalian sudah selesai berlatih?" tanya sara sambil menatap mereka bertiga
"Sudah, kyle yang jadi pemenangnya" jawab leo setelah mengunyah makanannya
"Kyle sudah semakin kuat ya" ucap celia dengan semangat
"Ya, itu benar. Kyle sudah bertambah kuat" ujar loyd
"Kau jadi sangat berbeda setelah naik ke kelas dua. Dulu saat masih di kelas satu, kau sangat lambat dalam berkembang tapi sekarang kebalikannya" ucap lisia dengan perasaan senang dan penuh semangat
"Ya, sekarang aku berkembang lebih cepat dari pada dulu saat masih kelas satu" ujar kyle, lalu dia menyantap makanannya
Setelah selesai makan, mereka semua berjalan kembali ke kelas. Saat sudah di kelas, mereka melihat ada murid kelas 2D disana
"Kyle, aku sedang mencarimu" ucap abel sambil melambai kepada kyle
"Untuk apa kau mencariku?" tanya kyle sambil mendekat ke abel
Abel hanya tersenyum lalu menjawabnya
"Tidak ada apa apa, aku hanya ingin bertemu denganmu"
"Jika tidak ada urusan, cepat pergi saja" ujar kyle dengan nada kesal
"Jahat banget, padahal aku hanya ingin bertemu denganmu" ucap abel sambil menatap kyle
"Abel, kenapa kau disini?" tanya celia
"Oh celia, aku hanya ingin bertemu dengan kyle saja kok" jawab abel